Breaking News
light_mode

Warga Pati yang Diindikasi Difteri Kian Membaik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 17 Des 2017
  • visibility 241
Ilustrasi Istimewa
Lingkar Muria, PATI – Warga Kabupaten Pati dihimbau untuk mewaspadai
akan penyakit difteri yang sedang mewabah di beberapa daerah. Di Pati beberapa
waktu yang lalu, seorang pasien di salah satu rumah sakit di Pati, harus
dirujuk ke RSUP Karyadi Semarang, sebab pasien itu diduga terserang penyakit
difteri.
Pasien bersangkutan telah mendapatkan
tindakan penanganan yang memadai, dan terapi klinis, informasi yang didapat
saat ini pasien kondisinya makin membaik.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten
Pati melalui Kabid Pemberantasan Penyakit Menular (PPM) Joko Leksono mengatakan,
pasien saat ini kondisinya membaik. Dimana gejala-gejala penyakit difteri ini
berangsur membaik, seperti panas, nyeri kepala, dan juga nyeri telan.
“Dokter sudah mengambil hasil
pemeriksaan yang ada ditenggorokan dengan gambaran pseudo membran, yang mana hasilnya ini perlu kultur ke rumah sakit
di Semarang, dan menunggu hasilnya dia positif difteri atau tidak,” kata Joko
kepada Lingkar Muria.
Namun meskipun kian membaik, lanjut
Joko Leksono, belum bisa dipastikan apakah pasien dinyatakan negatif difteri
atau positif. Sebab masih menunggu hasil laboratorium dari sampel pseudo membran yang ada di tenggorokan
pasien.
 Joko
Leksono menjelaskan, pemantauan kasus penyakit difteri tidak bisa dengan
pemeriksaan fisik saja. Tapi diperlukan pemeriksaan 2 hingga 3 hari, untuk bisa
memastikan ada tidaknya bakteri difteri di dalam tubuh seorang pasien.
“Hingga saat ini di Pati memang
belum ada yang dinyatakan positif difteri, dari hasil pemeriksaan kultur.
Sehingga masyarakat Kabupaten Pati tetap perlu waspada. Dan tidak perlu
kawatir, karena Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, selalu berkoordinasi dengan
Dinas Kesehatan Provinsi untuk memantau kasus difteri ini,” jelasnya.
Seperti diketahui, penyakit difteri
ini menyerang dengan gejala awal ditandai dengan panas badan, nyeri telan,
pusing kepala hebat, rasa kaku di tenggorokan, dan kesulitan makan itu. Akan
tetapi lebih lanjut, penyakit ini dapat diantisipasi dengan pola hidup sehat
yang baik, sehingga akan sembuh dengan sendirinya. (has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momen Idulfitri 1447 H, Ketua DPRD Pati Ajak Warga Perkuat Tali Persaudaraan

    Momen Idulfitri 1447 H, Ketua DPRD Pati Ajak Warga Perkuat Tali Persaudaraan

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.619
    • 0Komentar

    PATI – Seluruh masyarakat Kabupaten Pati mendapatkan ucapan selamat menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dari Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin. Dalam kesempatan tersebut, yang juga mewakili seluruh komponen anggota dewan, Ali Badrudin mengajak agar momentum perayaan Lebaran dijadikan kesempatan untuk melakukan refleksi diri, sekaligus meningkatkan kualitas pribadi dan rasa tanggung jawab dalam berinteraksi […]

  • Edy Wuryanto Apresiasi Muhammadiyah dalam Program Makan Bergizi Gratis di Grobogan

    Edy Wuryanto Apresiasi Muhammadiyah dalam Program Makan Bergizi Gratis di Grobogan

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 297
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi pemerintah pusat semakin intensif di Kabupaten Grobogan. Muhammadiyah, dengan perannya mengelola delapan dapur MBG, menjadi penggerak penting dalam memperkuat pelayanan gizi anak sekolah. Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Muhammadiyah sebagai wujud nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Hal ini ia […]

  • Tahapan Pilkades Menunggu Perbup Baru, Atur Domisili Cakades Setelah Terpilih

    Tahapan Pilkades Menunggu Perbup Baru, Atur Domisili Cakades Setelah Terpilih

    • calendar_month Rab, 29 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    ISTIMEWA PATI – Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Pati 2018 masih dilakukan sejumlah persiapan. Salah satunya penggodokan perbup terkait pelaksanaan teknis pilkades yang bakal dilangsungkan pada akhir tahun ini. Kasubbag Pemerintahan Desa Indah Pebriana mengungkapkan, saat ini tahapan pilkades serentak memang sedang menunggu perbup baru. ”Prosesnya sudah dua pekan lalu. Kemungkinan pekan depan […]

  • Dicky dan Nadia Maharani Terpilih Duta Batik Bakaran 2021

    Dicky dan Nadia Maharani Terpilih Duta Batik Bakaran 2021

    • calendar_month Sen, 11 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Para duta batik Bakaran tahun 2021 yang telah terpilih pada Minggu (10/10/2021) Dengan busana batik tulis Bakaran muda-mudi itu tampil anggun dan menawan. Aura kecantikan dan kegantengan muda-mudi ini seolah melonjak 100 persen. PATI –  Pemilihan duta Batik Bakaran Wetan 2021 kembali digelar, Minggu (10/10/2021) siang. M. Dicky dan Nadia Maharani terpilih menyandang gelar Duta […]

  • Caping Kalo, Sebuah Kesadaran Nguri-Uri Budaya Kudus

    Caping Kalo, Sebuah Kesadaran Nguri-Uri Budaya Kudus

    • calendar_month Ming, 16 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 397
    • 0Komentar

      Sejumlah model menampilkan busana yang dilengkapi caping kalo di atas kepala Kesadaran nguri-uri budaya lokal semakin menguat di Kudus. Yang menjadi perhatian adalah Caping Kalo, menjadi pelengkap busana adat wanita Kudus. KUDUS – Bupati Kudus Hartopo merasa gembira dengan apa yang dilakukan oleh PT Nojorono Tobacco International pada peringatan HUT ke-90, Jumat (14/10/2022) malam. […]

  • Gencarkan Inventarisir Benda Cagar Budaya

    Gencarkan Inventarisir Benda Cagar Budaya

    • calendar_month Sab, 9 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 242
    • 0Komentar

    BUKU : Trevita Puspita Hadi menunjukkan buku hasil pendataan cagar budaya di salah satu kecamatan Lingkar Muria, PATI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati melalui Kasi Cagar Budaya dan Tradisi, gencar melakukan inventarisasi benda cagar budaya yang ada di Kabupaten Pati. Sampai saat ini di Kabupaten Pati ada sebanyak 205 benda cagar budaya. ”Sebanyak […]

expand_less