Breaking News
light_mode

Warga Pati yang Diindikasi Difteri Kian Membaik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 17 Des 2017
  • visibility 259
Ilustrasi Istimewa
Lingkar Muria, PATI – Warga Kabupaten Pati dihimbau untuk mewaspadai
akan penyakit difteri yang sedang mewabah di beberapa daerah. Di Pati beberapa
waktu yang lalu, seorang pasien di salah satu rumah sakit di Pati, harus
dirujuk ke RSUP Karyadi Semarang, sebab pasien itu diduga terserang penyakit
difteri.
Pasien bersangkutan telah mendapatkan
tindakan penanganan yang memadai, dan terapi klinis, informasi yang didapat
saat ini pasien kondisinya makin membaik.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten
Pati melalui Kabid Pemberantasan Penyakit Menular (PPM) Joko Leksono mengatakan,
pasien saat ini kondisinya membaik. Dimana gejala-gejala penyakit difteri ini
berangsur membaik, seperti panas, nyeri kepala, dan juga nyeri telan.
“Dokter sudah mengambil hasil
pemeriksaan yang ada ditenggorokan dengan gambaran pseudo membran, yang mana hasilnya ini perlu kultur ke rumah sakit
di Semarang, dan menunggu hasilnya dia positif difteri atau tidak,” kata Joko
kepada Lingkar Muria.
Namun meskipun kian membaik, lanjut
Joko Leksono, belum bisa dipastikan apakah pasien dinyatakan negatif difteri
atau positif. Sebab masih menunggu hasil laboratorium dari sampel pseudo membran yang ada di tenggorokan
pasien.
 Joko
Leksono menjelaskan, pemantauan kasus penyakit difteri tidak bisa dengan
pemeriksaan fisik saja. Tapi diperlukan pemeriksaan 2 hingga 3 hari, untuk bisa
memastikan ada tidaknya bakteri difteri di dalam tubuh seorang pasien.
“Hingga saat ini di Pati memang
belum ada yang dinyatakan positif difteri, dari hasil pemeriksaan kultur.
Sehingga masyarakat Kabupaten Pati tetap perlu waspada. Dan tidak perlu
kawatir, karena Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, selalu berkoordinasi dengan
Dinas Kesehatan Provinsi untuk memantau kasus difteri ini,” jelasnya.
Seperti diketahui, penyakit difteri
ini menyerang dengan gejala awal ditandai dengan panas badan, nyeri telan,
pusing kepala hebat, rasa kaku di tenggorokan, dan kesulitan makan itu. Akan
tetapi lebih lanjut, penyakit ini dapat diantisipasi dengan pola hidup sehat
yang baik, sehingga akan sembuh dengan sendirinya. (has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati, Mukit Optimistis Wushu Pati Berprestasi di Bawah Kepemimpinan KONI yang Baru

    Anggota DPRD Pati, Mukit Optimistis Wushu Pati Berprestasi di Bawah Kepemimpinan KONI yang Baru

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 275
    • 0Komentar

    PATI – Mukit, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Demokrat, menyatakan optimisme terhadap masa depan olahraga Wushu di Pati. Ia berharap kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang dipimpin oleh Sutarto Oentarso mampu membawa kemajuan bagi cabang olahraga ini. “Semoga dengan kepemimpinan Pak Kokok, olahraga khususnya wushu bisa lebih maju dan melahirkan atlet-atlet […]

  • Tindakan Bubarkan Posko AMPB, APB Sebut Langkah Polresta Pati Sudah Tepat

    Tindakan Bubarkan Posko AMPB, APB Sebut Langkah Polresta Pati Sudah Tepat

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.271
    • 0Komentar

    PATI – Aliansi Pati Bangkit atau disingkat APB menyatakan dukungan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polresta Pati. Hal ini disampaikan menyusul tindakan cepat kepolisian yang membubarkan posko AMPB, yang sebelumnya dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Penyampaian dukungan tersebut dilaksanakan di lingkungan Mapolresta Pati, pada Sabtu (2/5/2026) mulai pukul 16.20 WIB dan berjalan lancar […]

  • Bupati Kudus Apresiasi Tim Sepak Bola Putri Djarum ke Turnamen Internasional di Singapura

    Bupati Kudus Apresiasi Tim Sepak Bola Putri Djarum ke Turnamen Internasional di Singapura

    • calendar_month Sen, 14 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 255
    • 0Komentar

    KUDUS – Kabar baik datang dari geliat sepak bola putri di Kabupaten Kudus. Karena ada dua tim usia dini binaan PT Djarum yang akan mengikuti turnamen internasional bergengsi. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris juga turut berbangga. Sam’ani berkesempatan menemui para pemain sebelum berangkat ke Singapura. Dua tim yang akan berlaga di ajang bergengsi JSSL Singapore 7’s […]

  • DPRD Pati Desak Pemkab Perbaiki dan Perbaiki Halte yang Rusak

    DPRD Pati Desak Pemkab Perbaiki dan Perbaiki Halte yang Rusak

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 273
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk memperbaiki kondisi halte-halte umum di wilayah Kabupaten Pati. Banyak halte yang tidak terpakai karena masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto. “Banyak halte yang tidak terpakai, sehingga perlu ada evaluasi. […]

  • Desa Giling Meriahkan HUT RI dengan Kirab Bendera Raksasa Sepanjang 100 Meter

    Desa Giling Meriahkan HUT RI dengan Kirab Bendera Raksasa Sepanjang 100 Meter

    • calendar_month Sab, 17 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 201
    • 0Komentar

    PATI – Warga Desa Giling, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, Jawa Tengah merayakan HUT RI ke-79 dengan cara unik dan meriah. Warga desa, bersama anak-anak sekolah dari tingkat SD hingga MTs, berpartisipasi dalam kirab bendera raksasa sepanjang 100 meter pada Jumat (16/8/2024). Gambar Garuda Pancasila turut diarak dalam pawai bendera raksasa tersebut. Beberapa orang juga mengangkat […]

  • DPRD Pati Dorong Penataan PKL yang Berpihak pada Pemberdayaan dan Perlindungan

    DPRD Pati Dorong Penataan PKL yang Berpihak pada Pemberdayaan dan Perlindungan

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 279
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B DPRD Pati menyampaikan harapan agar penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kabupaten Pati tidak hanya berfokus pada zonasi, tetapi juga pada aspek perlindungan dan pemberdayaan. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslikan, dalam sebuah pernyataan resmi. “Tujuannya agar penataan PKL di Kabupaten Pati ini tidak hanya sebatas pada […]

expand_less