Breaking News
light_mode

Penjual Bakso Keluhkan Zona PKL Merah Terkesan Tebang Pilih

  • account_circle Abdul Adhim
  • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
  • visibility 326

PATI, LINGKARMURIA.COM – Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) mengeluh lantaran dilarang berjualan di Alun-alun Kabupaten Pati. Pendapatan mereka pun menurun hingga 50 persen akibat larangan ini. Namun pedagang menyayangkan seakan pihak terkait tebang pilih. Sebab di Jalan Panglima Sudirman yang juga zona merah PKL terlihat lebih bebas dan tidak pernah ada tindakan tegas dari Satpol PP.

Hal itu diungkapkan salah seorang penjual bakso yang biasa mangkal di sekitar alun-alun, Lilik (55).

Lilik ini mengaku kesulitan berjualan di Alun-alun Pati usai petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pati melakukan penjagaan rutin di tempat tersebut.

Sebelum dijaga Satpol PP Lilik sering berdagang di sana. Terutama saat sore hingga malam hari. Waktu itu memang dinilai sangat pas lantaran pengunjung mulai berdatangan ke kawasan itu.

Namun sejak beberapa pekan lalu, petugas Satpol PP Kabupaten Pati rutin menjaga pusat kota itu. Para PKL tidak bisa berjualan di sana. Ini membuat pendapatan Lilik berkurang sekitar 50 persen.

”Hampir setiap hari dijaga ketat sama Satpol PP mulai sore sampai jam 12 malam. Padahal kalau mangkal di sana dapat lumayan. Kadang Rp 100 ribu, kadang Rp 200 ribu,” keluh Lilik.

Lilik mengaku menyadari kawasan itu merupakan zona merah yang tidak boleh dimanfaatkan PKL untuk berdagang. Namun, ia menyanyangkan kawasan zona merah lainnya tidak diberlakukan hal serupa. Terutama di Jalan Panglima Sudirman.

Sejumlah PKL sering mangkal di jalan yang terletak di barat Alun-alun ini. Bahkan mereka mangkal mulai pagi, siang hingga malam hari.

”Sepanjang jalan Panglima Sudirman juga zona merah. Tapi kok terlihat bebas. Dari pagi sampai sore bahkan sampai malam. Kok nggak dilarang,” keluh Lilik.

Lilik pun berharap diberikan kesempatan serupa seperti PKL di Jalan Panglima Sudirman. Ia berjanji bakal menjaga kebersihan bila hal ini diberikan.

”Inginnya kami dikasih kesempatan. Kita sendiri juga tidak punya tujuan jelek. Saya hanya cari makan. Tidak ada tujuan lain,” harap dia.

Pemerintah Kabupaten Pati memang melarang PKL berjualan di empat titik yang menjadi zona merah. Keempat titik tersebut antara lain yakni Alun-alun Kota, Jalan Pemuda, jalan Sudirman dan Jalan Diponegoro. Hal itu tertuang dalam peraturan daerah.

Dikonfirmasi terpisah Kepala Satpol PP Pati Sugiyono mengungkapkan pihaknya sudah melarang dengan tegas jika tempat-tempat tersebut merupakan zona merah bagi PKL.

“Kami memang tempatkan personel untuk menjaga alun-alun, selain alun-alun beberapa ruas jalan merupakan zona merah PKL tegas tidak boleh untuk berjualan,” ungkapnya.

Penulis : Arif
Editor : Adhim

  • Penulis: Abdul Adhim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lemon, Si Kuning yang Bikin Sehat dan Cantik

    Lemon, Si Kuning yang Bikin Sehat dan Cantik

    • calendar_month Sab, 15 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Buah lemon yang dijual di pasaran Salah satu buah yang kaya akan manfaat adalah lemon. Buah berwarna kuning cerah ini diyakini memiliki segudang khasiat. Dari yang bisa bikin cantik hingga bikin sehat. Mau tau apa saja manfaat si kuning yang satu ini? Dokter Kevin Adrian, dari aladokter.com menyebut, ada beberapa khasiat atau manfaat lemon bagi […]

  • Bupati Haryanto : Rumah Sakit Jangan Melulu Mikir Profit

    Bupati Haryanto : Rumah Sakit Jangan Melulu Mikir Profit

    • calendar_month Ming, 5 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto mengimbau pengelola rumah sakit untuk menyukseskan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Bupati juga menegaskan, dalam hal itu pengelola jangan hanya mengutamakan profit saja. Akan tetapi berorientasi pada pasien juga. Hal itu diungkapkan Bupati Haryanto saat menjadi pembicara di seminar manajemen rumah sakit yang digelar RSU Fastabiq PKU Muhamadiyah, di The Safin Hotel Sabtu […]

  • Baru Bebas 2 Bulan, Seorang Pria 39 Tahun Kembali Terjerat Kasus Pencurian HP

    Baru Bebas 2 Bulan, Seorang Pria 39 Tahun Kembali Terjerat Kasus Pencurian HP

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.148
    • 0Komentar

    PATI – Polsek Wedarijaksa berhasil mencegah kejahatan lebih lanjut setelah menangkap seorang pria yang diduga kuat melakukan pencurian dengan pemberatan di wilayah Kecamatan Trangkil. Pelaku berinisial JW (39), warga lokal Wedarijaksa, berhasil diamankan usai menggasak barang milik warga Desa Kadilangu pada Minggu (5/4/2026) dini hari. Kejadian bermula saat korban, S (44), seorang pekerja industri, sedang […]

  • Anggota DPRD Pati Suharmanto Dorong Pemkab Bekali Santri Skill Wirausaha 

    Anggota DPRD Pati Suharmanto Dorong Pemkab Bekali Santri Skill Wirausaha 

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 314
    • 0Komentar

    PATI – Suharmanto, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Demokrat, menyerukan perlunya pelatihan kewirausahaan bagi para santri di wilayah tersebut. “Pesantren saat ini perlu adanya program dalam kewirausahaan,” ujar Anggota DPRD Kabupaten Pati Fraksi Demokrat. Sebagai daerah dengan populasi Muslim yang besar, keberadaan pesantren di Pati memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai budaya dan keagamaan. […]

  • Dua Aktivis AMPB Bebas Setelah Vonis 6 Bulan dengan Pengawasan 10 Bulan

    Dua Aktivis AMPB Bebas Setelah Vonis 6 Bulan dengan Pengawasan 10 Bulan

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.061
    • 0Komentar

    PATI – Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto, dua tokoh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), akhirnya merasakan kebebasan setelah Pengadilan Negeri Pati mengumumkan putusan vonis pada hari Kamis (5/3/2026) di Ruang Sidang Cakra. Majelis Hakim yang dipimpin oleh Muhamad Fauzan Haryadi menjatuhkan pidana penjara selama 6 bulan beserta masa pengawasan 10 bulan bagi kedua terdakwa, […]

  • Kemandirian Ekonomi dan Pendidikan Jadi Isu Konfercab NU Pati 2019

    Kemandirian Ekonomi dan Pendidikan Jadi Isu Konfercab NU Pati 2019

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 288
    • 0Komentar

    PATI – Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pati bakal berlangsung (7/2/2019) pekan depan. Acara reorganisasi itu bakal digelar di Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum Pakis Kecamatan Tayu, dengan mengusung tema “Satu Abad Menuju Kemandirian NU”, dalam konferensi itu isu-isu penting bakal dibahas. Diantaranya soal kemandirian ekonomi dan pendidikan. Ketua Konfercab PCNU 2019, Jamal Ma;mur […]

expand_less