Breaking News
light_mode

Jepara United Resmi Beridiri, Akankah Menyaingi Persijap Jepara?

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 22 Jul 2024
  • visibility 244

OLAHRAGA – Sepak bola Jepara dipastikan bakal semakin ramai, kehadiran tim baru Jepara United diperkirakan bakal semakin menghidupkan sepak bola di Kota Ukir ini.
Tim Jepara United sudah diresmikan sebagai anggota baru PSSI Jawa Tengah, tim Jepara United ini merupakan bentukan dari Askab PSSI Jepara.

Dengan statusnya yang telah diresmikan oleh PSSI Jawa Tengah, hal ini membuat Jepara United dapat berpartisipasi di Liga 3 Jawa Tengah yang diputar oleh Asprov PSSI Jawa Tengah.

“Jepara United lahir setelah sudah bertahun-tahun Kabupaten Jepara tidak dapat mengikuti Piala Soeratin. Masalahnya, undangan dari penyelenggara kompetisi itu masuk kepada Persijap Jepara,” ungkap Ketua Askab PSSI Jepara Abdul Aziz seperti dikutip dari Murianews.

Dikutip dari laman Wikipedia, Jepara United adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Jepara United akan berlaga di Liga 3 Indonesia zona Jawa Tengah.

Sebagai ketua adalah Abdul Aziz, dan pemilknya Askab PSSI Jepara, 20 Juli 2024 dipilih menjadi tanggal kelahiran Jepara United.

Tim ini bermarkas di Stadion Kamal Junaedi yang berkapasitas 15.000 penonton, stadion ini adalah kendang lama tim Persijap Jepara sebelum berpindah ke Gelora Bumi Kartini.

Kehadiran tim Jepara United ini disisi lain juga sangat positif bagi atmosfer sepak bola di Kota Ukir, yang selama ini hanya ada satu klub lokal saja yaitu Persijap Jepara yang bermain di kompetisi Liga 2.

Sepak bola di Jepara tentu bakal lebih hidup, karena kota ini memiliki gairah pada sepak bola yang cukup tinggi. Baik dari sisi talenta pemainnya maupun dari antusiasme penontonnya.

Jepara United diharapkan dapat dikelola dengan baik khususnya dalam segi pembinaan pemain asli Jepara. Mengingat hadirnya tim Jepara United ini juga bagian dari keresahan insan sepak bola pasca absennya Kabupaten Jepara dalam pentas Piala Soeratin yang merupakan kompetisi pembinaan pemain muda bergengsi di Indonesia.

Diketahui Jepara dengan timnya Persijap di masa lalu menjadi salah satu tim sukses di ajang Piala Soeratin tingkat nasional dengan beberapa kali meraih juara.

Penulis: Arif

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makin Tertarik Pelajari Akupuntur

    Makin Tertarik Pelajari Akupuntur

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Silvi Marlena Teknik pengobatan akupuntur dikenal tak memiliki efek samping apapun. Teknik pengobatan asal negeri Tiongkok ini pun dipercaya mampu mengatasi berbagai jenis penyakit. Dari situ Silvi Marlina tertarik lebih dalam mempelajari pengobatan teknik ini. ”Sekarang negara-negara maju mulai melirik keampuhan teknik pengobatan ini. mereka juga sedang gencar mendalami teknik pengobatan ini. Sebab terbukti tak […]

  • Semangat Muharram, BRI BO Pati Berbagi Kebahagiaan Bersama Santri Darul Hadlonah

    Semangat Muharram, BRI BO Pati Berbagi Kebahagiaan Bersama Santri Darul Hadlonah

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.212
    • 0Komentar

    PATI – Bulan Muharram yang menjadi penanda datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dimanfaatkan BRI Branch Office (BO) Pati untuk menebar kebaikan dan memperkuat kepedulian sosial. Melalui kegiatan santunan yatim dhuafa dan pengajian, BRI BO Pati menghadirkan kebahagiaan bagi para santri Panti Asuhan Darul Hadlonah Margoyoso, Rabu (24/6/2026). Sebanyak 22 santri menerima santunan berupa paket […]

  • Ingin Rasakan Sensasi Muncak

    Ingin Rasakan Sensasi Muncak

    • calendar_month Sel, 12 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Ariska Elviyana Berlibur selalu menjadi agenda wajib Ariska Elviyana. Apalagi perempuan kelahiran Pati, 12 April 1999 ini sudah mulai bekerja. Kesibukan pekerjaan itulah yang menjadikan alasan berlibur selalu menjadi agenda wajib. Berlibur bagi Ariska merupakan caranya menyegarkan pikiran. ”Penat kerja ya mesti berlibur, itu wajib. Bahkan sejak sekolah dulu, ketika penat menghadapi berbagai macam mata […]

  • Kesepakatan Batal, Penjualan Saham PSIS Semarang Gagal Terealisasi

    Kesepakatan Batal, Penjualan Saham PSIS Semarang Gagal Terealisasi

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 696
    • 0Komentar

    SEMARANG – Rencana penjualan saham PT Mahesa Jenar Semarang (PT MJS), perusahaan yang menaungi klub sepak bola PSIS Semarang, kepada investor potensial resmi dibatalkan. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Joni Kurnianto, Juru Bicara dari Pemegang Saham Pengendali PT MJS, pada hari Sabtu (15/11/2025). Menurut Joni, keputusan ini diambil setelah melalui serangkaian diskusi intensif yang sayangnya […]

  • DPRD Pati Ungkap Pentingnya Media Sosial dan Media Massa Dalam Promosi Produk Budaya

    DPRD Pati Ungkap Pentingnya Media Sosial dan Media Massa Dalam Promosi Produk Budaya

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 273
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Maulana Adika Prastya, mendorong pemanfaatan media sosial dan media massa sebagai upaya promosi produk-produk hasil budaya. Hal ini disampaikannya terkait dengan batik tulis Soneyan, yang merupakan warisan budaya Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, yang berakar dari tradisi dan budaya wayang topeng. “Di era digital ini, peran media sosial dan media massa […]

  • Cover Majalah National Geographic yang mengangkat tema tentang Gunung Muria.

    Menjaga Muria, Menjaga Kehidupan: Ketika 14 Macan Tutul Menjadi Harapan Terakhir

    • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 22.604
    • 0Komentar

    Di tengah krisis ekologi yang makin nyata, sebuah kabar gembira muncul dari rimba Gunung Muria: masih ada 14 individu macan tutul jawa yang bertahan hidup. Mereka bukan sekadar satwa liar—mereka adalah simbol harapan terakhir dari keseimbangan ekosistem yang semakin rapuh. Bukan tanpa perjuangan keberadaan mereka terus lestari. Di balik kabar ini berdiri sekelompok pemuda yang […]

expand_less