Breaking News
light_mode

Tugas Pendampingan Desa Adalah Pengabdian

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
  • visibility 353
Menteri Desa Abd Halim Iskandar

Pendamping desa mendapat perhatian tersendiri dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar. Pendamping desa memiliki peran yang cukup sentral. Selain itu menjadi pendamping desa harus memiliki modal niat mengabdi. 

JAKARTA – Dengan memiliki niat pengabdian yang kuat, pendamping desa akan lebih fokus, bersemangat dan komitmen dalam menjalankan tugas.

 

“Dengan dasar pengabdian, apa pun yang kita lakukan akan memiliki nilai baik dan membawa berkah,” kata menteri yang akrab disapa Gus Halim ini dalam acara Training of Trainer (ToT) Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendamping Profesional (P3PD) Metode Tatap Muka Regional I dan II di Jakarta, pada Rabu (9/8/2023).

 

Menurut Gus Halim, hal inilah pandangan yang harus terus menerus dibangun oleh para Trainer untuk diterapkan kepada Pendamping Desa.

 

“Pendamping Desa bisa dianalogikan sebagai sebuah skuadron yang memiliki visi dan tujuan yang sama, serta perlu solid agar tugas-tugas mereka sebagai pilar dapat dijalankan secara optimal,” ujar Gus Halim.

Pilar

Gus Halim juga menjelaskan bahwa Pendamping Desa merupakan Pilar ketiga dalam struktur Kemendes PDTT.

 

Pilar pertama adalah Menteri, yang memiliki kewenangan untuk menempatkan Birokrat dan melaksanakan visi misi Presiden dalam RPJMN dan RPJPN.

 

Pilar kedua adalah Birokrasi yang menopang kinerja Menteri dan keberhasilan SDGs Desa.

 

“Birokrasi memiliki kelangsungan, tak peduli siapa Menterinya, Birokrat tetap ada,” ungkap Gus Halim.

 

“Pilar ketiga adalah Pendamping Desa, yang saya sebut sebagai Anak Kandung Kementerian Desa,” tambah Gus Halim.

 

Gus Halim menekankan perlunya sinergi antara ketiga pilar ini, sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing.

 

Menurutnya, Pendamping Desa tak dapat menjadi pilar ketiga jika tidak kompak. Oleh karena itu, ToT ini memiliki peran strategis dalam menciptakan visi bersama, semangat perjuangan, dan niat, sehingga membentuk Satu Skuadron.

 

Gus Halim pun bertekad untuk selalu memperjuangkan dan membela peran Pendamping Desa. Tekad dan visi ini juga sebaiknya ditanamkan kepada para pendamping desa, agar mereka merasa bersyukur atas amanah yang diberikan.

 

Salah satu cara sederhana untuk mengungkapkan rasa syukur adalah dengan membandingkan keadaan hari ini dengan sebelumnya.

 

Gus Halim juga mewanti-wanti bahwa Pendamping Desa, sebagaimana sebuah Skuadron, seharusnya tidak membicarakan masalah internal di hadapan publik, dan sebaliknya menyelesaikannya secara internal.

 

“Namun jika masalah telah buntu dan tidak bisa diatasi lagi, maka penyelesaiannya harus sesuai mekanisme,” tegas Gus Halim.

 

Untuk itu, Gus Halim menegaskan kesiapannya untuk selalu tersedia jika dibutuhkan, karena ia memastikan bahwa telepon selulernya tak pernah dimatikan.

 

Sebelumnya, Kepala BPSDM Kemendes PDTT, Luthfiyah Nurlaela, menjelaskan bahwa ToT bertujuan untuk membentuk Tim Pelatih yang kompeten, yang dapat melatih Pendamping Desa dalam meningkatkan kapasitas mereka.

 

“Targetnya adalah melatih 8.030 orang PD dan PLD di 103 Kabupaten di 28 Provinsi yang memiliki lokasi P3PD,” kata Luthfiyah.

 

Dengan demikian para peserta ToT diharapkan mampu mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan karakteristik yang perlu dilatih. Dalam acara tersebut ToT dibagi menjadi empat region dengan total peserta sebanyak 850 orang.

 

Turut hadir dalam acara ini, antara lain Kepala BPI Ivanovich Agusta, Kepala Pusat Pemberdayaan Masyarakat Yusra, Koordinator Nasional P3PD, Koordinator Provinsi, dan peserta ToT Region I dan II. (mif)

 

Editor : A Adhim

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan 1 Abad NU di Pati Teladani Perjuangan Para Muassis

    Peringatan 1 Abad NU di Pati Teladani Perjuangan Para Muassis

    • calendar_month Jum, 24 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 267
    • 0Komentar

       Peringatan 1 abad NU di Kabupaten Pati  Sholawatan bersama Habib Ali Zainal Abidin digelar dalam rangka 1 abad NU di alun-alun Simpang 5 Pati. Ribuan warga nahdliyin memadati acara tersebut. Dalam kesempatan itu Rais Syuriah PCNU Pati mengajak hadirin untuk meneladani perjuangan para Muassis. PATI – Selepas azan Isyak, alun-alun Simpang 5 Pati mulai dipadati […]

  • Komisi D DPRD Pati : Program Pangan Murah Sangat Berdampak untuk Rakyat

    Komisi D DPRD Pati : Program Pangan Murah Sangat Berdampak untuk Rakyat

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 249
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang serentak digelar di 21 kecamatan pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Inisiatif ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menekan laju inflasi dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. GPM ini mendistribusikan total 42 ton beras, dengan setiap kecamatan […]

  • Kasus Asusila di Pesantren Ndolo Kusumo, DPRD Pati Minta Dinas Terkait Fokus Pendampingan dan Pemulihan Korban

    Kasus Asusila di Pesantren Ndolo Kusumo, DPRD Pati Minta Dinas Terkait Fokus Pendampingan dan Pemulihan Korban

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.944
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak instansi terkait untuk terus memberikan pendampingan secara berkelanjutan kepada para korban kasus dugaan pencabulan yang terjadi di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Kecamatan Tlogowungu. Langkah pendampingan ini dinilai sangat krusial guna mendukung proses pemulihan kondisi mental dan psikologis korban di tengah berjalannya proses hukum saat ini. […]

  • Pemeran Tatah seni ukir Jepara di Jakarta.

    Dari Ketukan Tatah ke Panggung Dunia: Jepara Menyuarakan Jiwa Lewat Ukiran

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    JAKARTA – Di balik denting halus tatah yang menghantam kayu, ada cerita panjang tentang ketekunan, warisan, dan jiwa yang diturunkan lintas generasi. Suara itu kini menggema hingga ke ibu kota, saat Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia meresmikan Pameran Tatah: Seni Ukir Jepara 2026 di Museum Nasional Indonesia, Rabu, 29 April 2026. Bukan sekadar pameran, ruang ini […]

  • Ubah Pola Pikir Masyarakat, Edy Wuryanto Fokus pada Deteksi Dini Penyakit di Grobogan

    Ubah Pola Pikir Masyarakat, Edy Wuryanto Fokus pada Deteksi Dini Penyakit di Grobogan

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.036
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menegaskan bahwa upaya mengubah pola pikir masyarakat tentang pentingnya deteksi dini penyakit menjadi fokus utama dalam sosialisasi program pembangunan kesehatan di Gedung Wisuda Budaya Purwodadi, Sabtu (29/11/2025). Bersama Kementerian Kesehatan, Edy menekankan bahwa layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bukan sekadar program, tetapi sarana untuk membangun budaya […]

  • Meriahnya Anniversary IKMP Kudus Ke-6, Songsong Masa Depan Organisasi yang Cerah

    Meriahnya Anniversary IKMP Kudus Ke-6, Songsong Masa Depan Organisasi yang Cerah

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 296
    • 0Komentar

    KUDUS – Ikatan Mahasiswa Pati (IKMP) Kudus menggelar pesta Anniversary Ke-6 dengan tema Generasi Biru (Cerdas-Profesional-Kreatif) yang ini diselenggarakan di Next Yete Resto, Desa Pedawang Bae, Kudus, pada Jumat (10/05/2024). Ketua umum IKMP Kudus, Teguh Rahayu, mengatakan, tema generasi biru ini memiliki arti bagi generasi muda untuk menjadi cerdas, profesional, dan kreatif dalam menghadapi tantangan […]

expand_less