Breaking News
light_mode

Jumlah Korban Keracunan Massal di PT Sejin Pati Terus Bertambah: 305 Karyawan Alami Gejala Mual dan Pusing

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 17 Jul 2024
  • visibility 243

PATI – Jumlah korban keracunan massal di PT Sejin Pati terus bertambah. Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, saat ini sudah ada 305 karyawan pabrik garment dan sepatu yang mengalami gejala mual dan pusing.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, dr Aviani Tritanti Venusia, mengungkapkan bahwa pada Selasa sore, terdapat 286 karyawan yang melaporkan gejala keracunan. Angka ini meningkat menjadi 305 karyawan pada Rabu (17/7/2024) pukul 08.00 WIB.

”Sudah ada update lagi. Kemarin sore 286 orang. Sekarang 305 karyawan,” katanya.

Para korban keracunan ini telah dirawat di lima rumah sakit sejak Selasa kemarin. Di antaranya, RSUD RAA Soewondo Pati merawat 51 karyawan, RS Fastabiq Pati 26 karyawan, RS Keluarga Sehat Hospital (KSH) Pati 108 karyawan, RS Nurus Syifa Kudus 85 karyawan, dan Minta Bangsa 35 karyawan.

Dari total 305 karyawan yang terkena dampak, 263 di antaranya telah pulang dan menjalani rawat jalan, 40 karyawan dirawat inap, sementara 2 karyawan masih dalam tahap observasi. Mereka mengeluhkan berbagai gejala seperti pusing, mual, muntah, dan nyeri lambung.

dr Aviani Tritanti Venusia menjelaskan bahwa seluruh biaya perawatan para karyawan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.

”Oh ya, biaya RS semua ditanggung BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.

Kejadian keracunan massal ini diduga terjadi setelah para karyawan mengonsumsi makanan di kantin perusahaan. Beberapa saat setelah makan siang, sebagian karyawan mulai merasakan pusing dan mual, bahkan ada yang mengalami kelemahan. Para karyawan yang tidak makan siang di kantin tidak mengalami gejala serupa.

PT Sejin telah melaporkan kejadian ini kepada Dinkes Kabupaten Pati dan pihak kepolisian. Dinkes Pati telah melakukan pemeriksaan terhadap para karyawan dan mengambil sampel makanan serta muntahan untuk diuji di laboratorium Dinkes Provinsi Jawa Tengah.

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rasakan Sensasi River Tubing di Desa Wisata Jurang Kudus

    Rasakan Sensasi River Tubing di Desa Wisata Jurang Kudus

    • calendar_month Rab, 29 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Pengunjung menikmati wisata river tubing di Desa wisata Jurang Kecamatan Gebog, Kudus/@hajirob KUDUS – Desa wisata Jurang berada di Kecamatan Gebog, berjarak 9,1 kilometer dari pusat kota Kudus. Untuk sampai ke desa wisata itu  pengunjung harus menempuh perjalanan sekitar 20 menit saja. Ada beragam daya tarik wisata yang bakal membuat pengunjung terkesan. Salah satunya adalah […]

  • Meriahnya Tradisi Meron di Sukolilo, Gunungan Tinggi Simbol Kemakmuran

    Meriahnya Tradisi Meron di Sukolilo, Gunungan Tinggi Simbol Kemakmuran

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 379
    • 0Komentar

    PATI – Tradisi Meron, yang telah ada sejak abad ke-17, kembali digelar di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati pada Selasa (17/9/2024). Acara ini bertujuan untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW. Ribuan warga berkumpul di Jalan Pati-Purwodadi, tepatnya di Desa Sukolilo, untuk menyaksikan 13 gunungan Meron yang telah disiapkan. Gunungan-gunungan ini, yang mencapai tinggi sekitar 3 […]

  • Instagram PERSIJAP 

    Kante Pemain Asal Perancis Perkuat Persijap Jepara

    • calendar_month Sel, 1 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Instagram PERSIJAP JEPARA – Rekrutan baru Persijap Jepara diumumkan, pemain baru itu adalah Negue Kante asal Perancis. Kedatangan pemain berpostur 191 cm itu akan memperkuat pertahanan. Dia bakal menjadi tandem Fikron di lini belakang Laskar Kalinyamat. Negue Kante masih tergolong pemain muda. Dia kelahiran 6 September 2001, masih 24 tahun. Posisi aslinya sebagai defender. Sebelumnya […]

  • Waspada Musim Hujan, DPRD Pati Minta Drainase Segera Dinormalisasi

    Waspada Musim Hujan, DPRD Pati Minta Drainase Segera Dinormalisasi

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 309
    • 0Komentar

    PATI – Genangan air di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Pati kembali menjadi sorotan. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan normalisasi drainase guna mengantisipasi musim hujan yang akan datang. “Drainase yang buruk memicu genangan air setiap kali hujan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa permasalahan ini diperparah oleh perubahan fungsi […]

  • DPRD Pati Ungkap Pentingnya Media Sosial dan Media Massa Dalam Promosi Produk Budaya

    DPRD Pati Ungkap Pentingnya Media Sosial dan Media Massa Dalam Promosi Produk Budaya

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 344
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Maulana Adika Prastya, mendorong pemanfaatan media sosial dan media massa sebagai upaya promosi produk-produk hasil budaya. Hal ini disampaikannya terkait dengan batik tulis Soneyan, yang merupakan warisan budaya Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, yang berakar dari tradisi dan budaya wayang topeng. “Di era digital ini, peran media sosial dan media massa […]

  • Kabupaten Pati Raih Prestasi Ekonomi Kerakyatan, Gandeng Vicky Prasetyo untuk Hari Jadi

    Kabupaten Pati Raih Prestasi Ekonomi Kerakyatan, Gandeng Vicky Prasetyo untuk Hari Jadi

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 347
    • 0Komentar

    PATI – Kabupaten Pati kembali menorehkan prestasi gemilang dalam penguatan ekonomi kerakyatan. Bupati Pati, Sudewo, Senin (9/6) malam, menyerahkan badan hukum Koperasi Desa (Kopdes)/Kelurahan Merah Putih kepada perwakilan tiga desa. Keberhasilan ini menjadikan Pati sebagai kabupaten tercepat di Indonesia dalam pembentukan Kopdes, dengan 100% dari 406 desa telah terbentuk. Puncaknya, Sudewo juga menandatangani Nota Kesepahaman […]

expand_less