Breaking News
light_mode

Tingkatkan Kontrol Santri, Forum Ponpes Kajen Terapkan Jam Malam

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 18 Jul 2018
  • visibility 346
PATI – Forum komunikasi pengasuh pondok pesantren (FKPP) menggelar diskusi dan rapat bersama menjelang tahun ajaran baru. Dalam kesempatan itupun mereka mengajak agar para santri dapat menguatkan semangat dalam mencari ilmu dan memperbaiki akhlak.
Pertemuan yang dihadiri 45 pengasuh pondok pesantren se Kajen dan sekitarnya itu digelar di Aula MA Salafiyah Kajen Sabtu (14/6/2018) kemarin. Ada sejumlah hal yang dibahas dalam diskusi tersebut.
Diskusi itu dinilai penting mengingat Kajen sebagai sentra pesantren dengan puluhan ponpes dan madrasah yang berbasis pesantren dengan jumlah ribuan santri. Hal tersebut tentu saja memiliki tantangan dan ragam permasalahan terutama di era modern seperti sekarang ini. Sehingga dibutuhkan pengelolaan yang serius bagi pengasuh ponpes secara khusus dan masyarakat secara umum.
KH. Mujibur Rachman Ma’mun selaku ketua FKPP mengatakan diantara keputusan dan kesepakatan yang telah dihasilkan itu seperti penerapan pemberlakukan kembali jam malam di lingkungan pondok pesantren khususnya bagi para santri.
“Untuk itu kami sudah melibatkan banser dan juga keamanan lokal untuk menjaga keamanan dan pemberlakuan jam malam tersebut,”terangnya.
Kontrol Santri
Menurutnya, pemberlakuan jam malam sangat efektif guna mengontrol para santri sehingga bisa lebih fokus dalam pembelajaran baik di pondok pesantren maupun ketika belajar di Madrasah.
“Dengan langkah ini,  kami semua berharap akan mampu meningkatkan ghiroh santri dalam bertholabul ilmi dan juga akan meningkatkan kebersamaan para pengasuh Pondok Pesantren dalam melaksanakan pembinaan akhlaq para santri,”ujarnya.
Kyai Muda yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Mujib ini juga menilai upaya tersebut bertepatan dengan momen tahun ajaran baru. Banyak para santri baru yang datang dengan keberagaman latar belakang. Sehingga aturan diharapkan mampu menjadi pegangan para santri dalam meraih tujuan awal datang ke pesantren.
“Zaman dengan kecanggihan teknologi dan interaksi global akan membawa dampak positif maupun negatif.  Untuk itu, sistem kontrol dengan berupa penerapan jam malam bisa sebagai filter dan juga kontrol dalam pergaulan santri sehingga tidak terpengaruh dampak negatif dari pergaulan di era globalisasi sekarang ini,”tambahnya. (has)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyemai Kembali Tanaman Obat Keluarga di Sekitar Kita

    Menyemai Kembali Tanaman Obat Keluarga di Sekitar Kita

    • calendar_month Ming, 14 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Kegiatan KKN dari rumah oleh mahasiswi UIN Walisongo belum lama ini Beragam jenis tanaman obat keluarga. Manfaatnya banyak. Sudah saatnya kita kembali melirik tanaman ini untuk dibudidayakan di lingkungan rumah. Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata Mandiri dari Rumah (KKN MIT DR KE 11) UIN Walisongo Semarang mengadakan penanaman obat keluarga dan pembuatan pot bunga dari bahan […]

  • Perkuat Tata Kelola, DPRD Pati Gandeng Kejari Lewat Penandatanganan MOU

    Perkuat Tata Kelola, DPRD Pati Gandeng Kejari Lewat Penandatanganan MOU

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.611
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati. Langkah ini ditempuh guna memperkokoh tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan akuntabel. Penandatanganan Nota Kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MOU) tersebut berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati, Jumat (17/4). Ketua DPRD Kabupaten Pati, […]

  • Polres Jepara Latihan Pengamanan Jelang Pilpet 2022

    Polres Jepara Latihan Pengamanan Jelang Pilpet 2022

    • calendar_month Kam, 13 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Polres Jepara menggelar latihan pengendalian massa  Kesiapan pengamanan dilakukan oleh Polres Jepara dalam menghadapi pemilihan petinggi (pilpet) pada bulan November 2022. Latihan yang dilakukan adalah pengendalian massa JEPARA – Kapolres Jepara AKBP Warsono, SH., SIK., MH, melalui Kasat Samapta AKP M Syaifuddin, SH., MH yang memimpin kegiatan latihan menjelaskan, bahwa latihan ini digelar sebagai langkah dalam […]

  • Kelakuan Kita Bisa Kerdilkan Kebesaran Islam

    Kelakuan Kita Bisa Kerdilkan Kebesaran Islam

    • calendar_month Rab, 31 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Fenomena pengkafiran terhadap sesama muslim, belakangan memang merebak. Hal ini berbeda jauh dengan cara dakwah para pendahulu. Orang dahulu sangat terbuka dan toleran. Dilihat dari jumlahnya, Islam sangat besar, akan tetapi dengan cara dikafir-kafirkan, justru akan mengurangi. Hal itu diungkapkan KH. Abdul Ghofur Maimoen dalam acara Ngaji Budaya Suluk Maleman, Sabtu […]

  • Filter Inlet Outlet Bikin Irigasi Persawahan Jadi Sehat

    Filter Inlet Outlet Bikin Irigasi Persawahan Jadi Sehat

    • calendar_month Kam, 12 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Teknologi penyaringan air sebelum dan sesudah masuk area persawahan, dinilai sangat diperlukan. Hal ini mengingat air yang berasal dari sungai maupun sawah yang digunakan untuk irigasi, dimungkinkan mengandung kontaminan logam berat maupun residu pestisida, tentu dampaknya adalah kesehatan manusia. “Hasil penelitian yang kami lakukan, menunjukkan bahwa penggunaan pestisida di lahan pertanian dapat mengakibatkan akumulasi residu […]

  • Gerakan Hijau, Duet TNI dan Masyarakat Tanam 1000 Pohon Matoa

    Gerakan Hijau, Duet TNI dan Masyarakat Tanam 1000 Pohon Matoa

    • calendar_month Sen, 26 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Ratusan anggota TNI, masyarakat peduli lingkungan, dan siswa menanam 1000 bibit pohon matoa di bukit pandang, Desa Durensawit, Kayen, Sabtu (24/2/18). Lingkar Muria, PATI – Ratusan anggota Koramil 04/Kayen bersama dengan siswi se Kecamatan Kayen dan komunitas pecinta alam Kayen dan Juwana peduli lingkungan. Mereka melaksanakan go green dengan penanaman 1000 pohon matoa di wisata […]

expand_less