Breaking News
light_mode

Macan Kurung, Ikon Penting Seni Ukir Jepara yang Mendunia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 18 Jul 2018
  • visibility 181
SUMBER : DISKOMINFO JEPARA

JEPARA
– Selain terkenal dengan sebutan Bumi Kartini, Jepara juga masyur dengan
sebutan kota ukir. Namun ada yang paling ikonik. Adalah seni ukir “Macan Kurung”,
seni ukir tersebut sudah mendunia dan menjadi ciri khas yang melekat dengan
kota di pesisir utara Jawa Tengah itu.
Jepara
sendiri memperoleh predikat kota ukir sekitar tahun 1960, Kabupaten Jepara saat
itu mulai moncer dengan kerajinan ukir hingga pada tahun 90an. Tak terhitung jumlah
banyaknya hasil dari karya seni dari Jepara ini. Namun, satu hasil karya seni
ukir yang hingga saat ini masih menjadi magnet kenunikan Kabupaten ini yaitu
“Macan kurung”. Karya seni berbentuk tiga dimensi, dengan seeokor macan sebagai
ikon yang hidup didalam kurungan ini, terbuat dari sepotong kayu bulat utuh
tanpa dibelah dan sambungan. Dikalangan perajin karya seni ukir ini adalah
sebuah gambaran pengendalian nafsu.
Dikenalkan kepada IPB
“Macan
kurung merefleksikan nilai-nilai kesabaran dalam kehidupan manusia,” ujar Bupati
Jepara Ahmad Marzuqi, saat memperkenalkan “Macan Kurung” kepada civitas
akademika Institut Pertanian Bogor (IPB), di Peringgitan Pendapa RA Kartini
Jepara, usai acara penerimaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) IPB
tahun 2018, Kamis (12/7).
Selain
seekor macan, didalam kurungan itu terdapat pula sebuah bola yang dapat
menggelinding dan terdapat pula sebuah rantai pengikat macan. Pada bagian atas
kurungan sering diberi berbagai bentuk hiasan. Selanjutnya, pada seputar macan
dan bola terdapat bentuk-bentuk batang silinder atau jeruji dalam ukuran yang
sama membentuk sebuah sangkar.
Disamping
memperkenalkan “Macan Kurung”, civitas akademika IPB juga dikenalkan pada seni
ukir relief Jepara, kemudian melihat kamar pingit Ibu Kartini, dan sekolah tampat
RA Kartini merintisan pendidikan bagi rakyat biasa kala itu. (Dsikominfo Jepara/has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berawal dari Hobi, Bisnis Kuliner Ditekuni

    Berawal dari Hobi, Bisnis Kuliner Ditekuni

    • calendar_month Sab, 2 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Nila Fadhillah Hobi memang menyenangkan. Dari hobi juga bisa mendatangkan segalanya, jalan hidup, termasuk juga keuntungan. Nila Fadhillah membuktikan itu, hobinya membawakan keberkahan. Perempuan kelahiran Jepara, 14 Mei 1997 ini, sekarang bergelut di usaha catering yang ia kelola bersama kakak perempuannya. ”Awalnya dulu saya disuruh bantu-bantu ibu masak. Lama-kelamaan jadi suka, setelah itu saya kerap […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati Apresiasi Program GSMS, Harap Lestarikan Kesenian Daerah

    Wakil Ketua DPRD Pati Apresiasi Program GSMS, Harap Lestarikan Kesenian Daerah

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 220
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, memberikan apresiasi terhadap program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) yang baru saja selesai digelar di Kabupaten Pati. Ia berharap kegiatan pembelajaran sekaligus pentas seni ini dapat menjadi wadah untuk melestarikan kesenian daerah dan menjadi ajang pembelajaran karakter dan budaya. “Saya sangat mengapresiasi program GSMS ini. Ini adalah langkah […]

  • DPRD Pati H. Kamari Ungkap Prospek Pertanian Tebu dan Peran Petani Milenial

    DPRD Pati H. Kamari Ungkap Prospek Pertanian Tebu dan Peran Petani Milenial

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 224
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, H. Kamari, meyakini bahwa sektor pertanian tebu di Indonesia masih menyimpan potensi besar dan prospektif. Hal ini disampaikannya dalam sebuah pernyataan terkait perkembangan industri gula di Indonesia. “Tebu sangat prospektif karena kebutuhan gula di Indonesia masih kurang. Ini berarti peluang besar terbuka untuk pengembangan tanaman tebu,” ujar Kamari. “Namun, tantangannya […]

  • Ketika DPRD Pati Kecolongan Ada Lahan Produktif jadi Kawasan Industri

    Ketika DPRD Pati Kecolongan Ada Lahan Produktif jadi Kawasan Industri

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 209
    • 0Komentar

      Anggota DPRD Pati Teguh Bandang Waluyo Lahan produktif seluas 1.036 hektare di Kecamatan Trangkil yang diperuntukkan sebagai kawasan peruntukan industri (KPI) mengagetkan anggota DPRD Pati. Hal ini mencuat di tengah wacana pembangunan pabrik besar di Kecamatan Trangkil itu. PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati merasa kecolongan, sebab adanya kawasan peruntukan industri (KPI) seluas seribu […]

  • Akhiri Pekan dengan Jalan Kaki, Bupati Kudus Sapa Petani di Desa Pasuruhan

    Akhiri Pekan dengan Jalan Kaki, Bupati Kudus Sapa Petani di Desa Pasuruhan

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 162
    • 0Komentar

      KUDUS – Mengisi akhir pekan dengan kegiatan yang sehat sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memilih untuk berjalan kaki menyusuri area persawahan di Desa Pasuruhan, Sabtu (3/5/2025). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sam’ani tampak santai namun penuh kehangatan saat berinteraksi langsung dengan para petani yang tengah bersiap menghadapi musim tanam padi. Ia […]

  • Imbang 0-0 Melawan Nusantara United, Persipa Pati Targetkan Lolos dari Zona Degradasi di Pertandingan Terakhir 

    Imbang 0-0 Melawan Nusantara United, Persipa Pati Targetkan Lolos dari Zona Degradasi di Pertandingan Terakhir 

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.639
    • 0Komentar

    PATI – Pertandingan lanjutan Liga Nusantara Grup A antara Persipa Pati dan Nusantara United FC yang digelar di Stadion Moch Soebroto Magelang pada Selasa malam (20/01/2026) pukul 19.00 WIB berakhir dengan skor tanpa gol, 0-0. Hasil ini membuat pelatih Persipa Pati, Nazal Mustofa, kurang puas. Menurutnya, tim sebenarnya menargetkan poin penuh namun banyak kesalahan yang […]

expand_less