Breaking News
light_mode

Tiga SMP di Pati Ini Sabet Penghargaan Adiwiyata Nasional

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 16 Nov 2018
  • visibility 287

PATI – Prestasi membanggakan datang lagi dari Bumi Mina Tani. Tiga sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Pati
berhasil menyabet penghargaan sebagai sekolah adiwiyata tingkat nasional. Hal itu diungkapkan Kasi
Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup M. Ihsan, yang sekaligus menjadi
pembina sekolah adiwiyata di Kabupaten Pati.
Ketiga sekolah tersebut adalah SMPN
1 Wedarijaksa, SMPN 5 Pati, dan SMPN 1 Batangan. Selain ketiga sekolah menengah
pertama yang meraih predikat adiwiyata nasional, salah satu sekolah menengah
kejuruan di Kabupaten Pati juga menyabet penghargaan sebagai sekolah adiwiyata
mandiri. Yaitu SMK Tunas Harapan.
Seperti diketahui, tingkatan
penghargaan sebagai sekolah adiwiyata dimulai dari tingkatan, kabupaten,
provinsi, nasional, mandiri, dan internasional. Untuk adiwiyata mandiri SMK
Tunas Harapan menjadi sekolah kedua di Kabupaten Pati.
Keberhasilan beberapa sekolah
tersebut dalam menyabet penghargaan sekolah dengan kepedulian terhadap
lingkungan, karena memiliki beberapa keunggulan. ”Masing-masing sekolah
tersebut memiliki keunngulan dalam kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar,”
kata Ihsan.
Keunggulan itu seperti di SMP N 5
Pati, tim verifikator kepincut dengan komitmen pihak sekolah yang membuat
lingkungan sekolahnya tetap hijau dan asri meskipun lahannya terbatas serta
dengan pemanfaatan barang daur ulang yang baik, di SMPN 1 Wedarijaksa, konsep
pengelolaan kantin sehat yang menjadi nilai lebih sehingga tim penilai memilih
SMPN 1 Wedarijaksa.
Sementara di SMPN 1 Batangan,
keunggulannya terletak pada komitmen sekolah yang mampu mempertahankan
penghijauan. Meskipun kondisi air di daerah yang berbatasan dengan Kabupaten
Rembang itu sangat sulit masalah air.
Sofia Bardina, kepala SMPN 5 Pati
yang menjadi salah satu sekolah menengah pertama penyabet penghargaan adiwiyata
nasional ini mengaku senang dan hal itu menjadi sebuah kebanggan.
Penghargaan ini sekaligus menjawab
keraguan banyak orang. Dimana banyak yang menganggap SMPN 5 Pati ini akan sulit
menjadi sekolah adiwiyata karena lahannya sudah sempit dan terbatas.
”Namun dengan segala daya kreativitas
dari semua pihak di sekolah, tantangan itu akhirnya mampu kami jawab dengan
penghargaan sebagai sekolah adiwiyata tingkat nasional ini,” papar Sofia.
Lebih lanjut, Sofia berharap kepada
semua warga sekolah, mampu terus menjaga lingkungan, dan bisa meningkat lagi
dari adiwiyata nasional menuju adiwiyata mandiri. (yan)
  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Berhasil Meringkus Lima Anggota Geng Pasukan Katak Beracun di Pati

    Polisi Berhasil Meringkus Lima Anggota Geng Pasukan Katak Beracun di Pati

    • calendar_month Kam, 7 Des 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 832
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati berhasil menangkap lima anggota geng yang menyebut diri mereka Pasukan Katak Beracun. Mereka ditahan karena melakukan tindakan kriminal dengan berkeliaran menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata tajam. “Razia dilakukan malam hari untuk mengatasi pemuda yang sering berkeliaran dengan senjata tajam. Kami bersama Polsek jajaran melaksanakan razia dan juga menangkap pelaku yang […]

  • Tahapan Kampanye Pilkada, Wakil Ketua DPRD Pati Bambang Susilo Ingatkan Penyelenggara Tak Gagap di Lapangan

    Tahapan Kampanye Pilkada, Wakil Ketua DPRD Pati Bambang Susilo Ingatkan Penyelenggara Tak Gagap di Lapangan

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 276
    • 0Komentar

    PATI – Masa kampanye Pilkada serentak untuk Bupati Pati dan Gubernur Jawa Tengah telah dimulai. Sejumlah partai politik dan calon telah bergerak untuk menarik simpati masyarakat. Wakil Ketua DPRD Pati, Bambang Susilo, mengingatkan seluruh panitia penyelenggara Pilkada, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa, untuk bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) dan mengutamakan […]

  • Gus Yusuf Tepis Isu Maju Pilgub 2018

    Gus Yusuf Tepis Isu Maju Pilgub 2018

    • calendar_month Sel, 9 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Pilih Fokus Dakwah Lingkar Muria, MAGELANG – Santer beredar kabar, pengasuh Pondok pesantren Asrama Pendidikan Islam (API) Tegalrejo Magelang, KH Yusuf Chudori (Gus Yusuf) bakal maju dalam Pilgub 2018. Namun, Gus Yusuf membantahnya. Kiai nyentrik ini lebih memilih meneruskan berdakwah dan mengasuh pondok pesantren. Kabar ini didapat dari salah satu orang terdekat Gus Yusuf. Dia adalah Kiai […]

  • Komisi IX DPR RI Dorong Perguruan Tinggi Aktif Gerakkan Germas di Daerah, Libatkan Peran Mahasiswa

    Komisi IX DPR RI Dorong Perguruan Tinggi Aktif Gerakkan Germas di Daerah, Libatkan Peran Mahasiswa

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.374
    • 0Komentar

    REMBANG – Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mengajak seluruh perguruan tinggi untuk berperan aktif dalam mengampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) hingga ke tingkat daerah. Dorongan ini ditegaskan sekaligus ditandai dengan penandatanganan komitmen pelaksanaan program Germas yang berlangsung di Hotel Pollos, Rembang, pada Minggu (24/5). Anggota Komisi IX DPR RI, Edy […]

  • Tangkal Hoaks, Begini Caranya

    Tangkal Hoaks, Begini Caranya

    • calendar_month Jum, 30 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 198
    • 0Komentar

    SUMBER : BINTANG.COM Lingkar Muria, PATI – Komisi Penyiaran Daerah Indonesia (KPID) Jawa Tengah, mendorong masyarakat untuk menjadi konsumen media yang cerdas dan kritis. Hal itu lantaran banyaknya siaran media yang kurang mendidik. Terlebih banyaknya informasi yang hoaks atau tidak benar. Demikian dikemukakan komisioner KPID Jawa Tengah Tazkiyyatul Muthmainnah, dalam kegiatan literasi media di ruang […]

  • Gubernur Ganjar Borong Produk UMKM Disabilitas

    Gubernur Ganjar Borong Produk UMKM Disabilitas

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melihat produk UMKM kelompok disabilitas di Kebumen. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo lagi-lagi menunjukkan keberpihakan pada sektor UMKM. Hal itu terlihat saat seorang pelaku UMKM dari kelompok disabilitas hendak memberinya kaos dan barang-barang lain secara cuma-cuma, Ganjar menolak dan bersikukuh untuk membelinya.  KEBUMEN – Senyum Awaludin merekah dan matanya berbinar […]

expand_less