Breaking News
light_mode

Temuan Bangunan di Dukuh Cacah Bukan Makam Mbah Gamirah, Balai Arkeologi : Itu Bangunan Belanda

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 16 Nov 2018
  • visibility 243
Tim dari Balai Arkeologi Yogyakarta sedang mengamati beberapa temuan di lokasi punden Dukuh Cacah Desa Sukoharjo Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati

PATI – Setelah melakukan observasi selama dua hari,
Balai Arkeologi Yogyakarta menyimpulkan, temuan warga berupa struktur bangunan
di Dukuh Cacah Desa Sukoharjo merupakan sebuah bangunan peninggalan kolonial
Belanda. Bukan makam seperti yang diduga banyak pihak.
Sebelumnya penemuan struktur
bangunan tersebut, diduga warga setempat sebagai makam kuno dari seorang tokoh
setempat bernama Mbah Gamirah. Ketua Tim Observasi dari Balai Arkeologi
Yogyakarta, Masyhudi mengungkapkan beberapa fakta yang menguatkan bahwa
bangunan tersebut adalah peninggalan Belanda.
Pertama, kata Masyhudi, pihaknya berpedoman dengan susunan batu bata tersebut ada plester dengan spesi. ”Adanya plester
spesi itu identik dengan bangunan-bangunan masa Belanda. Ukurannya juga relatif
bangunan baru. Kalau makam kuno memang tidak,” papar Masyhudi. 
Kedua, adanya temuan-temuan pecahan
keramik di sekitar lokasi temuan struktur bangunan tersebut. Pecahan keramik
itu dilihat sepintas juga identik dengan masa kolonialisme dulu.
Mengenai bangunan apa, pihak dari
Balai Arkeologi belum mengetahui secara pasti. Sebab data-data pendukung
lainnya semisal literatur berupa buku-buku kuno tidak ada. Selain itu struktur
bangunannya juga sudah tidak berbentuk secara pasti.
”Kalau dari kami hasil observasinya
memang begitu. Mungkin untuk lebih jelas melihat itu sebagai bangunan apa bisa
meminta bantuan ke Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah untuk
direkonstruksi,” imbuhnya.
Berbincang Bersama Sesepuh
Selain meneliti bangunan tersebut,
tim dari Balai Arkeolgi juga menyempatkan berdialog dengan warga setempat untuk
mengetahui cerita tutur mengenai tempat tersebut.
Lebih lanjut, tim dari Balai
Arkeologi menilai bangunan tersebut ada kaitannya dengan adanya sendang yang
berada di sebelahnya. ”Mata air dahulu menjadi sangat penting. Oleh karena itu
pemerintah kolonial Belanda mungkin saja membuat sebuah bangunan untuk
menunjang keberadaan mata air tersebut. Apalagi di zaman Belanda dulu Pati
menjadi salah satu kota penting karena sebagai karesidenan. Mungkin nilai
sejarahnya di sana yang penting,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa
Sukoharjo mengaku akan menyampaikan hasil observasi dari tim ahli ini
secepatnya kepada warga. Hasil observasi itu direncanakan akan disampaikan
tidak hanya lisan akan tetapi tertulis.
Mengingat sebelumnya warga sekitar
sudah sangat meyakini temuan bangunan itu sebagai makam kuno. ”Supaya
masyarakat tidak simpang siur. Kami nanti akan mengumpulkan tokoh-tokoh desa
dan menyampaikan hasil dari tim ahli ini,” paparnya.
Selain itu, kepala desa
menyampaikan, meskipun hasil observasinya tidak sesuai dengan dugaan
masyarakat, pihaknya tetap mengharap masyarakat menghormati daerah sekitar
bangunan tersebut. Sebab sudah menjadi tradisi dan kepercayaan masyarakat sejak
dulu, jika tempat sesepuh desa, yang diperingati setahun sekali dalam tradisi
sedekah bumi. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Ada Tanda Kekerasan: ABK KM. Kuro Kuro Diduga Tewas Akibat Kecelakaan

    Tidak Ada Tanda Kekerasan: ABK KM. Kuro Kuro Diduga Tewas Akibat Kecelakaan

    • calendar_month Sel, 25 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 311
    • 0Komentar

    PATI – Tragedi menimpa Febrian Pamungkas (25), seorang anak buah kapal (ABK) KM. Kuro Kuro. Ia ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dan tenggelam di alur Sungai Silugonggo, Juwana, Pati, Senin (24/03/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Kejadian bermula saat KM. Kuro Kuro menarik KM. Puji Jaya Poler (GT. 29) dari dok perbaikan sekitar pukul 18.45 WIB. […]

  • Anggota DPRD Pati Turut Hadir dalam Aksi Damai, Serukan Kondusivitas Daerah

    Anggota DPRD Pati Turut Hadir dalam Aksi Damai, Serukan Kondusivitas Daerah

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 292
    • 0Komentar

    PATI – Sejumlah elemen masyarakat Pati menggelar aksi damai dengan doa bersama di halaman Pendopo Kabupaten Pati, Minggu (31/8/2025) malam. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa, aparat kepolisian, TNI, pengemudi ojek online (ojol), serta warga Pati. Anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan, juga turut hadir dalam acara tersebut. Doa bersama ini diadakan sebagai respons terhadap gejolak massa […]

  • DPRD Pati Ingatkan Potensi Banjir Akibat Buang Sampah di Sungai

    DPRD Pati Ingatkan Potensi Banjir Akibat Buang Sampah di Sungai

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 314
    • 0Komentar

    PATI – Warsiti, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengingatkan masyarakat akan potensi banjir akibat kebiasaan membuang sampah di sungai. Hal ini disampaikan menyusul maraknya warga yang memanfaatkan sungai sebagai tempat pembuangan sampah rumah tangga saat musim kemarau. “Tidak adanya air di sungai saat musim kemarau ini seringkali dimanfaatkan oleh warga sebagai tempat […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Tingkatkan Kesiapan Hadapi Kemarau Ekstrem Dipicu El Nino Godzilla

    DPRD Pati Minta Pemkab Tingkatkan Kesiapan Hadapi Kemarau Ekstrem Dipicu El Nino Godzilla

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.492
    • 0Komentar

    PATI – Menyikapi prediksi musim kemarau yang diperkirakan lebih panjang dan kering pada tahun 2026 akibat fenomena El Nino Godzilla, DPRD Kabupaten Pati meminta Pemerintah Kabupaten Pati menyiapkan langkah antisipasi secara lebih matang dan maksimal. Hal ini disampaikan menyusui informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati yang menyatakan kondisi musim kemarau tahun ini diproyeksikan […]

  • Nawal Arafah Ajak Perempuan Miliki Growth Mindset untuk Bangun Peradaban

    Nawal Arafah Ajak Perempuan Miliki Growth Mindset untuk Bangun Peradaban

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 271
    • 0Komentar

    KUDUS – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Nawal Arafah Yasin, menekankan peran penting perempuan dalam pendidikan karakter anak di tengah tantangan dunia digital yang kompleks. Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber Kajian Wanita bertema “Perempuan Sholihah Sebagai Fondasi Karakter dan Madrasah Peradaban” di Gedung Madrasah TBS, Kabupaten Kudus, […]

  • Jelang Lebaran, Duafa Lansia di Pelosok Pati-Jepara Dapat THR

    Jelang Lebaran, Duafa Lansia di Pelosok Pati-Jepara Dapat THR

    • calendar_month Rab, 6 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 265
    • 0Komentar

    PATI – Beruntungnya kaum duafa lansia di pelosok Pati dan Jepara. Meskipun mereka jauh dari pusat kota, menjelang lebaran mereka mendapat berkah berupa pemberian paket sembako beserta uang tunai. Adalah Komunitas Sedekah Lancar Selawase (Selawe) yang mengisiasi kegiatan bagi-bagi THR ini. Pembagian bingkisan ini dilakukan di beberapa desa di daerah Kecamatan Cluwak, Keling, hingga Trangkil. […]

expand_less