Breaking News
light_mode

Temuan Bangunan di Dukuh Cacah Bukan Makam Mbah Gamirah, Balai Arkeologi : Itu Bangunan Belanda

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 16 Nov 2018
  • visibility 162
Tim dari Balai Arkeologi Yogyakarta sedang mengamati beberapa temuan di lokasi punden Dukuh Cacah Desa Sukoharjo Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati

PATI – Setelah melakukan observasi selama dua hari,
Balai Arkeologi Yogyakarta menyimpulkan, temuan warga berupa struktur bangunan
di Dukuh Cacah Desa Sukoharjo merupakan sebuah bangunan peninggalan kolonial
Belanda. Bukan makam seperti yang diduga banyak pihak.
Sebelumnya penemuan struktur
bangunan tersebut, diduga warga setempat sebagai makam kuno dari seorang tokoh
setempat bernama Mbah Gamirah. Ketua Tim Observasi dari Balai Arkeologi
Yogyakarta, Masyhudi mengungkapkan beberapa fakta yang menguatkan bahwa
bangunan tersebut adalah peninggalan Belanda.
Pertama, kata Masyhudi, pihaknya berpedoman dengan susunan batu bata tersebut ada plester dengan spesi. ”Adanya plester
spesi itu identik dengan bangunan-bangunan masa Belanda. Ukurannya juga relatif
bangunan baru. Kalau makam kuno memang tidak,” papar Masyhudi. 
Kedua, adanya temuan-temuan pecahan
keramik di sekitar lokasi temuan struktur bangunan tersebut. Pecahan keramik
itu dilihat sepintas juga identik dengan masa kolonialisme dulu.
Mengenai bangunan apa, pihak dari
Balai Arkeologi belum mengetahui secara pasti. Sebab data-data pendukung
lainnya semisal literatur berupa buku-buku kuno tidak ada. Selain itu struktur
bangunannya juga sudah tidak berbentuk secara pasti.
”Kalau dari kami hasil observasinya
memang begitu. Mungkin untuk lebih jelas melihat itu sebagai bangunan apa bisa
meminta bantuan ke Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah untuk
direkonstruksi,” imbuhnya.
Berbincang Bersama Sesepuh
Selain meneliti bangunan tersebut,
tim dari Balai Arkeolgi juga menyempatkan berdialog dengan warga setempat untuk
mengetahui cerita tutur mengenai tempat tersebut.
Lebih lanjut, tim dari Balai
Arkeologi menilai bangunan tersebut ada kaitannya dengan adanya sendang yang
berada di sebelahnya. ”Mata air dahulu menjadi sangat penting. Oleh karena itu
pemerintah kolonial Belanda mungkin saja membuat sebuah bangunan untuk
menunjang keberadaan mata air tersebut. Apalagi di zaman Belanda dulu Pati
menjadi salah satu kota penting karena sebagai karesidenan. Mungkin nilai
sejarahnya di sana yang penting,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa
Sukoharjo mengaku akan menyampaikan hasil observasi dari tim ahli ini
secepatnya kepada warga. Hasil observasi itu direncanakan akan disampaikan
tidak hanya lisan akan tetapi tertulis.
Mengingat sebelumnya warga sekitar
sudah sangat meyakini temuan bangunan itu sebagai makam kuno. ”Supaya
masyarakat tidak simpang siur. Kami nanti akan mengumpulkan tokoh-tokoh desa
dan menyampaikan hasil dari tim ahli ini,” paparnya.
Selain itu, kepala desa
menyampaikan, meskipun hasil observasinya tidak sesuai dengan dugaan
masyarakat, pihaknya tetap mengharap masyarakat menghormati daerah sekitar
bangunan tersebut. Sebab sudah menjadi tradisi dan kepercayaan masyarakat sejak
dulu, jika tempat sesepuh desa, yang diperingati setahun sekali dalam tradisi
sedekah bumi. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persijap Jepara Telan Kekalahan Pahit di Kandang Sendiri

    Persijap Jepara Telan Kekalahan Pahit di Kandang Sendiri

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 173
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara harus menelan pil pahit setelah gagal meraih poin penuh di kandang sendiri dalam laga pekan ke-6 BRI Super League 2025/26. Bermain di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (21/9), Laskar Kalinyamat menyerah dengan skor 1-2 dari Persita Tangerang. Sempat unggul melalui gol Carlos Franca di menit ke-9, Persijap justru kehilangan momentum […]

  • Usai Libur Lebaran Bupati Kudus Sam’ani Singgung Kedisiplinan Pegawai

    Usai Libur Lebaran Bupati Kudus Sam’ani Singgung Kedisiplinan Pegawai

    • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 189
    • 0Komentar

      KUDUS – Dalam apel perdana pasca libur Lebaran, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menekankan pentingnya pelayanan maksimal bagi masyarakat. Hal ini disampaikannya saat memimpin apel di Halaman Pendapa Kabupaten Kudus pada Selasa (8/4/2025). Sam’ani mengungkapkan bahwa berbagai keluhan masyarakat yang masuk melalui kanal Wadul K1 dan K2 umumnya berkaitan dengan jalan berlubang, lampu penerangan jalan […]

  • Persijap Jepara Harus Rela Kehilangan Poin di Kandang Sendiri Kontra Persik Kediri

    Persijap Jepara Harus Rela Kehilangan Poin di Kandang Sendiri Kontra Persik Kediri

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 252
    • 0Komentar

    JEPARA – Stadion Gelora Bumi Kartini menjadi saksi bisu kekalahan Persijap Jepara atas Persik Kediri dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ketujuh. Pertandingan yang digelar pada Sabtu (27/9/2025) malam itu berakhir dengan skor 0-2 untuk keunggulan tim tamu. Dua gol dari Jose Enrique di menit ke-17 dan Williams Lago di menit ke-89 memastikan tiga […]

  • Buku Perjalanan Pengawas Pemilu Kemajuan Literasi Demokrasi di Pati

    Buku Perjalanan Pengawas Pemilu Kemajuan Literasi Demokrasi di Pati

    • calendar_month Rab, 14 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Kegiatan bedah buku terbitan Bawaslu Pati, Rabu (14/12/2022) Peluncuran buku garapan Bawaslu Pati yang berjudul “Realitas Peristiwa Pengawas Pemilu” panen apresiasi. Kehadiran buku ini menjadi kemajuan literasi demokrasi bagi masyarakat. PATI – Aula Kantor Kecamatan Pati Kota menjadi tempat bedah buku bertajuk “Realitas Peristiwa Pengawas Pemilu”. Buku itu merekam jejak perjalanan pengawas pemilu sejak tahun […]

  • Tekun Berlari Ingin Jadi Polisi

    Tekun Berlari Ingin Jadi Polisi

    • calendar_month Kam, 11 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Adinda Resta PP Kini Mendulang banyak Prestasi  Adinda/DOKUMEN PRIBADI Lari tak semata hobi. Juga bukan hanya mengejar prestasi. Itulah yang terbersit dari Adinda Resta Putri Pratiwi, pelari muda kebanggaan Kota Nasi Gandul ini gemar berlari sebab selain hobi, dan prestasi, juga menjadi ajang latihan untuk memuluskan cita-citanya menjadi polisi. Perempuan kelahiran Pati, 30 Juni 2001 […]

  • Relawan DGP8 Pati Lakukan Aksi Sosial, Bagikan Nasi Bungkus untuk Menangkan Ganjar-Mahfud

    Relawan DGP8 Pati Lakukan Aksi Sosial, Bagikan Nasi Bungkus untuk Menangkan Ganjar-Mahfud

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Pati – Relawan Ganjar-Mahfud, Dukung Ganjar Pranowo Presiden ke-8 (DGP8) Pati (DGP8) Pati melaksanakan aksi sosial dengan membagikan ratusan nasi bungkus kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Juwana pada Jumat (9/2/2024). Dalam acara tersebut, puluhan relawan DGP8 membagikan sekitar 300 nasi bungkus di Alun-Alun Kecamatan Juwana. Selain membagikan nasi bungkus, para relawan juga memberikan atribut seperti […]

expand_less