Breaking News
light_mode

Terinspirasi Daun Jati Guru SMK Cordova Pati Menangi Sayembara Logo IAI Khozinatul Ulum Blora

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 23 Jan 2023
  • visibility 320
Zuli Rizal

Inspirasi dari daun jati berhasil mengantarkan Zuli Rizal, seorang guru SMK Cordova Margoyoso Pati meraih juara sayembara logo Institut Agama Islam (IAI) Khozinatul Ulum Blora. Zuli berhasil memadukan lokalitas Blora dengan nilai-nilai keislaman dengan apik.

PATI – Zuli Rizal bersyukur dan sangat puas, karyanya berhasil terpilih menjadi logo resmi kampus Islam asal Kota Blora itu. Pria berkacamata asal Kajen, Kecamatan Margoyoso, tersebut berhasil mengungguli sekira 160 peserta sayembara lainnya yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.  

Untuk diketahui, sayembara ini digelar secara daring oleh IAI Khozinatul Ulum untuk merespons perubahan status lembaga dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) menjadi Institut Agama Islam (IAI). Perubahan status kelembagaan itu ditetapkan oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas pada 7 Desember 2022. 

Pria yang berprofesi sebagai guru kejuruan Desain Komunikasi Visual (DKV) di SMK Cordova ini mengaku tak menyangka logo ciptaannya terpilih.

“Sebab awalnya saya ikut berpartisipasi dalam sayembara hanya karena ingin memompa semangat anak didik saya di sekolah. Agar mereka berani berkarya,” kata Zuli.

Pada 16 Januari 2023, kata Zuli, ada pemberitahuan dari panitia lewat akun Instagram @iaikhhu_blora bahwa dia masuk 3 besar nominator pemenang sayembara. Selanjutnya panitia mengunggah logo karya ketiga nominator untuk diuji-publik dengan tujuan menjaring saran dan komentar dari masyarakat luas. 

Respon Positif 

Zuli tak menyangka karyanya mendapat banyak tanda suka (like) dan respons positif. Logo karyanya yang diunggah di Instagram IAI Khozinatul Ulum mendapat lebih dari 800 like.

Di kolom komentar, banyak yang merespons bahwa logo yang dibuat zuli kuat secara filosofis dengan perpaduan unsur modernitas dan keislaman yang tampak apik. 

Filosofi logo


Daun Jati

Zuli menjelaskan, filosofi yang ia angkat adalah bentuk utama dari logo yang membentuk sehelai daun jati sebagai flora ikonik khas Kabupaten Blora.

“Sehelai daun ini sebagai simbol jati diri dari sebuah lembaga yang kuat memegang prinsip untuk terus eksis dan berkelanjutan mencetak generasi yang terbaik untuk umat manusia, yakni manusia yang bermanfaat bagi semesta seisinya,” jelas Zuli.

Dia menambahkan, unsur keislaman dalam logo buatannya disimbolkan dari khat tulisan Arab bergaya kufi yang  berbunyi “khozinah”.

Kata itu berarti “penyimpanan” sebagai simbol tempat atau wadah bagai para pencari ilmu untuk berproses menjadi manusia mulia layaknya mutiara yang digambarkan dalam bentuk lingkaran di atasnya.

Logo buatan Zuli juga mengandung siluet pena emas dan tiga garis yang mengiringi lingkaran sebagai simbol modernitas dan teknologi yang harus direspons dengan bijak untuk dimanfaatkan secara baik dan mampu mengantarkan generasi yang mampu beradaptasi di setiap zaman. 

“Selanjutnya adalah simbol buku atau kitab terbuka di bawah. Simbol ini menandakan inklusivitas dan open minded. Kemudian ada kubah di atas sebagai simbol segenap civitas IAI Khozinatul Ulum yang mampu melangkah dalam satu tujuan dan mencapai visi bersama,” papar Zuli.

Dia mengatakan, Masyayikh Khozinatul Ulum menghendaki agar di bawah logo ditambahkan Qur’an Surah Ali Imron Ayat 110.

Ayat tersebut berbunyi “Kuntum khaira ummatin ukhrijat lin-nāsi” yang berarti “Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia”.

Logo ini sudah diresmikan secara daring dan dapat diunduh di https//s.id/logoiaikhozin untuk dapat digunakan sebagai identitas baru IAI Khozinatul Ulum. (mif)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Depresi Nenek Gantung Diri, Sehari Dua Kejadian Gantung Diri

    Depresi Nenek Gantung Diri, Sehari Dua Kejadian Gantung Diri

    • calendar_month Kam, 8 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 310
    • 0Komentar

      TUNJUKKAN BARANG BUKTI : Petugas saat melakukan olah TKP gantung diri warga RT 4 RW 1 Desa Keben, Tambakromo pagi kemarin Rabu (7/3/18). Lingkar Muria, PATI – Seorang nenek mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Korban itu bernama Sutri, 80. Dia diduga mengalami depresi. Warga RT 4 RW 1 Desa Keben, Tambakromo ini depresi […]

  • Santunan Difabel, Yatim, dan Dhuafa dalam Gebyar PKH

    Santunan Difabel, Yatim, dan Dhuafa dalam Gebyar PKH

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Plt Bupati Kudus Hartopo  KUDUS – Gebyar Program Keluarga Harapan (PKH) membawa kegembiraan. Setidaknya bagi para dhuafa, anak yatim dan penyandang disabilitas. Mereka mendapat santunan yang diserahkan langsung oleh Plt Bupati Kudus Hartopo di Lapangan Merdeka Desa Klaling, Jekulo. Minggu (26/01/2020). Sebanyak 40 Dhuafa, 27 anak yatim dan 5 penyandang disabilitas menerima bantuan sosial dari […]

  • DPRD Pati Dukung Penuh TMMD Sengkuyung Tahap IV untuk Percepatan Pembangunan Desa

    DPRD Pati Dukung Penuh TMMD Sengkuyung Tahap IV untuk Percepatan Pembangunan Desa

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 321
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Siti Maudlu’ah, SE, turut hadir dalam upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap IV yang berlangsung di Lapangan Desa Porangparing, Kecamatan Sukolilo, pada Rabu (8/10/2025). Kehadiran perwakilan DPRD ini menunjukkan dukungan penuh terhadap program yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Siti Maudlu’ah, politisi dari Fraksi Partai Demokrat, […]

  • Semangat Merdeka dari Desa Penghasil Pemain Bola

    Semangat Merdeka dari Desa Penghasil Pemain Bola

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 305
    • 0Komentar

      Suasana lapangan sepakbola Desa Trangkil, Pati saat Agustusan 2021. Desa/Kecamatan Trangkil di Kabupaten Pati dikenal luas sebagai desa penghasil pemain bola. Dari masa ke masa selalu lahir pemain sepakbola yang meramaikan geliat sepakbola nasional. Di bulan Kemerdekaan ini, lapangan yang menjadi tempat berlatih dihias 76 bendera merah putih. Sebagai semangat untuk bekerja keras menjadi […]

  • HMI dan KAHMI Pati Adakan Nobar Film ‘Lafran’ untuk Mengenang Perjuangan Pendiri HMI

    HMI dan KAHMI Pati Adakan Nobar Film ‘Lafran’ untuk Mengenang Perjuangan Pendiri HMI

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 337
    • 0Komentar

    PATI – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) beserta Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Pati mengadakan acara nonton bareng atau nobar film “Lafran” di Bioskop New Star Cineplex Ultima Pati pada Minggu (23/6/2024). Film tersebut mengisahkan tentang Lafran Pane, sosok pendiri HMI, dan perjuangan saat mendirikan HMI pada 5 Februari 1947 di Kampus Sekolah Tinggi […]

  • Tahapan Pilkades Menunggu Perbup Baru, Atur Domisili Cakades Setelah Terpilih

    Tahapan Pilkades Menunggu Perbup Baru, Atur Domisili Cakades Setelah Terpilih

    • calendar_month Rab, 29 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 273
    • 0Komentar

    ISTIMEWA PATI – Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Pati 2018 masih dilakukan sejumlah persiapan. Salah satunya penggodokan perbup terkait pelaksanaan teknis pilkades yang bakal dilangsungkan pada akhir tahun ini. Kasubbag Pemerintahan Desa Indah Pebriana mengungkapkan, saat ini tahapan pilkades serentak memang sedang menunggu perbup baru. ”Prosesnya sudah dua pekan lalu. Kemungkinan pekan depan […]

expand_less