Breaking News
light_mode

Temuan Uang Kuno di Desa Kaligarang Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
  • visibility 56
Diskominfo Jepara 


JEPARA – Ratusan keping
uang kuno bertuliskan huruf Tiongkok ditemukan di wilayah Jepara utara belum
lama ini.  Adalah Muhammad Asri, seorang
pekerja perkebunan warga RT 16 RW 5 Desa Kaligarang, Kecamatan Keling yang menemukan
uang-uang itu di lokasi perkebunan milik perhutani.

Dilansir dari situs milik pemkab jepara.go.id, saat ini
benda tersebut telah diserahkan kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
(Disparbud) Jepara untuk dilakukan penelitian di Balai Pelestarian Cagar Budaya
(BPCB) Jawa Tengah. Sebelum dibawa ke BPCB, temuan tersebut disimpan di tempat
penyimpanan Museum Kartini Jepara.

Kepala Bidang Kebudayaan pada Disparbud Jepara Ida Lestari
mengatakan, uang tersebut ditemukan salah satu warga yang memang bekerja di
perhutani. Saat itu, penemu sedang memotong rumput di area perkebunan dan
menemukan sebuah guci yang berisi ratusan uang kepeng.

“Besok, kita bawa ke BPCB Jateng, di Klaten untuk memastikan
apakah memang bisa dikategorikan benda yang memiliki sejarah atau tidak,” kata
Ida, pada Kamis (26/3/2021) di kantornya.

Penemuan uang kuno yang diduga benda cagar budaya sudah banyak ada
di Jepara. Sebelumnya, pada Febuari lalu, penemuan serupa juga terjadi di Desa
Dermolo, Kecamatan Kembang. Penemuannya berupa guci, uang kepeng, serta ani-ani
(alat pemotong rumput). Barang ini ditemukan warga setempat di area pertanian
oleh Sukardi. Sayangnya, barang ini telah dijual Rp10 juta kepada kolektor
sebelum diteliti dan dilaporkan ke Disparbud.

Disampaikan, sebenarnya ada Undang-Undang yang mengatur terkait
dengan hal ini, yaitu UU Nomor 11 taun 2010 tentang Cagar Budaya. Dalam bab 11
Pasal 102 disebutkan setiap orang dengan sengaja tidak melaporkan temuan dapat
dikenaka pidana penjara 5 tahun dan denda maksimal Rp500 juta rupiah.

“Kami sudah mengirimkan surat kepada para camat, untuk diteruskan
kepada masing-masing desa untuk mensosialisasikan hal tersebut. Sehingga, benda
atau barang temuan yang memiliki nilai sejarah dapat tercatat,” katanya. (yan)

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muslihan Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati

    DPRD Pati Awasi Pemanfaatan Alun-Alun Baru untuk Kesejahteraan PKL

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 90
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk secara rutin menggelar berbagai event di alun-alun baru, termasuk program Car Free Night. Hal ini bertujuan untuk mendongkrak perekonomian pedagang kaki lima (PKL) yang akan direlokasi ke area tersebut. Muslihan menyampaikan harapannya agar kegiatan Car Free Night dapat terus dilaksanakan. […]

  • Gemar Nonton Film Untuk Bahan Pelajaran

    Gemar Nonton Film Untuk Bahan Pelajaran

    • calendar_month Sab, 9 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Indah Tika Agnesya Banyak cara dilakukan untuk menimba pelajaran. Bisa dengan membaca buku, mendengarkan dongeng, hingga dengan menonton film. Bagi Indah Tika Agnesya, hal terakhir itu yang kini ia gandrungi untuk mengunduh pelajaran-pelajaran, terutama dalam kehidupan nyata. Indah -sapaan akrabnya- gemar nonton film bukan cuma untuk menghibur diri. Namun ia punya maksud lain yang lebih […]

  • DPRD Pati Dorong Petani Gunakan Pupuk Organik

    DPRD Pati Dorong Petani Gunakan Pupuk Organik

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 62
    • 0Komentar

    PATI – Seiring dengan pengurangan jatah pupuk subsidi dan melonjaknya harga pupuk non-subsidi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong penggunaan pupuk kandang sebagai solusi untuk meringankan beban para petani. “Agar pupuk tidak menjadi momok bagi petani, harus dibudayakan penggunaan pupuk kandang. Pupuk kandang modalnya lebih sedikit dibandingkan pupuk kimia,” ujar Anggota DPRD Kabupaten […]

  • Dewan Pati Desak Pemkab Serius Garap Diversifikasi Pangan

    Dewan Pati Desak Pemkab Serius Garap Diversifikasi Pangan

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 55
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Narso, mendesak pemerintah daerah untuk serius menjalankan program diversifikasi pangan. Menurutnya, program ini tidak boleh hanya diwacanakan saat harga beras melonjak dan stok terbatas. “Diversifikasi pangan harus menjadi program berkelanjutan, bukan hanya reaktif saat terjadi krisis,” tegasnya. Ia menilai, selama ini pemerintah daerah kurang konsisten dalam menjalankan program diversifikasi […]

  • Kiai Soleh Darat, Al Ghazali Kecil dari Semarang

    Kiai Soleh Darat, Al Ghazali Kecil dari Semarang

    • calendar_month Rab, 16 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Foto Kiai Soleh Darat/Istimewa Ketika kita membaca kitab-kitab karya Kiai Sholeh Darat al-Samarani, maka nuansa tasawuf sering kita temui, dalam setiap pembahasan, baik itu kitab yang berkaitan dengan tafsir, fiqih, apalagi yang bertemakan tasawuf. Oleh sebab itu, maka tidak berlebihan jika Syaikh Yasin al-Fadani menyemati gelar  al-Samarani  sebagai al-Ghazali al-Shaghîr. Hal tidak lain karena kapakarannya […]

  • Panen Padi Sawah Tadah Hujan Ramah Lingkungan di Pucakwangi

    Panen Padi Sawah Tadah Hujan Ramah Lingkungan di Pucakwangi

    • calendar_month Sab, 19 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 51
    • 0Komentar

      Kegiatan panen padi varietas unggul baru di lahan seluas lima hektare Desa Sokopuluhan, Pucakwangi, Pati Upaya peningkatan pertanian di Indonesia perlu dilakukan. Terlebih, selama masa pandemi Covid-19 ini, dalam dua tahun terakhir satu-satunya sektor yang bisa menyumbang pertumbuhan ekonomi adalah pertanian. PATI, Pucakwangi – Sepanjang mata memandang tanaman padi menguning dengan bulir-bulir gabah yang […]

expand_less