Breaking News
light_mode

Toko Digital Kampung Budaya Piji Wetan Diresmikan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 6 Apr 2021
  • visibility 280
Produk kaos yang dijual di toko digital KBPW


Ada empat segmen produk yang dikelola toko digital kbpw.store. Diantaranya produk tumbuhan, produk sandang, produk jajanan lokal dan produk kriya atau kerajinan tangan. Usaha ini dikelola layaknya sebuah koperasi. 


KUDUS – Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW) kini memiliki toko digital yang sudah diresmikan dengan nama kbpw.store. Ketua Kampung Budaya Piji Wetan Muchammad Zaini menjelaskan toko tersebut dikelola secara komunal oleh pemuda piji wetan dengan tujuan untuk mengangkat potensi ekonomi warga. 

Toko ini diresmikan pada Minggu (4/4/2021), saat kegiatan rutin guyub rukun pagi (Guru Pagi) yang kembali digelar, setelah ditutup beberapa waktu lalu

“Belajar dari pandemi kemarin memang penting bagi kami untuk membentuk semacam sistem kemandirian ekonomi warga desa yang dikelola dengan memanfaatkan media digital begitu,” papar wakil ketua Lesbumi Kudus ini dalam rilis yang diterima Lingkar Muria.


Manajer KBPW Store Noor Zahroh menjelaskan konsep toko digital yang ia kelola bersama tim akan menggunakan asas kekeluargaan layaknya Koperasi. Di alamnya memuat produk-produk warga desa, khususnya Piji Wetan, yang dikemas secara baik dan berbudaya.

“Baru ada empat segmen produk yang kami Kelola diantaranya produk tumbuhan, produk sandang, produk jajanan lokal dan produk kriya atau kerajinan tangan,” jelas perempuan yang akrab disapa Zaza ini.


Pada acara launching itu, pengunjung sudah bisa menyimak gambaran toko dan bertanya mengenai kemungkinan untuk bermitra maupun yang lainnya. Zaza juga berharap akan banyak orang yang tertarik dengan konsep yang tengah ia bangun bersama tim di Piji Wetan. 

“Karena ini membawa brand budaya yang tentunya secara produk juga akan lebih etnik, unik dan menarik, semoga saja banyak yang tertarik,” kelakarnya.

Seperti event sebelumnya, Guru Pagi kali ini juga tetap dilengkapi adanya Taman Dolanan Tradisional bagi anak-anak. Diantara permainan yang bisa dimainkan nantinya ada Egrang Batok, Sprento, Dakon, Egrang Pring, Sawahan dan Lumbung Baca. 


 “Yang special kemarin, kita kedatangan tamu dari anak-anak TK/RA juga yang belajar melukis bersama seniman lukis dan kaligrafi Kudus, yakni Mbah Juk dan Kang Musyafak,” ujar Rhy Husaini selaku koordinator lapangan. (yan)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marching Band Bahana Swara Sajikan Penampilan yang Memukau dengan Tema “Mission Impossible”

    Marching Band Bahana Swara Sajikan Penampilan yang Memukau dengan Tema “Mission Impossible”

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 372
    • 0Komentar

    PATI – Marching Band Bahana Swara (MBBS) MA Salafiyah Kajen kerapkali menampilkan berbagai macam tema yang unik. Pada acara kirab budaya 10 Muharram untuk memperingati haul Syekh Ahmad Mutamakkin di Desa Kajen tahun 2024 yang diadakan pada Selasa (16/7/2024), mereka memperkenalkan tema baru yang menarik, “Mission Impossible: The Way to Find the Truth.” Manajer MBBS, […]

  • Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Besar ke Piala Dunia

    Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Besar ke Piala Dunia

    • calendar_month Ming, 6 Apr 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 274
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Gelandang Timnas Indonesia U-17, Evandra Florasta, menyatakan keyakinannya bahwa Garuda Muda mampu meraih kemenangan dalam dua pertandingan terakhir Grup C Piala Asia U-17 2025, setelah berhasil mengalahkan Timnas Korea Selatan U-17 pada Jumat (04/04/2025). Kemenangan yang akan memastikan langkah Timnas U-17 ke pentas Piala Dunia U-17 di Qatar mendatang. “Penampilan tim saya kali […]

  • Miris! Jalan Rusak di Pati Sebabkan Truk Fuso Terguling, Muatan Berhamburan

    Miris! Jalan Rusak di Pati Sebabkan Truk Fuso Terguling, Muatan Berhamburan

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 296
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan truk fuso terjadi di Jalan Raya Winong-Gabus, Desa Kebowan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Rabu (19/3/2025) sekitar pukul 09.00 WIB. Truk Mitsubishi Fuso nopol K 8040 UK yang mengangkut kotoran ayam tersebut terguling akibat kondisi jalan yang rusak parah. Kejadian ini langsung viral setelah video beredar di media sosial, menampilkan […]

  • DPRD Pati Siapkan Rencana Perbaikan untuk Stadion Joyokusumo

    DPRD Pati Siapkan Rencana Perbaikan untuk Stadion Joyokusumo

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 340
    • 0Komentar

    PATI – Danu Ikhsan Hariscandra, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, menyatakan bahwa renovasi Stadion Joyokusumo akan dilakukan secara bertahap. Hal ini dikarenakan pembangunan stadion membutuhkan anggaran yang besar. “Mungkin dalam waktu dekat akan dilakukan penambahan tribun. Sedangkan untuk lampu, sepertinya sudah akan terealisasi tahun ini,” ujarnya. Danu juga menjelaskan bahwa penambahan tribun bertujuan […]

  • Imam Suroso Kawal Pembangunan BLK Pesantren, Menyongsong Puncak Bonus Demografi

    Imam Suroso Kawal Pembangunan BLK Pesantren, Menyongsong Puncak Bonus Demografi

    • calendar_month Rab, 3 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Imam Suroso melakukan pengecekan pembangunan BLK pesantren Program Balai Latihan Kerja (BLK) di lingkungan pesantren sudah di depan mata. Di Kabupaten Pati ada tiga pesantren yang mendapat bantuan program tersebut. Dan ada satu di Kabupaten Grobogan. Anggota DPR RI Imam Suroso kemarin melakukan monitoring pembangunan tempat BLK tersebut. Seperti diketahui, bantuan pembuatan BLK ini berasal […]

  • Abadikan Hidup Dengan Menulis

    Abadikan Hidup Dengan Menulis

    • calendar_month Sab, 9 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Zumrotun Menulis memang menjadi hobi Zumrotun. Gadis kelahiran Pati, 6 Januari 1995 ini sejak duduk di bangku SMA sudah rutin menulis. Terbukti ia kerap kali mengikuti lomba kepenulisan, meskipun jarang mendapatkan juara. ”Saat SMA, saya pernah ikut lomba menulis karya sastra, meskipun hanya juara harapan satu, saya tak patah semangat, sebab menulis adalah hobi saya,” […]

expand_less