Breaking News
light_mode

Surat Untuk A, dan Melihat Orang-orang Sengsara di Hari Tua

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 2 Mei 2019
  • visibility 281

MARGOYOSO
– Naskah “Surat untuk A” dipentaskan anak-anak Teater Aliyah Salafiyah (Teasa)
pagi kemarin. Pentas teater itu digelar dalam rangka peringatan hari pendidikan
nasional yang jatuh kemarin di aula MA Salafiyah Kajen.

Pemilihan naskah karya Siwigustin
tersebut menjadi perenungan bersama di hari pendidikan nasional.
”Konflik-konflik dalam naskah itu tak lepas dari dunia pendidikan kita hari
ini. Naskah ini sangat pas untuk peringatan hari pendidikan. Sejalan dengan
tema tahun ini menguatkan pendidikan memajukan kebudayaan,” kata Arif Khilwa,
pembina ekstrakurikuler teater sekaligus sutradara dalam pementasan tersebut.

Naskah itu menceritakan tentang
kehidupan ibu-ibu manula yang sangat gelisah, akibat kehilangan sesuatu yang
berharga di masa lalunya. Ibu-ibu tersebut kini diasuh oleh keponakannya yang
bernama Ana. Sebagai keponakan Ana nampak ikhlas merawat para bibinya tersebut.

”Ana dikisahkan sangat ikhlas karena
merasa itu sebagai penebusan dosa dirinya atas kedua orang tuanya yang telah
meninggal. Ketika kedua orang tuanya sudah tak ada, Ana diceritakan belum
sempat berbakti dan memohon maaf,” jelas Arif.

Kembali kepada para ibu manula
tersebut. Kesuma, salah satu perempuan tua itu diketahui setengah gila. Setiap
hari menunggui anak keduanya datang bertamu. Kesuma menganggap anak keduanya
masih hidup.

Padahal sudah mati bunuh diri
akibat stres. Anak kedua Kesuma sangat tertekan oleh keinginan ibunya yang menuntut
agar selalu meraih peringkat terbaik di sekolah seperti kakaknya. Karena itu si
anak kedua itu kehilangan kebebasan dan mengalami tekanan batin luar biasa.
Anak pertama Kesuma masih hidup. Dia jadi anak sukses tapi tak pernah menengok
ibunya.

Selain Kesuma ada Nanik. Dia adik
Kesuma. Tak memiliki anak dan akhirnya ditinggal kabur suaminya yang kepincut
perempuan lain. Tokoh lain juga dikisahkan sama menderitanya dengan Kesuma dan
Nanik.

Ada yang memiliki anak yang
berbakti, tetapi takut istri. Akhirnya tak berani menengok ibunya. Ada juga
yang menyesal karena selalu berprasangka buruk kepada suaminya, yang setiap
hari menghabiskan waktu untuk membaca koran.

Dia baru menyadari ketika membaca
surat wasiat sebelum suaminya meninggal. Bahwa membaca koran adalah caranya
mengisi kesepian karena istrinya sibuk jalan-jalan dengan temannya.
Ada juga yang terpaksa ditinggal
anaknya karena tidak direstui penikahan, sebab anaknya itu menikah dengan orang
yang masih terikat perkawinan dengan orang lain. Akhir cerita tersebut, Ana
kedatangan seorang ibu manula. Dia memohon bisa tinggal bersama Ana. Dia merasa
tidak diperhatikan oleh anaknya yang telah sibuk sebagai sebagai pejabat,
sedangkan cucunya juga sibuk dengan berbagai les yang dilakukan sepulang
sekolah. Praktis dia kesepian.

”Banyak pesan yang bisa diambil. Baik
sebagai anak maupun orang tua. Konflik dalam rumah tangga, gesekan antar
generasi. Disharmoni hubungan orang tua (ibu) dan anak. Pementasan ini seakan
mengingatkan kita tentang pentingnya sikap bijak dalam mejalani kehidupan.
Mengajak kita semua untuk selalu bisa menjalankan peran sesuai dengan status
yang melekat pada diri kita masing-masing,” begitu. (fmh)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Solutif : Karang Taruna Desa Sumbersari Bikin Pendampingan Belajar di Masa Pandemi

    Solutif : Karang Taruna Desa Sumbersari Bikin Pendampingan Belajar di Masa Pandemi

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 254
    • 0Komentar

      PATI – Wakil Bupati Pati Saiful Arifin Safin menghadiri peluncuran Bimbel Cerdas Mulia yang didirikan oleh Karang Taruna Desa Sumbersari Kecamatan Kayen, belum lama ini. Pria yang juga ketua umum Karang Tarua Kabupaten Pati ini memberikan apresiasi atas ide kreatif karang taruna yang tanggap akan kesulitan pembelajaran daring di masa pandemi seperti ini. ”Pendirian Bimbel […]

  • Rekomendasi Kuliner Khas Kudus untuk Menu Buka Puasa

    Rekomendasi Kuliner Khas Kudus untuk Menu Buka Puasa

    • calendar_month Kam, 14 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Tampak sepiring Nasi Pindang Kerbau dengan isian potongan daging, daun melinjo dan bawang goreng/ @harbrianto KUDUS – Bosan dengan menu berbuka yang itu-itu aja. Cobalah menu berbuka dengan kuliner khas Kudus, Jawa Tengah yang lezat dan istimewa. Kuliner khas ini dijamin bakal membuat buka puasa lebih nikmat dari biasanya. Berikut redaksi lingkarmuria.com merangkum daftar kuliner […]

  • DPRD Pati Tekankan Reboisasi untuk Cegah Banjir Bandang

    DPRD Pati Tekankan Reboisasi untuk Cegah Banjir Bandang

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 540
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong program reboisasi sebagai solusi untuk mengurangi dampak lingkungan di Pegunungan Kendeng. Penanaman pohon dinilai penting sebagai resapan air, terutama saat musim hujan. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi, menekankan pentingnya penanaman bibit pohon keras oleh semua pihak. Menurutnya, sinergitas diperlukan agar seluruh lapisan masyarakat […]

  • SPI Grobogan Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Petani Hadapi Ancaman Bencana

    SPI Grobogan Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Petani Hadapi Ancaman Bencana

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 359
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Kondisi hutan yang semakin memprihatinkan akibat minimnya tumbuhan keras menjadi perhatian serius Serikat Petani Indonesia (SPI) Kabupaten Grobogan. Kerentanan terhadap banjir bandang dan longsor mendorong SPI untuk mengambil inisiatif penanaman tumbuhan keras. Rencananya, penanaman tumbuhan keras akan dilakukan serentak di kawasan hutan Desa Asemrudung, Geyer, Grobogan. Beberapa petani di wilayah tersebut bahkan telah […]

  • DPRD Pati Dorong Pembuatan Sungai Sodetan untuk Mengatasi Banjir

    DPRD Pati Dorong Pembuatan Sungai Sodetan untuk Mengatasi Banjir

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 306
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyatakan keprihatinannya terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan dan banjir di wilayah tersebut. “Sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin mengaku cukup prihatin kepada masyarakat terdampak kekeringan maupun banjir selama ini di Pati,” ungkapnya. Ali Badrudin menekankan perlunya perencanaan jangka panjang untuk mengatasi masalah bencana di Pati. “Ali […]

  • Indra Arya salah satu pemain yang dipastikan absen.

    Situasi Berat, Tiga Pemain Utama Persijap Absen Lawan Deltras

    • calendar_month Kam, 14 Des 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Tiga pemain Persijap Jepara bakal absen saat berjumpa dengan Deltras FC. Laga penentuan ke babak 12 besar itu bakal terasa berat bagi Persijap Jepara.

expand_less