Breaking News
light_mode

Suluk Maleman, Kepekokan Massal Melanda Bangsa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 28 Apr 2018
  • visibility 155

PATI – Ngaji budaya Suluk Maleman kembali hadir. Di
edisi yang ke 76 itu, Suluk Maleman hadir mengolah rasa para jamaah dengan tema
Zaman Pekok Now, Sabtu (21/4) malam lalu di Rumah Adab Indonesia Mulia Jalan
Pangeran Diponegoro Nomor 70.
Suguhan musik khas ala Orkes Puisi
Sampak Gusuran membuka acara itu. lagu-lagu soal kritik soal dilantunkan hingga
membius puluhan jamaah yang duduk bersila. Tiga lagu dimainkan, acara kemudian
dimulai oleh pembina Suluk Maleman Habib Anis Sholeh Ba’asyin.
Malam itu, Habib Anis membuka
dengan kritikannya soal laku orang-orang yang sekarang banyak yang sumpek.
”Kesumpekan itu yang menjadikan pola pikir sumbu pendek. Misalnya, baru-baru
ini Ganjar Pranowo dilaporkan karena membaca puisi yang menurut satu kelompok
itu adalah penistaan agama, namun kemudian dicabut saat tahu itu puisinya Gus
Mus. Lalu kemudian minta maaf,” kata Habib Anis. 
Menurutnya, kesumpekan itu berlatar
dari kepekokan yang kini banyak diderita orang-orang. ”Pola pikir yang sumbu
pendek ini yang merpotkan,” imbuh Habib Anis.
Sementara itu Saratri Wilonoyudho, menyadari
kepekokan masal ini memang benar-benar terjadi. Akademisi dan juga penggiat
budaya dari Semarang ini menyadari betul kepekokan yang menurutnya telah
menjangkiti bangsa Indonesia.
”Bagaimana tidak pekok, misalnya
kita ini punya makanan-makanan khas yang sehat dan murah, namun memilih makanan
mahal dan tidak sehat. Contohnya kini banyak yang suka makan-makan seperti
burger dan sejenis makanan produk impor ketimbang melahap makanan pecel
misalnya. Itu kan pekok,” kata Saratri disambut tawa para jamaah.
Lanjut Saratri, pola pikir pekok
itu yang menjadikan orang tidak jernih memilih. ”Ya seperti kasus memilih
makanan itu. rasanya nyata pekoknya saya pikir,” papar Saratri.
Ngaji budaya kali tambah gayeng,
ketika salah satu budayawan Eko Tunas yang datang malam itu menampilkan sebuah
monolog. Eko Tunas yang banyak menulis naskah teater ini menampilkan monolog.
Lagi-lagi monolog yang menyoroti persoalan bangsa ini. Eko Tunas dalam monolognya
menyinggung juga soal arak dan kopi. Dulu di zaman penjajahan, Belanda
mengajari minum arak, namun dilawan dengan minum wedang kopi.
”Dulu para tokoh-tokoh bangsa dalam
setiap pertemuan, menyuguhkan kopi bukan arak. Apa jadinya jika yang disuguhkan
arak, tentu kemerdekaan ini tak pernah terwujud. Sebab para tokohnya mabuk,”
kata Eko Tunas yang menyihir jamaah dengan kemampuan monolognya. (lil)
      

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pimpinan Sementara DPRD Pati : Alat Kelengkapan Dewan Tunggu SK Pimpinan Definitif Turun

    Pimpinan Sementara DPRD Pati : Alat Kelengkapan Dewan Tunggu SK Pimpinan Definitif Turun

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 143
    • 0Komentar

    PATI – Pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati telah berlangsung pada 27 Agustus 2024. Meskipun pimpinan sementara DPRD telah terbentuk, pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) masih tertunda. Ketua Sementara DPRD, Ali Badrudin, menjelaskan bahwa pembentukan AKD terkendala oleh belum diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Pimpinan Definitif oleh Gubernur Jawa Tengah. “Kami masih menunggu […]

  • DPRD Pati Tekankan Pentingnya Digital Marketing untuk Perluas Jangkauan Pasar UMKM

    DPRD Pati Tekankan Pentingnya Digital Marketing untuk Perluas Jangkauan Pasar UMKM

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.695
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong para pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menguasai keterampilan digital marketing sebagai langkah strategis dalam memperluas jangkauan pemasaran produk mereka. Langkah ini dipercaya krusial untuk menghadapi dinamika era digital serta meningkatkan daya saing usaha lokal di tingkat nasional bahkan internasional. Narso, anggota DPRD […]

  • Polisi Ciduk Pelaku Video Mesum Gay Pakai Seragam SMA

    Polisi Ciduk Pelaku Video Mesum Gay Pakai Seragam SMA

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 162
    • 0Komentar

      Fakta mencengangkan terkuak dalam kasus video mesum gay yang mengenakan seragam putih abu-abu. Video itu terjadi di Banjarnegara Jawa Tengah. Pengakuan pelaku, video tersebut merupakan konten yang omsetnya bisa untuk beli motor Vario. BANJARNEGARA – Video porno berisi penyimpangan seksual (gay) viral di jagad maya. Video viral tersebut ditemukan oleh Tim Patroli Cyber Polres […]

  • DPRD Pati Desak Pemkab Perbaiki Lebih Banyak RTLH di 2026

    DPRD Pati Desak Pemkab Perbaiki Lebih Banyak RTLH di 2026

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 181
    • 0Komentar

    PATI – Angka 20 menjadi catatan kelam bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati. Dari 75.000 rumah tak layak huni (RTLH) yang diperkirakan ada di Kabupaten Pati, hanya 20 unit yang berhasil diperbaiki pada tahun 2025. Data ini memicu reaksi keras dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati yang mendesak Pemkab Pati untuk segera mengambil langkah […]

  • Komisi A DPRD Pati Soroti Pemanfaatan Bangunan Eks Kantor Satpol PP

    Komisi A DPRD Pati Soroti Pemanfaatan Bangunan Eks Kantor Satpol PP

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.117
    • 0Komentar

    PATI – Kondisi bangunan bekas kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang terletak di belakang kompleks Kantor Bupati Pati menjadi sorotan. Menghindari aset daerah tidak terpakai atau mangkrak, Komisi A DPRD Kabupaten Pati siap membahas optimalisasi fungsi gedung tersebut. Ketua Komisi A DPRD Pati, Narso, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memaksimalkan nilai guna aset […]

  • Mie ayam lezat

    Resep Membuat Mie Ayam yang Enak, Gurih, dan Harum Khas Warung

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 369
    • 0Komentar

    KULINER – Mie ayam adalah salah satu makanan favorit yang mudah ditemukan di berbagai tempat, mulai dari pinggir jalan hingga restoran. Cita rasa gurih dari ayam yang dimasak dengan bumbu rempah, berpadu dengan mie kenyal dan kuah kaldu hangat, membuat makanan ini selalu berhasil menggugah selera. Kabar baiknya, Anda juga bisa membuat mie ayam yang […]

expand_less