Breaking News
light_mode

SMK Cordova Pati Luncurkan Pusat Bisnis Produk Inovatif

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 21 Nov 2021
  • visibility 253
Pembukaan Business Center Cordova di SMK Cordova Margoyoso Pati, Sabtu (20/11/2021)

Berbagai jurusan di SMK Cordova, Margoyoso Pati memamerkan produk inovatif mereka. Pihak sekolah mendorong kegiatan usaha dengan melibatkan unsur pendidikan sesuai dengan kompetensi keahlian yang relevan. Keseriusan itu tergambar melalui peluncuran Business Center Cordova (BCC).

PATI – Sabtu
(20/11/2021), SMK Cordova Margoyoso meluncurkan Business Center Cordova (BCC).
BCC merupakan tempat melakukan kegiatan usaha dengan melibatkan unsur
pendidikan sesuai dengan kompetensi keahlian yang relevan.

Kepala SMK Cordova
Margoyoso, Nur Widarto mengungkapkan, kegiatan peluncuran BCC bersamaan dengan
Exhibition Works atau pameran produk hasil karya tiap jurusan. Tiap jurusan
juga memiliki jenama atau merek mereka masing-masing.

“Jurusan
Multimedia/Desain Komunikasi Visual (DKV) mengusung brand Wedar.id,
menghasilkan produk barang dan jasa di bidang videografi, desain grafis, siaran
langsung (live streaming), hingga podcast. Produk terapannya beragam, mulai
dari mug, kaos, buku, video iklan, hingga video animasi,” paparnya.

Jurusan Farmasi mengusung
merek Surgi Joyo dengan aneka produk herbal, di antaranya sirup telang, sirup
rosella, serbuk aneka empon-empon, hingga produk obat-obatan seperti salep.

Selanjutnya, dengan merek
B’Loven, Jurusan Kimia Industri menghasilkan aneka produk kebutuhan
sehari-hari, antara lain sabun cuci tangan, sabun cuci piring, sabun cuci
mobil, dan minyak atsiri.

Adapun Jurusan Teknik
Otomotif memiliki merek Fero dengan produk berupa sepeda motor elektrik, yakni
sepeda motor yang tidak menggunakan bahan bakar minyak, melainkan energi
listrik.

“Hari ini kami menampilkan
karya para siswa dari empat jurusan, empat kompetensi keahlian, kami buat suatu
bisnis center, harapannya jadi suatu ikon bahwa SMA kami pusat keunggulan yang
punya karya siswa yang inovatif,” jelas Nur Widarto.

Di BCC ini, lanjut dia,
pihaknya menekankan para guru dan siswa di tiap jurusan untuk berkolaborasi
menciptakan karya-karya atau produk yang saling terkait, saling mendukung,
sehingga memberikan nilai lebih.

“Proyeksi ke depan agar
terus mengembangkan karya inovatif. Jurusan Kimia Industri kami harap ada
penelitian yang menghasilkan produk inovatif dengan memanfaatkan sumber daya
alam atau industri di lingkungan sekitar,” imbuhnya.

Ia mencontohkan, beberapa
waktu lalu jurusan Kimia Industri menghasilkan inovasi berupa alat pengukur
kadar rendemen pada singkong dan alat pengolahan limbah cair tapioka. Keduanya
bermanfaat untuk mendukung industri tepung tapioka di Margoyoso.

Lebih lanjut, seperti
Jurusan Farmasi bakal diarahkan menciptakan karya inovatif produk herbal.
Teknik mesin, karena era industri 4.0, bakal menciptakan karya inovatif motor
listrik. Kemudian Multimedia harus bisa menghasilkan karya-karya visual yang
mendukung produk-produk jurusan lain. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru di Pati Mulai Vaksin Booster

    Guru di Pati Mulai Vaksin Booster

    • calendar_month Sab, 22 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 211
    • 0Komentar

      Salah seorang guru di SMA Negeri 1 Kayen mendapatkan suntikan vaksin booster Guru mendapat prioritas untuk disuntik vaksin ketiga atau vaksin booster. Langkah ini dinilai tepat sebagai upaya proteksi dalam penerapan pembelajaran tatap muka yang sudah mulai berlangsung PATI – Pemerintah Kabupaten Pati mulai menyasar para guru untuk divaksin tahap ke tiga atau booster. […]

  • Plt Bupati Pati Pastikan Realisasi Sudetan Sungai Juwana 11 Kilometer Atasi Banjir, Ajak Jaga Sumber Kehidupan Bersama

    Plt Bupati Pati Pastikan Realisasi Sudetan Sungai Juwana 11 Kilometer Atasi Banjir, Ajak Jaga Sumber Kehidupan Bersama

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.204
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati berkomitmen penuh mempercepat penanganan persoalan banjir yang kerap melanda Kecamatan Juwana, salah satunya melalui rencana pembangunan sudetan Sungai Juwana sepanjang kurang lebih 11 kilometer. Pernyataan ini disampaikan secara tegas oleh Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat meresmikan penyelenggaraan Festival Kali Juwana ke-7 Tahun 2026 yang mengusung tema “Gerakan […]

  • DPRD Pati Dorong Pembuatan Sungai Sodetan untuk Mengatasi Banjir

    DPRD Pati Dorong Pembuatan Sungai Sodetan untuk Mengatasi Banjir

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 245
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyatakan keprihatinannya terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan dan banjir di wilayah tersebut. “Sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin mengaku cukup prihatin kepada masyarakat terdampak kekeringan maupun banjir selama ini di Pati,” ungkapnya. Ali Badrudin menekankan perlunya perencanaan jangka panjang untuk mengatasi masalah bencana di Pati. “Ali […]

  • Anggota Komisi B DPRD Pati : Luas Tambah Tanam Dorong Peningkatan Kualitas dan Kuantitas

    Anggota Komisi B DPRD Pati : Luas Tambah Tanam Dorong Peningkatan Kualitas dan Kuantitas

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.166
    • 0Komentar

    PATI – Target Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Kabupaten Pati tahun 2026 diproyeksikan mengalami kenaikan signifikan. Pemerintah daerah menargetkan capaian LTT tahun ini mencapai 119 ribu hektare, meningkat dibandingkan periode sebelumnya. Target tersebut merupakan amanat yang diturunkan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada Pemerintah Kabupaten Pati. Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, menilai […]

  • DPRD Pati Dukung Program Panen 10 Ton GKP Per Hektar

    DPRD Pati Dukung Program Panen 10 Ton GKP Per Hektar

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 246
    • 0Komentar

    PATI – Program Pemerintah Kabupaten Pati yang menargetkan hasil panen minimal 10 ton gabah kering panen (GKP) per hektar mendapat dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyatakan program ini sebagai langkah strategis dalam mewujudkan swasembada pangan. “Kami mendukung program-program yang dicanangkan pemerintah pusat, dan […]

  • Identitas Mayat di Ladang Tebu Desa Mulyoharjo Terungkap, Korban Tuna Wicara

    Identitas Mayat di Ladang Tebu Desa Mulyoharjo Terungkap, Korban Tuna Wicara

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 198
    • 0Komentar

    PATI – Warga Desa Mulyoharjo, Kecamatan Pati, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang perempuan di area ladang tebu milik warga pada Rabu (24/9/2025) sore. Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB oleh seorang pencari rumput yang mencium aroma tidak sedap di tengah kebun tebu. Kapolresta Pati melalui Kapolsek Pati Kota, IPTU Heru Purnomo, membenarkan […]

expand_less