Breaking News
light_mode

Sering Bikin Macet, Kini Truk Pasir Tempati Terminal Lama Juwana

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 21 Des 2017
  • visibility 273
Lingkar Muria, PATI
– Beberapa truk yang bermuatan pasir yang sebelumnya sering mangkal di Jalan WR
Supratman, telah dialihkan ke Terminal Lama Juwana per Kamis (21/12/17) kemarin. Seperti
diketahui, truk-truk yang mangkal sembarangan di pinggir jalan ini dikeluhkan
warga. Sebab, keberadaannya mengganggu arus lalu lintas.   
Pemindahan
ini pun mendapat sambutan positif dari para supir truk. Sukar salah satu supir
truk mengaku, tak mengapa dengan keputusan pemindahan dari pinggir jalan ke
area Terminal Lama, meskipun nantinya bakal berdampak pada penjualan pasirnya. Di
pinggir jalan ini setidaknya ada 15 hingga 20 truk yang mangkal setiap harinya.
Kalau sepi pun masih ada enam hingga tujuh truk.
”Tak
apa dipindah, memang awal-awal sepi. Tapi nanti sepekan mungkin akan kembali
normal. Lebih baik di sini dari pada di pinggir jalan, lebih aman dan tak mengganggu
jalan,” terangnya. Lanjut Sukar, ia bersama dengan sesama supir truk yang lain
pun kompak dengan keputusan penertiban ini.   
Sementara
itu Wakapolsek Juwana Iptu Sudari menuturkan, penempatan truk-truk pasir dari
yang sebelumnya mangkal di pinggir Jalan WR Supratman ini, mulai efektif
berlaku kemarin. Sosialisasi kepada para supir sudah dilakukan sejak dua hari
kemudian. Selain itu pihaknya juga akan memasang spanduk yang menerangkan
pindahnya truk-truk pasir ini.
”Sehingga
pemindahan ini dapat diketahui tidak hanya kalangan supir saja. Akan tetapi
diketahui pula oleh masyarakat luas, agar mereka yang hendak membeli pasir
dapat dengan mudah mengetahui pemindahan lokasi,” tuturnya.
Untuk
penindakan bagi yang masih nekat mangkal di pinggir jalan, pihaknya belum ada
kewenangan untuk menindak. ”Sebab, masih menunggu untuk rambu-rambu, setelah
rambu-rambu larangan terpasang, mungkin akan ada penindakan bagi yang masih
membandel,” jelasnya.
Sementara
itu, kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tri Haryama menuturkan,
diputuskannya ke Terminal Lama ini merupakan hasil rapat dinas instansi terkait,
utamanya Muspika Juwana memutuskan terminal. Sebab aset lain di sekitar itu
yang tersedia dan paling tepat memang di terminal. ”Dengan pemindahan ini, yang
utama supaya pengguna jalan lancar dan tidak macet,” pungkasnya. (has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pedagang Pasar Runting Antusias Sambut Wahyu-Suharyono, Doakan Jadi Bupati

    Pedagang Pasar Runting Antusias Sambut Wahyu-Suharyono, Doakan Jadi Bupati

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 271
    • 0Komentar

    PATI – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Pati nomor urut 2, Wahyu Indriyanto dan Suharyono, menyapa pedagang dan pengunjung Pasar Runting, Desa Tambaharjo, Kecamatan Pati, Rabu (20/11/2024). Kedatangan mereka disambut antusias, terutama karena sosok Wahyu Indriyanto yang dinilai muda dan ramah. Para pedagang berebut berfoto selfie dengan Wahyu dan Suharyono, yang menghabiskan waktu berinteraksi […]

  • KPU Pati Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada Serentak 2024 di Pucakwangi

    KPU Pati Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada Serentak 2024 di Pucakwangi

    • calendar_month Kam, 7 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 253
    • 0Komentar

    PATI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara (tungsura) di halaman SMP Negeri 1 Pucakwangi, Rabu (6/11/2024). Simulasi ini merupakan persiapan menjelang Pilkada Serentak 2024 yang akan digelar pada 27 November mendatang. Ketua Divisi Penyelenggaraan Pemilihan KPU Pati, Khusnul Imanuddin, menyatakan bahwa simulasi ini dirancang untuk meniru proses pemungutan […]

  • Komisi D Soroti Iuran Komite Sekolah di SMPN 1 Tayu yang Bervariasi

    Komisi D Soroti Iuran Komite Sekolah di SMPN 1 Tayu yang Bervariasi

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.800
    • 0Komentar

    PATI – Selain persoalan ijazah, Komisi D DPRD Kabupaten Pati juga menyoroti adanya iuran komite sekolah di SMPN 1 Tayu yang bervariasi, mulai dari Rp200 ribu, Rp250 ribu, hingga disebut bersifat sukarela. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, mengungkapkan kekhawatirannya terkait iuran tersebut mengingat sekolah mendapatkan BOS dengan anggaran sekitar Rp1 miliar. “Bahasanya sukarela. Tetapi […]

  • DPRD Pati Dorong Kemudahan Akses Pupuk Subsidi bagi Petani

    DPRD Pati Dorong Kemudahan Akses Pupuk Subsidi bagi Petani

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 318
    • 0Komentar

    PATI  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati tengah melakukan pendataan alokasi pupuk subsidi untuk tahun 2026, yang dimulai sejak 22 September 2025 hingga 25 Oktober 2025. Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, menekankan pentingnya ketersediaan pupuk bagi petani. “Ketersediaan pupuk sangat penting bagi pertumbuhan tanaman itu sendiri, yang berkaitan langsung dengan potensi panen para […]

  • Sarasehan di Desa Tamansari, Kapolresta Pati Tekankan Sinergi Polri-Masyarakat Jaga Kamtibmas

    Sarasehan di Desa Tamansari, Kapolresta Pati Tekankan Sinergi Polri-Masyarakat Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.508
    • 0Komentar

    PATI — Kapolresta Pati, Kombes Pol Sigit, S.I.K., M.H., memimpin langsung sarasehan bersama Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Tamansari, Kecamatan Tlogowungu. Kegiatan berlangsung di Balai Desa Tamansari pada Senin (10/8/2026) malam. Sarasehan yang berlangsung sejak pukul 20.00 WIB ini menjadi sarana komunikasi […]

  • Diduga Dikeroyok Massa Saat Nonton Orkes Dangdut, Warga Desa Sambilawang Babak Belur

    Diduga Dikeroyok Massa Saat Nonton Orkes Dangdut, Warga Desa Sambilawang Babak Belur

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 238
    • 0Komentar

    PATI – Abdul Mutalib, warga Desa Sambilawang, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, mengalami nasib nahas setelah diduga dikeroyok oleh sejumlah orang saat menonton orkes dangdut di belakang Balai Desa Sambilawang, Sabtu (26/4/2025). Peristiwa yang viral di media sosial ini menyisakan luka fisik dan mental bagi korban. Menurut keterangan Abdul Mutalib saat ditemui di rumahnya Senin (28/4/2025), […]

expand_less