Breaking News
light_mode

Sensasi Petik Melon Sendiri di Kebun Pinggir Tambak

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 17 Mei 2019
  • visibility 318


PATI – Menjelang petang,
orang-orang berbondong menuju ke pematang tambak di Desa Dororejo Kecamatan
Tayu. Bukan untuk memanen ikan, melainkan untuk ngabuburit di kebun melon.

Lebih dari 3000 tanaman melon siap
panen tumbuh memanjang di pematang tambak tersebut. Pemiliknya adalah Nur
Cakwung. Lokasinya berada di RT 4 RW 2. Kebun melon itu disulap Cakwung menjadi
lokasi wisata petik buah.

Orang-orang pun berdatangan. Sembari
ngabuburit, sekalian beli melon memetik sendiri di kebunnya. Cakwung mengaku,
mempunyai inisiatif untuk membuka wisata kebun buah melon lantaran harganya
yang anjlok.

Dia menceritakan awalnya dia
berencana untuk menjual buah melon tersebut kepada pengepul. Namun harganya
tidak sebanding dengan hasil jerih payah yang dilakukan. Bagaimana tidak,
tanaman sebanyak 3 ribu pohon tersebut hanya ditawar dengan harga Rp 12 juta.

Menurutnya, harga tersebut belum
bisa menutup ongkos produksi. Belum lagi perawanan dan lain sebagainya.

“Saya tidak mau karena itu di
luar dari perkiraan saya. Kemudian saya berpikir, lebih baik kebun ini saya
buka untuk umum, dan para pengunjung bebas untuk membeli dan memetik sendiri
buah melon itu,” katanya.

Tanpa berpikir panjang kemudian dia
memanfaatkan media sosial untuk promosi wisata petik buah melon tersebut. Masyarakat
cukup antusias berkunjung ke kebun Cakwung.

“Wisata ini baru saya buka
Minggu (12/5/2019) kemarin. Tapi pengunjungnya sudah banyak. Bahkan sore hari itu,
ada sekitar 100 pengunjung yang datang,” katanya.

Untuk masuk ke wisata petik buah
melon tersebut, Nur Cakwung hanya mematok harga Rp 7000 untuk satu kilo melon.
Pengunjung bisa memilih dan memetik sendiri buah melon itu.

“Kalau melon yang diambil
lebih dari dua kilo, biasanya saya kasih bonus mentimun. Jadi, mereka juga saya
suruh ambil mentimun di kebun. Kan lahannya berjejeran dengan tanaman
melon,” ungkapnya.

Dari inisiatif yang dilakukan itu,
Nur Cakwung justru mendapatkan banyak keuntungan. Sebab, apabila harga melon
dari petani hanya Rp 4000 per kilo, dia justru bisa menjual seharga Rp 7000 per
kilo plus tiket masuk kebun. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bercita-cita Membangun Masyarakat Desa

    Bercita-cita Membangun Masyarakat Desa

    • calendar_month Kam, 11 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Ema Nur Fadlillah Ema Nur Fadlillah/DOKUMEN PRIBADI Sekarang ini banyak anak muda yang acuh dengan desanya. Namun berbeda dengan Ema Nur Fadlillah. Perempuan kelahiran Pati 6 September 1998 ini malah merasa terpanggil memerhatikan desanya sendiri. Ia merasa galau, jika anak muda enggan bangga dengan desanya. Untuk itu meskipun ia sekarang banyak berkegiatan di luar kota, […]

  • Oknum Guru Madrasah di Pati Cabuli Siswinya

    Oknum Guru Madrasah di Pati Cabuli Siswinya

    • calendar_month Ming, 21 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    ILUSTRASI REPRO rapormerah.co Lingkar Muria, PATI – Berita yang diunggah Satreskrim Polres Pati di akun instagramnya, soal pencabulan yang dilakukan oknum guru madrasah, benar adanya. Diketahui, oknum guru itu mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Huda di Dukuh Tapen Desa Kertomulyo Kecamatan Margoyoso. Saat dikonfirmasi, hal itu dibenarkan Kepala Madarasah, Suparmo, Minggu (21/1/18) lalu. Suparmo menjelaskan, atas […]

  • Tiga Pemain Pati ke Babak Selanjutnya

    Tiga Pemain Pati ke Babak Selanjutnya

    • calendar_month Sen, 22 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Seleksi PSIS U-19 di Pati Lingkar Muria, PATI – Dari banyak nama pesepakbola Pati yang mengikuti seleksi PSIS U-19, hanya tiga nama yang lolos ke babak selanjutnya. Mereka yang lolos itu adalah Calvin Ivan Prasetya dari Cluwak, Muhammad Iqbal Al Ghuzat Tambakromo dan Benny Setyo Adi dari Trangkil. Meskipun lolos, ini belum final menjadi bagian dari […]

  • Keterlaluan Maling di Magelang Curi Belasan Tabung Oksigen di RSUD Muntilan

    Keterlaluan Maling di Magelang Curi Belasan Tabung Oksigen di RSUD Muntilan

    • calendar_month Jum, 3 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Polres Magelang mengamankan pencuri belasan tabung oksigen milik RSUD Muntilan Di tengah masa pandemi Covid-19 keberadaan tabung oksigen sangat vital. Sayangnya masih ada oknum nakal. Seorang sopir penyedia jasa oksigen bukannya memberikan layanan yang baik malah mencuri belasan tabung oksigen milik RSUD Muntilan. Beruntung polisi cepat mengungkapkan kasus ini. MAGELANG– Kurang dari 24 jam Unitreskrim […]

  • Suami – Istri di Jepara Tega Buang Bayinya di Sumur

    Suami – Istri di Jepara Tega Buang Bayinya di Sumur

    • calendar_month Sab, 20 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Ilustrasi JEPARA – Sungguh tega sekali apa yang dilakukan suami istri di Jepara, Jawa Tengah. Keduanya tega membuang bayinya yang masih berusia 3 bulan ke dalam sumur. Peristiwa ini menghebohkan warga masyarakat Jepara dan juga warga jagat maya netizen, (19/5/2023). Peristiwa pembuangan bayi itu terjadi di Desa Balong, Kecamatan Kembang, Jepara. Kasatreskrim Polres Jepara AKP […]

  • TPA Tanjungrejo Overload, Warga Geram dan Lakukan Aksi Penutupan

    TPA Tanjungrejo Overload, Warga Geram dan Lakukan Aksi Penutupan

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 287
    • 0Komentar

    KUDUS – Warga Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, menggelar aksi demonstrasi pada Kamis (16/1/2025) dan menutup Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah setempat. Aksi ini dilakukan karena TPA Tanjungrejo dinilai sudah overload, menyebabkan pencemaran lingkungan, dan mengancam kesehatan warga. Massa aksi mendatangi TPA dengan membawa pengeras suara dan melakukan demonstrasi di sekitar lokasi. Kondisi TPA […]

expand_less