Breaking News
light_mode

Sensasi Petik Melon Sendiri di Kebun Pinggir Tambak

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 17 Mei 2019
  • visibility 273


PATI – Menjelang petang,
orang-orang berbondong menuju ke pematang tambak di Desa Dororejo Kecamatan
Tayu. Bukan untuk memanen ikan, melainkan untuk ngabuburit di kebun melon.

Lebih dari 3000 tanaman melon siap
panen tumbuh memanjang di pematang tambak tersebut. Pemiliknya adalah Nur
Cakwung. Lokasinya berada di RT 4 RW 2. Kebun melon itu disulap Cakwung menjadi
lokasi wisata petik buah.

Orang-orang pun berdatangan. Sembari
ngabuburit, sekalian beli melon memetik sendiri di kebunnya. Cakwung mengaku,
mempunyai inisiatif untuk membuka wisata kebun buah melon lantaran harganya
yang anjlok.

Dia menceritakan awalnya dia
berencana untuk menjual buah melon tersebut kepada pengepul. Namun harganya
tidak sebanding dengan hasil jerih payah yang dilakukan. Bagaimana tidak,
tanaman sebanyak 3 ribu pohon tersebut hanya ditawar dengan harga Rp 12 juta.

Menurutnya, harga tersebut belum
bisa menutup ongkos produksi. Belum lagi perawanan dan lain sebagainya.

“Saya tidak mau karena itu di
luar dari perkiraan saya. Kemudian saya berpikir, lebih baik kebun ini saya
buka untuk umum, dan para pengunjung bebas untuk membeli dan memetik sendiri
buah melon itu,” katanya.

Tanpa berpikir panjang kemudian dia
memanfaatkan media sosial untuk promosi wisata petik buah melon tersebut. Masyarakat
cukup antusias berkunjung ke kebun Cakwung.

“Wisata ini baru saya buka
Minggu (12/5/2019) kemarin. Tapi pengunjungnya sudah banyak. Bahkan sore hari itu,
ada sekitar 100 pengunjung yang datang,” katanya.

Untuk masuk ke wisata petik buah
melon tersebut, Nur Cakwung hanya mematok harga Rp 7000 untuk satu kilo melon.
Pengunjung bisa memilih dan memetik sendiri buah melon itu.

“Kalau melon yang diambil
lebih dari dua kilo, biasanya saya kasih bonus mentimun. Jadi, mereka juga saya
suruh ambil mentimun di kebun. Kan lahannya berjejeran dengan tanaman
melon,” ungkapnya.

Dari inisiatif yang dilakukan itu,
Nur Cakwung justru mendapatkan banyak keuntungan. Sebab, apabila harga melon
dari petani hanya Rp 4000 per kilo, dia justru bisa menjual seharga Rp 7000 per
kilo plus tiket masuk kebun. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Kader Ansor-Banser Ikut Apel Patriotisme dan Kemah Bakti di Jepara

    Ribuan Kader Ansor-Banser Ikut Apel Patriotisme dan Kemah Bakti di Jepara

    • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 657
    • 0Komentar

    JEPARA – Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Addin Jauharudin, menyerukan seluruh kader Ansor dan Banser untuk menjadi penolong bagi umat, daerah, dan bangsa. Hal ini disampaikan dalam sambutannya pada Apel Patriotisme dan Kemah Bakti di GOR Al-Fitroh, Desa Watu Aji, Jepara, Sabtu (3/5/2025). “Ansor artinya penolong. Maka tolonglah saudara-saudaramu, tolonglah desamu, dan tolonglah […]

  • Menang Lagi, Tiket Semifinal Persipa Jr Masih Belum Aman

    Menang Lagi, Tiket Semifinal Persipa Jr Masih Belum Aman

    • calendar_month Ming, 9 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Kapten Persipa Jr Lingga Widya berduel dengan pemain belakang Persitema Jr Persipa Jr meraup tiga poin penuh saat menjamu Persitema Jr di Stadion Joyokusumo Minggu (9/9/2018) kemarin. Persipa Jr menang tipis 1 – 0 melalui gol Edi Fafariopa di menit ke 10. Meskipun menang, tiket semifinal masih belum aman. Pelatih kepala Persipa Jr Eko Supriyanto […]

  • Anggota DPRD Pati Dukung Event Lari untuk Promosikan Gaya Hidup Sehat di Masyarakat

    Anggota DPRD Pati Dukung Event Lari untuk Promosikan Gaya Hidup Sehat di Masyarakat

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 304
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan Chandra, menunjukkan dukungan penuh terhadap gaya hidup sehat di masyarakat dengan menghadiri event lari yang diadakan pada Minggu pagi (15/9). Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik yang mudah diakses oleh semua kalangan. “Kegiatan seperti ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan […]

  • Ke Pulau Panjang, Ziarah dan Mereguk Air Berkah (3)

    Ke Pulau Panjang, Ziarah dan Mereguk Air Berkah (3)

    • calendar_month Sab, 13 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Bersimpuh di depan makam Matahari telah benar-benar tenggelam. Langit gelap. Kesunyian Pulau Panjang makin terasa. Lampu-lampu di jalan paving sudah dinyalakan. Malam jadi sedikit terang. Komplek makam Syeh Abu Bakar sepi sekali. Waktu itu sudah masuk isya. Saya hendak menunaikan salat sekaligus ziarah ke makam waliyullah tersebut. Di komplek itu lumayan terang. Banyak lampu menyala. […]

  • Tak Terkalahkan Persipa Jr Makin Perkasa

    Tak Terkalahkan Persipa Jr Makin Perkasa

    • calendar_month Rab, 8 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 251
    • 0Komentar

    DOKUMEN PERSIPA JR PATI, SPORTAINMENT – Matchday keenam, Persipa Jr masih terlalu tangguh untuk lawan-lawannyan di grup 2 Piala Soeratin U-17 Zona Jawa Tengah. Meladeni tamunya PSD Demak, Laskar Saridin Muda menang meyakinkan dengan skor akhir 3 – 1 di Stadion Joyokusumo sore kemarin (8/8/2018).  Atas hasil baik tersebut, Edo Fafariopa dkk tetap nyaman bertengger di puncak klasemen sementara […]

  • Gus Yusuf Chudlori ; Cinta dan Keteladanan Adalah Kunci Pendidikan Pesantren

    Gus Yusuf Chudlori ; Cinta dan Keteladanan Adalah Kunci Pendidikan Pesantren

    • calendar_month Sel, 7 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 262
    • 0Komentar

    SUMBER : NU ONLINE KH Yusuf Chudlori punya konsep dalam pendidikan di pesantren. Menurutnya ada ciri khas pendidikan di pesantren. Yaitu mengedepankan cinta kasih dan suri tauladan yang baik.   Gus Yusuf sapaan akrabnya, menuontohkan jika ada seorang pendidik merasa jengkel kepada peserta didik atau santrinya maka langkah yang terbaik adalah dengan mendoakan dan mengirimkan fatihah kepadanya. […]

expand_less