Breaking News
light_mode

Selesai DIbangun Pedagang Pasar Rogowongso Siap Kembali ke Pasar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 17 Jan 2018
  • visibility 263
Jamin Jual Beli Tetap Ramai

Pedagang Pasar Rogowongso masih menempati kios darurat


Lingkar Muria, PATI – Beberapa pedagang Pasar Rogowongso yang masih
menempati kios darurat,  mengaku
transaksi jual beli lebih ramai di pinggir jalan ketimbang di dalam pasar.
Seperti yang dituturkan Atik, 45, pedagang sayuran ini mengaku jualannya lebih
ramai saat menempati kios darurat yang berada di sekitar kawasan pecinan ini.
”Lebih ramai, orang gampang kalau
mau belanja. Tinggal berhenti sembari masih duduk di atas motor, tanpa perlu
parkir, transaksi jual beli terjadi. Berbeda saat di dalam pasar,” kata penjual
sayur yang berada di samping kelenteng ini.
Bahkan, kalau di pasar transaksi
paling banter hanya sampai pukul 14.00, saat jualan di pinggir jalan seperti
ini, di kiosnya sampai pukul 15.00, masih ada saja pembeli yang datang. Bahkan
ada beberapa pedagang yang merasa nyaman dan ingin tetap berjualan di kios
darurat saja.
Menanggapi hal demikian, Kepala
Dinas Perdagangan dan Perindustrian Riyoso melalui Kabid Pengelolaan Pasar, B J
Ishrony menuturkan pihaknya akan terus memberikan sosialisasi kepada pedagang.
”Ya memang ramai pastinya karena di
pinggir jalan kan strategis, tapi perlu melihat juga jalan merupakan fasilitas
umum. Tentu aktivitas jual beli, jangan sampai mengganggu pengguna jalan lah. Selain itu pasar juga sudah
dibangun dengan bagus, harus dimanfaatkan lah,”
katanya.
Senada dengan Kabid Pengelolaan
Pasar, anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati Noto Subiyanto mengungkapkan, meski
memang ramai di pinggir jalan tetapi pedagang mesti harus menempati pasar.
”Sudah dibangun pemerintah
bagus-bagus mesti harus ditempati. Kalau sudah langganan, pasti kemanapun
dicari. Jadi jangan khawatir lah, pasti ramai,” ungkap politisi PDI Perjuangan
ini.

Selain itu pasar-pasar dibangun
sekarang ini agar pembeli maupun pedagang nyaman. Sebab pasar sekarang bersih,
bangunannya bagus. Kalau hujan tidak akan becek seperti pasar-pasar tradisional
di masa sebelumnya. Ini sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyrakat
kecil agar tak kalah bersaing dengan keberadaan swalayan dan semacamnya,”
terang Noto. (has)
  
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Beri Dukungan Penuh untuk Atlet Berprestasi: “Perlu Perhatian Serius!”

    DPRD Pati Beri Dukungan Penuh untuk Atlet Berprestasi: “Perlu Perhatian Serius!”

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 353
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menunjukkan dukungannya terhadap peningkatan prestasi atlet lokal. Harapan besar disematkan agar atlet Pati mampu meraih prestasi di tingkat nasional hingga internasional. “Atlet Kabupaten Pati punya potensi karena itu perlu perhatian serius dari pihak-pihak terkait untuk mendorong peningkatan prestasi olahraga di kabupaten Pati, supaya bisa berbicara lebih […]

  • Daftar 12 Desa Wisata baru di Kabupaten Pati Tahun 2022

    Daftar 12 Desa Wisata baru di Kabupaten Pati Tahun 2022

    • calendar_month Sab, 21 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Lapangann Gelora Sukarno Mojoagung Pati Tahun 2022 ini Kabupaten Pati memilik 12 desa wisata baru. Wisata yang dijual beragam. Dari wisata alam, agrowisata buah-buahan hingga wisata seni budaya, dan olahraga. PATI — Kini pilihan tempat wisata di Kabupaten Pati semakin beragam. Hal ini karena munculnya desa-desa wisata baru. Pata tahun ini ada 12 desa wisata […]

  • Gelar Karya SDN Pati Kidul 1 Tampilkan Tari hingga Karawitan

    Gelar Karya SDN Pati Kidul 1 Tampilkan Tari hingga Karawitan

    • calendar_month Sab, 14 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Siswa SDN Pati Kidul 1 saat gelar karya Sejumlah siswa SDN Pati Kidul 1 menampilkan berbagai kesenian. Mulai tari hingga karawitan. Kegiatan gelar karya ini diikuti siswa kelas 1 hingga kelas 6. PATI – SDN Pati Kidul 01 menggelar kegiatan Gelar Karya dan Pentas Seni di halaman sekolah, Sabtu (14/1/2023).  Kegiatan dimeriahkan dengan bazaar yang […]

  • Beginilah Nyekiklik Channel, Kumpulan Pemuda Kreatif di Cluwak-Pati

    Beginilah Nyekiklik Channel, Kumpulan Pemuda Kreatif di Cluwak-Pati

    • calendar_month Jum, 2 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Percaya Diri Angkat Guyonan Khas Bumi Mina Tani   Para personil Nyekiklik saat berbincang di Cafe Gojoos Kelat Senin (29/1/18) Berawal dari teman satu tongkrongan, Nyekiklik Channel hadir. Mereka percaya diri menampilkan guyonan dengan mengusung dialek khas asalnya, Kabupaten Pati di layar Youtube. Obrolan terasa gayeng, saat saya mencoba menggali kisah tentang Nyekiklik Channel yang belakangan […]

  • Kekeringan Parah di Tiga Kecamatan Pati, DPRD Minta Pemkab Prioritaskan Air Bersih

    Kekeringan Parah di Tiga Kecamatan Pati, DPRD Minta Pemkab Prioritaskan Air Bersih

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 296
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan Hariscandra, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk memprioritaskan pengiriman air bersih ke wilayah yang terdampak kekeringan. Hal ini disampaikan Danu dalam rapat penetapan status tanggap darurat kekeringan yang dipimpin Pj Bupati Pati, Sujarwanto Dwiatmoko. Danu menyoroti kondisi tiga kecamatan yang mengalami kekeringan parah, yaitu Jakenan, Jaken, dan Pucakwangi. […]

  • DPRD Pati Desak Pemkab Tangani Serius Suplai Air Lahan Tadah Hujan

    DPRD Pati Desak Pemkab Tangani Serius Suplai Air Lahan Tadah Hujan

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 298
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk segera mengatasi masalah suplai air di lahan tadah hujan, khususnya untuk sektor pertanian. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyatakan keprihatinannya dan menekankan urgensi penanganan masalah ini. “Penanganan suplai air harus segera dilakukan. Apalagi, ke depan ini akan berdampak […]

expand_less