Breaking News
light_mode

Saring sebelum Sharing, dan Ilmu Ojo Kesusu ala Gus Nadirsyah Hosen

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 18 Mar 2019
  • visibility 281






Kehadiran buku
berjudul Saring sebelum Sharing ini
semakin menyadarkan kita untuk tak gampang buru-buru percaya sebuah kebenaran. Sebab, bisa jadi kebohongan yang terus berulang dipercaya menjadi kebenaran. Setidaknya
hal itu yang hendak disampaikan penulisnya. Profesor Nadirsyah Hosen. Atau kita
akrab mengenalnya Gus Nadirsyah. Rosi Syuriah Pengurus Cabang Istimewa (PCI)
Nahdlatul Ulama Australia dan Selandia Baru.

Salah satu contoh kasus yang dibahas Gus Nadir dalam buku ini adalah soal
quote dari Imam Syafi’i. Dimana disebutkan yang intinya soal ulama yang dibenci
orang kafir, itulah yang diikuti. Setelah ditelisik lebih dalam mengenai quote
yang sudah dianggap benar nyatanya tak ada.

”Saya sudah mencari-cari pernyataan itu di
kitab-kitabnya Imam Syafi’i. Tidak ada. Entah bacaan saya yang memang kurang
dalam. Atau dolan saya yang kurang jauh,” kata dosen di Monash University ini
sambil bergurau. Saat bertemu dengan salah satu ulama keturunan Imam Syafi’i
pun Gus Nadir tidak mendapat jawaban.

”Saya bahkan pernah bertanya, apa benar datuknya
jenengan pernah berkata demikian,” kata Gus Nadir menanyakan kepada seorang
ulama yang diakuinya telah lama menjadi teman diskusi dalam berbagai topik
tersebut.
Kasus semacam itu menjadi sudah sangat sering terjadi.
Banyak netizen, kata Gus Nadir yang juga menanyakan hal itu. Apa benar soal
quote-quote yang sering dibagikan. ”Oleh karena itu kita harus waspada. Terutama
soal quote-quote itu. Asal cantumkan gambar tokoh, lalu ada kata-kata sedikit
di bawahnya. Gus Mus mengaku hal itu sering terjadi padanya. Padahal ia tak
merasa mengatakan hal itu. Ya intinya jika menerima informasi itu jangan
buru-buru diiyakan. Harus tahu sanadnya,” jelas Gus Nadirsyah.

Tak hanya itu, Gus
Nadir juga menyindir perilaku orang-orang yang suka bertanya namun sebenarnya
hanya ngetes. Bahkan ada yang lebih parah lagi. ”Ya seperti ketika ada berita misal
isu si A ternyata begini. Kemudian link berita itu diforward ke grup Whatsapp. Padahal sudah jelas di grup itu tidak
ada orang yang bisa memberikan klarifikasi. Tidak ada orang yang punya akses ke
si A. Ya itu sama saja ikut nyebar berita belum tentu benar dengan gaya
bertanya,” papar Gus Nadir. (alb)   

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Pati Hadiri Penandatanganan Pakta Integritas Se-Jateng

    Ketua DPRD Pati Hadiri Penandatanganan Pakta Integritas Se-Jateng

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.970
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Pati Ali Badrudin turut serta dalam acara penandatanganan Pakta Integritas Pimpinan DPRD dan Kepala Daerah se-Jawa Tengah, bersama Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra. Kegiatan yang juga menjadi pembukaan Dialog Antikorupsi kolaborasi KPK RI dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berlangsung di Grahadi Bhakti Praja, Semarang, pada Kamis (30/3). Acara yang diikuti […]

  • Selamat Jalan Syabda, Calon Bintang Terang Tunggal Putra yang Berpulang

    Selamat Jalan Syabda, Calon Bintang Terang Tunggal Putra yang Berpulang

    • calendar_month Sel, 21 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

      Syabda Perkasa Belawa pemain bulutangkis tunggal putra/ Instagram  Kabar duka menyelimuti insan bulutangkis nasional. Atlet muda bernama Syabda Perkasa Belawa berpulang di usianya yang masih amat muda karena terlibat kecelakaan tol Pemalang- Batang, (20/3/2023) subuh. Syabda pemain tunggal putra kelahiran Jakarta, 25 Agustus 2001.  Pemain tunggal putra ini merupakan anggota pelatnas. Saat ini menduduki […]

  • Lewat Program MBG, Read Aloud Kudus Ajak Anak Gemar Membaca dan Berkreasi

    Lewat Program MBG, Read Aloud Kudus Ajak Anak Gemar Membaca dan Berkreasi

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.709
    • 0Komentar

    KUDUS – Ruang Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kudus tampak penuh semangat saat diisi oleh anak-anak yang mengikuti kegiatan MBG (Membaca, Berkarya, Gembira) yang digagas oleh komunitas Read Aloud Kudus. Program ini dirancang khusus untuk menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan, sekaligus menumbuhkan minat baca, daya kreativitas, dan rasa percaya diri anak-anak sejak usia dini. Ketua Read Aloud […]

  • Kalahkan Kudus Lewat Adu Penalti, Pati Juara Pra POPDA Zona III Jateng 2026

    Kalahkan Kudus Lewat Adu Penalti, Pati Juara Pra POPDA Zona III Jateng 2026

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.221
    • 0Komentar

    KUDUS — Tim sepak bola Kabupaten Pati yang sebagian besar diwakili siswa SMA Safin Bina Bangsa berhasil meraih gelar juara Pra Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Pra POPDA) Zona III Jawa Tengah 2026. Keberhasilan ini dipastikan setelah menaklukkan tuan rumah Kabupaten Kudus dalam laga puncak yang berlangsung di Lapangan Tanjungkarang, Kudus, Rabu (22/7/2026) pagi. Dalam waktu […]

  • Ali Badrudin Imbau Transparansi dalam Pendaftaran KPPS Pilkada 2024

    Ali Badrudin Imbau Transparansi dalam Pendaftaran KPPS Pilkada 2024

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 277
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengimbau agar proses pendaftaran anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pilkada 2024 dilakukan dengan transparan dan akuntabel. Hal ini disampaikan Ali dalam rangka persiapan Pilkada 2024 di Kabupaten Pati yang rencananya akan diikuti oleh tiga pasangan kandidat. “KPPS adalah ujung tombak penyelenggaraan Pemilu di tingkat […]

  • Diduga Bermasalah Oknum Polisi di Pati Dilaporkan ke Polda Jateng

    Diduga Bermasalah Oknum Polisi di Pati Dilaporkan ke Polda Jateng

    • calendar_month Rab, 27 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 330
    • 0Komentar

      PATI – Seorang oknum polisi di Polres Pati dilaporkan ke Polda Jawa Tengah. Oknum polisi ini diduga menyalahi Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam kegiatan operasi karaoke. Wakil Ketua Paguyuban Pengusaha Karaoke (Pusaka) Pati, Heri Susanto menjelaskan laporan itu dilayangkan ke Polda Jawa Tengah pada 29 September lalu. Saat ini masih tahap pemeriksaan. “Beberapa waktu […]

expand_less