Breaking News
light_mode

Saluran Air Mampet, Hujan Tak Sampai 15 Menit Jalanan di Tayu Tergenang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 2 Mar 2018
  • visibility 237


HATI-HATI : Pengendara jalan nampak berjalan pelan di jalan yang tergenang yang terletak di Jalan Raya Tayu – Jepara turut Desa Tayu Kulon, di depan pertigaan arah Dukuhseti.

Lingkar Muria, PATI – Jalan Raya Tayu – Jepara turut Desa Tayu Kulon,
di depan pertigaan arah Dukuhseti selalu tergenang air ketika hujan turun.
Meskipun hanya sebentar. Hal ini disebabkan drainase yang tak berfungsi dengan
baik. Salurannya buntu. Seperti yang terlihat siang kemarin Jumat (2/3/18).
Narti, 62, warga Desa Tayu Kulon,
mengaku hal itu terjadi sudah lama. Tiap kali hujan turun, air langsung
menggenang. Sebab drainase yang buntu sehingga air meluap ke jalan yang memang
permukaannya rendah, seperti cekungan.
Air merendam sepanjang kurang lebih
10 meter di depan pertigaan hingga sebuah toko roti. ”Ketinggian air tak
seberapa. Sebab hujan tadi hanya sebentar. Sekitar tak lebih dari 15 menit
menjelang Jumatan, namun air di saluran drainase meluap sebab salurannya yang
buntu,” terang Narti.
Kejadian yang telah berlangsung
lama ini, pun pada akhirnya merusak jalan. Banyak lubang-lubang. Kedalamannya
bervariasi, antara lima hingga 10 centimeter. ”Tentu sangat membahayakan.
Beberapa kali menimbulkan korban, meski tak terlalu parah. Ada anak sekolah,
dua anak terjatuh di situ. Karena tak melihat lubang yang tergenang air,” imbuh
Narti.
Untuk itu, beberapa waktu lalu,
lanjut Narti, beberapa warga sekitar berinisiatif menambal lubang di jalan
dengan material tanah. ”Saya harap ya ada perbaikan. Terutama soal saluran
drainasenya. Karena yang menyebabkan jalanan tergenang ya karena salurannya
yang buntu. Salurannya lah diperbaiki,” paparnya.
Senada dengan Narti. Muhamad Yusuf,
seorang pengguna jalan mengungkapkan hal yang sama. Dia menghendaki ada
perbaikan di jalan tersebut. ”Kalau hujan airnya menggenang. Terlebih
jalanannya pun berlubang, dan tertutup genangan air. Jadi bagi yang tak biasa
melintasi jalan tersebut, mesti extra hati-hati. Salah-salah bisa terperosok,
bahkan berakibat fatal,” terang seorang pelajar yang baru pulang sekolah
tersebut. (lil)      
LOKASI
Jalan Raya Tayu – Jepara turut Desa
Tayu Kulon, di depan pertigaan arah Dukuhseti.
PENYEBAB
Saluran drainase buntu
Permukaan jalan yang rendah
KEDALAMAN
5 – 10 centimeter
PANJANG
JALAN TERGENANG
Sekitar 10 meter
AKIBAT
Jalanan berlubang

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan 1 Abad NU di Pati Teladani Perjuangan Para Muassis

    Peringatan 1 Abad NU di Pati Teladani Perjuangan Para Muassis

    • calendar_month Jum, 24 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 244
    • 0Komentar

       Peringatan 1 abad NU di Kabupaten Pati  Sholawatan bersama Habib Ali Zainal Abidin digelar dalam rangka 1 abad NU di alun-alun Simpang 5 Pati. Ribuan warga nahdliyin memadati acara tersebut. Dalam kesempatan itu Rais Syuriah PCNU Pati mengajak hadirin untuk meneladani perjuangan para Muassis. PATI – Selepas azan Isyak, alun-alun Simpang 5 Pati mulai dipadati […]

  • Kampanye Jepara Bersih, PJ Bupati Jepara Nyapu di Jalanan

    Kampanye Jepara Bersih, PJ Bupati Jepara Nyapu di Jalanan

    • calendar_month Sen, 6 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 219
    • 0Komentar

    PJ Bupati Jepara menyapu jalanan Penjabat (PJ) Bupati Jepara sangat serius untuk menjadikan Jepara menjadi kota yang bersih. Bahkan dirinya tak heran turun langsung untuk menyapu jalan sebagai bentuk keteladanan pemimpin kepada masyarakat. JEPARA – Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta bersama dengan komunitas sepeda di Jepara melakukan bersih-bersih sampah, Minggu (5/6/2022) pagi. Aksi pungut […]

  • Suluk Maleman Edisi 72 Hadirkan Diskusi Soal Dongeng

    Suluk Maleman Edisi 72 Hadirkan Diskusi Soal Dongeng

    • calendar_month Sel, 12 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Suluk Maleman edisi ke 72 bakal mengusung tema diskusi “Dongeng Negeri Tanpa Dongeng”, hadir sebagai pembicara meliputi para penggiat dongeng. Seperti Hasan Aoni Azis, Agung Pramono, Budi Muryono, dan Omah Dongeng Marwah.  Hari: Sabtu Tanggal: 16 Desember 2017Jam: 20.00 sampai selesaiTempat: Rumah Adab Indonesia MuliaJalan P. Diponegoro No 94 – Pati Live Streaming: Nutizen http://www.sulukmaleman.com/streamingRadio/Video Streaming: […]

  • Kepala BKPP Pati : Hati-hati Oknum Tawarkan Kelulusan CASN

    Kepala BKPP Pati : Hati-hati Oknum Tawarkan Kelulusan CASN

    • calendar_month Ming, 10 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 238
    • 0Komentar

      Kepala BKPP Saiful Ikmal PATI – Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Pati Saiful Ikmal menegaskan penyelenggaraan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dilakukan dengan transparan dan jujur. Karena itu pihaknya mengingatkan agar para peserta berhati – hati terhadap oknum yang mengaku atau menjanjikan dapat meloloskan tes CPNS dan PPPK terlebih sampai […]

  • Santri Harus Menjadi Generasi Emas Penyongsong 1 Abad Indonesia

    Santri Harus Menjadi Generasi Emas Penyongsong 1 Abad Indonesia

    • calendar_month Rab, 21 Agu 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Para santri saat mengikuti upacara Pagi hari, menjelang detik-detik proklamasi, pada Hari Sabtu 17 Agustus 2019, santri-santri Yanbu’ul Qur’an 1 Pati melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati HUT RI yang ke-74. Upacara bendera di Yanbu’ul Qur’an 1 Pati ini sedikit unik, karena dilaksanakan dengan menggunakan atribut santri, yakni bersarung dan berpeci. 300-an santri dan segenap […]

  • LTNNU Pati Bagikan Nasi Ayam Geprek dan Sosialisasikan Bahaya Hoaks kepada Korban Banjir

    LTNNU Pati Bagikan Nasi Ayam Geprek dan Sosialisasikan Bahaya Hoaks kepada Korban Banjir

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.620
    • 0Komentar

    PATI – Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Pati menggabungkan bantuan langsung dengan edukasi kepada korban banjir yang telah melanda Kabupaten Pati selama lebih dari sepekan. Pada Minggu (18/1/2026), mereka menyebarkan ratusan porsi nasi ayam geprek sekaligus memberikan sosialisasi tentang bahaya hoaks atau berita bohong. Banjir mulai menerjang wilayah ini sejak Jumat (9/1/2026), mengakibatkan […]

expand_less