Breaking News
light_mode

Ribuan Wajib KTP Belum Rekaman Bisa Terancam Kehilangan Hak Pilih

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 2 Mar 2018
  • visibility 229

FOTO REPUBLIKA
Lingkar Muria, PATI – Pada masa pencocokan dan penelitian (coklit),
diketahui ada sekitar 40 ribuan warga yang tidak bisa menunjukkan kepemilikan E-KTP
maupun surat keterangan (suket). Hal ini bisa mengakibatkan mereka tak bisa
masuk daftar pemilih, tentu saja konsekuensinya mereka kehilangan hak pilihnya.
Diketahui sejumlah data puluhan ribu itu memang belum melakukan perekaman.
Hal itu dibenarkan Plt Kepala Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Rubiyono. Pihaknya membenarkan ada sekitar 40 ribuan
warga yang masuk wajib E – KTP, tetapi belum melakukan perekaman.
”Sampai Bulan Februari 2018 ini,
jumlah penduduk di Kabupaten Pati mencapai 1.286.000 jiwa. Yang masuk wajib
E-KTP ada sejumlah 977.259 jiwa. Yang sudah melakukan rekaman sejumlah 934.615 jiwa,
sisanya 42.664 jiwa belum melakukan perekaman,” papar Rubiyono saat ditemui di
ruangannya pagi kemarin.
Untuk itu, lanjut Rubiyono,
pihaknya menyiasati dengan giat jemput bola. Seperti di acara car free day, sekolah-sekolah hingga
pondok pesantren. ”Jemput bola lebih efektif. Sekali prekaman bisa dapat hingga
50 warga,” kata Rubiyono.
Lebih lanjut, Rubiyono
mengungkapkan, pihaknya mengaku mengalami sejumlah kendala. Seperti banyaknya
warga di Kabupaten Pati yang bekerja di luar kota. ”Itu juga menjadi tantangan
tersendiri bagi kami. Namun mau bagaimana lagi, pengurusan administrasi seperti
ini dilakukan jika mereka memang sedang membutuhkan. Namun untuk target yang
dicapai setidaknya sudah 95 persen, dari patokan yang diberikan Dirjen Capil
Kemendagri,” papar Rubiyono.
Pencapaian target memang tak bisa
100 persen. Hal ini disebabkan data untuk perekaman penduduk ini data yang
dinamis. ”Selalu terjadi pergerakan data. Bulan ini ada 1000 yang melakukan
perekaman, dua hari kemudian bisa saja ada muncu-muncul lagi wajib E-KTP baru.
Makanya pencapaiannya tak bisa 100 persen,” pungkas Rubiyono. (has)
TENTANG PEREKAMAN E KTP DI PATI SAMPAI FEBRUARI 2018
1.286.000
JUMLAH PENDUDUK
977.259
WAJIB KTP
934.615
SUDAH PEREKAMAN
42.644
BELUM PEREKAMAN

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sembilan Kali Bumi Kartini Raih Opini WTP

    Sembilan Kali Bumi Kartini Raih Opini WTP

    • calendar_month Ming, 2 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 207
    • 0Komentar

    JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualiaan (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Tengah. Penghargaan ini diterima Plt Bupati Dian Kristiandi, Selasa (28/5/2019), di Kantor BPK RI Jateng. Penghargaan itu sekaligus menandai kali kesembilan Kota Ukir dianugerahi WTP. Bersama Ketua DPRD Jepara Junarso, Sekda Jepara Edy Sujatmiko, […]

  • Soal Beasiswa untuk Siswa Miskin, Wakil Ketua DPRD Pati Minta Pemkab Perhatikan Lulusan Pondok Pesantren

    Soal Beasiswa untuk Siswa Miskin, Wakil Ketua DPRD Pati Minta Pemkab Perhatikan Lulusan Pondok Pesantren

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 223
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati Sudewo telah mengeluarkan program pemberian beasiswa di perguruan tinggi bagi siswa kurang mampu. Kebijakan itu dinilai sangat baik. Salah satunya diungkapkan oleh Wakil Ketua ll DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo. Menurutnya, beasiswa yang diberikan kepada siswa lulusan SMA/SMK kurang mampu merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) […]

  • Polsek Margoyoso Tangani Laporan Upaya Pencurian Motor Karyawan PT Djarum di Ngemplak Kidul

    Polsek Margoyoso Tangani Laporan Upaya Pencurian Motor Karyawan PT Djarum di Ngemplak Kidul

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.749
    • 0Komentar

    PATI – Seorang wanita berinisial NK (25 tahun) ditahan petugas Polsek Margoyoso setelah dicurigai mencoba mencuri sepeda motor milik karyawan PT Djarum di lahan parkir Desa Ngemplak Kidul, Kecamatan Margoyoso, pada Selasa (27/1) sekitar pukul 05.00 WIB. Kejadian itu memicu kegelisahan di antara sejumlah karyawan yang baru tiba untuk bekerja. Sepeda motor Honda Vario berwarna […]

  • Anggota DPRD Pati Dorong Generasi Muda Kembangkan Potensi Buah Lokal

    Anggota DPRD Pati Dorong Generasi Muda Kembangkan Potensi Buah Lokal

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 695
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Pati mendorong generasi muda untuk terjun dan mengembangkan sektor pertanian tanaman buah di Kabupaten Pati. Kabupaten Pati dikenal sebagai daerah penghasil buah-buahan khas, seperti jambu citra dan kelapa kopyor. Anggota DPRD Pati, Eko Kuswanto, menyatakan bahwa sektor ini memiliki potensi besar dan menjanjikan. “Pertanian tanaman buah ini merupakan bisnis yang menjanjikan. Potensinya […]

  • Robot Bandeng Pati Filosofi Industrialisasi

    Robot Bandeng Pati Filosofi Industrialisasi

    • calendar_month Sel, 1 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Patung Ikan Bandeng yang mirip dengan robot Desain patung di tugu bandeng tak biasa. Patung dengan panjang 26 meter dan lebar 6 meter itu didesain mirip robot. Bentuknya tak menunjukkan detail bagian tubuh ikan bandeng sama sekali, seperti umumnya di patung ikan bandeng yang sudah lebih dulu ada di Pati. Rangka utama patung ikan bandeng […]

  • DPRD Pati Desak Pemkab Perhatikan Sektor Pertanian Ketela

    DPRD Pati Desak Pemkab Perhatikan Sektor Pertanian Ketela

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 243
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk lebih memperhatikan sektor pertanian ketela. Ketua Komisi B, Muslihan, mengungkapkan bahwa selama ini perhatian pemerintah lebih terfokus pada sektor pertanian padi. Ia menekankan pentingnya perhatian yang sama bagi petani ketela. “Harapannya semuanya di sektor pertanian, baik ketela maupun yang lainnya, […]

expand_less