Breaking News
light_mode

Ribuan Wajib KTP Belum Rekaman Bisa Terancam Kehilangan Hak Pilih

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 2 Mar 2018
  • visibility 264

FOTO REPUBLIKA
Lingkar Muria, PATI – Pada masa pencocokan dan penelitian (coklit),
diketahui ada sekitar 40 ribuan warga yang tidak bisa menunjukkan kepemilikan E-KTP
maupun surat keterangan (suket). Hal ini bisa mengakibatkan mereka tak bisa
masuk daftar pemilih, tentu saja konsekuensinya mereka kehilangan hak pilihnya.
Diketahui sejumlah data puluhan ribu itu memang belum melakukan perekaman.
Hal itu dibenarkan Plt Kepala Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Rubiyono. Pihaknya membenarkan ada sekitar 40 ribuan
warga yang masuk wajib E – KTP, tetapi belum melakukan perekaman.
”Sampai Bulan Februari 2018 ini,
jumlah penduduk di Kabupaten Pati mencapai 1.286.000 jiwa. Yang masuk wajib
E-KTP ada sejumlah 977.259 jiwa. Yang sudah melakukan rekaman sejumlah 934.615 jiwa,
sisanya 42.664 jiwa belum melakukan perekaman,” papar Rubiyono saat ditemui di
ruangannya pagi kemarin.
Untuk itu, lanjut Rubiyono,
pihaknya menyiasati dengan giat jemput bola. Seperti di acara car free day, sekolah-sekolah hingga
pondok pesantren. ”Jemput bola lebih efektif. Sekali prekaman bisa dapat hingga
50 warga,” kata Rubiyono.
Lebih lanjut, Rubiyono
mengungkapkan, pihaknya mengaku mengalami sejumlah kendala. Seperti banyaknya
warga di Kabupaten Pati yang bekerja di luar kota. ”Itu juga menjadi tantangan
tersendiri bagi kami. Namun mau bagaimana lagi, pengurusan administrasi seperti
ini dilakukan jika mereka memang sedang membutuhkan. Namun untuk target yang
dicapai setidaknya sudah 95 persen, dari patokan yang diberikan Dirjen Capil
Kemendagri,” papar Rubiyono.
Pencapaian target memang tak bisa
100 persen. Hal ini disebabkan data untuk perekaman penduduk ini data yang
dinamis. ”Selalu terjadi pergerakan data. Bulan ini ada 1000 yang melakukan
perekaman, dua hari kemudian bisa saja ada muncu-muncul lagi wajib E-KTP baru.
Makanya pencapaiannya tak bisa 100 persen,” pungkas Rubiyono. (has)
TENTANG PEREKAMAN E KTP DI PATI SAMPAI FEBRUARI 2018
1.286.000
JUMLAH PENDUDUK
977.259
WAJIB KTP
934.615
SUDAH PEREKAMAN
42.644
BELUM PEREKAMAN

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda di Pati Gelar Razia Perut Lapar

    Pemuda di Pati Gelar Razia Perut Lapar

    • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 239
    • 0Komentar

      Sambil ngritik kebijakan PPKM dari pemerintah, pemuda di Kota Pati ini membagi-bagikan makanan gratis. Kegiatan itu bertajuk razia orang lapar. PATI – Sekelompok pemuda di Kabupaten Pati menuntut pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Pati, agar solutif dalam memberikan jalan keluar terhadap kebijakan perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Menurut mereka, perpanjangan PPKM kurang memberikan solusi. Dengan […]

  • Komunitas Petani Pati Kompak Usung Cak Imin Maju Pilpres 2024

    Komunitas Petani Pati Kompak Usung Cak Imin Maju Pilpres 2024

    • calendar_month Sel, 22 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 255
    • 0Komentar

      Cak Imin didorong maju Pilpres 2024 oleh masyarakat tani di Kabupaten Pati Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, terus mendapat kepercayaan masyarakat untuk menjadi pemimpin di Republik Indonesia. Hal itu terlihat dari ramainya deklarasi yang mendorong dirinya maju dalam Pilpres 2024 mendatang. PATI – Di tengah gerimis yang turun pada sebuah lahan […]

  • Beban Anggaran Bertambah, DPRD Pati Khawatir Belanja Pegawai Lebihi Batas

    Beban Anggaran Bertambah, DPRD Pati Khawatir Belanja Pegawai Lebihi Batas

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.694
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti komposisi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang saat ini mencapai 34 persen. Pihak legislatif mewaspadai potensi kenaikan angka tersebut jika kebijakan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu menjadi Penuh Waktu direalisasikan. Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, […]

  • Ajaran Syekh Ahmad Mutamakkin dalam Suluk Alif: Penyucian Jiwa sebagai Inti Keagamaan

    Ajaran Syekh Ahmad Mutamakkin dalam Suluk Alif: Penyucian Jiwa sebagai Inti Keagamaan

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.645
    • 0Komentar

    PATI – Di wilayah Kajen, Kabupaten Pati, warisan manuskrip tidak hanya menjadi sisa kenangan masa lalu, melainkan juga menjadi cermin khas dari bagaimana Islam berkembang dan menyatu dengan kehidupan masyarakat Jawa. Taufiq Hakim, Filolog Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, menjelaskan bahwa keberislaman di daerah ini memiliki karakter konvergen dan vernakular, yang menyatukan ajaran ketauhidan yang kuat dengan […]

  • Satpolairud Polresta Pati Lakukan Patroli dan Edukasi Cegah Kebakaran Kapal di Sungai Silugonggo

    Satpolairud Polresta Pati Lakukan Patroli dan Edukasi Cegah Kebakaran Kapal di Sungai Silugonggo

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.761
    • 0Komentar

    PATI – Unit Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polresta Pati melaksanakan kegiatan patroli di sepanjang Alur Sungai Silugonggo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati pada hari Selasa, 7 Juli 2026. Bersamaan dengan itu, pihak kepolisian juga menerapkan program inovasi bernama SI POLA CEKAL, yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kebakaran kapal melalui sosialisasi kepada pekerja las, penggrendaan, serta […]

  • DPRD Pati Apresiasi Upaya Pemkab Tarik Investor Pabrik Pakan Ikan

    DPRD Pati Apresiasi Upaya Pemkab Tarik Investor Pabrik Pakan Ikan

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 260
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Yeti Kristianti, memberikan apresiasi positif terhadap upaya pemerintah daerah dalam menarik investor untuk membangun pabrik pakan ikan di Kabupaten Pati. Langkah ini dinilai akan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian daerah. “Langkah ini bagus untuk perekonomian Kabupaten Pati,” ujar Yeti. “Selama ini, banyak hasil tangkap nelayan kita yang disalurkan ke […]

expand_less