Breaking News
light_mode

Reses Tahap Pertama 2018, Infrastruktur Jadi Sorotan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 5 Jun 2018
  • visibility 256

PATI – Persoalan infrastruktur menjadi sorotan. Hal itu
mengemuka dari rapat paripurna siang kemarin Saqbtu (2/6/2018), dengan agenda penyampaian hasil
reses tahap pertama tahun 2018 anggota DPRD Kabupaten Pati di lima daerah
pemilihan (dapil).
Rapat paripurna dipimpin Wakil
Ketua I DPRD Kabupaten Pati Hardi. Sementara itu hasil reses yang dilakukan pada
14 hingga 17 Maret ini dibacakan oleh anggota Komisi D Jamari. ”Hasil reses ini
dilakukan untuk melakukan identifikasi persoalan-persoalan dimasyarakat. Yang
mana nantinya akan dijadikan dasar untuk pengambilan kebijakan,” kata politisi
PDI Perjuangan ini.
Reses yang telah dilakukan di semua
dapil di Kabupaten Pati ini, memunculkan sorotan persoalan infrastruktur di
Kabupaten Pati. Jalan-jalan yang rusak bahkan dikeluhkan masyarakat di semua
dapil.
”Banyak jalan-jalan yang rusak.
Masyarakat menghendaki agara pemerintah cepat tanggap jika terjadi banyaknya
kerusakan jalan,” kata Jamari membacakan laporan tersebut.
Selain jalan, pembangunan drainase,
dan pemasangan lampu penerangan jalan juga muncul. Hal itu diusulkan di dapil
2. ”Ada jalan-jalan yang kondisinya gelap saat malam hari. Sebab minim dan
bahkan tak ada lampu penerangan jalannya. Pemerintah diimbau untuk melakukan
pengadaan lampu penerangan jalan,” imbuh Jamari.
Tambahan
Menambahi hasil reses tersebut,
Ketua Komisi C Awi, turut menambahkan adanya usulan mengenai infrastruktur yang
dirasa cukup darurat. ”Sepanjang pantai di Kecamatan Batangan diusulkan supaya
di bangun sumur. Hal itu untuk mengurangi sedimentasi, selain itu pengerasan
jalan di sekitar tambak juga perlu dilakukan karena itu berkaitan dengan perekonomian.
Untuk memudahkan mengangkut hasil pertanian di musim kemarau,” katanya.
Selain permasalahan infratruktur,
di bidang pendidikan juga banyak usulan yang disampaikan masyarakat kepada para
wakilnya tersebut. Seperti nasib tenaga guru honorer dan juga guru PAUD.  
Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD
Kabupaten Pati Hardi, mengungkapkan, hasil reses tersebut nantinya akan menjadi
pokok pikiran dewan dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2019.
”Nantinya pokok pikiran ini akan disampaikan secara tertulis kepada Bapeda,”
terang Hardi. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelajar NU Jawa Tengah Tegas Lawan Hoaks

    Pelajar NU Jawa Tengah Tegas Lawan Hoaks

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Peserta serius memerhatikan materi seminar Lingkar Muria, SOLO – Fenomena hoaks menjadi isu seksi nasional yang diperbincangkan banyak orang hari ini,  mulai dari politisi di gedung parlemen hingga tukang becak di pinggiran jalan. Hoaks tumbuh subur bak jamur di musim penghujan. Penyebarannya begitu masif melalui sosial media yang hari ini keberadaannya tak terpisahkan dengan kehidupan […]

  • Expo Perguruan Tinggi di Pati Diserbu Ribuan Pelajar SMA

    Expo Perguruan Tinggi di Pati Diserbu Ribuan Pelajar SMA

    • calendar_month Rab, 11 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 322
    • 0Komentar

      Penjabat (Pj) Bupati Henggar Budi Anggoro membuka kegiatan Expo Perguruan Tinggi di Gedung Korpri Selasa (10/11/2022) Antusias pelajar SMA di Pati cukup tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tiggi. Hal itu terlihat dari ramainya expo perguruan tinggi yang digelar Musyawarah Guru BK, selama dua hari 10-11 Januari 2022 di Gedung Korpri Pati.  […]

  • Pengabdian Masyarakat, Ansor Jati Gelar Pengobatan Gratis

    Pengabdian Masyarakat, Ansor Jati Gelar Pengobatan Gratis

    • calendar_month Jum, 11 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 559
    • 0Komentar

    KUDUS – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda (PAC GP) Ansor Kecamatan Jati menggelar pengobatan gratis dan donor darah di Gedung Muslimat Desa Loram Weta, Jati. Sebanyak 320 warga antusias untuk mendatangi lokasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pelantikan dan Rapat Kerja PAC GP Ansor Jati periode 2018-2020. Minggu (10/5/2018) sekitar pukul 19.00 dilangsungkan prosesi […]

  • Polresta Pati Raih Juara Umum Lomba Ketahanan Pangan Nasional

    Polresta Pati Raih Juara Umum Lomba Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 355
    • 0Komentar

    PATI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam Awarding Day Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat di Auditorium STIK–PTIK Jakarta, Selasa (22/7/2025), Polresta Pati berhasil menyabet Juara Umum Lomba Ketahanan Pangan Tingkat Polres dan Juara 2 Inovasi Ketahanan Pangan Kategori Tata Kelola tingkat nasional. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal […]

  • Kirab Satu Negeri di Jepara, Napak Tilasi Tempat Bersejarah

    Kirab Satu Negeri di Jepara, Napak Tilasi Tempat Bersejarah

    • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Lapangan RS dr Rehatta Desa Kelet Kecamatan Keling mendadak ramai Rabu (17/10/2018). Ratusan kader Nahdlatul Ulama’ mulai dari GP Ansor, IPNU, IPPNU, Muslimat, dan Fatayat berkumpul menyambut rombongan Kirab Satu Negeri (KSN). Pagi itu dilakukan serah terima pasukan pembawa pataka merah putih dari GP Ansor Pati kepada GP Ansor Jepara. Usai serah terima, sebanyak 17 […]

  • Rencana Ubah Sampah Jadi Listrik, Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan yang Masih Kurang Optimal

    Rencana Ubah Sampah Jadi Listrik, Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan yang Masih Kurang Optimal

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 25.023
    • 0Komentar

    PATI – Pengelolaan sampah rumah tangga di Kabupaten Pati dinilai masih jauh dari kata maksimal, sehingga menjadi sorotan serius dari Komisi C DPRD Pati. Anggota Komisi C, Suyono, menyatakan bahwa penanganan persoalan ini merupakan tanggung jawab kolektif yang memerlukan kerja sama dan kesadaran tinggi, baik dari masyarakat sebagai penghasil sampah maupun pemerintah sebagai pengatur kebijakan. […]

expand_less