Breaking News
light_mode

Reaksi Keras Ansor Banser kepada Para “Pencoleng Agama”

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 1 Des 2020
  • visibility 255

 

Gus Yaqut saat melakukan orasi kebangsaan.

REMBANG
– Reaksi keras ditunjukkan Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil
Qoumas atas peristiwa berdarah di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Gus Yaqut,
sapaan akrabnya, meminta aparat tegas pada pelaku kekerasan yang disebutnya
sebagai “pencoleng agama”,  yang
berakibat empat orang jadi korban perilaku biadab atas nama agama itu.

“Kami
minta aparat tindak tegas pencoleng-pencoleng agama di Kabupaten Sigi, Sulawesi
Tengah,” katanya saat menyampaikan orasi kebangsaan di hadapan jutaan
kader secara virtual pada Minggu (29/11/2020).

Lebih
lanjut, Gus Yaqut memberi peringatan pada kelompok-kelompok kecil yang senang
mengatasnamakan agama. Perilaku biadab yang sangat merugikan agama. Ansor
Banser akan setia bersama TNI/Polri mengadang kelompok perusuh.

“Hentikan
perilaku kalian atau akan berhadapan dengan Ansor Banser. Kami, Ansor Banser
siap bersama TNI/Polri mengadang mereka,” tegas Gus Yaqut.

Selain
merespons dinamika politik kekinian, Gus Yaqut juga meminta semua kader menjadi
contoh penerapan protokol kesehatan. Bahu membahu menghadapi era pandemi
Covid-19. Termasuk komitmen untuk tidak asal menggelar acara, atas nama agama
sekalipun tapi mengabaikan keselamatan masyarakat.

“Era
sekarang, kita harus jaga kiai-kiai kita. Tidak hanya melindungi dari bully,
tapi dari pandemi. Jangan sowan kiai dulu, cari berkah dengan cara lain,”
katanya mengingatkan.

Terkait
pilkada serentak 9 Desember mendatang, Gus Yaqut juga meminta kader jadi
contoh. Tercatat ada 270 pelaksanaan Pilkada. Demokrasi, kata Gus Yaqut juga
harus dibuktikan dengan mengedepankan keselamatan warga, tidak hanya bicara hak
politik.

Apel
Kebangsaan virtual GP Ansor Banser diikuti seluruh pengurus cabang di Pulau
Jawa, 34 pimpinan wilayah di Indonesia, dan empat cabang luar negeri yakni
Malaysia, Korea Selatan, Mesir, dan Taiwan. Apel dengan protokol kesehatan
ketat ini mewakili 7 juta kader Ansor Banser. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 223 Hp Digondol Maling, Ratusan Juta Melayang

    223 Hp Digondol Maling, Ratusan Juta Melayang

    • calendar_month Sel, 7 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 246
    • 0Komentar

    PATI– Apes nasib yang dialami pemilik toko handphone Tele Ring di Jalan Panglima Sudirman. Sebanyak 233 hp dengan berbagai merk raib digondol maling Selasa (7/8/2018) kemarin. atas kejadian itu, korban diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 440 juta. Kepada wartawan, kepala toko hp Tele Ring, Kunto Wijayandanu mengungkapkan, kejadian itu diperkirakan berlangsung pada pukul 02.00. hal […]

  • PPP Usung H. Suwito sebagai Calon Pimpinan DPRD Pati Periode 2024-2029

    PPP Usung H. Suwito sebagai Calon Pimpinan DPRD Pati Periode 2024-2029

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 307
    • 0Komentar

    PATI – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pati resmi mengajukan H. Suwito sebagai calon pimpinan DPRD Kabupaten Pati periode 2024-2029. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris DPC PPP Kabupaten Pati, Zamroni. “Kami mengajukan satu nama, yaitu H. Suwito, untuk posisi pimpinan. Keputusan ini telah sesuai dengan peraturan organisasi dan disetujui oleh DPP PPP. Alhamdulillah, SK […]

  • Ini Dia Fakta Masjid Al Aqsa yang Bikin Bangsa Indonesia Bangga

    Ini Dia Fakta Masjid Al Aqsa yang Bikin Bangsa Indonesia Bangga

    • calendar_month Kam, 19 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 254
    • 0Komentar

    sumber : http://www.backpackerumrah.com Masjid Al Aqsa di Palestina tentu sangat populer. Selain menjadi salah satu latar peristiwa besar Isra’ Mikraj Nabi Muhamad SAW, masjid ini juga menjadi latar konflik. Tentu kita masih ingat beberapa waktu lalu sempat terjadi ketegangan antara Palestina dan Zionis Yahudi yang menyoal masjid ini. Namun di balik itu semua ada fakta-fakta […]

  • Warga Pati yang Dirawat di RSUP Kariyadi Dinyatakan Negatif Difteri

    Warga Pati yang Dirawat di RSUP Kariyadi Dinyatakan Negatif Difteri

    • calendar_month Kam, 21 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Seorang pasien yang sebelumnya diduga terkena wabah penyakit difteri, kemarin sudah dinyatakan negatif. Kepastian hasil negatif ini menyusul hasil laboratorium di RS Kariyadi Semarang. Sebelumnya pasien dari Pati ini sudah beberapa hari dirawat di Semarang, sebab menunjukkan gejala-gejala penykait difteri. Sepert, mengalami pusing kepala hebat, demam, rasa kaku di tenggorokan, dan juga […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Komitmen Maksimalkan Proses, Fokus pada Alur dan Aturan

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Komitmen Maksimalkan Proses, Fokus pada Alur dan Aturan

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 189
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati menyatakan komitmennya untuk memaksimalkan jalannya rapat Pansus agar proses dapat segera diselesaikan. Wakil Ketua Pansus Hak Angket DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menyampaikan bahwa pihaknya akan fokus pada alur dan aturan yang berlaku dalam menjalankan tugasnya. Menanggapi pertanyaan mengenai Fraksi Gerindra yang belum mengusulkan nama […]

  • Calon Pengantin Wanita Hilang di Hari Akad, Ditemukan Bersama Pasangan Lain di Hotel Jepara

    Calon Pengantin Wanita Hilang di Hari Akad, Ditemukan Bersama Pasangan Lain di Hotel Jepara

    • calendar_month Sab, 23 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.319
    • 0Komentar

    PATI – Gabungan tim dari Polsek Tlogowungu, Resmob Polresta Pati, dan Resmob Polres Jepara akhirnya menemukan serta mengamankan seorang calon pengantin wanita yang sebelumnya dilaporkan menghilang dari kediamannya tepat di hari pelaksanaan pernikahan. Kejadian ini sempat menjadi pembicaraan hangat warga Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, setelah wanita tersebut diketahui meninggalkan rumah tanpa berpamitan, hanya beberapa jam […]

expand_less