Breaking News
light_mode

Ratusan Ribu Bibit Gratis untuk Lahan Kritis di Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 10 Des 2019
  • visibility 289

Bibit tanaman. Sumber : Diskominfo Jepara  
JEPARA
– Lahan kritis di Kabupaten Jepara mendapat perhatian. Dinas Lingkungan Hidup
setempat bahkan sudah menyiapkan sekitar 400 ribu bibit tanaman keras siap
tanam, di Kebun Bibit Dinas (KBD), Bangsri.

Bibit-bibit tanaman itu disiapkan sebagai langkah penghijauan
lahan kritis. Kepala DLH Jepara Farikah Elida, baru-baru ini mengatakan,
sebagian besar bibit yang disalurkan ke masyarakat merupakan bibit tanaman
keras. Diantaranya adalah bibit pohon sengon, jati, trembesi, elo, cemara, dan
mahoni. Selain itu juga tanaman buah seperti durian, rambutan, matoa, alpukat,
sirsat dan kelengkeng.

“Bibit tanaman keras memang lebih banyak jumlahnya, lantaran kami
lebih fokus untuk program konservasi. Tanaman keras dibutuhkan untuk
menghijaukan kembali lahan kritis yang ada di wilayah Kabupaten Jepara,” terangnya.

Lahan kritis di Jepara mencapai 349,05 hektare tersebar di sekitar
lereng Gunung Muria, Batealit, Bangsri, Keling, Mayong dan Kembang. Paling
besar di Kecamatan Batelait dan Keling.

Kepala Seksi Pengendalian Kerusakan dan Pengembangan Kapasitas
Pemulihan di DLH Jepara, Duddy Ika Kurniawan mengatakan, tanaman yang
disediakan ini berpotensi bisa menyimpan cadangan air seperti trembesi dan elo,
cocok jika ditanam di wilayah DAS (Daerah Aliran Sungai).

Lebih lanjut, dia menyebut perbaikan lahan kritis tidak hanya
mengarah ke daerah lereng gunung saja. Wilayah pesisir pantai yang juga
mengalami ancaman lahan kritis juga mendapatkan perhatian.

Ada beberapa wilayah pesisir pantai yang menghadapi ancaman abrasi
laut. Sedikitnya ada empat titik yang saat ini sudah menjadi perhatian serius
untuk bisa dipulihkan. Wilayah tersebut meliputi Ujungwatu, Mororejo, Bulak,
dan Tanggul Tlare.

“Daerah-daerah itu menghadapi ancaman besar abrasi laut. Tahun
depan akan jadi prioritas. Tanaman yang akan disiapkan untuk wilayah pantai
adalah mangrove, cemara, dan ketapang. Saat ini bibit-bibit tanaman tersebut
sudah ada namun jumlahnya masih sedikit,” jelasnya. (has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atik Kusdarwati: Posyandu 6 SPM di Pati Harus Sesuai Regulasi dan Pedoman Nasional

    Atik Kusdarwati: Posyandu 6 SPM di Pati Harus Sesuai Regulasi dan Pedoman Nasional

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 855
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak Posyandu di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang (18/11/2025). Rakerda ini dihadiri oleh seluruh Tim Pembina Posyandu kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mendetail terkait penerapan Posyandu dengan enam standar pelayanan minimal (SPM). Selain itu, […]

  • Pemain Pilar Absen, Pelatih Persijap Tetap Optimis Curi Poin dari PSIM Jogja

    Pemain Pilar Absen, Pelatih Persijap Tetap Optimis Curi Poin dari PSIM Jogja

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.049
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persijap Jepara menghadapi tantangan berat jelang laga tandang melawan PSIM Yogyakarta pada Rabu (11/3) di Stadion Sultan Agung, Bantul. Dalam pertandingan tersebut, Laskar Kalinyamat dipastikan tidak dapat menurunkan tiga pemain asingnya. Ketiga pemain yang absen adalah Najeeb Yakubu, Sudi Abdallah, dan Jose Luis Espinosa Arroyo yang akrab disapa Tiri. Yakubu dan Abdallah masih […]

  • Harga Solar Non-Subsidi Membebani Nelayan, DPRD Pati Minta Pemerintah Pusat Sediakan BBM Khusus

    Harga Solar Non-Subsidi Membebani Nelayan, DPRD Pati Minta Pemerintah Pusat Sediakan BBM Khusus

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.358
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak pemerintah pusat untuk segera mewujudkan kebijakan penyediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar khusus bagi nelayan. Usulan ini disampaikan menyusul mahalnya harga solar non-subsidi yang dirasa sangat memberatkan pelaku usaha perikanan dan para nelayan. Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, menyatakan bahwa ketersediaan solar […]

  • Dukung Kiprah Persipa, Bupati Diharap Jadi Manager

    Dukung Kiprah Persipa, Bupati Diharap Jadi Manager

    • calendar_month Kam, 15 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto saat membuka kompetisi sepak bola U-21 beberapa waktu lalu di Stadion Joyokusumo Bupati Haryanto (tengah) saat membuka kompetisi sepak bola U-21 beberapa waktu lalu di Stadion Joyokusumo Lingkar Muria, PATI –  Nasib Persipa untuk berkompetisi pada musim ini belum juga menemukan kejelasan berarti. Untuk itu beberapa pihak berharap agar Bupati Haryanto sudi membantu […]

  • DPRD Pati Bantah Isu Pergantian Ketua Pansus Hak Angket

    DPRD Pati Bantah Isu Pergantian Ketua Pansus Hak Angket

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 309
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati membantah isu pergantian Ketua Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket yang tengah mengusut dugaan pelanggaran oleh Bupati Pati, Sudewo. Bantahan ini sekaligus menepis anggapan bahwa pansus mengalami perpecahan internal. Ketua Pansus DPRD Pati, Bandang Teguh Waluyo, menegaskan bahwa isu tersebut tidak benar. “Tidak ada, tidak ada. Saya […]

  • Persijap Harus Waspada, Adhyaksa FC Bukan Tim Sembarangan Enam Pertandingan Terakhir Tak Pernah Kalah

    Persijap Harus Waspada, Adhyaksa FC Bukan Tim Sembarangan Enam Pertandingan Terakhir Tak Pernah Kalah

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 305
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara bakal melakoni laga krusial untuk memastikan tiket babak 8 besar Liga 2, menjamu Adhyaksa FC Minggu (5/12/2025) di Stadion GBK Jepara. Meskipun berstatus sebagai tuan rumah, Persijap Jepara mesti waspada dengan Adhyaksa FC. Sebab tim besutan coach Ade Chandra itu sedang berada dalam trend positif. Enam kali pertandingan terakhir tidak pernah […]

expand_less