Breaking News
light_mode

Polisi Ngaji, Ajak Warga Implementasikan Nilai-nilai Salat Menghadapi Pemilu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 10 Apr 2019
  • visibility 208



PATI- Ratusan personil Kepolisian
Resor Pati duduk berjajar dengan rapi di depan panggung Tabligh Akbar dalam
rangka peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Selasa (9/4/2019) di halaman
Polres Pati.

Dalam tabligh akbar tersebut, hadir
pula Bupati Pati Haryanto, perwakilan Kodim Pati, dan perwakilan sejumlah Ormas
Islam di Kabupaten Pati. Sedangkan yang mengisi ceramah dalam pengajian
tersebut adalah Ustadz Fachrur Rozi dari Semarang. 

Mengangkat tema terkait
pengimplementasian nilai-nilai salat dalam pemilu 2019, Polres Pati sebagai
penyelenggara pengajian berharap agar pemilu kali ini dapat berjalan dengan
lancar, aman dan damai.

“Melalui tabligh akbar ini,
mari kita menapak tilas perjalanan isra’ mi’raj Nabi Muhammad saw. Tausiyah
Ustadz Fachrur Rozi mudah-mudahan mendorong pelaksanaan pesta demokrasi di Pati
dan Indonesia secara umum agar berlangsung aman-damai,” ujar Kapolres Pati
AKBP Jon Wesly Arianto dalam sambutannya.

AKBP Jon juga menegaskan bahwa
Polri bersama TNI siap mengawal pesta demokrasi agar berjalan lancar. Sehingga
masyarakat bisa memilih dengan nyaman tanpa adanya paksaan atau ancaman dari
pihak manapun.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Fachrur
Rozi mengaitkan nilai-nilai dalam salat yang bisa ditarik ke ranah pemilu.
Menurutnya, dalam salat berjamaah, setiap orang dapat menghargai perbedaan yang
ada dalam detail tata-cara salat. Misalnya dalam hal gerakan atau sebagian
bacaan yang berbeda.

Ia menjelaskan, nilai yang
terkandung dalam salat berjamaah dapat dijadikan pedoman dalam menyikapi
Pemilu.

“Misalnya bacaan
basmalah sirr dan jahr, ketinggian tangan ketika takbiratul
ikhram, cara bersedekap, dan gerakan jari ketika tahiyat. Dalam salat
berjamaah, perbedaan-perbedaan tersebut kita hormati. Sebagaimana dalam hidup,
termasuk dalam Pemilu, kita harus menghargai perbedaan,” jelas akademisi
UIN Walisongo Semarang tersebut.

Dalam salat berjamaah, lanjutnya,
meski ada beberapa perbedaan tersebut, dan meski masing-masing orang menempati
posisi saf yang berbeda, seluruhnya bergerak beriringan untuk meraih ridha
Allah.

“Sebagaimana salat berjamaah
yang ‘beda posisi tapi satu visi’, kehidupan bernegara juga harus demikian.
Kita harus mampu menanggalkan ego masing-masing. Menghargai perbedaan demi
bersama-sama memajukan Indonesia,” tegasnya

Dalam salat berjamaah juga, tambah
Ustadz Fachrur Rozi, tak jarang para jamaah juga bersenggolan sehingga
mengakibatkan berubahnya tempat atau posisi jamaah yang lain. Hal itu sama
halnya dengan senggol-senggolan dalam proses pemilu yang tak jarang membuat
lawan politik terusik atau bahkan terjatuh dan menimbulkan perselisihan.

“Dalam salat berjamaah, kepala
kesenggol (maaf) pantat atau kaki di depannya ketika ruku’ dan sujud mungkin
saja terjadi. Tapi hal ini tidak menjadi masalah, jamaah salat tetap baca
tasbih dan tetap mengakhiri salat dengan salam. Umumnya disambung pula dengan
saling berjabat tangan. Pemilu juga harus begitu. Tetap damai meski ada
senggolan, sebab niatnya ialah berjamaah untuk memajukan Indonesia,”
jelasnya. (fmh)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warung Rica-Rica di Jakenan Jadi Sasaran Amuk Pemuda Mabuk: Polisi Buru Pelaku!

    Warung Rica-Rica di Jakenan Jadi Sasaran Amuk Pemuda Mabuk: Polisi Buru Pelaku!

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 308
    • 0Komentar

    PATI – Aksi pengrusakan warung rica-rica terjadi di Desa Tanjungsari, Jakenan, Pati, Kamis (16/10/2025) dini hari. Sekelompok pemuda mabuk mengamuk karena tidak terima ditolak pesanannya saat warung hendak tutup. Dwi Putrisujayani (22), penjaga warung, menceritakan kronologi kejadian. Saat melayani empat pelanggan, lima pemuda datang dalam keadaan mabuk. Salah seorang pemuda bertingkah tidak sopan dan memaksa […]

  • Keracunan Massal di Desa Tluwah, Juwana Diduga Akibat Konsumsi Lontong Hajatan

    Keracunan Massal di Desa Tluwah, Juwana Diduga Akibat Konsumsi Lontong Hajatan

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 164
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 138 warga Desa Tluwah, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi lontong sayur dari acara hajatan pada Senin malam (23/12/2024). Korban mengalami berbagai gejala seperti mual, muntah, diare, demam, dan menggigil. Warga mulai merasakan gejala keracunan pada Selasa pagi (24/12/2024). Puncaknya pada Selasa malam, 138 warga mengalami gejala yang sama, […]

  • DPRD Pati Apresiasi Sukses Panen 10 Ton Per Hektar di Desa Mangunrekso

    DPRD Pati Apresiasi Sukses Panen 10 Ton Per Hektar di Desa Mangunrekso

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 213
    • 0Komentar

    PATI – Program “10 Ton per Hektar” yang digagas Bupati Pati, Sudewo, terus digencarkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. Namun, program ini menghadapi tantangan di wilayah selatan Pati, khususnya di lahan sawah tadah hujan seperti di Kecamatan Tambakromo. Kondisi tanah yang kurang subur dan ketergantungan pada air hujan menjadi kendala utama. Anggota Komisi […]

  • Gelar Pasar Murah, Warganya Dilayani Bupati Pati

    Gelar Pasar Murah, Warganya Dilayani Bupati Pati

    • calendar_month Kam, 7 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 163
    • 0Komentar

    PATI – Pemkab Pati menggelar pasar sembako murah siang kemarin (7/6/2018). Pasar murah digelar di depan Kantor Kecamatan Jaken. Kegiatan yang digelar menyambut lebaran ini pun memiliki daya tarik yang luar biasa. Bahkan, Bupati Haryanto melayani warga yang ingin membeli sembako dengan harga miring tersebut. Praktis orang nomor satu di Kabupaten Pati itu harus berdesak-desakkan dengan […]

  • Tahapan Pilkades Menunggu Perbup Baru, Atur Domisili Cakades Setelah Terpilih

    Tahapan Pilkades Menunggu Perbup Baru, Atur Domisili Cakades Setelah Terpilih

    • calendar_month Rab, 29 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    ISTIMEWA PATI – Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Pati 2018 masih dilakukan sejumlah persiapan. Salah satunya penggodokan perbup terkait pelaksanaan teknis pilkades yang bakal dilangsungkan pada akhir tahun ini. Kasubbag Pemerintahan Desa Indah Pebriana mengungkapkan, saat ini tahapan pilkades serentak memang sedang menunggu perbup baru. ”Prosesnya sudah dua pekan lalu. Kemungkinan pekan depan […]

  • Anggota DPRD Pati Muntamah Ungkap Keunggulan Pendidikan Pesantren

    Anggota DPRD Pati Muntamah Ungkap Keunggulan Pendidikan Pesantren

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 188
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, menekankan pentingnya peran pondok pesantren dalam mencetak generasi muda berakhlak mulia dan berwawasan religius. Ia menilai kualitas pendidikan di pesantren tak kalah dengan pendidikan umum. “Pondok pesantren di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) kini telah berkembang pesat, tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga di bidang IT, olahraga, […]

expand_less