Breaking News
light_mode

Malam Berpendar Cahaya di Lautan Pulau Panjang (2)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 10 Apr 2019
  • visibility 331

Saya kira malam hari di Pulau
Panjang, hanya bisa menikmati gelap saja. Anggapan saya salah. Malam hari
keindahan lain menyuguhi liburan kami. Malam tak gelap-gelap amat. Meskipun
bintang tiada bertebaran di angkasa.

Lepas azan isya saya dan
teman-teman sempat dibuat repot. Saat sedang asyik menyiapkan makan malam,
angin berhembus kencang. Sayup-sayup terdengar gemuruh di langit. Kilap menyambar-nyambar
di langit. Di tempat terbuka seperti di pantai, kilatan cahaya di balik
gumpalan awan jelas terlihat. Takjub sekaligus ngeri juga.

Sekitar 15 menit angin bertiup
lumayan kecang. Berbarengan dengan rintik-rintik air hujan. Di panggangan masih
ada empat ekor yang belum matang betul. Satu orang bertugas memastikan ikan
matang, yang lain menyelamatkan barang-barang. Termasuk memasang satu kain
tambahan di atas tenda. Sebab kain tenda bisa saja basah kuyup, bahkan
membasahi barang-barang yang ada di dalamnya kalau tak dilapisi.

Tepat saat pemasangan kain atas
selesai, hujan lebat langsung mengguyur. Lumayan repot, namun berakhir dengan
indah. Hujan turun di saat kami benar-benar siap. Siap juga menyantap makan
malam.

Api unggun dan bakar ikan

Makan malam masih sama saat makan
siang. Ikan bakar. Tanpa nasi tanpa sambal. Hanya dibumbui kecap manis dan
penyedap rasa. Ditambah dua bungkus mie instan goreng yang diberi kuah sedikit.
Makan jadi tambah nikmat dengan derasnya air hujan yang turun. Kami makan asyik
di dalam tenda dengan cahaya lampu dari hape masing-masing. Makan selesai,
hujan masih turun.

Padahal teman saya sudah
siap-siap mau mancing malam itu. Akhirnya usai makan, kami hanya berdiam di tenda.
Ngobrol ngalor-ngidul sambil nonton youtube.
Videonya dari soal Jihan Audy sampai ajian rawa rontek-pancasona, di
serial-serial kolosal macam Mak Lampir-Misteri Gunung Merapi, dan Prabu Angling
Darma. Ngobrol-ngobrol sampai kantuk menyerang. Dua teman tidur lelap.

Hampir tengah malam hujan baru
reda. Hujan malam itu merata. Beberapa wilayah Jepara seperti kota, sampai di
Kecamatan Keling juga diguyur hujan lebat.

Santai di pasir

Tak bisa tidur, saya dan dua
teman keluar dari tenda. Masih rintik-rintik. Angin berhembus pelan.
Menimbulkan hawa dingin. Saya kemudian duduk-duduk di hamparan pasir putih
Pulau Panjang. Tenang sekali suasananya. Hanya debur ombak, dan desis angin
yang menyibak daun-daun cemara laut.

Dari bibir pantai, kerlap-kerlip
cahaya Kota Jepara terlihat. Dari area Pantai Kartini sampai dekat Pantai
Bandengan lampu-lampu bercahaya. Pantai jadi tak gelap, karena sorotan
cahaya-cahaya kecil lampu di daratan seberang itu.

Ditambah lampu-lampu dari bagan
apung yang banyak bertebaran di laut Pulau Panjang. Berjarak sekitar 50 meter
dari pantai, ada puluhan bagan apung yang terpasang. Bagan apung sendiri
sejenis alat tangkap ikan di laut. Di bagan apung itu terpasang lampu-lampu
yang dihidupkan para nelayan dari genset.

Cahaya lampu-lampu itu membikin
suasana malam di Pulau Panjang makin syahdu. Cahayanya memantul di air laut. Enak
sekali dipandang dari bibir pantai. Sambil menggenjreng gitar menyanyikan lagu Kemesraannya Iwan Fals. (arf/alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Selidiki Dugaan Pungli di Alun-Alun Kayen

    DPRD Pati Selidiki Dugaan Pungli di Alun-Alun Kayen

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 351
    • 0Komentar

    PATI – Dugaan pungutan liar (pungli) dalam pengelolaan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di Alun-Alun Kayen, Kabupaten Pati, menjadi sorotan. Hal ini terungkap dalam public hearing Raperda PKL yang digelar Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Senin (16/6). Ketua Paguyuban Pedagang Alun-Alun Kayen, Muhammad Rifai, mengungkapkan adanya pungutan liar yang tidak disetorkan ke pemerintah daerah. “Yang […]

  • Prosa Jurnalisme Efektif Mengenalkan Kisah-kisah Budaya dan Sosial

    Prosa Jurnalisme Efektif Mengenalkan Kisah-kisah Budaya dan Sosial

    • calendar_month Jum, 14 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    KUDUS– Jurnalisme mampu jadi alat untuk mengisahkan peristiwa keseharian bernafas budaya dan sosial menjadi isu penting. Cerita di sekeliling Kota Kudus yang mudah dijumpai ini digubah para penulis buku Yang Asing di Kampung Sendiri (2018) dengan teknik prosa berpedoman fakta. Salah satu penulis buku antologi, Zakki Amali mengatakan, teknik narasi memang sedang digemari akhir-akhir ini […]

  • Edy Wuryanto Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Blora, Soroti Gizi Anak dan Perilaku Berisiko Remaja

    Edy Wuryanto Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Blora, Soroti Gizi Anak dan Perilaku Berisiko Remaja

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 686
    • 0Komentar

    BLORA — Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, melaksanakan Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) bersama masyarakat Kabupaten Blora. Edy menegaskan bahwa sejak era Presiden Joko Widodo, pemerintah berkomitmen penuh untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh cerdas, sehat, dan berkarakter kuat. “Pemerintah ingin anak-anak bangsa ini tumbuh dengan baik, cerdas, sehat, […]

  • Atlet Kelas Nasional Bakal Meriahkan Pra Porprov Binaraga di Pati

    Atlet Kelas Nasional Bakal Meriahkan Pra Porprov Binaraga di Pati

    • calendar_month Rab, 27 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 450
    • 0Komentar

      Taat Pribadi (tengah) salah satu atlet binaraga terbaik di Jawa Tengah Pra Porprov cabang olahraga binaraga Jawa Tengah tahun 2022 bakal berlangsung seru. Sebab seluruh atlet binaraga terbaik di Jawa Tengah yang telah berprestasi di ajang nasional hingga internasional bakal mengikuti even ini. Mereka antara lain adalah Bambang Wijanarko di kelas 70 kilogram, Taat […]

  • Tingginya Angka Korban Kecelakaan, DPRD Pati Minta Upaya Pencegahan Ditingkatkan

    Tingginya Angka Korban Kecelakaan, DPRD Pati Minta Upaya Pencegahan Ditingkatkan

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.575
    • 0Komentar

    PATI – Jumlah kasus kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi di Kabupaten Pati sepanjang tahun 2025 mendapat perhatian khusus dari DPRD Kabupaten Pati. Dalam rentang waktu satu tahun, tercatat 34 orang meninggal dunia akibat peristiwa tersebut, sementara ribuan lainnya mengalami luka-luka. Kondisi ini dinilai menjadi peringatan nyata agar upaya meningkatkan keamanan dan keselamatan di jalan […]

  • KKN Undip Susun Masterplan Pengelolaan Sampah di Bakaran Kulon

    KKN Undip Susun Masterplan Pengelolaan Sampah di Bakaran Kulon

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Tim KKN Undip 2019 di Desa Bakaran Kulo, Juwana  JUWANA – Selama 20 hari mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyusun masterplan pengeloaan sampah. Hal itu dilakukan untuk membuat Desa Bakaran Kulon bebas dari kumuh. Nur Kholik Kurniana Putra, kordinator desa KKN Undip di Bakaran Kulon mengungkapkan, kegiatan yang dilakukannya  dilatarbelakangi oleh kepedulian mahasiswa yang […]

expand_less