Breaking News
light_mode

Malam Berpendar Cahaya di Lautan Pulau Panjang (2)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 10 Apr 2019
  • visibility 228

Saya kira malam hari di Pulau
Panjang, hanya bisa menikmati gelap saja. Anggapan saya salah. Malam hari
keindahan lain menyuguhi liburan kami. Malam tak gelap-gelap amat. Meskipun
bintang tiada bertebaran di angkasa.

Lepas azan isya saya dan
teman-teman sempat dibuat repot. Saat sedang asyik menyiapkan makan malam,
angin berhembus kencang. Sayup-sayup terdengar gemuruh di langit. Kilap menyambar-nyambar
di langit. Di tempat terbuka seperti di pantai, kilatan cahaya di balik
gumpalan awan jelas terlihat. Takjub sekaligus ngeri juga.

Sekitar 15 menit angin bertiup
lumayan kecang. Berbarengan dengan rintik-rintik air hujan. Di panggangan masih
ada empat ekor yang belum matang betul. Satu orang bertugas memastikan ikan
matang, yang lain menyelamatkan barang-barang. Termasuk memasang satu kain
tambahan di atas tenda. Sebab kain tenda bisa saja basah kuyup, bahkan
membasahi barang-barang yang ada di dalamnya kalau tak dilapisi.

Tepat saat pemasangan kain atas
selesai, hujan lebat langsung mengguyur. Lumayan repot, namun berakhir dengan
indah. Hujan turun di saat kami benar-benar siap. Siap juga menyantap makan
malam.

Api unggun dan bakar ikan

Makan malam masih sama saat makan
siang. Ikan bakar. Tanpa nasi tanpa sambal. Hanya dibumbui kecap manis dan
penyedap rasa. Ditambah dua bungkus mie instan goreng yang diberi kuah sedikit.
Makan jadi tambah nikmat dengan derasnya air hujan yang turun. Kami makan asyik
di dalam tenda dengan cahaya lampu dari hape masing-masing. Makan selesai,
hujan masih turun.

Padahal teman saya sudah
siap-siap mau mancing malam itu. Akhirnya usai makan, kami hanya berdiam di tenda.
Ngobrol ngalor-ngidul sambil nonton youtube.
Videonya dari soal Jihan Audy sampai ajian rawa rontek-pancasona, di
serial-serial kolosal macam Mak Lampir-Misteri Gunung Merapi, dan Prabu Angling
Darma. Ngobrol-ngobrol sampai kantuk menyerang. Dua teman tidur lelap.

Hampir tengah malam hujan baru
reda. Hujan malam itu merata. Beberapa wilayah Jepara seperti kota, sampai di
Kecamatan Keling juga diguyur hujan lebat.

Santai di pasir

Tak bisa tidur, saya dan dua
teman keluar dari tenda. Masih rintik-rintik. Angin berhembus pelan.
Menimbulkan hawa dingin. Saya kemudian duduk-duduk di hamparan pasir putih
Pulau Panjang. Tenang sekali suasananya. Hanya debur ombak, dan desis angin
yang menyibak daun-daun cemara laut.

Dari bibir pantai, kerlap-kerlip
cahaya Kota Jepara terlihat. Dari area Pantai Kartini sampai dekat Pantai
Bandengan lampu-lampu bercahaya. Pantai jadi tak gelap, karena sorotan
cahaya-cahaya kecil lampu di daratan seberang itu.

Ditambah lampu-lampu dari bagan
apung yang banyak bertebaran di laut Pulau Panjang. Berjarak sekitar 50 meter
dari pantai, ada puluhan bagan apung yang terpasang. Bagan apung sendiri
sejenis alat tangkap ikan di laut. Di bagan apung itu terpasang lampu-lampu
yang dihidupkan para nelayan dari genset.

Cahaya lampu-lampu itu membikin
suasana malam di Pulau Panjang makin syahdu. Cahayanya memantul di air laut. Enak
sekali dipandang dari bibir pantai. Sambil menggenjreng gitar menyanyikan lagu Kemesraannya Iwan Fals. (arf/alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ragil Putut Widodo Selalu Siap Membela Persipa Pati

    Ragil Putut Widodo Selalu Siap Membela Persipa Pati

    • calendar_month Sen, 28 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 197
    • 0Komentar

      Ragil Putut Widodo saat  berkostum Persipa musim 2018 di Liga 3 Jawa Tengah PATI, Cluwak – Ragil Putut Widodo, nama ini sebenarnya tidak asing di telinga pecinta bola di Kabupaten Pati. Pemain yang berposisi sebagai penyerang ini pernah mencuri perhatian karena kemampuannya mengolah si kulit bundar di lapangan hijau. Karir sepakbola pemain yang mengidolakan […]

  • Tiga Dinas Dukung Kemajuan Kuliner Pati

    Tiga Dinas Dukung Kemajuan Kuliner Pati

    • calendar_month Rab, 4 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Beberapa pengunjung menyicipi aneka masakan di Plaza Pragolo PATI – Jagat kuliner Kabupaten Pati mendapat angin segar. Hal itu dapat dilihat dari dukungan yang disampaikan tiga dinas untuk paguyuban kuliner. Tiga dinas itu adalah Disporapar, Disdagprin, dan Dinas Koperasi dan UMKM. Mereka mendukung untuk Pati menjadi kota wisata kuliner.    Ketua Paguyuban Kuliner Kabupaten Pati (PKKP), […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati Angkat Bicara Soal Black Campaign di Pilkada Pati

    Wakil Ketua DPRD Pati Angkat Bicara Soal Black Campaign di Pilkada Pati

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 196
    • 0Komentar

    PATI – H. Suwito, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PPP, menanggapi isu black campaign menjelang Pilkada dengan santai. “Karena itu mereka yang menilai. Nah saya itu kan fine-fine saja. Santai saja lah. Biasalah misalnya mereka itu kepingin menang,” ungkapnya. Suwito berharap kampanye yang dilakukan oleh para calon pemimpin dapat berjalan dengan baik […]

  • Ponpes Maslakul Huda Kajen, Berdiri Sebelum Era Kemerdekaan, Lebarkan Sayap Pendidikan

    Ponpes Maslakul Huda Kajen, Berdiri Sebelum Era Kemerdekaan, Lebarkan Sayap Pendidikan

    • calendar_month Sab, 2 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Keberadaan Pesantren Maslakul Huda diperkirakan sudah ada sejak tahun 1910. Dulunya pesantren ini sering disebut dengan nama pesantren polgarut, sebab terletak di daerah yang dikenal dengan sebutan gempol garut di Desa Kajen bagian barat. Pendirinya KH. Mahfudz, ayahanda dari KH. Sahal Mahfudz yang dikenal luas sebagai sang Begawan Fiqih. Namun, pemberian nama Maslakul Huda, menurut […]

  • DPRD Pati Ajak Warga Perhatikan Kualitas Hidup, Dimulai dari Lingkungan Bersih

    DPRD Pati Ajak Warga Perhatikan Kualitas Hidup, Dimulai dari Lingkungan Bersih

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 241
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, Ali Badrudin, mengajak masyarakat Bumi Mina Tani untuk memperhatikan kualitas hidup dengan lebih baik. Menurutnya, kualitas hidup yang baik akan berdampak positif pada tingkat kesehatan. “Saya berharap masyarakat dapat memperhatikan kawasan tempat tinggal, ketika lingkungan kita bersih tentu kualitas hidup lebih baik,” harap Politisi Partai Demokrasi […]

  • Menyorot Kondisi Ekologi Muria

    Menyorot Kondisi Ekologi Muria

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Temuan Bangkai Macan Tutul “Alarm” Hutan Muria Bermasalah Ngobrol tentang Muria dan konservasinya Kursi-kursi di Kafe Wis Go Ngopi, mulai penuh. Beberapa anak muda asyik ngobrol di satu sudut terpisah. Obrolan-obrolan kecil membuat hangat malam yang sedang dingin itu (23/2/2020). Mereka para pegiat lingkungan, pecinta alam, tukang mendaki gunung. Obrolan tentang kondisi ekologi Pegunungan Muria […]

expand_less