Breaking News
light_mode

PKB Pati Syukuran Perpres Pesantren Terbit

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
  • visibility 147
Syukuran potong tumpeng di kantor DPC PKB Pati atas terbitnya perpres pesantren

PATI – Rasa syukur terpancar setelah terbit Peraturan Presiden
(Perpres) nomor 82 tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. DPC Partai
Kebangkitan Bangsa (PKB) Pati bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU)
Pati menggelar tasyakuran bersama, Sabtu (18/9/2021) di kantor DPC PKB.

Ketua DPC PKB Pati, Bambang Susilo, mengatakan bahwa lahirnya Perpres
tersebut perlu disyukuri karena pihaknya merasa itu merupakan hasil perjuangan
Fraksi PKB di DPR RI. Lahirnya Perpres ini sendiri merupakan tindak lanjut dari
Undang-Undang tentang Pesantren yang telah disahkan.

Bambang Susilo menyebut, dalam Perpres tersebut ada klausul pasal
penting yang menyatakan bahwa pemerintah daerah membantu pesantren.

“Artinya itu sifatnya wajib. Kalau kata ‘dapat’ itu bisa tidak bisa
iya. Tapi ini wajib Kami di Fraksi PKB DPRD akan menekan pemerintah untuk
selalu mengalokasikan dana bantuan itu, baik melalui hibah atau item anggaran
lain,” jelas pria yang juga menjadi Ketua Komisi A DPRD Pati ini.

Mengenai teknisnya, Bambang menyebut bahwa pihaknya masih menunggu
dikeluarkannya peraturan menteri yang menindaklanjuti Perpres ini.

Ketua PCNU Pati, Kiai Yusuf Hasyim menambahkan, lahirnya Perpres ini
dapat dimaknai sebagai bentuk kepedulian pemerintah pada pesantren.

“Dan menurut saya itu memang kewajiban pemerintah untuk memberi bantuan.
Karena pesantren tidak bisa dipungkiri kontribusinya sejak sebelum kemerdakaan
sampai saat ini,” ungkap dia.

“Ini angin segar baru. Satu langkah maju penerjemahan terhadap UU
Pesantren. Tapi kita juga masih membutuhkan peraturan menteri yang secara
teknis tidak membebani pesantren,” tambah Kiai Yusuf.

Dia berharap, nantinya kalangan pesantren tidak perlu diributkan dengan
persoalan administrasi yang terlalu berbelit.

Sementara itu Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Pati, Muhammad
Liwa’uddin, berharap agar tindak lanjut perpres ini bisa terus dikawal supaya
memudahkan pesantren. Bukannya malah melahirkan aturan-aturan yang mempersulit.

“Pesantren selama ini sudah independen. Jangan sampai campur tangan
pemerintah justru akan menjadikan pesantren mundur. Harapan kami PKB bisa
mengawal Perpres ini supaya pesantren secara administratif bisa tertata dan
betul-betul diperhatikan pemerintah,” tegasnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persipa Pati Selesaikan TC di Jakarta, Evaluasi Menjelang Liga Nusantara

    Persipa Pati Selesaikan TC di Jakarta, Evaluasi Menjelang Liga Nusantara

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 758
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persipa Pati telah merampungkan pemusatan latihan (TC) selama sepekan di Jakarta, dari 6 hingga 15 November. Selama TC, Laskar Saridin menjalani serangkaian uji coba dengan hasil yang beragam. Dalam uji coba tersebut, Persipa Pati kalah 2-1 dari Batavia FC, menang 2-1 atas Dejan FC, dan kalah telak 7-0 dari Persija Jakarta. Pelatih Persipa […]

  • Fasilitas Desa yang Memadai Tandai Selesainya TMMD Sengkuyung Tahap III di Pati

    Fasilitas Desa yang Memadai Tandai Selesainya TMMD Sengkuyung Tahap III di Pati

    • calendar_month Sel, 13 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    PATI – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III secara resmi berakhir kemarin, ditandai dengan penutupan secara resmi yang dipusatkan di Desa Lahar Kecamatan Tlogowungu. Berakhirnya karya bakti prajurit tentara angkata darat itu ditandai dengan tercapai seluruh sasaran. Baik sasaran fisik maupun sasaran non fisik. Sasaran fisik sendiri terlihat dengan keberhasilan pembangunan betonisasi jalan […]

  • Ali Badrudin Imbau Transparansi dalam Pendaftaran KPPS Pilkada 2024

    Ali Badrudin Imbau Transparansi dalam Pendaftaran KPPS Pilkada 2024

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 151
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengimbau agar proses pendaftaran anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pilkada 2024 dilakukan dengan transparan dan akuntabel. Hal ini disampaikan Ali dalam rangka persiapan Pilkada 2024 di Kabupaten Pati yang rencananya akan diikuti oleh tiga pasangan kandidat. “KPPS adalah ujung tombak penyelenggaraan Pemilu di tingkat […]

  • Impor Beras Bisa Lukai Petani

    Impor Beras Bisa Lukai Petani

    • calendar_month Rab, 7 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Komandan Kodim (Dandim) 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan menyebut, kebijakan impor beras dinilai akan melukai para petani di Kabupaten Pati. Sebab hasil panen di Kabupaten Pati setiap tahunnya saja justru surplus. Hal itu disampaikannya dalam panen raya padi di Desa Wotan Kecamatan Sukolilo, Pati, (Rabu, 7/2/18) bersama Menteri pertanian Andi Amran […]

  • Kecelakaan Maut di Pantura Pati: Satu Tewas, Dua Luka-Luka

    Kecelakaan Maut di Pantura Pati: Satu Tewas, Dua Luka-Luka

    • calendar_month Sel, 3 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 173
    • 0Komentar

    PATI – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Pantura Pati-Juwana, Desa Widorokandang, Kecamatan Pati, Senin (2/12/2024) siang. Peristiwa ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka. Kecelakaan melibatkan sebuah truk boks Isuzu Traga D 8455 FK dan sebuah truk tangki L9272 UI. Korban meninggal dunia adalah pengemudi truk boks, Selamet Riyadi (28), warga Desa […]

  • Pansus Angket DPRD Pati: Fokus 12 Poin Kebijakan Bupati, Bukan Hanya PBB-P2

    Pansus Angket DPRD Pati: Fokus 12 Poin Kebijakan Bupati, Bukan Hanya PBB-P2

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 178
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati terus menjalankan tugas Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket, yang dibentuk sebagai respons terhadap desakan masyarakat terkait kebijakan Bupati Sudewo. Pansus ini berpotensi membawa implikasi serius, termasuk pemakzulan bupati. Bupati Pati Sudewo sebelumnya menyampaikan harapannya agar Pansus fokus pada isu Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan […]

expand_less