Breaking News
light_mode

PKB Pati Syukuran Perpres Pesantren Terbit

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
  • visibility 279
Syukuran potong tumpeng di kantor DPC PKB Pati atas terbitnya perpres pesantren

PATI – Rasa syukur terpancar setelah terbit Peraturan Presiden
(Perpres) nomor 82 tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. DPC Partai
Kebangkitan Bangsa (PKB) Pati bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU)
Pati menggelar tasyakuran bersama, Sabtu (18/9/2021) di kantor DPC PKB.

Ketua DPC PKB Pati, Bambang Susilo, mengatakan bahwa lahirnya Perpres
tersebut perlu disyukuri karena pihaknya merasa itu merupakan hasil perjuangan
Fraksi PKB di DPR RI. Lahirnya Perpres ini sendiri merupakan tindak lanjut dari
Undang-Undang tentang Pesantren yang telah disahkan.

Bambang Susilo menyebut, dalam Perpres tersebut ada klausul pasal
penting yang menyatakan bahwa pemerintah daerah membantu pesantren.

“Artinya itu sifatnya wajib. Kalau kata ‘dapat’ itu bisa tidak bisa
iya. Tapi ini wajib Kami di Fraksi PKB DPRD akan menekan pemerintah untuk
selalu mengalokasikan dana bantuan itu, baik melalui hibah atau item anggaran
lain,” jelas pria yang juga menjadi Ketua Komisi A DPRD Pati ini.

Mengenai teknisnya, Bambang menyebut bahwa pihaknya masih menunggu
dikeluarkannya peraturan menteri yang menindaklanjuti Perpres ini.

Ketua PCNU Pati, Kiai Yusuf Hasyim menambahkan, lahirnya Perpres ini
dapat dimaknai sebagai bentuk kepedulian pemerintah pada pesantren.

“Dan menurut saya itu memang kewajiban pemerintah untuk memberi bantuan.
Karena pesantren tidak bisa dipungkiri kontribusinya sejak sebelum kemerdakaan
sampai saat ini,” ungkap dia.

“Ini angin segar baru. Satu langkah maju penerjemahan terhadap UU
Pesantren. Tapi kita juga masih membutuhkan peraturan menteri yang secara
teknis tidak membebani pesantren,” tambah Kiai Yusuf.

Dia berharap, nantinya kalangan pesantren tidak perlu diributkan dengan
persoalan administrasi yang terlalu berbelit.

Sementara itu Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Pati, Muhammad
Liwa’uddin, berharap agar tindak lanjut perpres ini bisa terus dikawal supaya
memudahkan pesantren. Bukannya malah melahirkan aturan-aturan yang mempersulit.

“Pesantren selama ini sudah independen. Jangan sampai campur tangan
pemerintah justru akan menjadikan pesantren mundur. Harapan kami PKB bisa
mengawal Perpres ini supaya pesantren secara administratif bisa tertata dan
betul-betul diperhatikan pemerintah,” tegasnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Babak 16 Besar Ujian Sesungguhnya Persiku Kudus Menuju Liga 2

    Babak 16 Besar Ujian Sesungguhnya Persiku Kudus Menuju Liga 2

    • calendar_month Sen, 20 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 320
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persiku Kudus akan menghadapi ujian sesungguhnya untuk menyukseskan misi naik kasta ke Liga 2. Karena di babak 16 besar Liga 3 nasional, Macan Muria bakal menghadapi lawan tangguh dan juga bermain di luar kandang. Persiku Kudus akan bermain di Stadion Mini Cibinong Bogor, Jawa Barat. Ya, di babak 16 besar ini Persiku Kudus […]

  • Komisi C DPRD Pati Soroti Tantangan Infrastruktur: Sesuaikan Pembangunan dengan Karakter Wilayah

    Komisi C DPRD Pati Soroti Tantangan Infrastruktur: Sesuaikan Pembangunan dengan Karakter Wilayah

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.227
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Karmijan, menyoroti beragam tantangan dalam pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Ia menilai, isu-isu tersebut masih memerlukan perhatian serius serta penanganan tepat sasaran dari pihak pemerintah daerah. Menurut Karmijan, wilayah Kabupaten Pati sangat luas dan memiliki karakteristik yang beragam, mulai dari kawasan pertanian, pesisir, pusat industri kecil, hingga daerah […]

  • Ki Samin Surosentiko Diusulkan jadi Pahlawan

    Ki Samin Surosentiko Diusulkan jadi Pahlawan

    • calendar_month Sab, 20 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Peringatan kemerdekaan Republik Indonesia di bukit Ngalang Alangan Pegunungan Kendeng, Desa Kedumulyo, Sukolilo. PATI – Dalam momen peringatan kemerdekaan ke-77 tahun 2022 ini banyak usulan agar Ki Samin Surosentiko diberi gelar pejuang. Hal itu diungkapkan oleh tokoh Samin di kawasan Pegunungan Kendeng, Gunretno Hanya saja, sebagai penerus perjuangan Mbah Samin dia menyebut jika cukup disebut […]

  • Pansus II DPRD Pati Gelar Rapat Bahas Raperda Perikanan dan Pergaraman

    Pansus II DPRD Pati Gelar Rapat Bahas Raperda Perikanan dan Pergaraman

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 276
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati melalui Panitia Khusus (Pansus) II menggelar rapat penting pada Jumat (10/10/2025), yang bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati. Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, menekankan bahwa Raperda ini merupakan langkah strategis untuk melindungi dan memberdayakan pelaku usaha perikanan dan pergaraman. “Kami berharap Raperda ini […]

  • Sambut Lebaran Yayasan Subur Makmur Ajak Anak Yatim Belanja Baju

    Sambut Lebaran Yayasan Subur Makmur Ajak Anak Yatim Belanja Baju

    • calendar_month Rab, 19 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 299
    • 0Komentar

      Serunya belanja baju lebaran bareng anak yatim, piatu dan dhuafa. PATI – Kebahagiaan terpancar dari wajah anak-anak binaan Yayasan Subur Makmur Sejahtera Pati. Anak-anak yatim, piatu dan dhuafa ini diajak berbelanja baju baru, untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Agenda belanja baru ini menjadikan anak-anak semangat dalam menyambut hari kemenangan yang akan […]

  • Kurangi Anak Main Gawai

    Kurangi Anak Main Gawai

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Adu kreatifitas Dewan Pendidikan Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI), punya cara mengatasi candu terhadap gawai yang kini dialami banyak anak-anak Indonesia.  Melalui lomba gerak dan lagu, organisasi yang sedang merayakan ulang tahun ke 62 itu berusaha mengurangi anak untuk bermain gawai. Dengan adu kreativitas tersebut diharapkan menjadi wadah anak untuk tidak bergantung pada […]

expand_less