Breaking News
light_mode

Penyandang Disabilitas Jepara Difasilitasi Pembuatan SIM D

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 6 Des 2021
  • visibility 290

 

Penyandang disabilitas di Jepara saat membuat SIM D di Mapolres Jepara

JEPARA – Sebanyak 6
orang anggota Komunitas Motor Difabel Jepara 
(KMDJ) dan 6 orang pendamping dari keluarga penyandang difabel
difasilitasi untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) D khusus difabel dan
SIM C untuk mobilitas dan aksebilitas.

“Kegiatan ini
dilaksanakan untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada
jum’at 3 Desember 2021”, kata Zakariya Anshori, pembina KMDJ kepada
Lingkar Muria.

Lebih lanjut ia mengatakan
pembuatan SIM D ini sudah dilakukan 3 kali oleh KMDJ. Pertama kali saat
menjelang touring HDI 2020, lalu pada peringatan Hari Ibu 22 Desember 2020 dan
kali ini dalam rangka HDI 2021.

“Pelaksanaan pembuatan
SIM D ini merupakan salah upaya untuk memenuhi hak aksesibilitas dalam
Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan Peraturan
Daerah Nomor 7 Tahun 2019  tentang
Penyandang Disabilitas juga”, kata Zakariya yang juga menjadi pembina
DPC  Perkumpulan Penyandang Disabilitas
Indonesia (PPDI) Kabupaten Jepara.

Sebenarnya KMDJ masih berharap
agar setelah terbit Perda nomor 7 tahun 2019 segera disusul Peraturan Bupati
sebagai implementasi Perda tersebut. Dengan demikian perlindungan, penghargaan
dan pemenuhan hak penyandang disabilitas sebagaimana amanat peraturan
pemerintah (PP) bisa diwujudkan setahap demi setahap.

“Hak-hak dasar
penyandang difabel seperti hak pendataan kependudukan, hak kesetaraan, hak
pendidikan, hak aksebilitas dan hak memperoleh pekerjaan bisa diperjuangkan
bersama-sama”, lanjut Zakariya.

Sementara itu, Ratna Pujiarti,
penyandang tuna daksa asal Kecamatan Mlonggo 
menyambut baik upaya yang dilakukan KMDJ.

“Awalnya kami takut
untuk ikut kegiatan pembuatan SIM D, namun dukungan dari teman-teman KMDJ
membuat kami semangat dan berani”, kata Ratna.

Dengan mengendarai motor
difabel roda tiga, Ratna mengikuti ujian praktek SIM D.

“Alhamdulillah, kami
diberikan kemudahan-kemudahan. Terima kasih pak Kapolres, Pak Kasatlantas, pada
akhirnya kami mempunyai SIM D”, kata Ratna.

Lain lagi dengan Sarimin,
ayah 2 orang anak penyandang paraplegia asal Kancilan Kembang ini sudah lama
ingin mempunyai SIM D.

“Sejak saya mengalami
kecelakaan kerja dan mengalami 
kelumpuhan, saya sangat berharap mempunyai motor difabel yang dirancang
khusus untuk pengguna kursi roda. Alhamdulillah, saat ini saya sudah punya
motor difabel dan dilengkapi SIM D”, ujar Sarimin mantap.

Hal senada disampaikan
Masruhan, penyandang paraplegia asal Desa Slagi Kecamatan Pakisaji.

Perajin ukiran khusus
sangkar burung ini merasa beruntung bisa ikut membuat SIM D.

“Walaupun saya belum
punya motor difabel sendiri, berkat bantuan dan dukungan teman-teman KMDJ saya
bisa ikut ujian praktek SIM D”, kata Masruhan.

“Semoga setelah
mempunyai SIM D, saya bisa menabung untuk membeli motor difabel yang dirancang
khusus bagi pengguna kursi roda atau yang biasa disebut motor
transformer”, ujar Masruhan. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syahadah, Kesaksian, dan Kenyataan

    Syahadah, Kesaksian, dan Kenyataan

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Suluk Maleman pada edisi ke 89 di bulan Ramadan kali ini kembali mengajak untuk mengulik makna syahadah. Konsep syahadah yang tak sekadar ucapan lisan menjadi sentilan tersendiri bagi warga yang datang dalam ngaji budaya tersebut. Sabrang Mowo Damar Panuluh bahkan membuka dialog dengan menyebut jika syahadah menjadi suatu fondasi sebuah sistem dalam berkehidupan. Baginya konsep […]

  • Meskipun Keuangan Ngenes, Bupati Hartopo Tetap Prioritaskan Santunan Kematian

    Meskipun Keuangan Ngenes, Bupati Hartopo Tetap Prioritaskan Santunan Kematian

    • calendar_month Rab, 16 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Bupati Kudus Hartopo menyerahkan santunan kematian untuk warga kurang mampu Santunan kematian warga kurang mampu menjadi program priotitas Bupati Kudus Hartopo. Program santunan itu tetap dipertahankan semaksimal mungkin meskipun masih saja ada refocusing APBD. KUDUS – Bupati Kudus Hartopo menyalurkan santunan kematian kepada warga kurang mampu, di pendopo kabupaten, Rabu (16/11/2022).  “Santunan kematian memang program […]

  • Satlantas Polres Pati Gelar Coaching Clinic

    Satlantas Polres Pati Gelar Coaching Clinic

    • calendar_month Jum, 6 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 256
    • 0Komentar

      Masyarakat bisa latihan dulu sebelum ujian praktik pembuatan SIM di Satlantas Polres Pati. PATI – Program Coaching Clinic mulai digelar Satlantas Polres Pati. Program ini sebagai pelatihan sebelum ujian praktik SIM bagi masyakarat. “Jadi, nanti pada saat ujian sudah mempunyai gambaran tentang ujiannya bagaimana, tesnya apa saja. Peserta coaching clinic didampingi oleh petugas uji […]

  • Edy Wuryanto Minta Pemerintah Siapkan Layanan Kesehatan Terbaik untuk Pemudik

    Edy Wuryanto Minta Pemerintah Siapkan Layanan Kesehatan Terbaik untuk Pemudik

    • calendar_month Kam, 13 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 275
    • 0Komentar

      Edy Wuryanto, anggota Komisi IX DPR RI JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto meminta pemerintah untuk menyiapkan layanan kesehatan untuk para pemudik dengan pelayanan yang terbaik. “Setelah tiga tahun masa Lebaran dihantui Covid-19, saya rasa tahun ini betul-betul dimanfaatkan masyarakat untuk mudik. Bertemu dengan saudara di kampung,” katanya dalam keterangan tertulis […]

  • 720 Warga Pati Dapat Bantuan Beras dari Pemerintah, Fokus pada Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

    720 Warga Pati Dapat Bantuan Beras dari Pemerintah, Fokus pada Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.073
    • 0Komentar

    PATI — Bupati Pati, Sudewo, menghadiri penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah untuk penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem tahun 2025 yang digelar di Balai Desa Ngemplak Lor, Kecamatan Margoyoso. Kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam memastikan warga rentan memperoleh dukungan langsung dari negara, Selasa (2/12/2025). Pada acara yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Pati Risma Ardhi […]

  • DPRD Pati Ungkap Pentingnya Pemerataan Akses Pendidikan

    DPRD Pati Ungkap Pentingnya Pemerataan Akses Pendidikan

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 316
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Hj. Muntamah, mendesak pemerintah daerah untuk mengambil langkah strategis dalam mewujudkan pemerataan pendidikan berkualitas di Kabupaten Pati. Hj. Muntamah menekankan pentingnya akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak, tanpa terkecuali, agar mereka dapat memperoleh pendidikan yang layak. “Kita harus memastikan bahwa tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan berkualitas, […]

expand_less