Breaking News
light_mode

Pentas Teater As : Kekalahan Wong Cilik, dan Keserakahan Wong Berduit

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 4 Mei 2019
  • visibility 162

PATI – Ruang dosen di Gedung B
lantai II Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati disulap menjadi panggung
pementasan. Malam Jumat (2/5/2019), Anak-anak Teater As sedang unjuk gigi. Mereka
menggelar pentas produksi perdana dengan mengangkat lakon berjudul “Lorong”
karya Puthut Bukhorie.

Gedung yang biasanya menjadi
tempat istirahat para dosen itu disulap jadi perkampungan pemulung. Pentas itu
mengambil setting tempat sebuah desa bernama Loh Ijo. 
Mayoritas penghuninya
orang-orang miskin.
Wong Cilik.

Pentas itu disutradarai Beni
Dewa, pegiat seni budaya Kabupaten Pati yang juga punggawa Teater Mina Tani.  Sebelum pentas teater, para penonton yang
hadir baik dari Pati sendiri, Kudus, hingga Jepara disuguhi hiburan tari khas
Pati. Tari Gumregah Tani.

Pementasan dibuka dengan
munculnya persoalan salah satu warga bernama Jambul yang menderita sakit
misterius. Warga pun dibuat panik olehnya. Mereka, bahkan berdebat sengit untuk
mencari solusinya. Rencana membawa kedokter, terhalang lantaran mereka tidak
memiliki uang. Sedangkan saat mau dibawa ke dukun, mereka tampak ragu. Mampukan
si dukun berbuat banyak.

Di saat itulah muncul sosok pria
bernama Prantoro. Rupanya, si Prantoro ini mampu menyembuhkan Jambul. Hal itu
membuat seluruh warga di kampung tersebut bergembira. Semua mengelu-elu kan si
Prantoro.

Namun siapa sangka, itu semua
rupanya politik licik dari Prantoro. Dia hendak menerapkan politik balas budi.
Penyakit yang di derita Jambul rupanya merupakan virus yang disebarkan oleh
Prantoro. Dan dia pulalah yang memiliki obat penawarnya.

Dia ingin warga desa berhutang
budi sehingga mau menuruti yang dikatakan Prantoro. Terlebih Prantoro sendiri
merupakan pesuruh dari Investor yang ditugasi untuk membeli, sekaligus
menggusur warga Desa Loh Ijo tersebut.

Untungnya, Selip, salah seorang
warga mengetahui rencana itu. Warga berupaya melakukan pemberontakan. Namun
sayang, perlawanan dari warga miskin itu rupanya dengan mudah dikalahkan oleh
aparat keamanan. Bahkan perkampungan itu tetap saja digusur.

Mohammad Noor Fais, lurah Teater
As STAI Pati mengungkapkan, pentas tersebut diharapkannya dapat menjadi tolak
ukur, setelah melalui proses latihan yang digelar sekitar empat bulan terakhir
ini.

“Selain sebagai bentuk penguatan
minat dan bakat, kami berharap ini mampu menjadi bekal bagi mahasiswa STAIP
yang tergabung di Teater As. Karena dari proses teater sendiri membawa banyak
manfaat selain dari sisi keseniannya,” terangnya usai pentas.

Di satu sisi dalam proses
penggarapan teater biasanya akan disertai dengan proses pengkajian dan bedah
naskah. Selain itu setiap aktor tentunya juga dituntut untuk mempelajari
karakter orang lain. Sehingga akan memunculkan semangat toleransi dan saling
memahami.

“Proses teater sendiri
berlangsung kolektif. Tidak bisa berjalan sendiri oleh karena itu bekal
keorganisasi dan solidaritas harus kuat. Sisi lebih lainnya bagi yang kuliah di
jurusan tarbiyah, seorang calon guru tentu harus bisa memberikan materi
pembelajaran dengan menarik. Dan itu bisa dipelajari dengan dasar
teater,”tambahnya. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karateka Pati Bawa Jateng Juara Umum Shindoka

    Karateka Pati Bawa Jateng Juara Umum Shindoka

    • calendar_month Rab, 7 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Para atlet karate kontingen Jawa Tengah berfoto usai penyerahan piala sebagai kontingen terbaik di ajang Kejurnas Shindoka Indonesia 2018 beberapa waktu yang lalu. Lingkar Muria, PATI – Kabar membanggakan datang dari Kota Nasi Gandul. Dari 14 atletnya yang turun memperkuat kontingen Jawa Tengah di ajang Kejurnas Shindoka Indonesia 2018 di Jakarta 2 hingga 4 Maret […]

  • Kemenangan Sempurna Persijap Jepara atas Semen Padang

    Kemenangan Sempurna Persijap Jepara atas Semen Padang

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.643
    • 0Komentar

    PADANG – Persijap Jepara berhasil mengalahkan tuan rumah Semen Padang dengan skor 2 – 0 di Stadion H. Agus Salim (20/4). Sebuah kemenangan sempurna bagi skuad Laskar Kalinyamat. Dua gol masing-masing dicetak oleh Rendi Saepul menit ke-38 dan Carlos Franca menit ke-45 melalui titik putih. Kemenangan ini membalaskan kekalahan di putaran pertama lalu. Selain itu […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai

    Siswa MA Salafiyah Kajen Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 216
    • 0Komentar

    PATI – Menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini, siswa MA Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, berkolaborasi dengan TNI, PT Misaja Mitra, dan Dinas Kehutanan, berhasil menanam 2.000 bibit mangrove di pesisir Pantai Desa Pangkalan, Kecamatan Margoyoso, Rabu (14/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema “Hidup Berkelanjutan”. “Penanaman mangrove ini sangat penting […]

  • Bedah Buku Mbah Dullah Salam, Cara Santri Meneladani Kiai

    Bedah Buku Mbah Dullah Salam, Cara Santri Meneladani Kiai

    • calendar_month Sen, 28 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Seorang santri mengajukan pertanyaan dalam kegiatan diskusi bedah buku Mbah Dullah Salam Kajen Keteladanan KH Abdullah Zein Salam, dihadirkan dalam bentuk buku biografi. Ratusan santri menyimak diskusi buku tersebut. Sebagai kegiatan literasi dan juga menyerap nilai-nilai ketedanan dari sosok kiai besar di Kajen tersebut Lantai bawah Masjid Al Waq lumayan sesak usai Salat Jumat kemarin […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati Hardi : Hindari Konflik di Pilkada 2024

    Wakil Ketua DPRD Pati Hardi : Hindari Konflik di Pilkada 2024

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 192
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Hardi, mengingatkan masyarakat untuk tidak berlebihan dalam mendukung salah satu calon dalam Pilkada 2024. Ia mengkhawatirkan adanya oknum yang memanfaatkan situasi tersebut untuk memicu konflik. “Saya berpesan kepada semua masyarakat agar jangan sampai Pilkada 2024 ini dinodai dengan adanya konflik,” ungkapnya. Hardi mengakui […]

  • Macan Tutul Keluar Hutan Lindung dan Tewas Dekat Kandang Sapi

    Macan Tutul Keluar Hutan Lindung dan Tewas Dekat Kandang Sapi

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Seekor macan tutul yang mengenaskan Macan Muria. Hewan ini begitu lekat di telinga masyarakat di Jepara, Pati dan Kudus. Sempat disebut punah. Keberadaannya terpantau secara jelas dalam rekaman kamera trap yang terpasang di area hutan lindung. Temuan bangkainya di Plukaran, Pati menjadi alarm lagi tentang kekayaan Pegunungan Muria yang masih tersisa. Macan tutul kembali bikin […]

expand_less