Breaking News
light_mode

Pentas Teater As : Kekalahan Wong Cilik, dan Keserakahan Wong Berduit

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 4 Mei 2019
  • visibility 247

PATI – Ruang dosen di Gedung B
lantai II Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati disulap menjadi panggung
pementasan. Malam Jumat (2/5/2019), Anak-anak Teater As sedang unjuk gigi. Mereka
menggelar pentas produksi perdana dengan mengangkat lakon berjudul “Lorong”
karya Puthut Bukhorie.

Gedung yang biasanya menjadi
tempat istirahat para dosen itu disulap jadi perkampungan pemulung. Pentas itu
mengambil setting tempat sebuah desa bernama Loh Ijo. 
Mayoritas penghuninya
orang-orang miskin.
Wong Cilik.

Pentas itu disutradarai Beni
Dewa, pegiat seni budaya Kabupaten Pati yang juga punggawa Teater Mina Tani.  Sebelum pentas teater, para penonton yang
hadir baik dari Pati sendiri, Kudus, hingga Jepara disuguhi hiburan tari khas
Pati. Tari Gumregah Tani.

Pementasan dibuka dengan
munculnya persoalan salah satu warga bernama Jambul yang menderita sakit
misterius. Warga pun dibuat panik olehnya. Mereka, bahkan berdebat sengit untuk
mencari solusinya. Rencana membawa kedokter, terhalang lantaran mereka tidak
memiliki uang. Sedangkan saat mau dibawa ke dukun, mereka tampak ragu. Mampukan
si dukun berbuat banyak.

Di saat itulah muncul sosok pria
bernama Prantoro. Rupanya, si Prantoro ini mampu menyembuhkan Jambul. Hal itu
membuat seluruh warga di kampung tersebut bergembira. Semua mengelu-elu kan si
Prantoro.

Namun siapa sangka, itu semua
rupanya politik licik dari Prantoro. Dia hendak menerapkan politik balas budi.
Penyakit yang di derita Jambul rupanya merupakan virus yang disebarkan oleh
Prantoro. Dan dia pulalah yang memiliki obat penawarnya.

Dia ingin warga desa berhutang
budi sehingga mau menuruti yang dikatakan Prantoro. Terlebih Prantoro sendiri
merupakan pesuruh dari Investor yang ditugasi untuk membeli, sekaligus
menggusur warga Desa Loh Ijo tersebut.

Untungnya, Selip, salah seorang
warga mengetahui rencana itu. Warga berupaya melakukan pemberontakan. Namun
sayang, perlawanan dari warga miskin itu rupanya dengan mudah dikalahkan oleh
aparat keamanan. Bahkan perkampungan itu tetap saja digusur.

Mohammad Noor Fais, lurah Teater
As STAI Pati mengungkapkan, pentas tersebut diharapkannya dapat menjadi tolak
ukur, setelah melalui proses latihan yang digelar sekitar empat bulan terakhir
ini.

“Selain sebagai bentuk penguatan
minat dan bakat, kami berharap ini mampu menjadi bekal bagi mahasiswa STAIP
yang tergabung di Teater As. Karena dari proses teater sendiri membawa banyak
manfaat selain dari sisi keseniannya,” terangnya usai pentas.

Di satu sisi dalam proses
penggarapan teater biasanya akan disertai dengan proses pengkajian dan bedah
naskah. Selain itu setiap aktor tentunya juga dituntut untuk mempelajari
karakter orang lain. Sehingga akan memunculkan semangat toleransi dan saling
memahami.

“Proses teater sendiri
berlangsung kolektif. Tidak bisa berjalan sendiri oleh karena itu bekal
keorganisasi dan solidaritas harus kuat. Sisi lebih lainnya bagi yang kuliah di
jurusan tarbiyah, seorang calon guru tentu harus bisa memberikan materi
pembelajaran dengan menarik. Dan itu bisa dipelajari dengan dasar
teater,”tambahnya. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seduluran, Anak Punk Se Pantura Timur Gelar Pertunjukan di Pati

    Seduluran, Anak Punk Se Pantura Timur Gelar Pertunjukan di Pati

    • calendar_month Ming, 22 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 261
    • 0Komentar

     Komunitas anak punk di pantura timur menggelar pertunjukan bertajuk seduluran di Penda Kesenian komplek Stadion Joyokusumo Kabupaten Pati Kamis (19/7/2018) kemarin. Komunitas anak punk se pantura timur menggelar sebuah pertunjukan siang kemarin di Pendapa Kesenian komplek Stadion Joyokusumo. Tak hanya musik, pertunjukan seni rupa juga ditampilkan dalam kegiatan menggalang seduluran antar sesama anak punk tersebut. […]

  • Jokowi Tak Hadir, Muktamar Dibuka Sekjend Kemenag

    Jokowi Tak Hadir, Muktamar Dibuka Sekjend Kemenag

    • calendar_month Sab, 10 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 264
    • 0Komentar

    LENGANG : Suasana pembukaan Muktamar ke 11 JATMI di Ponpes AKN Marzuqi Slempung-Dukuhseti pagi kemarin. Lingkar Muria, PATI – Presiden Joko Widodo yang diagendakan akan membuka Muktamar ke 11 Jamiyah Ahli Thariqah Mu’tabarah Indonesia (JATMI) batal hadir pagi kemarin Sabtu (10/3/18). Karena itu, muktamar yang dihelat di Pondok Pesantren AKN Marzuqi itu dibuka oleh Sekretaris […]

  • DPRD Pati Dorong Keberlanjutan Program Penanaman Mangrove untuk Cegah Abrasi Pesisir

    DPRD Pati Dorong Keberlanjutan Program Penanaman Mangrove untuk Cegah Abrasi Pesisir

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 321
    • 0Komentar

    PATI – Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, menyampaikan apresiasi atas inisiatif penanaman mangrove yang dilakukan oleh Bupati Pati, Sudewo, bersama Forkopimda dan masyarakat di Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti. Menurutnya, kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Mukit menekankan bahwa penanaman mangrove tidak hanya penting untuk pelestarian alam, […]

  • Harga Ketela Anjlok, Ketua Komisi B DPRD Pati Desak Pemkab Ambil Tindakan

    Harga Ketela Anjlok, Ketua Komisi B DPRD Pati Desak Pemkab Ambil Tindakan

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 273
    • 0Komentar

    PATI – Nasib petani ketela di Kabupaten Pati tengah memprihatinkan akibat harga jual yang terus merosot. Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, menyoroti kondisi ini dan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk segera turun tangan memberikan solusi. “Petani ketela sedang tidak baik-baik saja. Harga jatuh, sementara biaya produksi tetap tinggi. Pemkab Pati perlu segera hadir […]

  • Patroli Dialogis Polres Jepara Wujudkan Kamtibmas Kondusif

    Patroli Dialogis Polres Jepara Wujudkan Kamtibmas Kondusif

    • calendar_month Kam, 1 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Patroli yang dilakukan oleh personel Sat Samapta Polres Jepara  Polres Jepara berkomitmen menjaga kamtibnas kondusif. Hal itu dilakukan dengan cara melakukan patroli dialogis secara rutin. JEPARA – Guna mewujudkan dan menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, Unit Patroli Satuan Samapta Polres Jepara merutinkan patroli dialogis, Selasa (30/08/2022). Dengan menggunakan kendaraan R4 Personil Unit Patroli […]

  • Kuliner malam khas kudus yaitu jagung bakar dan sate

    Jagung Bakar khas Kudus Kuliner Malam yang Lezat

    • calendar_month Sel, 14 Nov 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Kuliner malam khas kudus yaitu jagung bakar dan sate.

expand_less