Breaking News
light_mode

Pentas Teater As : Kekalahan Wong Cilik, dan Keserakahan Wong Berduit

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 4 Mei 2019
  • visibility 287

PATI – Ruang dosen di Gedung B
lantai II Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati disulap menjadi panggung
pementasan. Malam Jumat (2/5/2019), Anak-anak Teater As sedang unjuk gigi. Mereka
menggelar pentas produksi perdana dengan mengangkat lakon berjudul “Lorong”
karya Puthut Bukhorie.

Gedung yang biasanya menjadi
tempat istirahat para dosen itu disulap jadi perkampungan pemulung. Pentas itu
mengambil setting tempat sebuah desa bernama Loh Ijo. 
Mayoritas penghuninya
orang-orang miskin.
Wong Cilik.

Pentas itu disutradarai Beni
Dewa, pegiat seni budaya Kabupaten Pati yang juga punggawa Teater Mina Tani.  Sebelum pentas teater, para penonton yang
hadir baik dari Pati sendiri, Kudus, hingga Jepara disuguhi hiburan tari khas
Pati. Tari Gumregah Tani.

Pementasan dibuka dengan
munculnya persoalan salah satu warga bernama Jambul yang menderita sakit
misterius. Warga pun dibuat panik olehnya. Mereka, bahkan berdebat sengit untuk
mencari solusinya. Rencana membawa kedokter, terhalang lantaran mereka tidak
memiliki uang. Sedangkan saat mau dibawa ke dukun, mereka tampak ragu. Mampukan
si dukun berbuat banyak.

Di saat itulah muncul sosok pria
bernama Prantoro. Rupanya, si Prantoro ini mampu menyembuhkan Jambul. Hal itu
membuat seluruh warga di kampung tersebut bergembira. Semua mengelu-elu kan si
Prantoro.

Namun siapa sangka, itu semua
rupanya politik licik dari Prantoro. Dia hendak menerapkan politik balas budi.
Penyakit yang di derita Jambul rupanya merupakan virus yang disebarkan oleh
Prantoro. Dan dia pulalah yang memiliki obat penawarnya.

Dia ingin warga desa berhutang
budi sehingga mau menuruti yang dikatakan Prantoro. Terlebih Prantoro sendiri
merupakan pesuruh dari Investor yang ditugasi untuk membeli, sekaligus
menggusur warga Desa Loh Ijo tersebut.

Untungnya, Selip, salah seorang
warga mengetahui rencana itu. Warga berupaya melakukan pemberontakan. Namun
sayang, perlawanan dari warga miskin itu rupanya dengan mudah dikalahkan oleh
aparat keamanan. Bahkan perkampungan itu tetap saja digusur.

Mohammad Noor Fais, lurah Teater
As STAI Pati mengungkapkan, pentas tersebut diharapkannya dapat menjadi tolak
ukur, setelah melalui proses latihan yang digelar sekitar empat bulan terakhir
ini.

“Selain sebagai bentuk penguatan
minat dan bakat, kami berharap ini mampu menjadi bekal bagi mahasiswa STAIP
yang tergabung di Teater As. Karena dari proses teater sendiri membawa banyak
manfaat selain dari sisi keseniannya,” terangnya usai pentas.

Di satu sisi dalam proses
penggarapan teater biasanya akan disertai dengan proses pengkajian dan bedah
naskah. Selain itu setiap aktor tentunya juga dituntut untuk mempelajari
karakter orang lain. Sehingga akan memunculkan semangat toleransi dan saling
memahami.

“Proses teater sendiri
berlangsung kolektif. Tidak bisa berjalan sendiri oleh karena itu bekal
keorganisasi dan solidaritas harus kuat. Sisi lebih lainnya bagi yang kuliah di
jurusan tarbiyah, seorang calon guru tentu harus bisa memberikan materi
pembelajaran dengan menarik. Dan itu bisa dipelajari dengan dasar
teater,”tambahnya. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yayasan As-Salafiyah Lahar Gelar Kemah Bakti Maulid Nabi, Bentuk Karakter Mandiri dan Peduli Sosial

    Yayasan As-Salafiyah Lahar Gelar Kemah Bakti Maulid Nabi, Bentuk Karakter Mandiri dan Peduli Sosial

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 601
    • 0Komentar

    PATI – Ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan Yayasan As-Salafiyah Desa Lahar, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, mengikuti kegiatan kemah bakti dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 16 hingga 18 September 2025 ini, dipusatkan di Jolong 2, Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong. Sebanyak 340 siswa, mulai dari kelas […]

  • Pengerjaan Jalan TMMD Karangsari Capai  65 Persen

    Pengerjaan Jalan TMMD Karangsari Capai 65 Persen

    • calendar_month Ming, 22 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Warga membantu TNI mengerjakan jalan dengan makadam di Desa Karangsari Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati yang merupakan salah satu lokasi TMMD Sengkuyung Tahap II. PATI – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II, sudah menunjukkan progresnya. Bahkan di Desa Karangsari yang menjadi salah satu lokasi TMMD, dalam kegiatan pembangunan jalan sudah mencapai 65 persen. […]

  • Gedung Kesenian Dikeluhkan, Begini Kondisinya

    Gedung Kesenian Dikeluhkan, Begini Kondisinya

    • calendar_month Rab, 7 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Keberadaan gedung kesenian Pati yang berada di komplek Stadion Joyokusumo mendapat sorotan. Anggota komisi D DPRD Kabupaten Pati, Jamari menyayangkan bangunan yang menelan anggaran sekitar Rp 650 juta tersebut. Sebab bangunan tersebut tak banyak berguna sebagaimana mestinya. ”Desain bangunannya boleh dibilang mengecewakan. Itu tak merepresentasikan sebuah gedung kesenian yang berfungsi sebagai […]

  • Anggota DPRD Pati Hardi : Pemkab Harus Dukung UMKM Anak Muda

    Anggota DPRD Pati Hardi : Pemkab Harus Dukung UMKM Anak Muda

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 333
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati dari Fraksi Gerindra, Hardi, mendorong Pemerintah Kabupaten Pati untuk memberikan perhatian khusus terhadap UMKM yang dikelola anak muda. Hal ini disampaikan Hardi menanggapi penurunan drastis angka wirausaha muda di Kabupaten Pati, yang mencapai -66,67%. “Visi Pati untuk mencapai kesejahteraan dan keunggulan tidak akan tercapai jika kita tidak memperhatikan kelompok wirausaha […]

  • Panen Raya Padi di Pati Cetak Rekor, Capai 10,28 Ton per Hektare di Desa Bumiharjo

    Panen Raya Padi di Pati Cetak Rekor, Capai 10,28 Ton per Hektare di Desa Bumiharjo

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.093
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati menyelenggarakan panen raya padi di Desa Bumiharjo, Kecamatan Winong, pada hari Sabtu (7/2/2026), yang menghasilkan produktivitas sebesar 10,28 ton per hektare. Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra beserta Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo, sebagai bentuk konfirmasi keberhasilan inisiatif peningkatan produktivitas pertanian yang telah dilaksanakan daerah. […]

  • UIN Sunan Kudus Jalin Kemitraan dengan LIBA untuk Perluas Jaringan Internasional

    UIN Sunan Kudus Jalin Kemitraan dengan LIBA untuk Perluas Jaringan Internasional

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 443
    • 0Komentar

    KUDUS – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Libyan Indonesian Business Association (LIBA) pada hari Selasa, 21 Oktober 2025. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan ekonomi berbasis syariah. Penandatanganan MoU berlangsung di Ruang Transit Rektorat dan dihadiri oleh […]

expand_less