Breaking News
light_mode

Pelajar NU Jawa Tengah Tegas Lawan Hoaks

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 16 Sep 2017
  • visibility 197
Peserta serius memerhatikan materi seminar

Lingkar Muria, SOLO – Fenomena hoaks menjadi isu seksi nasional yang
diperbincangkan banyak orang hari ini, 
mulai dari politisi di gedung parlemen hingga tukang becak di pinggiran
jalan. Hoaks tumbuh subur bak jamur di musim penghujan. Penyebarannya begitu
masif melalui sosial media yang hari ini keberadaannya tak terpisahkan dengan
kehidupan masyarakat, hingga begitu sulit dikendalikan dan diredam.

Hal itu kemudian menjadi fokus perhatian serius
Pimpinan Wilayah (PW) IPNU IPPNU Jawa Tengah. Keprihatinan itu lantas
diwujudkan dalam deklarasi pelajar anti hoaks di lapangan Tugu Muda Semarang,
Minggu (5/3/2017) lalu, bertepatan dengan pelantikan serta pengukuhan PW IPNU
IPPNU Jawa Tengah.

Untuk mewujudkan perang nyata melawan hoaks dan
fitnah yang terus bertebaran di bumi Indonesia ini,PW IPNU IPPNU Jawa Tengah
kemudian menyelenggarakan Cyber Education Project (CEP) dengan tema
“Penguatan Karakter Generasi Muda Melalui Media” bekerjasama dengan Kesbangpol
Jawa Tengah di Hotel Riyadi Palace Solo.

Acara yang berlangsung mulai tanggal 23-24
Maret ini,adalah bentuk penguatan karakter anak muda di tengah kondisi bangsa
Indonesia yang berkecamuk sekaigus keprihatinan atas fenomena yang menimpa
bangsa.

“Kemajuan Teknologi Informasi perlu diimbangi,
maka perlu dilakukan pendidikan cyber bagi pelajar, untuk kemudian ditularkan
dengan rekan yang ada di daerah,” ungkap Ferial Farkhan Ibnu Ahmad Ketua PW
IPNU Jawa Tengah.

Ia menambahkan, keadaan yang gonjang-ganjing
akibat hoaks ini diperlukan pemuda yang mempunyai visi dan misi yang jelas
untuk menjadikan bangsa Indonesia berdikari di setiap lini.

Salah satu pemateri mendapat kenang-kenangan dari panitia


Hoaks Merebak
“Merebaknya informasi hoaks dimulai saat Pilkada
DKI Jakarta tahun 2012 kemarin, momentum itu menjadi titik awal ramainya
informasi hoaks. Hingga kini hoaks sudah menjadi fenomena sosial yang sungguh
luar biasa dampaknya. Ramai setiap hari masyarakat dengan lahap mengkonsumsi
informasi hoaks,” ungkap Isdiyanto.

Sekretaris PWI Jawa Tengah itu lantas
menambahkan, masyarakat perlu segera menanamkan doktrin tentang hoaks. Hoaks
itu berpotensi memecah masyarakat, mengancam integritas nasional, menimbulkan
konflik sosial serta rusaknya tatanan sosial.Singkatnya hoaks itu bukan berita,
hoaks itu sangat berbahaya.

Acara yang berlangsung selama 2 hari ini pun
tidak melulu diskusi soal hoaks dan kiat menangkalnya saja. Para peserta yang
merupakan pegiat cyber pelajar NU di masing-masing daerah ini diajari tentang
membuat berita yang sesuai dengan kaidahnya-kaidahnya.

“Seorang wartawan jika menulis berita harus
sesuai dengan kode etik jurnalistik, wartawan harus independen, akurat dalam
memberitakan dan tidak beri’tikad buruk,” terang Muhammad Saronji.

Redaktur harian Suara Merdeka ini menekankan wartawan
untuk selalu menguji informasi atau dalam bahasa jurnalistiknya cek dan ricek.
Sebab profesi wartawan dilegalisasi dalam Q.S Al Baqarah 42.“Dan janganlah
kamu campur adukkan yang hak dengan yang batil dan janganlah kamu sembunyikan
yang hak itu, sedang kamu mengetahui”

Menutup acara CEP ini, ketua PW IPNU Jawa
Tengah menekankan, agar pelajar jangan konsumtif dengan media. Hari ini begitu
banyak serangan dengan informasi hoaks yang menyasar ke para ulama’.

Menurut kader asal Brebes ini, menulis di media
sekarang saatnya diniati sebagai ibadah. Ibadah bukan hanya sholat, mengai
saja.Menulis juga ibadah.
“Sekarang adalah eranya perang udara, perang
media. Banyak ulama’-ulama’ kita dihujat di luar sana, kita wajib menguasai
media,” pungkasnya. (
lil)


  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Pengawasan dan Transparansi, DPRD Pati Gandeng Kejari dalam Sidak

    Perkuat Pengawasan dan Transparansi, DPRD Pati Gandeng Kejari dalam Sidak

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.671
    • 0Komentar

    PATI – Untuk memastikan seluruh tugas dan fungsinya berjalan sesuai koridor hukum, DPRD Kabupaten Pati resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Pati. Kerja sama tersebut dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang bertujuan memperkuat mekanisme pengawasan. Anggota DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan bahwa kolaborasi ini dilakukan agar Kejari dapat terlibat aktif […]

  • DPRD Pati Ingatkan Perempuan Perlu Tingkatkan Kapasitas Diri

    DPRD Pati Ingatkan Perempuan Perlu Tingkatkan Kapasitas Diri

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 211
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi D DPRD Pati, Hj. Muntamah, mengingatkan pentingnya pemberdayaan perempuan sebagai proses yang memungkinkan mereka untuk berpartisipasi penuh dalam semua aspek kehidupan. Hal ini mencakup akses terhadap pendidikan, kesempatan politik, kesetaraan ekonomi, dan peran aktif dalam mendukung program pembangunan di berbagai sektor. Hj. Muntamah menekankan bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya penting untuk […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Soroti 12 Kebijakan Bupati Sudewo yang Kontroversial

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Soroti 12 Kebijakan Bupati Sudewo yang Kontroversial

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 230
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati mengenai pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, menyoroti 12 kebijakan yang dianggap menuai polemik. Kebijakan-kebijakan tersebut meliputi rotasi jabatan di lingkungan Kabupaten Pati yang dinilai tidak transparan hingga adanya rangkap jabatan. Wakil Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati, Joni Kurnianto, menjelaskan bahwa pihaknya telah merangkum 12 poin penting […]

  • Para pemain timnas Indonesia yang turun sejak awal menghadapi Jepang. (INSTAGRAM TIMNAS INDONESIA)

    Timnas Indonesia Dihajar Jepang 6 – 0, Pelajaran Berharga di Osaka

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 242
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Kekalahan telak 0‑6 dari Jepang dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Osaka pada Selasa, 10 Juni 2025, bisa terasa menyakitkan. Namun jika ditarik ke dalam perspektif yang tepat, hasil ini justru menawarkan banyak pembelajaran penting bagi Timnas Indonesia. Jarak Kualitas Tim Masih Terang Jepang tampil sangat dominan, mencatat 22 tembakan—setengahnya on target—sementara […]

  • Anak-anak sedang berlatih di Super Soccer Arena Kudus/INSTAGRAM SSB DJARUM 

    Djarum Foundation dan Masa Depan Gemilang Sepak Bola Putri Indonesia

    • calendar_month Kam, 20 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Anak-anak sedang berlatih di Super Soccer Arena Kudus/INSTAGRAM SSB DJARUM KUDUS – Djarum akhirnya turun tangan membantu kemajuan sepak bola tanah air. Perusahaan rokok kenamaan di Indonesia ini memilih membantu mengelola sepak bola putri. Komitmen memajukan sepak bola putri dimulai dengan pembangunan sebuah stadion megah di kawasan Desa Rendeng Kudus, berjarak 15 menit berkendara sepeda […]

  • Mandi Sampai Pagi di Blumbang Sarean Kajen Malam Suro

    Mandi Sampai Pagi di Blumbang Sarean Kajen Malam Suro

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Suasana mandi di kolam belakang makam Syeh Ahmad Mutamakkin Kajen PATI – Toyib, 17, sama sekali tak menggigil kedinginan. Walaupun sudah lebih 30 menit berendam di semua kolam besar di belakang makam Syeh Ahmad Mutamakkin Kajen tersebut. Sabtu (31/8) malam lalu, area kolam yang tepat bersebelahan dengan balai desa tersebut penuh sesak. Baik oleh orang-orang […]

expand_less