Breaking News
light_mode

Baginda Teladan Sepanjang Zaman

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 16 Sep 2017
  • visibility 283
Istimewa

Oleh : Achmad Ulil Albab
Hari ini kita
dihadapkan dengan tontonan dagelan yang bisa dibilang menjijikkan. Tabrak sana
tabrak sini tak peduli aturan, orang tak lagi punya pegangan. Kira-kira begitu pengamatan saya. Lebih tepatnya hari ini kita selalu dihadapkan dengan sebuah
pernyataan dan kenyataan, bahwa bangsa ini sedang
menghadapi krisis multi dimensional yang akut.
Mulai krisis
figur pemimpin, hingga krisis kepercayaan diri yang telah lama mengendap dalam
pola pikir dan kedalaman hati. Begitu parah krisis yang dihadapi. Akhirnya
bangsa ini tidak jelas jati dirinya di mata dunia.
Lihat saja
ketika musim pemilu, pilkada dan pemilihan pemimpin lainnya. Akan ada transaksi
deal to deal. Suap, sogokan dan serangan fajar mafhum demi melenggangnya
seseorang di kursi pimpinan. Masih tak percaya ? lihatlah Kasus jua beli
jabatan pemda di Klaten yang menyeret nama Bupati Sri Hartini, belum lama ini.
Rakyat disuguhi “keteladanan” yang salah.
Maka jangan
heran manakala hari ini kita melihat keanehan yang menghinggapi setiap lini.
Apa penyebabnya ? sederhana. Kita kehilangan contoh, kalau kata Ki Hajar
Dewantara seharusnya, Ing Ngarsa Sung Tulodho, di depan memberikan
contoh (teladan).
Dalam sebuah
forum maiyah Tafakur Akhir Zaman (2015), Gus Mus menyentil, kalau kanjeng Nabi
memerintahkan Sholat, beliau sudah sholat dulu. Kalau beliau menyuruh
menyayangi istri, ramah dengan tetangga dan seterusnya. Beliau terlebih dahulu
melakukan. Itu yang jarang kita temukan hari ini, untuk menghindari mengatakan
tidak ada. Malah, kata Gus Mus lagi, sekarang itu orang menyuruh ke barat dia
sendiri melangkah ke timur. Apa ndak bingung yang disuruh?
Kalau kita
cermat membaca sejarah baginda nabi. Menghadapi permasalahan semacam itu,
sebagai pimpinan beliau menerapkanstrategi yang cukup sederhana, sesuai dengan
sabdanya Ibda’ Binafsik yang artinya “Mulailah dari diri sendiri
(anda)” dan itu sudah dimulai beliau sendiri. Oleh karena itu sebuah
perubahan struktural tidak akan mungkin terjadi tanpa adanya perubahan
kultural, dan perubahan kultural tidak akan terjadi tanpa adanya perubahan
individual.
Bisa jadi
perubahan individual menjadi titik pokok untuk sebuah perubahan yang lebih
besar, perubahan struktural (bangsa). Menjadi bangsa yang beradab dan berbudaya
tentunya.
Telaga
Keteladanan 
Di tengah
kegalauan kehidupan yang demikian menjemukan itu, kita perlu kembali mendalami
akhlak mulia dan kearifan sikap nabi. Menyelami telaga keteladanan yang jauh
lebih dalam, semisal :  
Tidak memanfaatkan
jabatan. Baginda nabi wafat tanpa meninggalkan warisan material. Jabatan
sebagai pemimpin bagi baginda, bukanlah cara memperkaya diri. Seperti yang
ditampilan sebagian pejabat hari ini. Berderet mobil dan rumah mewah dipajang dengan
pongah.
Integritas.
Integritas menjadi bagian penting dari kepribadian baginda, yang telah
membuatnya berhasil dalam mencapai tujuan risalahnya. Integritas personalnya
sedemikian kuat sehingga tak ada yang bisa mengalihkannya dari apapun yang
menjadi tujuannya.
Sikap
egaliter. Salah satu fakta menarik tentang nilai-nilai manajerial kepemimpinan Nabi,
adalah penggunaan konsep sahabat (bukan murid, anak buah, anggota, rakyat, atau
hamba). Sahabat dengan jelas mengandung makna kedekatan dan keakraban serta
kesetaraan.
Kecakapan
membaca kondisi dan merancang strategi. Model dakwah rahasia yang diterapkan
selama periode Makkah kemudian dirubah menjadi model terbuka setelah di
Madinah, mengikuti keadaan lapangan, tantangan serta serta peluang.
Visioner. Sejumlah
hadits menunjukkan bahwa Rasul SAW. adalah seorang pemimpin yang visioner,
berfikir demi masa depan.Banyak hadits Rasul saw. yang dimulai dengan kata
“akan datang suatu masa”, lalu diikuti sebuah deskripsi berkenaan
dengan persoalan tertentu. Sekian abad berlalu, kini banyak dari deskripsi
hadits tersebut yang telah mulai terlihat nyata.
Terakhir
kesederhanaan, kesederhanaan menjadi trade mark kepemimpinan Rasul saw.Tak
pernah baginda nabi bermewah.  Ini yang
tidak banyak ditampilkan pemimpin hari ini. Pesona akhlak dan sikap baginda
yang demikian itu tentunya mampu menjadi cerminan kita hari ini.
Begitu,
setelah menyelam dalam telaga keteladanan yang jernih dan menyejukkan itu,
pikiran kita akan segar, untuk kembali meniti jalan panjang di dunia yang
berliku dan berbatu. (*) 





  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selesai Digarap, Proyek Konsolidasi Jalan Guyangan – Juwana dan Jetak Sedot Anggaran Rp3,62 Miliar

    Selesai Digarap, Proyek Konsolidasi Jalan Guyangan – Juwana dan Jetak Sedot Anggaran Rp3,62 Miliar

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.301
    • 0Komentar

    PATI — Proyek pemulihan infrastruktur jalan di kawasan pesisir Kabupaten Pati yang melintasi Kecamatan Trangkil, Juwana, dan Wedarijaksa kini telah rampung pengerjaannya. Paket konsolidasi yang mempertemukan jalur logistik utama ruas Jalan Guyangan – Juwana dan Jetak – Guyangan tersebut menelan total pagu anggaran sebesar Rp3,625 miliar. Kepastian selesainya proyek vital ini dikonfirmasi oleh Kepala Bidang […]

  • Kemenkeu Beri Angin Segar, Cukai Rokok Industri Besar Tidak Akan Dinaikkan

    Kemenkeu Beri Angin Segar, Cukai Rokok Industri Besar Tidak Akan Dinaikkan

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 289
    • 0Komentar

    KUDUS – Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, telah mengumumkan bahwa tarif cukai rokok untuk industri besar tidak akan mengalami kenaikan pada tahun mendatang. Keputusan ini disampaikan saat kunjungan kerja di Kudus pada Jumat (3/10/2025). Namun, kebijakan untuk industri kecil, seperti Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di Kudus, masih akan dievaluasi untuk memastikan persaingan […]

  • Alhamdulillah Begal Sadis di Pati Berhasil Diringkus

    Alhamdulillah Begal Sadis di Pati Berhasil Diringkus

    • calendar_month Rab, 16 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Tiga pelaku begal diamankan personel Sat Reskrim Polresta Pati Aksi sigap aparat kepolisian untuk meringkus begal patut diacungi jempol. Dengan dilakukannya proses penegakan hukum ini diharapkan bisa meningkatkan terciptanya situasi kamtibmas yang lebih aman, kondusif dan nyaman. Sehingga mampu mencegah timbulnya korban lebih banyak lagi. PATI – Kawanan begal yang akhir-akhir ini meresahkan warga Pati […]

  • Hindari Praktik Pungli, Komisi D DPRD Pati Dorong Pengusulan Program Revitalisasi

    Hindari Praktik Pungli, Komisi D DPRD Pati Dorong Pengusulan Program Revitalisasi

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.344
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati didesak untuk segera mengajukan usulan program perbaikan dan pembangunan gedung sekolah untuk tahun anggaran 2026. Langkah ini dianggap sangat mendesak mengingat masih banyaknya fasilitas pendidikan yang kondisinya sudah memprihatinkan. Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, dalam keterangannya di Gedung DPRD setempat, […]

  • Inilah Daftar Calon Penjabat Bupati Pati Versi Usulan DPRD

    Inilah Daftar Calon Penjabat Bupati Pati Versi Usulan DPRD

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 321
    • 0Komentar

      Pimpinan DPRD Kabupaten Pati menggelar konferensi pers penentuan usulan calon Pj Bupati Siapakah yang akan menjabat sebagai Pj Bupati Pati pasca lengsernya Haryanto bulan Agustus mendatang?  PATI – DPRD Kabupaten Pati mengusulkan tiga naman calon Penjabat (PJ) Bupati Pati kepada Kementerian Dalam Negeri. Ketiga nama tersebut adalah Tri Haryama yang sekarang menjabat Kepala Dinas […]

  • Filosofi Viking Row, Spirit Kebersamaan yang Mengantarkan Norwegia Bersinar di Piala Dunia 2026

    Filosofi Viking Row, Spirit Kebersamaan yang Mengantarkan Norwegia Bersinar di Piala Dunia 2026

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.802
    • 0Komentar

    PATI – Perjalanan Tim Nasional Norwegia pada ajang Piala Dunia 2026 menjadi salah satu kisah menarik dalam turnamen. Di balik keberhasilan mereka melaju hingga babak perempat final, terdapat filosofi Viking Row yang menjadi landasan kuat dalam membangun karakter dan pola permainan tim. Keberhasilan memulangkan timnas Brazil di babak 16 besar, menegaskan kekuatan Norwegia dalam menghadapi […]

expand_less