Breaking News
light_mode

Orang Tua Wajib Tahu HP Berpotensi Bikin Anak Gangguan Jiwa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 2 Feb 2023
  • visibility 262

 

Ilustrasi

Guru di sekolah dan para orang tua
diharapkan bisa berperan memberikan batasan kepada anak-anaknya dalam
menggunakan HP. Penggunaan HP yang tidak terkontrol memiliki dampak mengerikan
bagi anak. Bahkan di level lebih parah menjadi pemicu gangguan jiwa. Hal itu
diungkapkan Dokter Kejiwaan RSUD RAA Soewondo Pati, dr. Yarmaji, Sp.KJ.

Yarmaji menyarankan kepada orang
tua dan lingkungan sekolah agar memperhatikan anak-anaknya. Mulai membatasi
penggunaan hp hingga mendampingi anak-anak saat bermain menggunakan hp.

“Jadi pencegahan terhadap
potensi gangguan jiwa pada anak butuh peran para orang tua dan juga guru di
lingkungan sekolah. Jadi untuk orang tua sendiri harus ada kendali terkait
penggunaan HP. Batasan selama untuk tugas sekolah, dan di rumah harus ada
dampingan orang tua,” jelasnya. 

Sebelumnya viral dilaporkan sejumlah
anak usia sekolah di Pati diduga kecanduan main HP. Mulai dari kecanduan game
online hingga kecanduan membuka situs porno yang berakibat menjadi masalah
gangguan jiwa pada anak.

“Untuk yang dirawat
(kemarin), saat ini sudah bisa rawat jalan. Kemarin dalam satu tahun (2022)
kada 5 kasus, usia SMP, SMA juga ada yang usia kuliah,” jelas Yarmaji.

Yarmaji menjelaskan kasus terbaru
ada seoranga anak perempuan usia sekolah menengah pertama (SMP) yang diduga
kecanduan main HP. Bahkan anak tersebut kecanduan buka situs porno.

“Anak SMP remaja putri datang
bersama kedua orang tua. Mengalami gangguan emosi, sering mengurung diri,
setelah ditanya orang tua dia mengalami tindakan bully dari sekolah. Setelah
kita telusuri di sini kaitannya bersama teman-teman di sekolah itu, ada kondisi
dimana penggunaan HP yang tidak terkontrol,” Yarmaji melanjutkan.

Anak perempuan tersebut,
lanjutnya, sering mendapatkan bully teman-teman di sekolahan. Akibatnya anak
tersebut mengalami gangguan emosi dan sempat dibawa berobat oleh kedua orang
tuanya.

Yarmaji menerangkan kasus gangguan
kejiwaan anak-anak terus mengalami peningkatan. Terutama pasca pandemi karena
aktivitas belajar mengajar menggunakan HP. Setahun biasanya ada satu anak yang
dirawat karena gangguan kejiwaan. Namun setelah pandemi meningkat, menjadi lima
kasus dalam kurun waktu setahun.

“Rawat inap masa pandemi
hanya satu, setelah pandemi mulai sekolah ada yang dirawat inap, tahun kemarin
ada lima kasus,” terangnya.

Dia mengatakan anak-anak mengalami
gangguan kejiwaan mulai ada gangguan emosi, gangguan tidur, dan perilaku. (mif)

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Kudus Apresiasi HIPMI Kudus atas Seminar Pajak dan Silaturahmi

    Pemkab Kudus Apresiasi HIPMI Kudus atas Seminar Pajak dan Silaturahmi

    • calendar_month Sab, 26 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.530
    • 0Komentar

    KUDUS – Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, menyampaikan apresiasi kepada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Cabang Kudus atas penyelenggaraan Halalbihalal dan Seminar Pajak di Blackstone Urban Lounge, Jumat (25/04/2025). Kegiatan ini dinilai penting, tidak hanya untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai wadah diskusi mengenai sistem perpajakan berbasis digital Coretax yang saat ini tengah diterapkan pemerintah. […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Temukan Solusi Atasi Pernikahan Dini

    DPRD Pati Minta Pemkab Temukan Solusi Atasi Pernikahan Dini

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 333
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya kasus pernikahan dini di wilayah tersebut. Ia menekankan bahwa pernikahan dini dapat berdampak buruk terhadap masa depan anak. Muntamah menuturkan bahwa angka pernikahan dini di Pati erat kaitannya dengan tingginya angka putus sekolah. Ia mendorong pemerintah daerah untuk mengambil langkah solutif guna menekan angka […]

  • Laga Emosional Menuju Final

    Laga Emosional Menuju Final

    • calendar_month Ming, 30 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Para pemain Persijap Jr menunduk lesu usai kalah dari Persipa Jr di Stadion Joyokusumo  PATI – Persipa Jr berhasil melenggang ke partai puncak Piala Soertain U-17 Zona Jawa Tengah. Kepastian tiket final itu didapat dalam balutan laga yang penuh emosional bagi kedua kesebelasan. Dimana Persipa Jr berhasil lolos ke final dengan menyakinkan setelah menang 1 […]

  • Atik Kusdarwati: Kolaborasi Solid Wujudkan Target Penurunan AKI dan AKB di Pati

    Atik Kusdarwati: Kolaborasi Solid Wujudkan Target Penurunan AKI dan AKB di Pati

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 356
    • 0Komentar

    PATI – Upaya menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Pati membutuhkan kolaborasi yang solid dari berbagai sektor. Hal ini mengemuka dalam pertemuan strategis para pemangku kepentingan kesehatan daerah yang membahas data dan merumuskan langkah konkret. Acara Verifikasi dan Analisis Data MPDN DAK NF Tingkat Kabupaten Pati Tahun 2025 yang […]

  • Gus Yusuf Chudlori ; Cinta dan Keteladanan Adalah Kunci Pendidikan Pesantren

    Gus Yusuf Chudlori ; Cinta dan Keteladanan Adalah Kunci Pendidikan Pesantren

    • calendar_month Sel, 7 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 268
    • 0Komentar

    SUMBER : NU ONLINE KH Yusuf Chudlori punya konsep dalam pendidikan di pesantren. Menurutnya ada ciri khas pendidikan di pesantren. Yaitu mengedepankan cinta kasih dan suri tauladan yang baik.   Gus Yusuf sapaan akrabnya, menuontohkan jika ada seorang pendidik merasa jengkel kepada peserta didik atau santrinya maka langkah yang terbaik adalah dengan mendoakan dan mengirimkan fatihah kepadanya. […]

  • Rapat Paripurna Hak Angket DPRD Pati: PDI-P Soroti Indikasi Pelanggaran Etika oleh Bupati Pati 

    Rapat Paripurna Hak Angket DPRD Pati: PDI-P Soroti Indikasi Pelanggaran Etika oleh Bupati Pati 

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 494
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menggelar Rapat Paripurna pada Jumat, 31 Oktober 2025, dengan agenda utama menyatakan pendapat atas laporan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket terkait pemakzulan Bupati Pati. Bupati Pati, Sudewo, hadir secara daring dalam rapat tersebut. Rapat Paripurna diawali dengan pembacaan laporan Pansus Hak Angket yang berisi evaluasi terhadap […]

expand_less