Breaking News
light_mode

Nindy Korban Mutilasi dan Pembakaran Adalah Sosok Mandiri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 16 Des 2017
  • visibility 284
Nindy Juga Pekerja Keras

Status Facebooknya yang menunjukkan Nindy memang pekerja keras

Lingkar Muria, PATI – Korban mutilasi dan pembakaran oleh suami
sendiri, Siti Saidah, 21, alias Sinok alias Nindy, di mata keluarga merupakan
perempuan yang mandiri. Selain mandiri, Nindy juga terkenal pekerja keras.
Saryadi, ayah Nindy menuturkan, putri bungsunya itu memang mandiri dan juga
pekerja keras. Usai lulus dari sekolah menengah tingkat pertama, Nindy langsung
mencari pekerjaan.
”Setelah lulus sekolah, dia
langsung cari kerja. Pontang-panting sendiri,
tak merepotkan orang tua, juga tak minta bantuan saya,” kata Saryadi kepada Lingkar Muria.
Lanjut Saryadi, dirinya sangat
salut dengan anak bungsunya ini. Dalam kaca mata penglihatannya ini, Saryadi
melihat Nindy sebagai anak yang ulet. Meskipun hanya tamatan sekolah menengah
pertama, Nindy mampu bekerja ditempat yang menurut orang kampung kepenak. Dalam artian tak menjadi buruh
kasar, meskipun beberapa saat Nindy pernah juga menjadi pembantu rumah tangga
di Pati Kota.
Nindy, sepengetahuan Saryadi
tercatat pernah bekerja sebagai sales kecantikan untuk area eks Karesidenan
Pati, kemudian menjadi Marketing di Adira, hingga terakhir menjadi Marketing
sebuah perusahaan properti besar di wilayah Metropolitan Jakarta sana, meski
baru dua hari. Sebab Nindy keburu meninggal dunia dihabisi suami sendiri.
”Dengan hal itulah saya marah
ketika kemarin ada pemberitaan di sebuah stasiun televisi yang mengatakan anak
saya dibunuh, kemudian dimutilasi, lantaran Nindy minta macam-macam. Minta
mobil lah, itu semua tak benar, sebab saya tau Nindy anaknya pekerja keras tak
mungkin menuntut macam-macam terhadap suaminya,” jelas Saryadi.
Bahkan, kata Saryadi, motor ninja
yang hendak dijual untuk DP mobil itu hasil kerja keras Nindy, juga saya ikut
bantu. ”Dulu motornya awal vario cw, kemudian diganti Mio GT, sudah tak suka
kemudian ganti Ninja. Itu saya ikut membantu. Begitu kok dibilang Nindy matre
dan sering menuntut suami,” tegas Saryadi dengan sedikit keheranan dan setengah
emosi.



Saat masih bekerja




Hal itu dibenarkan teman semasa
kecil Nindy. Susi Lina Puspita, 22, teman sejak kecil hingga dewasa mengaku
sangat terpukul. Ia masih tak menyangka teman karibnya itu pergi untuk
selamanya, yang lebih parah kepergiannya begitu tragis.
”Saya tak menyangka, Sinok (Red,
panggilan akrab Susi untuk Nindy) sudah tiada. Yang lebih membuat saya heran
ada berita yang macam-macam. Dibilang Sinok matre lah, sering minta-minta itu
tidak benar, saya yakin itu, sebab saya temannya sejak kanak-kanak hingga
seperti ini,” katanya dengan tangis yang tahan.
Lanjut Susi, saya mengenal betul
Sinok. Saya dengan Sinok sudah seperti saudara sendiri, kemana-mana bersama.
Juga sering tidur bersama di rumah Sinok. Pernah juga bekerja bersama Sinok
saat menjadi pembantu rumah tangga di Pati Kota, saat itu tepat usai lulus
sekolah.
”Di mata saya, Sinok itu memang
anak yang mandiri dan pekerja keras. Tak jarang lah mau menjadi pembantu rumah
tangga jika bukan ingin hidup mandiri dan tak menggantungkan hidupnya pada
orang tua, jadi saya tepit pemberitaan itu,” ujar Susi yang dapat ke rumah duka Sabtu pagi (16/12/17) kemarin. (lil)  
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Pati Ajak Lintas Sektor Kawal Bersama Program MBG

    Ketua DPRD Pati Ajak Lintas Sektor Kawal Bersama Program MBG

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.924
    • 0Komentar

    PATI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah berjalan di Kabupaten Pati perlu mendapatkan pengawasan bersama dari berbagai pihak. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengingat program tersebut telah menerima berbagai tanggapan dari masyarakat, mulai dari kritik hingga laporan terkait kasus keracunan massal yang membuat sebagian kalangan menginginkannya dihentikan. Politisi […]

  • Mengenal Astro, Anjing Pengaman Huru-hara Milik Polres Pati

    Mengenal Astro, Anjing Pengaman Huru-hara Milik Polres Pati

    • calendar_month Sel, 9 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Marah Jika Ada yang Teriak-teriak dan Jingkrak-jingkrak Add caption Unit Satwa Polres Pati memiliki empat ekor anjing. Dua ekor anjing pengaman huru-hara, dua ekor anjing deteksi. Nah kali ini tim redaksi Lingkar Muria mengajak pembaca kenal lebih dekat dengan seekor anjing pengaman huru-hara. Namanya Astro. Warnanya dominan hitam legam, namun ada sedikit warna coklat tua. […]

  • Akhlak dan Perubahan Peradaban Pasca Pandemi

    Akhlak dan Perubahan Peradaban Pasca Pandemi

    • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Ngaji budaya Suluk Maleman Akhirnya setelah 26 bulan digelar secara live streaming, Ngaji NgAllah Suluk Maleman akhirnya bisa kembali digelar secara tatap muka. Hal itu bisa dilakukan setelah kasus Covid-19 kian melandai, sehingga pembatasan kegiatan yang merupakan dampak pandemi juga dilonggarkan. Dalam pengajian yang diselenggarakan pada Sabtu (21/5/2022) tersebut , Anis Sholeh Ba’asyin mengingatkan tentang […]

  • Jidhuran dan Kesederhanaan Beragama Ala Orang Desa

    Jidhuran dan Kesederhanaan Beragama Ala Orang Desa

    • calendar_month Sen, 15 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sudah lebih dari lima tahun saya vakum dari dunia “penerbangan” (baca: rebana). Kalau tidak salah ingat, terakhir menabuh rebana waktu kelas tiga Madrasah Aliyah. Praktis, tangan saya sudah tak lentur lagi menabuh dengan berbagai jenis gaya dan variasi. Semalam, saya ikut Pak Mul, bapak saya, Jidhuran. Tempatnya di Makam Mbah Surojoyo. Bagi kami, ia lah […]

  • Gus Miftah Berceramah di Hadapan Ratusan Pekerja Karaoke Pati

    Gus Miftah Berceramah di Hadapan Ratusan Pekerja Karaoke Pati

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 263
    • 0Komentar

    PATI – Dai kondang Gus Miftah memberikan ceramah di hadapan ratusan Lady Companion (LC) atau pemandu karaoke di Kabupaten Pati, Selasa (29/4/2025). Acara yang bertajuk “Pengajian Tombo Ati bersama Gus Miftah” ini digelar di Cafe & Karaoke Permata, Puri, Kecamatan Pati, dan dihadiri oleh ratusan LC dan pekerja karaoke lainnya. Suasana pengajian semakin meriah dengan […]

  • DPRD Pati Beri Tiga Masukan Pengembangan Industri

    DPRD Pati Beri Tiga Masukan Pengembangan Industri

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 327
    • 0Komentar

    PATI – Salah satu anggota DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati dari Partai Golkar, memberikan tiga masukan penting untuk pengembangan industri di wilayah tersebut. Ia menekankan pentingnya pengembangan industri pengolahan hasil pertanian, perikanan, dan peternakan. “Kita harus bisa mengolah hasil bumi kita sendiri agar memiliki nilai tambah dan bisa bersaing dengan daerah lain,” ujarnya. Selain itu, […]

expand_less