Breaking News
light_mode

Miris PSK Bertarif Murah di Batangan-Pati Diringkus

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 12 Des 2017
  • visibility 389
Lingkar Muria, PATI – Lima warung kopi (warkop)
berkedok prostitusi di Dukuh Mujil, Bumimulyo, Batangan, Pati diubek-ubek petugas
Mapolsek Batangan Selasa (6/12) pukul 23.00. Dari penggerebekan itu, ada empat
mucikari dan belasan botol minuman keras (miras) diamankan ke Mapolsek
Batangan.
Razia itu dilaksanakan Selasa (5/12) pukul
21.30-23.00. Petugas kepolisian merazia beberapa tempat prostitusi yang
berkedok warkop di Dukuh Mujil, Bumimulyo, Batangan. Polisi melakukan razia
malam hari karena waktu itu disinyalir rawan terjadi tawar-menawar pekerja seks
komersial (PSK) di dalam warung.
Satu persatu warkop digeledah oleh 15 personil
kepolisian yang telah dibagi beberapa tim. Setelah menggeledah lima warkop,
petugas kepolisian empat warkop diantaranya merupakan milik mucikari, bahkan
dari empat mucikari yang diamankan, tiga diantaranya bukan warga asli Bumi Mina
Tani.
Keempat mucikari itu yakni Panca Sri Lestari, 33,
warga Kedung Pring, Lamongan, Jawa Timur, Susanti, 34, warga Kembang,
Jepara,Warjani, 31, warga Sedan, Rembang, dan satu warga Juwana Pati yakni
Mukinah, 43. Sementara itu polisi menyita 11 botol miras di warung lainnya
milik Sukesi, 52, warga Juwana. Sukesi ini bukan mucikari, namun ia hanya
meneyediakan miras.
“Kelima pemilik warung itu kami gelandang ke Mapolsek
Batangan beserta barang bukti diantaranya botol miras. Setelah dibawa ke
mapolsek, mereka lantas dikembalikan namun harus wajib lapor,” ungkap Kapolres
Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Batangan AKP Endah Setianingsih
kemarin.


Selain mengamankan lima pemilik warkop, pihaknya juga
memeriksa Jumainah, salah satu PSK sekaligus pemilik rumah. PSK itu diperiksa
untuk pemberkasan tindak pidana ringan (tipiring) mucikari di persidangan
selanjutnya. Sedangkan itu penjual miras dibina dan dipulangkan.
Endah mengatakan, operasi itu sebagai bentuk
kondusifitas wilayah hukumnya. Bahkan, pihaknya baru mengetahui jika warkop itu
tempat prostitusi. Sebelumnya belum pernah dirazia, ketika tercium aktifitas
esek-esek itu, pihaknya segera bergerak. Jika dibiarkan, bisa saja akan lebih
meluas warkop esek-eseknya.

“Untuk tarif yang dibanderol teman kencan PSK itu
bervariasi, mulai Rp 75 ribu, Rp 80 ribu, dan tertinggi Rp 150 ribu. Dari
penghasilan PSK itu, mucikari cuma mendapatkan imbalan  Rp10 ribu pertamu dari PSK. Dalam sehari,
rata-rata PSK mendapatkan 3-4 tamu dan penghasilan PSK setiap malam rata-rata
Rp 300 ribu,” urainya. (has)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Dorong Peningkatan Kualitas Aparatur, Fokus pada Sektor Mina Tani

    Anggota DPRD Pati Dorong Peningkatan Kualitas Aparatur, Fokus pada Sektor Mina Tani

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 287
    • 0Komentar

    PATI – Endah Sri Wahyuningati, anggota DPRD Pati dari Fraksi Partai Golkar, menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas aparatur di Kabupaten Pati. Fokus utamanya tertuju pada sektor Mina Tani, dengan program pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan aparatur di bidang teknis budidaya, pemasaran, dan pengelolaan sumber daya alam. “Saya yakin dengan pelatihan yang tepat, aparatur di sektor […]

  • Edy Wuryanto Pertanyakan Efisiensi Anggaran Kemenkes yang Sasar Program Prioritas Masyarakat

    Edy Wuryanto Pertanyakan Efisiensi Anggaran Kemenkes yang Sasar Program Prioritas Masyarakat

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.172
    • 0Komentar

    JAKARTA — Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mempertanyakan langkah efisiensi anggaran Kementerian Kesehatan yang justru menyasar sejumlah program unggulan atau Quick Win. Menurutnya, program-program tersebut merupakan prioritas utama pemerintah yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat, sehingga alokasi dananya seharusnya tetap dijaga. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama Kementerian Kesehatan, […]

  • Surat Untuk A, dan Melihat Orang-orang Sengsara di Hari Tua

    Surat Untuk A, dan Melihat Orang-orang Sengsara di Hari Tua

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 294
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Naskah “Surat untuk A” dipentaskan anak-anak Teater Aliyah Salafiyah (Teasa) pagi kemarin. Pentas teater itu digelar dalam rangka peringatan hari pendidikan nasional yang jatuh kemarin di aula MA Salafiyah Kajen. Pemilihan naskah karya Siwigustin tersebut menjadi perenungan bersama di hari pendidikan nasional. ”Konflik-konflik dalam naskah itu tak lepas dari dunia pendidikan kita hari […]

  • Asyiknya Belajar Mengolah Sampah Mahasiswa PPG UPGRIS

    Asyiknya Belajar Mengolah Sampah Mahasiswa PPG UPGRIS

    • calendar_month Sel, 30 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 291
    • 0Komentar

      Keseruan program mengolah sampah oleh mahasiswa PPG UPGRIS.  Keseruan dirasakan anak-anak TPQ Al-Falah Perum BPI, Purwoyoso, Ngaliyan Kota Semarang, 17-25 Mei 2023. Mereka diajari cara memilah dan mengolah sampah, dalam program Gerakan Memilah dan Mengolah Sampah (GEMMES) yang dilakukan oleh Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Universitas PGRI Semarang (Upgris). SEMARANG – Kegiatan ini […]

  • Semua Daerah Punya Peluang jadi Tuan Rumah Porprov Jateng 2022

    Semua Daerah Punya Peluang jadi Tuan Rumah Porprov Jateng 2022

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Cabang lomba dayung yang ada di Sungai Silugonggo, Juwana Pati Raya mulai saling sikut dengan Solo Raya, Semarang Raya, dan Pekalongan Raya untuk merebut jatah sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Proprov) 2022 mendatang. Kamis (10/10) lalu tim verifikasi porprov melakukan peninjauan ke sejumlah venue yang ada di Kabupaten Pati.  Sebelumnya venue-venue di Kudus juga […]

  • Renshi Yamaguchi pemain asing Persiku Kudus asal Jepang. (INSTAGRAM)

    RESMI, Renshi Yamaguchi Jadi Pemain Pertama Persiku Kudus di Liga 2, Inilah Profil Lengkapnya

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 327
    • 0Komentar

      OLAHRAGA – Persiku Kudus secara resmi memperkenalkan Renshi Yamaguchi sebagai pemain pertama di Liga 2 musim 2024/2025. Pemai nasal Jepang ini merupakan pemain senior dan cukup berpengalaman di Liga Indonesia. Renshi Yamaguchi yang berposisi sebagai gelandang pernah bermain untuk Arema FC di Liga 1. Di Liga 2 musim lalu, Renshi Yamaguchi memperkuat tim Gresik […]

expand_less