Breaking News
light_mode

Menyorot Kondisi Ekologi Muria

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 26 Feb 2020
  • visibility 313

Temuan
Bangkai Macan Tutul “Alarm” Hutan Muria Bermasalah
Ngobrol tentang Muria dan konservasinya

Kursi-kursi di Kafe Wis Go
Ngopi, mulai penuh. Beberapa anak muda asyik ngobrol di satu sudut terpisah. Obrolan-obrolan
kecil membuat hangat malam yang sedang dingin itu (23/2/2020).


Mereka para pegiat
lingkungan, pecinta alam, tukang mendaki gunung. Obrolan tentang kondisi
ekologi Pegunungan Muria serta konservasinya. Mereka merasa prihatin dengan
gunung yang masuk wilayah Pati, Kudus, dan Jepara tersebut.
Peristiwa penemuan bangkai satwa langka
macan tutul di
Desa
Plukaran, Kecamatan
Gembong, belum lama ini, memantik perhatian kalangan pecinta
alam di Kabupaten Pati.
Temuan bangkai itu disebutnya
menjadi
“alarm”
tentang kondisi Muria yang sedang bermasalah.
Dalam resume ngobrol bareng
tersebut, p
eneliti Muria
Research Center (MRC) M Widjanarko menyebut, ada banyak problem yang terjadi di
Pegunungan Muria. Mulai dari eksploitasi sumber daya air untuk kepentingan
jual-beli, penambangan batu dan pasir, alih fungsi lahan, dan juga perburuan.
Lahan di Pegunungan Muria sedang kritis.
Diduga karena adanya pembukaan lahan oleh petani, dengan indikator adanya macan
tutul yang turun. ”Saat ini banyak kebun-kebun warga yang sebetulnya sudah
masuk di kawasan hutan lindung Pegunungan Muria,” kata akademisi dari
Universitas Muria Kudus, pada Minggu malam lalu bersama komunitas pecinta alam
di sebuah warung kopi. Beberapa komunitas yang hadir seperti dari PALUPI,
BOEMI, dan pegiat-pegiat aktivitas pendaki gunung di sekitar Muria.
Obrolan tentang kondisi ekologi Muria
berjalan mengalir. Widjanarko berperan menjadi pemantik obrolan, sekaligus
narasumber.
Selain itu, aktivitas pendakian di Pegunungan
Muria hanya sekadar aktivitas hobi, yang tida jarang berujung pada aksi
vandalisme bahkan pengrusakan. Padahal kegiatan tersebut seharusnya bisa
dibarengi dengan aktivitas pengamatan dan pendokumentasian tentang kondisi alam
Muria.
”Selama ini tidak banyak pemahaman atau
kesadaran tentang apa saja yang sebetulnya menjadi masalah di Pegunungan
Muria,” imbuh pria yang sudah bertahun-tahun meneiliti kondisi alam Pegunungan
Muria ini.

Pemandangan Pegunungan Muria di Desa Medani, Cluwak, Pati

Lebih lanjut, melihat kondisi yang
demikian, komunitas-komunitas serta pegiat lingkungan di Kabupaten Pati
menginginkan sebuah kegiatan belajar bersama. Tentang pendataan dan
identifikasi kondisi alam di Muria. Khususnya yang masuk wilayah Bumi Mina
Tani.
Penting memang membuat sebuah pusat
informasi dan komunikasi untuk pembelajaran bersama tentang biodiversity di
Muria dan upaya pelestariannya. 
”Selama ini beberapa komunitas pecinta
alam di Pati dan pecinta pedaki gunung, sudah sering melakukan kegiatan
pelestarian alam, seperti penanaman pohon di lahan-lahan gundul di Pegunungan
Muria yang kami jumpai. Berdasarkan inisiatif pribadi,”
terang Haris Rubiyanto, salah satu pegiat lingkungan di
Kabupaten Pati.
Namun, dari sejumlah kesaksian, kawasan
Muria sebenarnya masih kaya. Hal itu dibuktikan dengan temuan jejak-jejak satwa
dan tumbuhan langka yang ada. Akan tetapi yang menjadi perhatian adalah main
lama kawasan hutan yang berkurang luasannya, seiring marak pembukaan lahan.
Karena itu perlu membangun kesadaran masyarakat pinggir hutan. (
has)     

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Insya Lailatul Qodriyah, Pelajar MA Darun Najah Sabet Juara 1 Lomba Konten Video AI Polresta Pati

    Insya Lailatul Qodriyah, Pelajar MA Darun Najah Sabet Juara 1 Lomba Konten Video AI Polresta Pati

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.225
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar dari MA Darun Najah Ngemplak Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, dalam ajang lomba konten video berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diselenggarakan oleh Polresta Pati. Insya Lailatul Qodriyah, siswi sekolah tersebut, berhasil meraih posisi teratas setelah karya kreatif yang ia buat dinilai istimewa dan mendapat apresiasi tinggi dari […]

  • Pilih Ketua OSIS, SMK Negeri 1 Cluwak Gunakan Aplikasi

    Pilih Ketua OSIS, SMK Negeri 1 Cluwak Gunakan Aplikasi

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Proses pemilihan ketua osis melalui aplikasi  PATI – Langkah maju dilakukan SMK Negeri 1 Cluwak, Pati. Hal itu ditandai dengan penggunaan sebuah aplikasi yang diberi nama “E-Pilkasis”, sebagai sarana mencoblos calon ketua osis secara online. Aplikasi tersebut berbasis android. Berbeda dengan pemilihan ketua osis pada tahun sebelumnya, yang menggunakan sistem pencoblosan secara manual. Pada tahun […]

  • Pamflet rangkaian acara Sedekah Laut Bendar Juwana 2026.

    Desa Bendar Gelar Sedekah Laut dan Bumi 2026, Meriah dengan Puluhan Kegiatan Tradisi dan Pertunjukan

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 411
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Desa Bendar, Kecamatan Juwana, menggelar rangkaian kegiatan Sedekah Laut dan Bumi 2026. Tradisi tahunan yang menjadi warisan budaya pesisir tersebut akan berlangsung mulai Selasa, 24 Maret hingga Minggu, 5 April 2026 dengan berbagai agenda ritual, perlombaan, hingga pertunjukan seni. Kegiatan diawali pada Selasa, 24 Maret 2026, dengan lomba anak-anak dan senam ibu-ibu yang […]

  • Kapolda Jateng Ingatkan Masyarakat Pati untuk Tidak Main Hakim Sendiri

    Kapolda Jateng Ingatkan Masyarakat Pati untuk Tidak Main Hakim Sendiri

    • calendar_month Jum, 21 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 308
    • 0Komentar

    PATI – Masyarakat harus menghormati proses hukum dan tidak boleh melakukan tindakan sewenang-wenang terhadap pelaku kejahatan atau individu yang diduga melanggar hukum. Hal ini disampaikan dengan tegas oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat mengunjungi Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati pada Kamis (20/6/2024) siang. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda beserta jajaran memberikan penyuluhan dan edukasi hukum […]

  • Kofiku Gelar Bedah Buku “Pangeran dari Timur,” Soroti Nasionalisme Raden Saleh

    Kofiku Gelar Bedah Buku “Pangeran dari Timur,” Soroti Nasionalisme Raden Saleh

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 565
    • 0Komentar

    KUDUS – Komunitas Fiksi Kudus (Kofiku) bekerja sama dengan Out of the Boox Kudus dan penerbit Bentang Pustaka sukses menggelar acara Bedah Buku “Pangeran dari Timur” di GOR Multifungsi Balai Jagong Kudus, Sabtu malam (11/10). Acara ini menghadirkan dua pembicara dari Kofiku, Abdul Karim dan Arif Rohman, untuk mengulas novel karya Iksaka Banu dan Kurnia […]

  • Dengan Sains Olahraga, PFA Memoles Mutiara Hitam Lebih Mengkilap

    Dengan Sains Olahraga, PFA Memoles Mutiara Hitam Lebih Mengkilap

    • calendar_month Jum, 31 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 302
    • 0Komentar

      Pelatih Papua Football Academy melihat cara anak asuhnya mengumpan bola/FOTO PAPUA FOOTBALL ACADEMY  Shin Tae Yong pernah mengkritik pemain Indonesia sudah salah sejak level dasar, dari teknik bermain hingga pemenuhan nutrisinya. Karenanya Sekolah Sepak Bola (SSB) dan akademi sepak bola yang membina usia dini mesti berbenah PAPUA – Lahirnya Papua Football Academy (PFA) cukup […]

expand_less