Breaking News
light_mode

Menyorot Kondisi Ekologi Muria

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 26 Feb 2020
  • visibility 306

Temuan
Bangkai Macan Tutul “Alarm” Hutan Muria Bermasalah
Ngobrol tentang Muria dan konservasinya

Kursi-kursi di Kafe Wis Go
Ngopi, mulai penuh. Beberapa anak muda asyik ngobrol di satu sudut terpisah. Obrolan-obrolan
kecil membuat hangat malam yang sedang dingin itu (23/2/2020).


Mereka para pegiat
lingkungan, pecinta alam, tukang mendaki gunung. Obrolan tentang kondisi
ekologi Pegunungan Muria serta konservasinya. Mereka merasa prihatin dengan
gunung yang masuk wilayah Pati, Kudus, dan Jepara tersebut.
Peristiwa penemuan bangkai satwa langka
macan tutul di
Desa
Plukaran, Kecamatan
Gembong, belum lama ini, memantik perhatian kalangan pecinta
alam di Kabupaten Pati.
Temuan bangkai itu disebutnya
menjadi
“alarm”
tentang kondisi Muria yang sedang bermasalah.
Dalam resume ngobrol bareng
tersebut, p
eneliti Muria
Research Center (MRC) M Widjanarko menyebut, ada banyak problem yang terjadi di
Pegunungan Muria. Mulai dari eksploitasi sumber daya air untuk kepentingan
jual-beli, penambangan batu dan pasir, alih fungsi lahan, dan juga perburuan.
Lahan di Pegunungan Muria sedang kritis.
Diduga karena adanya pembukaan lahan oleh petani, dengan indikator adanya macan
tutul yang turun. ”Saat ini banyak kebun-kebun warga yang sebetulnya sudah
masuk di kawasan hutan lindung Pegunungan Muria,” kata akademisi dari
Universitas Muria Kudus, pada Minggu malam lalu bersama komunitas pecinta alam
di sebuah warung kopi. Beberapa komunitas yang hadir seperti dari PALUPI,
BOEMI, dan pegiat-pegiat aktivitas pendaki gunung di sekitar Muria.
Obrolan tentang kondisi ekologi Muria
berjalan mengalir. Widjanarko berperan menjadi pemantik obrolan, sekaligus
narasumber.
Selain itu, aktivitas pendakian di Pegunungan
Muria hanya sekadar aktivitas hobi, yang tida jarang berujung pada aksi
vandalisme bahkan pengrusakan. Padahal kegiatan tersebut seharusnya bisa
dibarengi dengan aktivitas pengamatan dan pendokumentasian tentang kondisi alam
Muria.
”Selama ini tidak banyak pemahaman atau
kesadaran tentang apa saja yang sebetulnya menjadi masalah di Pegunungan
Muria,” imbuh pria yang sudah bertahun-tahun meneiliti kondisi alam Pegunungan
Muria ini.

Pemandangan Pegunungan Muria di Desa Medani, Cluwak, Pati

Lebih lanjut, melihat kondisi yang
demikian, komunitas-komunitas serta pegiat lingkungan di Kabupaten Pati
menginginkan sebuah kegiatan belajar bersama. Tentang pendataan dan
identifikasi kondisi alam di Muria. Khususnya yang masuk wilayah Bumi Mina
Tani.
Penting memang membuat sebuah pusat
informasi dan komunikasi untuk pembelajaran bersama tentang biodiversity di
Muria dan upaya pelestariannya. 
”Selama ini beberapa komunitas pecinta
alam di Pati dan pecinta pedaki gunung, sudah sering melakukan kegiatan
pelestarian alam, seperti penanaman pohon di lahan-lahan gundul di Pegunungan
Muria yang kami jumpai. Berdasarkan inisiatif pribadi,”
terang Haris Rubiyanto, salah satu pegiat lingkungan di
Kabupaten Pati.
Namun, dari sejumlah kesaksian, kawasan
Muria sebenarnya masih kaya. Hal itu dibuktikan dengan temuan jejak-jejak satwa
dan tumbuhan langka yang ada. Akan tetapi yang menjadi perhatian adalah main
lama kawasan hutan yang berkurang luasannya, seiring marak pembukaan lahan.
Karena itu perlu membangun kesadaran masyarakat pinggir hutan. (
has)     

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKB Pati Syukuran Perpres Pesantren Terbit

    PKB Pati Syukuran Perpres Pesantren Terbit

    • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Syukuran potong tumpeng di kantor DPC PKB Pati atas terbitnya perpres pesantren PATI – Rasa syukur terpancar setelah terbit Peraturan Presiden (Perpres) nomor 82 tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pati bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati menggelar tasyakuran bersama, Sabtu (18/9/2021) di kantor DPC PKB. Ketua DPC PKB […]

  • Kinerja Positif PWI Pati Diganjar Penghargaan dari RS Keluarga Sehat

    Kinerja Positif PWI Pati Diganjar Penghargaan dari RS Keluarga Sehat

    • calendar_month Sel, 9 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 291
    • 0Komentar

    PWI Pati dapat penghargaan dari RS KSH Pati PATI – Atas kinerjanya dalam pemberitaan yang aktif dan berdampak positif bagi masyarakat, organisasi profesi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pati mendapat penghargaan dari RS Keluarga Sehat (KSH). Penghargaan “Best Commitment: Mitra Kerja dengan Pemberitaan yang Teraktif dan Berdampak Positif bagi Masyarakat” itu diterima langsung oleh Ketua PWI […]

  • Komisi B DPRD Pati Usulkan Anggaran Khusus Dukung Petani Milenial

    Komisi B DPRD Pati Usulkan Anggaran Khusus Dukung Petani Milenial

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.689
    • 0Komentar

    PATI – Upaya untuk memberdayakan generasi muda di sektor pertanian terus didorong. Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati kini mengajukan usulan anggaran kegiatan kepada Dinas Pertanian setempat, khususnya untuk program pelatihan dan pendampingan petani milenial. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menegaskan komitmen pihaknya untuk memperkuat peran petani milenial. Menurutnya, regenerasi […]

  • Operasi SAR Temukan Satu Korban Tewas Tenggelam di Sungai Desa Slungkep

    Operasi SAR Temukan Satu Korban Tewas Tenggelam di Sungai Desa Slungkep

    • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 339
    • 0Komentar

    PATI – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap Sumijan (76), warga Desa Slungkep, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, yang dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Desa Slungkep pada Jumat (11/4/2025) pukul 17.00 WIB, telah menemukan titik terang. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 11.15 WIB, sekitar 5 kilometer di utara lokasi kejadian. Sumijan dilaporkan pergi […]

  • Usir Galau lewat Foto

    Usir Galau lewat Foto

    • calendar_month Rab, 17 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Intana DOKUMEN PRIBADI Bagi anak muda, perasaan hati kadang tak menentu. Beragam cara dipilih sebagai obat kegalauan itu, berbeda orang pun berbeda cara menyelesaikannya. Ada yang memilih liburan ke tempat sunyi, ada pula yang menghabiskan waktu dengan bermain game daring. Begitu pula dengan Intana, perempuan kelahiran Pati, 20 Mei 2002 ini punya cara berbeda mengatasi […]

  • Sodetan Sungai Jadi Solusi Banjir, Ketua DPRD Pati Desak Pemkab Bergerak Cepat

    Sodetan Sungai Jadi Solusi Banjir, Ketua DPRD Pati Desak Pemkab Bergerak Cepat

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 283
    • 0Komentar

    PATI – Banjir yang kerap melanda Kabupaten Pati mendorong Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badruddin, mendesak Pemerintah Kabupaten Pati untuk mengambil langkah konkret. Salah satu solusi yang diusulkan adalah pembangunan sodetan sungai sebagai upaya mitigasi bencana. “Harapan kami, ada langkah nyata seperti pembangunan waduk atau sodetan sungai agar risiko banjir bisa ditekan,” ujarnya. Ia menjelaskan […]

expand_less