Breaking News
light_mode

Menyemai Kembali Tanaman Obat Keluarga di Sekitar Kita

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 14 Feb 2021
  • visibility 180
Kegiatan KKN dari rumah oleh mahasiswi UIN Walisongo belum lama ini

Beragam
jenis tanaman obat keluarga. Manfaatnya banyak. Sudah saatnya kita kembali
melirik tanaman ini untuk dibudidayakan di lingkungan rumah.

Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata Mandiri dari Rumah (KKN MIT
DR KE 11) UIN Walisongo Semarang mengadakan penanaman obat keluarga dan
pembuatan pot bunga dari bahan bekas dengan peserta didik di lingkungan sekitar
yang dilaksanakan pada Jum’at, 05 Februari 2021 sejak pukul 13.00 hingga 16.00
WIB.

Penanaman obat keluarga tersebut sebagai pertolongan
pertama pada kecelakaan kecil pada keluarga. Banyak pekarangan rumah yang
kosong tanpa manfaat karena malas dan menyepelekan manfaat dari tanaman toga oleh
karena itu banyak hal yang seharusnya bisa dimanfaatkan salah satunya menanam
obat keluarga untuk pertolongan pertama pada keluarga kecil anda.

Banyak tanaman yang bisa ditanam di pekarangan rumah
antara lain : lidah buaya, kunyit, sereh, lengkuas, jahe, kencur dll. Salah
satunya kunyit yaitu dalam bahan alam kunyit yang bisa ditanam dengan mudah di
pekarangan rumah sangat kaya manfaat dan bahan kimia yang memberikan manfaat
berlimpah. Kunyit memiliki nama lain Curcuma
domestica Val
. Khasiat kunyit sebagai antioksidan, anti karsinogenik, anti
alzeimer dan juga anti kanker. (Depkes RI, 1995). 

Anak-anak mengikuti kegiatan penanaman tanaman obat keluarga

Kurkumin mempunyai rumus molekul C12H20O6
(BM = 368). Sifat kimia kurkumin yang menarik adalah sifat perubahan
warna akibat perubahan pH lingkungan. Kurkumin berwarna kuning atau kuning
jingga pada suasana asam sedangkan suasana basa berwarna merah  Adanya cahaya dapat menyebabkan terjadinya
degradasi fitokimia senyawa tersebut. Hal ini karena adanya gugus metilen aktif
diantara dua gugus keton pada senyawa tersebut

Kurkumin adalah senyawa yang berasal dari tanaman kunyit
dan sejenisnya. Kurkumin dapat dimanfaatkan sebagai senyawa antioksidan. Tubuh
memerlukan antioksidan yang dapat membantu melindungi tubuh dari serangan
radikal bebas dengan meredam dampak negatif senyawa ini. (Nugrahadi dan
Limantara, 2008).

Kunyit (Curcuma domestica Val.) meningkatkan kapasitas
antioksidan tubuh secara drastis. Kerusakan oksidatif diyakini menjadi salah
satu mekanisme dibalik penuaan dan sejumlah penyakit. Kerusakan oksidatif
melibatkan radikal bebas, molekul yang sangat reaktif disertai dengan electron
yang tidak memiliki pasangan. Radikal bebas cenderung bereaksi dengan zat
organik yang penting, seperti protein asam lemak atau DNA. Alasan utama mengapa
antioksidan sangat penting adalah karena mereka melindungi tubuh kita dari
radikal bebas. Kurkumin ternyata memiliki kandungan antioksidan yang diperoleh
dari struktur kimiawi yang dapat menetralisir radikal bebas. Namun kurkumin
juga meningkatkan aktivitas enzim antioksidan tubuh. Dengan cara tersebut,
kurkumin mampu melawan radikal bebas. Kurkumin memblokir radikal bebas secara
langsung, kemudian menstimulasi mekanisme antioksidan tubuh.

Dari kegiatan ini, harapannya tidak ada lagi masyarakat
yang tidak menggunakan pekarangan rumah dengan alasan malas dan menyepelekan manfaat
dari tanaman toga
karena
kegiatan
tanaman toga akan tetap tumbuh subur secara optimal tanpa perawatan khusus maupun
pupuk.
Semoga kesadaran
masyarakat terhadap
penanaman obat keluarga ini sebagai bekal pertolongan pertama
yang
cukup penting bagi keluarga.

Tika Fauziatul Maula, Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata Mandiri dari Rumah (KKN MIT DR KE 11) UIN Walisongo Semarang

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Razia, Satpol PP Temukan 90 Persen HP Pelajar Berkonten Porno

    Razia, Satpol PP Temukan 90 Persen HP Pelajar Berkonten Porno

    • calendar_month Kam, 9 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Petugas Satpol PP sedang mendata para pelajar yang terjaring razia pagi kemarin. PATI – Sebanyak 17 pelajar dicyduk Satpol PP Kamis (9/8/2018) kemarin di beberapa lokasi di daerah kota. Mereka kedapatan membolos saat jam pelajaran masih berlangsung. Saat dilakukan pemeriksaan, 90 persen pelajar tingkat SMA tersebut menyimpan konten porno di hpnya. Kepala Satpol PP Kabupaten […]

  • Tradisi Warisan Leluhur: Lomban Kupatan Sebagai Bentuk Syukur Nelayan di Pati

    Tradisi Warisan Leluhur: Lomban Kupatan Sebagai Bentuk Syukur Nelayan di Pati

    • calendar_month Sab, 20 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 243
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah tradisi warisan leluhur yang melibatkan penyerahan sesaji berupa kepala, kaki, dan ekor kerbau telah dilakukan di Desa Sambiroto, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Sesaji tersebut diarak mengelilingi desa sebelum akhirnya dilarung ke muara Sungai Tayu, Jumat (19/4/2024). Sesaji ditata di atas miniatur perahu dan diarak dalam sebuah parade yang diiringi […]

  • Ribuan Jamaah Padati Karaban Bersholawat yang Digelar Wakil Ketua DPRD Pati

    Ribuan Jamaah Padati Karaban Bersholawat yang Digelar Wakil Ketua DPRD Pati

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 170
    • 0Komentar

    PATI – Desa Karaban, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, menjadi lautan manusia pada Kamis malam (28/8/2025) saat ribuan jamaah dari berbagai penjuru hadir dalam acara Karaban Bersholawat. Acara ini juga sekaligus memperingati haul tiga ulama besar. Suasana syahdu dan penuh cinta kepada Rasulullah SAW terasa begitu kental saat Habib Syech bin Abdul Qodir As-Segaf memimpin lantunan […]

  • Desa Akan Tetap kelola Temuan Bangunan di Punden Mbah Gamirah

    Desa Akan Tetap kelola Temuan Bangunan di Punden Mbah Gamirah

    • calendar_month Ming, 25 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Seorang warga sedang berada di tengah temuan bangunan di Dukuh Cacah Desa Sukoharjo Kabupaten Pati yang kini telah ditembok keliling PATI – Balai Arkeologi Yogyakarta yang meneliti temuan warga, berupa struktur bangunan dari batu bata di Punden Dukuh Cacah Desa Sukoharjo sudah menyimpulkan temuan itu bukan bangunan makam. Meskipun begitu, pihak desa mengaku tetap meneruskan […]

  • Laga Emosional Menuju Final

    Laga Emosional Menuju Final

    • calendar_month Ming, 30 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Para pemain Persijap Jr menunduk lesu usai kalah dari Persipa Jr di Stadion Joyokusumo  PATI – Persipa Jr berhasil melenggang ke partai puncak Piala Soertain U-17 Zona Jawa Tengah. Kepastian tiket final itu didapat dalam balutan laga yang penuh emosional bagi kedua kesebelasan. Dimana Persipa Jr berhasil lolos ke final dengan menyakinkan setelah menang 1 […]

  • Keputusan Berat Rasionalisasi Skuad Persipa 2019, Dua Pemain dan Asisten Pelatih Dicoret

    Keputusan Berat Rasionalisasi Skuad Persipa 2019, Dua Pemain dan Asisten Pelatih Dicoret

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Rudi Widodo Tim manajemen dan pelatih akhirnya mengambil keputusan berat. Keputusan itu terkait rasionalisasi skuad Laskar Saridin musim ini. Pada laga Safari Ramadan melawan Persikober akhir pekan lalu (2/6/2019), tim pelatih akhirnya mengumumkan pemecatan terhadap dua pemain dan asisten pelatih. Dua pemain itu Vendy Sukma Jaya (Klaten) yang berposisi striker dan playmaker, Diky Wicaksana (Semarang). […]

expand_less