Breaking News
light_mode

Menyemai Kembali Tanaman Obat Keluarga di Sekitar Kita

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 14 Feb 2021
  • visibility 296
Kegiatan KKN dari rumah oleh mahasiswi UIN Walisongo belum lama ini

Beragam
jenis tanaman obat keluarga. Manfaatnya banyak. Sudah saatnya kita kembali
melirik tanaman ini untuk dibudidayakan di lingkungan rumah.

Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata Mandiri dari Rumah (KKN MIT
DR KE 11) UIN Walisongo Semarang mengadakan penanaman obat keluarga dan
pembuatan pot bunga dari bahan bekas dengan peserta didik di lingkungan sekitar
yang dilaksanakan pada Jum’at, 05 Februari 2021 sejak pukul 13.00 hingga 16.00
WIB.

Penanaman obat keluarga tersebut sebagai pertolongan
pertama pada kecelakaan kecil pada keluarga. Banyak pekarangan rumah yang
kosong tanpa manfaat karena malas dan menyepelekan manfaat dari tanaman toga oleh
karena itu banyak hal yang seharusnya bisa dimanfaatkan salah satunya menanam
obat keluarga untuk pertolongan pertama pada keluarga kecil anda.

Banyak tanaman yang bisa ditanam di pekarangan rumah
antara lain : lidah buaya, kunyit, sereh, lengkuas, jahe, kencur dll. Salah
satunya kunyit yaitu dalam bahan alam kunyit yang bisa ditanam dengan mudah di
pekarangan rumah sangat kaya manfaat dan bahan kimia yang memberikan manfaat
berlimpah. Kunyit memiliki nama lain Curcuma
domestica Val
. Khasiat kunyit sebagai antioksidan, anti karsinogenik, anti
alzeimer dan juga anti kanker. (Depkes RI, 1995). 

Anak-anak mengikuti kegiatan penanaman tanaman obat keluarga

Kurkumin mempunyai rumus molekul C12H20O6
(BM = 368). Sifat kimia kurkumin yang menarik adalah sifat perubahan
warna akibat perubahan pH lingkungan. Kurkumin berwarna kuning atau kuning
jingga pada suasana asam sedangkan suasana basa berwarna merah  Adanya cahaya dapat menyebabkan terjadinya
degradasi fitokimia senyawa tersebut. Hal ini karena adanya gugus metilen aktif
diantara dua gugus keton pada senyawa tersebut

Kurkumin adalah senyawa yang berasal dari tanaman kunyit
dan sejenisnya. Kurkumin dapat dimanfaatkan sebagai senyawa antioksidan. Tubuh
memerlukan antioksidan yang dapat membantu melindungi tubuh dari serangan
radikal bebas dengan meredam dampak negatif senyawa ini. (Nugrahadi dan
Limantara, 2008).

Kunyit (Curcuma domestica Val.) meningkatkan kapasitas
antioksidan tubuh secara drastis. Kerusakan oksidatif diyakini menjadi salah
satu mekanisme dibalik penuaan dan sejumlah penyakit. Kerusakan oksidatif
melibatkan radikal bebas, molekul yang sangat reaktif disertai dengan electron
yang tidak memiliki pasangan. Radikal bebas cenderung bereaksi dengan zat
organik yang penting, seperti protein asam lemak atau DNA. Alasan utama mengapa
antioksidan sangat penting adalah karena mereka melindungi tubuh kita dari
radikal bebas. Kurkumin ternyata memiliki kandungan antioksidan yang diperoleh
dari struktur kimiawi yang dapat menetralisir radikal bebas. Namun kurkumin
juga meningkatkan aktivitas enzim antioksidan tubuh. Dengan cara tersebut,
kurkumin mampu melawan radikal bebas. Kurkumin memblokir radikal bebas secara
langsung, kemudian menstimulasi mekanisme antioksidan tubuh.

Dari kegiatan ini, harapannya tidak ada lagi masyarakat
yang tidak menggunakan pekarangan rumah dengan alasan malas dan menyepelekan manfaat
dari tanaman toga
karena
kegiatan
tanaman toga akan tetap tumbuh subur secara optimal tanpa perawatan khusus maupun
pupuk.
Semoga kesadaran
masyarakat terhadap
penanaman obat keluarga ini sebagai bekal pertolongan pertama
yang
cukup penting bagi keluarga.

Tika Fauziatul Maula, Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata Mandiri dari Rumah (KKN MIT DR KE 11) UIN Walisongo Semarang

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Prioritaskan Pemberdayaan PKL dalam Raperda Penataan Usaha

    DPRD Pati Prioritaskan Pemberdayaan PKL dalam Raperda Penataan Usaha

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 383
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati menunjukkan komitmen kuat terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan sektor informal. Fokus ini tercermin dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), yang saat ini tengah memasuki tahap pembahasan intensif. Anggota Komisi B DPRD Pati, Sadikin (Fraksi PKS), menjelaskan bahwa Raperda ini dirancang bukan semata untuk […]

  • Persijap Jepara Bertahan di Liga 2, Suporter: Rayakan Secukupnya, Target Kita Liga 1

    Persijap Jepara Bertahan di Liga 2, Suporter: Rayakan Secukupnya, Target Kita Liga 1

    • calendar_month Ming, 28 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 354
    • 0Komentar

    OLAHRAGA — Persijap Jepara berhasil memastikan diri untuk tidak terdegradasi dari Liga 2. Kepastian ini setelah Laskar Kalinyamat mengalahkan tuan rumah Persiba Balikpapan dengan skor 4-2 di Stadion Batakan, Sabtu (27/1). Hasil yang patut disyukuri di musim ini bagi para pendukung Persijap Jepara, karena selamat dari jurang degradasi menuju Liga 3. Yang sangat menakutkan bagi […]

  • Joni Kurnianto Soroti Fasilitas Publik Pati yang Dibangun Mahal Tapi Kurang Dikelola

    Joni Kurnianto Soroti Fasilitas Publik Pati yang Dibangun Mahal Tapi Kurang Dikelola

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.952
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengangkat persoalan sejumlah fasilitas publik di daerahnya, di antaranya Alun-alun Kembang Joyo dan Plaza Pragolo, yang menghabiskan anggaran besar dalam pembangunannya namun tidak mendapatkan perawatan yang memadai. Ia mengambil contoh Alun-alun Kembang Joyo yang membutuhkan biaya lebih dari Rp10 miliar untuk dibangun, namun hingga kini […]

  • Kecelakaan Maut di Pati: Bus Tabrak Pick Up, Satu Orang Tewas

    Kecelakaan Maut di Pati: Bus Tabrak Pick Up, Satu Orang Tewas

    • calendar_month Sel, 20 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 277
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Pati, tepatnya di perempatan Lampu Lalu-Lintas Tanjang, Desa Tanjang, Kecamatan Gabus, pada Selasa pagi (20/8/2024) sekitar pukul 09.30 WIB. Peristiwa nahas ini melibatkan sebuah bus Jaya Utama Indo trayek Surabaya-Semarang dengan nomor polisi L 7004 UD dan sebuah mobil Pick Up Carry berpelat nomor […]

  • Petani Empon-empon di Kudus Tetap Bertahan di Tengah Lesunya Pasar

    Petani Empon-empon di Kudus Tetap Bertahan di Tengah Lesunya Pasar

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 431
    • 0Komentar

    KUDUS – Meskipun harga jual empon-empon anjlok dan daya beli pasar menurun, para petani di Kudus tetap teguh melanjutkan usaha mereka. Salah satunya adalah Muhammad Afif Rohman, atau Khafid, petani dari Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, yang mengelola lahan satu hektare di Menawan dengan target produksi 30 ton. Khafid mengakui penurunan harga disebabkan oleh lemahnya daya […]

  • Las Pipa Prion Sebabkan Kebakaran Kapal di Juwana

    Las Pipa Prion Sebabkan Kebakaran Kapal di Juwana

    • calendar_month Kam, 9 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    JUWANA – Kebakaran kapal kembali terjadi di Juwana Kamis (9/8/2018). Tepatnya di sisi selatan Pulau Seprapat, empat unit kapal nelayan yang sedang parkir terbakar. Diduga akibat percikan las pipa prion. Dikutip dari rilis BPBD Kabupaten Pati, kejadian kebakaran ini berlangsung pada pukul 16.00. Kuat dugaan, api berasal dari las pipa prion. Api membesar, hingga membakar […]

expand_less