Breaking News
light_mode

Menyalakan Suluh Masa Depan Literasi di Bumi Mina Tani

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 6 Okt 2019
  • visibility 215


kegiatan workshop penulisan artikel populer di media massa oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah bersama Paradigma Institute Kudus
Pembukaan bedah buku


PATI – Sejak awal, peserta workshop dan bedah buku Akhir Sekolah Elite, sebuah kumpulan
artikel bertema pendidikan, didoktrin untuk datang murni belajar. Para peserta
yang mayoritas guru di SD maupun SMP ini pun gayeng saja mengikuti pelatihan yang lebih mengedepankan dialog
ini.
Kegiatan tersebut dimulai pukul
09.30, diawali pembukaan oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah
Kabupaten Pati, Suwanto. Ditandai dengan penyerahan sebanyak dua eksemplar buku
Akhir Sekolah Elite, sebagai
dokumentasi karya penulis lokal di perpustakaan daerah.
Suwanto, membuka dengan terlebih
dahulu memberikan arahan (Red, lebih banyak memotivasi) tentang dunia
penulisan. Mulai bagaimana memulai menulis. Tips-tipsnya, hingga bercerita
betapa manisnya royalti penjualan buku.
”Menulis itu mudah. Menulis ya
menulis saja. Saya dulu juga seperti itu. Ada proses-prosesnya. Untuk menghasilkan
tulisan bagus tidak bisa serta-merta,” terang pria yang pernah aktif
menerbitkan buku bahan ajar di sekolah-sekolah ini.
 Selain menghadirkan penulis buku, Udi Utomo. Kegiatan
bedah buku dan workshop penulisan artikel ini juga menghadirkan pegiat literasi
dari Paradigma Institue Kudus, Achmad Ulil Albab.
Paradigma Institute sendiri adalah
sebuah lembaga yang berkonsentrasi di bidang penerbitan karya, dan penggerak
literasi di Kudus dan sekitarnya. Dengan rutin menggelar kegiatan bazaar buku,
diskusi sastra, hingga penulisan buku-buku bertema kearifan local di kawasan
lingkar Pegunungan Muria.
Dalam kesempatan itu sendiri, Ulil
memaparkan model artikel popular yang ada di dalam buku tersebut. Menurutnya,
tulisan-tulisan Udi Utomo dibuku tersebut patut menjadi contoh kecil untuk
memulai menulis dengan tema-tema pendidikan.

”Saya kira sebelum mengulik
bagaimana teori penulisan artikel popular, kita bisa menengok dan membaca
artikel-artikel yang ditulis Pak Udi. Tulisannya sederhana. Ringan. Bahasanya tidak
berat. Dan yang paling penting tulisan-tulisan yang dibuatnya adalah berlatar
fakta-fakta dan peristiwa aktual yang sedang terjadi. Lalu diulas dengan
mengutip sumber-sumber buku maupun data-data lainnya. Kemudian ditutup dengan kalimat
reflektif yang sederhana pula. Ini menjadi menarik. Rata-rata semua tulisan Pak
Udi juga dibuka dengan persoalan-persoalan yang dihadapinya di lapangan,”
terang Ulil.
Sementara itu, Udi Utomo menegaskan
agar kegiatan menulis yang merupakan ketrampilan ini disetting untuk menjadi passion. ”Mulai sekarang paradigmanya
harus diubah. Menulis jadi passion. Jangan
hanya menulis untuk memenuhi syarat poin kenaikan pangkat saja,” terangnya.
Menulis tema pendidikan, kata Udi
masih menjadi peluang besar. Media-media massa sering menyukai tulisan-tulisan
bertema pendidikan.
Apalagi untuk guru-guru, tentunya
banyak sekali mengalami problem-problem kebijakan birokrasi yang kadang menemui
hambatan. Hal itu tentu menjadi peluang guru untuk menuangkan
gagasan-gagasannya melalui sebuah tulisan. Entah kritik. Atau buah pemikiran
untuk menawarkan alternatif penyelesaian masalah.       
”Lebih dari itu saya senang di
kegiatan pelatihan ini meskipun panitia tidak menyediakan sertifikat dengan
durasi jam belajar, para peserta tetap antusias. Selalu mengajukan
pertanyaan-pertanyaan seputar dunia penulisan,” imbuhnya.
Terbersit semangat menulis di
wajah-wajah peserta workshop.  Bahkan mereka
menginginkan untuk bergotong-royong menulis antologi artikel dengan tema-tema
pendidikan yang dialami saat bergelut di bangku sekolah. Para guru itu menyalakan
suluh literasi di Bumi Mina Tani. (alb)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pria di Tambakromo Aniaya Adik Ipar hingga Tewas, Terancam Tujuh Tahun Penjara

    Pria di Tambakromo Aniaya Adik Ipar hingga Tewas, Terancam Tujuh Tahun Penjara

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 234
    • 0Komentar

    PATI – RS (28), warga Desa Angkatan Lor, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, kini ditahan di Polresta Pati atas tuduhan penganiayaan yang menyebabkan kematian adik iparnya. Peristiwa bermula dari pertengkaran antara adik RS dan suaminya (korban). Merasa kesal, RS memukul korban hingga terjatuh dan kepalanya membentur lantai. “Pukulan mengenai wajah korban sehingga korban terjatuh dan kepalanya […]

  • Garap Potensi Keindahan Goa Larangan, DPRD Pati Dorong Libatkan Seniman

    Garap Potensi Keindahan Goa Larangan, DPRD Pati Dorong Libatkan Seniman

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 158
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, mendorong pengembangan Goa Larangan agar lebih menarik minat wisatawan. Goa yang berlokasi di Desa Larangan, Kecamatan Tambakromo, wilayah Pegunungan Kendeng, ini memiliki potensi wisata yang besar. “Potensi yang harus digali sebagai tempat wisata, karena memang tempatnya alami,” ujarnya. Goa Larangan memiliki pesona unik dengan jalur air yang memanjang […]

  • DPRD Pati : Reboisasi Lahan Tanam Pohon Buah

    DPRD Pati : Reboisasi Lahan Tanam Pohon Buah

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 224
    • 0Komentar

    PATI – Penanaman bibit pohon buah di wilayah Pegunungan Kendeng dinilai sebagai solusi tepat untuk mengatasi masalah banjir yang kerap melanda Pati selatan. Hal ini disampaikan oleh Wakil Pimpinan Sementara DPRD Pati, Hardi. “Bibit pohon buah dapat memberikan manfaat ganda. Selain menghasilkan buah yang dapat dinikmati masyarakat, penanamannya juga berfungsi sebagai upaya reboisasi yang efektif […]

  • Menyedihkan, Banyak Media Iklan Ditempel di Pohon-pohon

    Menyedihkan, Banyak Media Iklan Ditempel di Pohon-pohon

    • calendar_month Rab, 6 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 233
    • 0Komentar

    MERUSAK LINGKUNGAN : Sungguh disayangkan sebatang pohon di pinggir Jalan Juwana – Margoyoso turut Desa Bakaran Kulon menjadi sasaran tempel berbagai jenis iklan. (has)

  • DPRD Pati Dukung Penuh Program TPS 3R di Pasar-Pasar Tradisional

    DPRD Pati Dukung Penuh Program TPS 3R di Pasar-Pasar Tradisional

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 238
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah, khususnya di lingkungan pasar. Hal ini bertujuan agar sampah tidak hanya berakhir menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, menekankan pentingnya pemilahan sampah sebelum dibuang. “Perlu pengelolaan masalah sampah ini. Harus dipilah-pilah […]

  • Masjid Agung Demak dan Bantahan Telak “Opini” Ridwan Saidi

    Masjid Agung Demak dan Bantahan Telak “Opini” Ridwan Saidi

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Diskusi bersama para pakar DEMAK – Sejarah Raden Fatah dibedah. Inisiatornya Yayasan Dharma Bhakti Lestari dan Research Center Media Group melalui Sahabat Lestari. Diskusi digelar untuk menyegarkan kembali ingatan masyarakat tentang sejarah sultan pertama di Tanah Jawa tersebut. Selain itu, diskusi juga menjadi respon para sejarawan atas pernyataan “ngawur” salah seorang budayawan yang kerap muncul […]

expand_less