Breaking News
light_mode

Membaca Kecerdasan Sang Idiot, Kisah Pertetitrahan Kyai Sandal Jepit

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 12 Jan 2023
  • visibility 336
Sampul buku Kecerdasan Sang Idiot

            Kyai Sandal Jepit adalah patron yang
saya usung dalam buku-buku kisah hikmah. Pada awalnya, kisah Kyai Sandal Jepit
diterbitkan oleh Narasi, Yogyakarta. Disebabkan best seller, maka kisah
Kyai Sandal Jepit kemudian dilanjut di buku yang kedua dan diterbitkan oleh
penerbit yang sama.

            Sekitaran sepuluh tahun berikutnya
kisah Kyai Sandal Jepit ini dilanjutkan dalam sebuah buku yang berjudul
Kecerdasan Sang Idiot. Apabila dibandingkan dengan buku-buku sebelumnya, maka
tentu saja Kecerdasan Sang Idiot lebih bagus, baik dari segi isi maupun
kemasan.

            Kecerdasan Sang Idiot menjadi begitu
istimewa sebab di dalamnya termaktub 38 kisah hikmah dalam 233 halaman yang
dapat dibaca sekali duduk untuk tiap ceritanya. Kisahnya sendiri begitu bernas
dan berisi dengan narasi yang gampang sekali dimengerti. Buku ini dibagi
menjadi dua, yakni ketika Kyai Sandal Jepit berada di Indonesia dan di luar
Indonesia.

            Kisah-kisah hikmah mengalir lancar
seiring dengan pertetirahan Kyai Sandal Jepit ke Spanyol, Jepang, maupun ke
negeri Prancis. Pada cerita ‘Ziarah Wali’ Kyai Sandal Jepit menohok kita semua
dengan sindiran keras betapa sesungguhnya kita lebih senang berziarah atau
bertetirah tetapi malah melupakan orang tua yang menjadi wakil Tuhan di dunia.
Pada cerita ‘Treprovokasi’ Kyai Sandal Jepit mengetengahkan tentang
pertetirahannya ke Spanyol dan peristiwa Charlie Hebdo di Prancis yang
direlasikan dengan kisah Abu Utsman yang terkenal sabar.

            Kisah-kisah hikmah yang ditampilkan
terasa lebih lengkap dengan adanya sebuah tarikan benang merah atau simpulan
yang terdapat di bagian akhir cerita yang diketengahkan dalam ‘Hikmah Sandal
Jepit’.

            “Jhon Fredy Sanchez Rico (salah satu
dosen di Chile), Saadia Chelkha (pengajar di Accent Français, Montpellier,
Prancis), dan Claudia Bigler yang orang Swiss itu menjadikan buku ini begitu
spesial dengan kata pengantar yang dibawakan dalam bahasa mereka, bukan bahasa
Indonesia. Ditambah pula dengan kehadiran tiga endorse dari sarah Frustié,
Salah-Eddin Boudjadaar, serta Elisa Echegoyen menjadikan buku ini tambah
semarak dan ‘wah!’. []

            Yoyok
Dwi Prastyo,
seorang guru SMA Negeri
2 Pati, pegiat literasi sekaligus Direktur Penerbit Soleil du Monde.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Generasi Muda NU Paham Aswaja Ala Nahdliyah

    Pentingnya Generasi Muda NU Paham Aswaja Ala Nahdliyah

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 524
    • 0Komentar

    DOKUMEN PRIBADI Belakangan ini, banyak kelompok Islam mengatasnamakan diri ahlussunah. Namun praktiknya yang terjadi jauh dari kehidupan waljamaah. Kelompok ini beranggapan bahwa untuk memahami ajaran agama serta mempraktikkan dalam kehidupan sehari-hari cukup dikembalikan pada Al Qur’an dan Sunnah (Hadist). Di sinilah, generasi muda NU perlu cerdas. Generasi muda NU mesti paham mengenai ajaran-ajaran yang dilestarikan […]

  • MA Darul Falah Sirahan Terjunkan Siswanya Mengabdi di Masyarakat

    MA Darul Falah Sirahan Terjunkan Siswanya Mengabdi di Masyarakat

    • calendar_month Sel, 16 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.061
    • 0Komentar

    Siswi MA Darul Falah Sirahan sedang mengajar di sebuah madrasah di Kabupaten Jepara PATI – Ratusan siswa-siswi kelas XII MA Darul Falah Sirahan dilepas untuk melakukan pengabdian di masyarakat. Mereka akan mendapat ujian untuk memimpin kegiatan keagamaan secara nyata di tengah masyarakat desa. Kegiatan keagamaan tersebut adalah pratik menjadi bilal dan khotbah salat jumat untuk […]

  • Atik Kusdarwati: Posyandu 6 SPM di Pati Harus Sesuai Regulasi dan Pedoman Nasional

    Atik Kusdarwati: Posyandu 6 SPM di Pati Harus Sesuai Regulasi dan Pedoman Nasional

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 867
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak Posyandu di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang (18/11/2025). Rakerda ini dihadiri oleh seluruh Tim Pembina Posyandu kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mendetail terkait penerapan Posyandu dengan enam standar pelayanan minimal (SPM). Selain itu, […]

  • Polda Jateng Ungkap 711 Kasus Premanisme dalam Operasi Aman Candi 2025

    Polda Jateng Ungkap 711 Kasus Premanisme dalam Operasi Aman Candi 2025

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 397
    • 0Komentar

    SEMARANG – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah berhasil mengungkap 711 kasus premanisme selama Operasi Aman Candi 2025 yang berlangsung pada 12-31 Mei 2025. Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Latif Usman, mengumumkan keberhasilan tersebut dalam konferensi pers di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Selasa (3/6/2025). Brigjen Latif menjelaskan operasi ini bertujuan menciptakan lingkungan aman dan mendukung pertumbuhan ekonomi […]

  • Panen Padi Sawah Tadah Hujan Ramah Lingkungan di Pucakwangi

    Panen Padi Sawah Tadah Hujan Ramah Lingkungan di Pucakwangi

    • calendar_month Sab, 19 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 329
    • 0Komentar

      Kegiatan panen padi varietas unggul baru di lahan seluas lima hektare Desa Sokopuluhan, Pucakwangi, Pati Upaya peningkatan pertanian di Indonesia perlu dilakukan. Terlebih, selama masa pandemi Covid-19 ini, dalam dua tahun terakhir satu-satunya sektor yang bisa menyumbang pertumbuhan ekonomi adalah pertanian. PATI, Pucakwangi – Sepanjang mata memandang tanaman padi menguning dengan bulir-bulir gabah yang […]

  • Mari Memeluk Masyarakat Petani

    Mari Memeluk Masyarakat Petani

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 283
    • 0Komentar

      Petani sedang memane padi Oleh : Miftahul Munir* Seorang bapak mengeluh karena hasil jerih payahnya di sawah tidak kunjung menggembirakan. Biaya produksinya mahal, sedangkan harga jual hasil panen jatuh. Bapak itu mengadu, kisah pilu semacam itu tidak sekali-duakali terjadi. Tidak hanya padi. Hasil pertanian lain seperti kacang tanah, jagung, hingga ketela juga sering jatuh […]

expand_less