Breaking News
light_mode

Membaca Kecerdasan Sang Idiot, Kisah Pertetitrahan Kyai Sandal Jepit

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 12 Jan 2023
  • visibility 248
Sampul buku Kecerdasan Sang Idiot

            Kyai Sandal Jepit adalah patron yang
saya usung dalam buku-buku kisah hikmah. Pada awalnya, kisah Kyai Sandal Jepit
diterbitkan oleh Narasi, Yogyakarta. Disebabkan best seller, maka kisah
Kyai Sandal Jepit kemudian dilanjut di buku yang kedua dan diterbitkan oleh
penerbit yang sama.

            Sekitaran sepuluh tahun berikutnya
kisah Kyai Sandal Jepit ini dilanjutkan dalam sebuah buku yang berjudul
Kecerdasan Sang Idiot. Apabila dibandingkan dengan buku-buku sebelumnya, maka
tentu saja Kecerdasan Sang Idiot lebih bagus, baik dari segi isi maupun
kemasan.

            Kecerdasan Sang Idiot menjadi begitu
istimewa sebab di dalamnya termaktub 38 kisah hikmah dalam 233 halaman yang
dapat dibaca sekali duduk untuk tiap ceritanya. Kisahnya sendiri begitu bernas
dan berisi dengan narasi yang gampang sekali dimengerti. Buku ini dibagi
menjadi dua, yakni ketika Kyai Sandal Jepit berada di Indonesia dan di luar
Indonesia.

            Kisah-kisah hikmah mengalir lancar
seiring dengan pertetirahan Kyai Sandal Jepit ke Spanyol, Jepang, maupun ke
negeri Prancis. Pada cerita ‘Ziarah Wali’ Kyai Sandal Jepit menohok kita semua
dengan sindiran keras betapa sesungguhnya kita lebih senang berziarah atau
bertetirah tetapi malah melupakan orang tua yang menjadi wakil Tuhan di dunia.
Pada cerita ‘Treprovokasi’ Kyai Sandal Jepit mengetengahkan tentang
pertetirahannya ke Spanyol dan peristiwa Charlie Hebdo di Prancis yang
direlasikan dengan kisah Abu Utsman yang terkenal sabar.

            Kisah-kisah hikmah yang ditampilkan
terasa lebih lengkap dengan adanya sebuah tarikan benang merah atau simpulan
yang terdapat di bagian akhir cerita yang diketengahkan dalam ‘Hikmah Sandal
Jepit’.

            “Jhon Fredy Sanchez Rico (salah satu
dosen di Chile), Saadia Chelkha (pengajar di Accent Français, Montpellier,
Prancis), dan Claudia Bigler yang orang Swiss itu menjadikan buku ini begitu
spesial dengan kata pengantar yang dibawakan dalam bahasa mereka, bukan bahasa
Indonesia. Ditambah pula dengan kehadiran tiga endorse dari sarah Frustié,
Salah-Eddin Boudjadaar, serta Elisa Echegoyen menjadikan buku ini tambah
semarak dan ‘wah!’. []

            Yoyok
Dwi Prastyo,
seorang guru SMA Negeri
2 Pati, pegiat literasi sekaligus Direktur Penerbit Soleil du Monde.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Banjir di Musim Hujan

    DPRD Pati Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Banjir di Musim Hujan

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 536
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menyerukan kepada seluruh warga Kabupaten Pati untuk lebih waspada terhadap potensi banjir yang meningkat seiring dengan datangnya musim hujan. Imbauan ini bertujuan untuk mengurangi dampak negatif yang mungkin timbul akibat banjir. “Dengan dimulainya musim hujan ini, kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Pati untuk meningkatkan kewaspadaan,” kata dia. Selain […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Perhatikan Infrastruktur Penunjang Produksi Garam Lokal

    DPRD Pati Minta Pemkab Perhatikan Infrastruktur Penunjang Produksi Garam Lokal

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 255
    • 0Komentar

    PATI – Kabupaten Pati, dikenal sebagai salah satu pemasok garam terbesar di Indonesia, khususnya dari wilayah Kecamatan Batangan yang menjadi pusat produksi garam lokal. Namun, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Narso, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk lebih memperhatikan kesejahteraan petani garam dengan memperbaiki infrastruktur penunjang produksi. Narso menekankan pentingnya perhatian khusus dari Pemkab […]

  • Kegiatan patroli malam Polresta Pati untuk mengantisipasi kejahatan malam hari

    Polresta Pati Gencar Patroli Malam Antisipasi Begal

    • calendar_month Rab, 27 Sep 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Kegiatan patroli malam Polresta Pati untuk mengantisipasi kejahatan malam hari. Memastikan masyarakat aman saat beraktivitas malaml hari.

  • Jadwal Lengkap Persipa Pati di Bulan September Pegadaian Liga 2 Musim 2024/2025

    Jadwal Lengkap Persipa Pati di Bulan September Pegadaian Liga 2 Musim 2024/2025

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 192
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati akan menghadapi serangkaian pertandingan berat di bulan September dalam lanjutan Liga 2 musim 2024/2025. Tim berjuluk Laskar Saridin ini akan melakoni empat pertandingan, dua di kandang dan dua di laga tandang. Persipa Pati mengawali bulan September dengan laga tandang melawan Bhayangkara Presisi FC di Stadion Trisanja Tegal pada Minggu (8/9/2024). Laga […]

  • Kalahkan Persita, Persijap Jepara Bertahan di Super Liga

    Kalahkan Persita, Persijap Jepara Bertahan di Super Liga

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.752
    • 0Komentar

    SERANG – Persijap Jepara memastikan sendiri bertahan di ajang Super League musim depan. Kemenangan 0 – 3 atas tuan rumah Persita (10/5) membuat Persijap aman tak bisa dikejar lagi, meskipun kompetisi menyisakan dua pertandingan. Keran gol Persijap bermula dari gol Dicky Kurniawan menit ke-25, kemudian di menit ke-74 Sudi Abdallah menggandakan keunggulan memanfaatkan umpan panjang […]

  • Kampung Ramadan Kajen Tempat Berburu Takjil dan Ngabuburit

    Kampung Ramadan Kajen Tempat Berburu Takjil dan Ngabuburit

    • calendar_month Ming, 26 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 228
    • 0Komentar

      Suasana Kampung Ramadan Kajen Pati  PATI – Kampung Ramadan Kajen digelar selama 16 hari mulai tanggal 1 Ramadan. Di tempat ini menjadi pusatnya jajanan berbuka dan menjadi tempat ngabuburit favorit, seperti rebbana dan musik akustik. Pasar Ramadan yang digagas Karang Taruna Sumohadiwijayan Desa Kajen berlokasi di belakang balai desa, sekitar 50 meter dari makam […]

expand_less