Breaking News
light_mode

Melangitkan Doa, Melarung Energi Negatif untuk Indonesia di TPI Banyutowo

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 9 Mar 2019
  • visibility 231
Gus Umar Fayumi memberikan tausiyah kebangsaan sekaligus memimpin doa lintas agama

 Matahari
terik menyinari area TPI Banyutowo di Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti, Sabtu
(9/3/2019) lalu. Bunyi melodis gamelan, dan sepoi-sepoi angin pantai, menyambut
hadirin. Janur-janur kuning ikut menghiasi jalan menuju TPI. Beberapa orang
mengenakan setelan pakaian tradisional jawa. Berbatik, blangkon dan ada pula
yang berjarik.


Anak-anak
berseragam sekolah tak mau mengalah berdesakan. Para nelayan, dan warga sekitar
tak ketinggalan. Sebuah pesta bernama Kenduri Nusantara 2019 digelar di pesisir
utara wilayah Kabupaten Pati tersebut. Orang-orang menyemut. Menyaksikan ritual
selamatan. Yang terutama dipanjatkan untuk keselamatan bangsa.

Kenduri
nusantara itu bertajuk “Umbul Donga
Larung Sukerto”.
Maksudnya memanjatkan doa, dan melarung energi negatif ke
lepas pantai. Adalah kembar mayang dan dua ekor bebek yang dilarung. Keduanya dijadikan
perlambang.

Ipong
Ismunarto, Ketua Panitia Kenduri Nusantara itu mengungkapkan, larung sukerto
adalah simbol untuk melarung atau membuang hal negatif. Atau tindak tanduk yang
bisa mengancam kelangsungan kehidupan berbangsa.
Kembar mayang yang akan dilarung

”Jadi
ini tak sekadar hanya sebuah tradisi, tapi sebagai perwujudan tekad kami
sebagai masyarakat Pati yang tak ingin melihat Ibu Pertiwi bersusah hati,
melihat anak bangsanya sedang terkotak-kotak akibat perbedaan. Kami juga
terinspirasi apa yang dilakukan warga Solo pekan lalu melalui kegiatan semacam
ini yang bertajuk doa anak negeri,”
terangnya di sebeleum acara larung sukerto dilaksanakan.

Acara
itu sendiri dimulai pukul 14.00, dimulai dengan sambutan-sambutan, ngaji
kebangsaan oleh Gus Umar Fayumi, dilanjutkan dengan doa lintas agama, pentas
kesenian tayub, dan prosesi inti larung sukerto tersebut.

Lima
perahu nelayan dikerahkan melarung ke laut sejauh kurang lebih satu kilometer
dari bibir pantai. Selain rangkaian acara tersebut, ada juga kembul tumpeng.
Panitia menyediakan sebanyak 25 tumpeng, dengan nasi merah putih. Perlambang
keindonesiaan.
Perahu nelayan yang mengiringi prosesi larung 
”Ya
intinya ini adalah tolak-balak. Di tengah kondisi bangsa yang semacam ini,
semoga kebhinekaan sebagai ciri bangsa Indonesia bisa tetap survive mengarungi perjalanan hidup.
Makanya kami juga melarung dua ekor bebek. Sebagai perlambang bebek yang tetap
bisa bertahan hidup di atas air,” jelasnya. Lebih lanjut, pihaknya berharap
kegiatan itu tak berhenti begitu saja.

”Kami
berharap kegiatan semacam ini menginspirasi di tempat lain. Inilah saatnya
menyatukan kembali kepingan-kepingan kerukunan. Merangkainya menjadi satu
fragmen kehidupan yang menegaskan bahwa bangsa ini berbeda namun memiliki sisi
harmonisasi kehidupan. Demi masa depan anak cucu,” tegas Ipong seperti dilansir
di rilis resmi panitia kenduri nusantara. (alb)    

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Upaya Preventif dan Promotif untuk Cegah Diabetes

    DPRD Pati Dorong Upaya Preventif dan Promotif untuk Cegah Diabetes

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 227
    • 0Komentar

    PATI – Diabetes Militus (DM) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat Indonesia, termasuk di Kabupaten Pati. Penyakit ini kerap disebut sebagai “silent killer” karena gejalanya yang seringkali tidak terasa. Menanggapi hal tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong langkah preventif dan promotif untuk menekan angka penderita diabetes. “Bukan hanya pengobatan yang perlu […]

  • Edy Wuryanto Minta Kemenaker Kaji Ulang Aturan THR Demi Pekerja dan Ekonomi

    Edy Wuryanto Minta Kemenaker Kaji Ulang Aturan THR Demi Pekerja dan Ekonomi

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.459
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah telah mengimbau perusahaan swasta untuk menerapkan Work From Anywhere (WFA) pada periode 16-17 Maret dan 25-27 Maret 2026, yang mengapit Hari Raya Idul Fitri 2026. Tujuannya mulia: melancarkan arus mudik-balik dan menggenjot perekonomian. Namun, langkah ini dinilai berpotensi terhambat oleh jadwal pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) yang masih diberikan pada H-7 Lebaran, […]

  • Mandi Sampai Pagi di Blumbang Sarean Kajen Malam Suro

    Mandi Sampai Pagi di Blumbang Sarean Kajen Malam Suro

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Suasana mandi di kolam belakang makam Syeh Ahmad Mutamakkin Kajen PATI – Toyib, 17, sama sekali tak menggigil kedinginan. Walaupun sudah lebih 30 menit berendam di semua kolam besar di belakang makam Syeh Ahmad Mutamakkin Kajen tersebut. Sabtu (31/8) malam lalu, area kolam yang tepat bersebelahan dengan balai desa tersebut penuh sesak. Baik oleh orang-orang […]

  • Anti Rayap Ramah Lingkungan dari SMPN 3 Pati dapat Juara Internasional

    Anti Rayap Ramah Lingkungan dari SMPN 3 Pati dapat Juara Internasional

    • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 190
    • 0Komentar

      Anggota tim sains project mendapat penghargaan dari Kepala SMPN 3 Pati Rukayah PATI – Tim sains project SMP Negeri 3 Pati berhasil menorehkan prestasi membanggakan, dengan meraih juara di ajang bergengsi World Invention Creativity Olympic (WICO). Inovasi anti rayap dari  limbah kulit randu dan tembakau mengantarkan mereka menjadi yang terbaik. Tim dari SMP N […]

  • Patifosi Esports Juara Free Fire Kudus Ramadan League

    Patifosi Esports Juara Free Fire Kudus Ramadan League

    • calendar_month Rab, 5 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 183
    • 0Komentar

      Atlet Esports dari Kabupaten Pati berhasil menorehkan prestasi di ajang Free Fire Kudus Ramadan League Series 2021, Minggu (2/5/2021).  Atlet tersebut ialah dari tim Patifosi Esports. Sebuah divisi yang berada di bawah naungan Resimen Patifosi, kelompok suporter Persipa.  Adapun pada turnamen itu diikuti sebanyak 24 peserta yang berasal dari kota Kudus. Sementara satu-satunya tim […]

  • Pastikan Kondusif, Ratusan Polisi Jaga Rapat Pansus Hak Angket DPRD Pati

    Pastikan Kondusif, Ratusan Polisi Jaga Rapat Pansus Hak Angket DPRD Pati

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 194
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati menerjunkan ratusan personel untuk mengamankan Rapat Kerja Pansus Hak Angket DPRD Kabupaten Pati Lanjutan hari ke-12 tentang Kebijakan Bupati Pati. Rapat digelar di Kantor DPRD Kabupaten Pati pada Jumat (03/10/2025), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai […]

expand_less