Breaking News
light_mode

Melangitkan Doa, Melarung Energi Negatif untuk Indonesia di TPI Banyutowo

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 9 Mar 2019
  • visibility 347
Gus Umar Fayumi memberikan tausiyah kebangsaan sekaligus memimpin doa lintas agama

 Matahari
terik menyinari area TPI Banyutowo di Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti, Sabtu
(9/3/2019) lalu. Bunyi melodis gamelan, dan sepoi-sepoi angin pantai, menyambut
hadirin. Janur-janur kuning ikut menghiasi jalan menuju TPI. Beberapa orang
mengenakan setelan pakaian tradisional jawa. Berbatik, blangkon dan ada pula
yang berjarik.


Anak-anak
berseragam sekolah tak mau mengalah berdesakan. Para nelayan, dan warga sekitar
tak ketinggalan. Sebuah pesta bernama Kenduri Nusantara 2019 digelar di pesisir
utara wilayah Kabupaten Pati tersebut. Orang-orang menyemut. Menyaksikan ritual
selamatan. Yang terutama dipanjatkan untuk keselamatan bangsa.

Kenduri
nusantara itu bertajuk “Umbul Donga
Larung Sukerto”.
Maksudnya memanjatkan doa, dan melarung energi negatif ke
lepas pantai. Adalah kembar mayang dan dua ekor bebek yang dilarung. Keduanya dijadikan
perlambang.

Ipong
Ismunarto, Ketua Panitia Kenduri Nusantara itu mengungkapkan, larung sukerto
adalah simbol untuk melarung atau membuang hal negatif. Atau tindak tanduk yang
bisa mengancam kelangsungan kehidupan berbangsa.
Kembar mayang yang akan dilarung

”Jadi
ini tak sekadar hanya sebuah tradisi, tapi sebagai perwujudan tekad kami
sebagai masyarakat Pati yang tak ingin melihat Ibu Pertiwi bersusah hati,
melihat anak bangsanya sedang terkotak-kotak akibat perbedaan. Kami juga
terinspirasi apa yang dilakukan warga Solo pekan lalu melalui kegiatan semacam
ini yang bertajuk doa anak negeri,”
terangnya di sebeleum acara larung sukerto dilaksanakan.

Acara
itu sendiri dimulai pukul 14.00, dimulai dengan sambutan-sambutan, ngaji
kebangsaan oleh Gus Umar Fayumi, dilanjutkan dengan doa lintas agama, pentas
kesenian tayub, dan prosesi inti larung sukerto tersebut.

Lima
perahu nelayan dikerahkan melarung ke laut sejauh kurang lebih satu kilometer
dari bibir pantai. Selain rangkaian acara tersebut, ada juga kembul tumpeng.
Panitia menyediakan sebanyak 25 tumpeng, dengan nasi merah putih. Perlambang
keindonesiaan.
Perahu nelayan yang mengiringi prosesi larung 
”Ya
intinya ini adalah tolak-balak. Di tengah kondisi bangsa yang semacam ini,
semoga kebhinekaan sebagai ciri bangsa Indonesia bisa tetap survive mengarungi perjalanan hidup.
Makanya kami juga melarung dua ekor bebek. Sebagai perlambang bebek yang tetap
bisa bertahan hidup di atas air,” jelasnya. Lebih lanjut, pihaknya berharap
kegiatan itu tak berhenti begitu saja.

”Kami
berharap kegiatan semacam ini menginspirasi di tempat lain. Inilah saatnya
menyatukan kembali kepingan-kepingan kerukunan. Merangkainya menjadi satu
fragmen kehidupan yang menegaskan bahwa bangsa ini berbeda namun memiliki sisi
harmonisasi kehidupan. Demi masa depan anak cucu,” tegas Ipong seperti dilansir
di rilis resmi panitia kenduri nusantara. (alb)    

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hiburan Rakyat, Nyanyi Gratis di Saptorenggo Baru Malam Minggu

    Hiburan Rakyat, Nyanyi Gratis di Saptorenggo Baru Malam Minggu

    • calendar_month Kam, 21 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Nyanyi di atas panggung Sasana Budaya Roso Asih Rumah Makan Saptorenggo Baru (SRB) di Jalan Pati – Kudus KM 4, menawarkan hiburan rakyat gratis di malam minggu. Hiburan itu adalah live musik. Dimana setiap pengunjung bebas bisa ikut menyanyi. Pengunjung bisa menyanyi apa saja. Dangdut, pop, bahkan campur sari. Disediakan pula 7 artis lokal Bumi […]

  • DPRD Pati Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas Daerah di Tengah Proses Hak Angket

    DPRD Pati Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas Daerah di Tengah Proses Hak Angket

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 296
    • 0Komentar

    PATI – Rapat koordinasi Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) Kabupaten Pati pada Rabu (20/8/2025) membahas tindak lanjut pasca unjuk rasa yang sempat menjadi sorotan nasional. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Forkopimda, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pati, Hardi, menekankan pentingnya menjaga kondusivitas daerah. Hardi menjelaskan bahwa DPRD telah […]

  • Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Senilai Rp313 Juta Bagi Warga Terdampak Rob di Tunggulsari

    Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Senilai Rp313 Juta Bagi Warga Terdampak Rob di Tunggulsari

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.217
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati menegaskan komitmennya untuk memantau secara ketat upaya penanganan banjir rob yang melanda Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu. Langkah ini diambil setelah dilakukan peninjauan langsung bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada Selasa (23/6/2026). Penanganan difokuskan pada perbaikan empat bagian tanggul yang jebol dengan total panjang sekitar 450 meter, yang menjadi pintu […]

  • Viral Ada Masjid Unik Bergaya Eropa di Pelosok Desa Soneyan Pati, Mirip Kastil ?

    Viral Ada Masjid Unik Bergaya Eropa di Pelosok Desa Soneyan Pati, Mirip Kastil ?

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 357
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah masjid di pelosok Dukuh Kedungpanjang Desa Soneyan Kecamatan Margoyoso Pati viral di sosial media, ini lantaran bentuk masjidnya yang unik. Masjid ini memiliki gaya arsitektur ala bangunan-bangunan Eropa. Sekilas orang yang melintas di masjid ini akan takjud dan heran. Masjid ini bernama Masjid Baiturrohman. Dalam dunia arsitektur, gaya yang dipakai adalah Neo […]

  • Patroli Dialogis Polres Jepara Wujudkan Kamtibmas Kondusif

    Patroli Dialogis Polres Jepara Wujudkan Kamtibmas Kondusif

    • calendar_month Kam, 1 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Patroli yang dilakukan oleh personel Sat Samapta Polres Jepara  Polres Jepara berkomitmen menjaga kamtibnas kondusif. Hal itu dilakukan dengan cara melakukan patroli dialogis secara rutin. JEPARA – Guna mewujudkan dan menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, Unit Patroli Satuan Samapta Polres Jepara merutinkan patroli dialogis, Selasa (30/08/2022). Dengan menggunakan kendaraan R4 Personil Unit Patroli […]

  • Polres Pemalang Bekuk Tersangka Pencabulan terhadap Anak Tiri

    Polres Pemalang Bekuk Tersangka Pencabulan terhadap Anak Tiri

    • calendar_month Sab, 11 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

      Kapolres Pemalang menunjukkan barang bukti Pria bejat di Pemalang ini akhirnya merasakan akibatnya karena telah mencabuli anak tirinya. Polres Pemalang berhasil meringkus pria berusia 45 tahun itu. Hukuman penjara 15 tahun bakal menantinya. PEMALANG – Satreskrim Polres Pemalang berhasil mengamankan JB (45) tersangka tindak pidana persetubuhan dan atau pencabulan terhadap anak tirinya ANH (12), […]

expand_less