Breaking News
light_mode

Mbah Gatot Undur Diri, Rudy Eka Priambada Mengganti

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
  • visibility 243


Rudy Eka Priambada saat di mes Persipa 



PATI – Dua kekalahan beruntun yang dialami Persipa,
akhirnya memakan tumbal. Pelatih kepala Gatot Barnowo mengundurkan diri lebih
awal. Sebelum menemani Ihsan Ramadhani bertandang ke Stadion Krida, menghadapi
Persipur Purwodadi Rabu (24/7/2019).

Posisi pria yang akrab disapa Mbah
Gatot itu digantikan Rudy Eka Priambada. Pelatih berusia 37 tahun yang pernah
menukangi PS Tira musim 2017 itu ditunjuk untuk mengangkat mental para pemain.
Untuk melanjutkan target naik kasta yang sebelumnya dipatok manajemen. Kemarin,
Rudi Eka Priambada sudah berada di Pati dan melakukan pertemauan dengan
manajemen dan pemain.

Sekretaris manajemen Persipa, Edy
Siswanto mengungkapkan, pihaknya telah sepakat dengan pelatih yang sebelumnya
pernah menjabat pelatih fisik Persebaya di musim 2019 ini. ”Harapannya pelatih
baru ini bisa dengan cepat memperbaiki sistem juga faktor lucky pada tim ini,” terangnya.

Pergantian pelatih ini, lanjut Edy,
menjadi upaya keras manajemen untuk memacu tim agar tetap berada di jalur
target naik kasta. “Segala pendekatan sudah kami lakukan untuk perbaikan, namun
hasil juga masih belum seperti yang kami harapkan. Tidak mungkin manajemen
membiarkan target lepas tanpa usaha yang keras. Bahkan jika harus jujur, kami
sudah mengupayakan pelayanan layaknya di Liga 2, padahal ini masih di level Liga
3,” terangnya.

Pengunduran diri Gatot Barnowo
merupakan komitmennya sendiri sejak awal. Dirinya mengaku siap dievaluasi dan
mundur jika tak bisa mengemas poin untuk Persipa. ”Ya memang saya mengundurkan
diri,” katanya.

Terlepas dari pengunduran diri
tersebut, Gatot Barnowo mengaku sangat heran dengan penampilan anak asuhnya
tersebut. Di pra kompetisi, pasukan Laskar Saridin selalu mencatatkan hasil
positif di berbagai laga uji coba. Termasuk dengan memenangi kejurprov di
Demak. Namun saat masuk kompetisi resmi performa Persipa loyo.

”Pra kompetisi bagus. Bahkan uji
coba dengan Persipura yang full tim, anak-anak bisa mengimbangi permainan.
Dengan hanya kalah 2 – 1 atas tim mutiara hitam tersebut Saat memasuki
kompetisi malah buruk. Saya kira ini ada faktor psikologi yang memengaruhi
permainan anak-anak. Seperti ada semangat juang yang drop. Motivasi kurang.
Saya kira, manajemen ada baiknya untuk evaluasi juga,” paparnya.

Seperti diketahui, di awal Liga 3
Jawa Tengah ini, Persipa tampil terseak-seok. Keok di kandang sendiri oleh
Persip Pekalongan 0 – 1. Dan tumbang oleh Persibas Banyumas 2 – 1.  (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bek Persib Federico Barba Waspada kekuatan Persijap Jepara

    Bek Persib Federico Barba Waspada kekuatan Persijap Jepara

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.273
    • 0Komentar

    BANDUNG – Persib Bandung diminta tidak terlena menghadapi laga terakhir BRI Super League 2025/2026 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5). Meski berada di ambang gelar juara ketiga secara beruntun, Persib masih membutuhkan satu poin untuk memastikan posisi puncak klasemen. Bek Persib, Federico Barba, menegaskan timnya belum ingin larut dalam […]

  • Heboh! Pasangan Kumpul Kebo di Rumah Kos Winong Pati Digrebek Warga, Hasilnya Ada Anak di Bawah Umur

    Heboh! Pasangan Kumpul Kebo di Rumah Kos Winong Pati Digrebek Warga, Hasilnya Ada Anak di Bawah Umur

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 271
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah rumah kos di Desa Winong Kecamatan Pati Kota digrebek oleh warga setempat. Hasilnya didapatkan 3 pasangan kumpul kebo yang kedapatan sedang ngamar, Kamis (8/2). Mereka kemudian diamankan oleh tim Satpol PP Pati. Kasi Penindakan Satpol PP Pati, Suyut, mengatakan bahwa warga Desa Winong RT 2 RW 7 melakukan penggerebekan pada sore hari. […]

  • Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Kru Sound Horeg di Gabus yang Tersengat Listrik di Atas Truk

    Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Kru Sound Horeg di Gabus yang Tersengat Listrik di Atas Truk

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.463
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah peristiwa naas menimpa seorang kru sound system saat kegiatan karnaval di Desa Bogotanjung, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Sabtu (11/4/2026) malam. Korban bernama Galang (20), warga Kabupaten Kediri, meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat bertugas di atas truk. Jenazah korban sempat dilarikan ke RSU Kayen untuk mendapatkan pertolongan, namun nyawanya tidak dapat […]

  • Insan Kesehatan Pati Ziarah ke Makam RAA Soewondo, Kenang Jasa Pionir Pelayanan Kesehatan

    Insan Kesehatan Pati Ziarah ke Makam RAA Soewondo, Kenang Jasa Pionir Pelayanan Kesehatan

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 275
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional, Dinas Kesehatan Kabupaten Pati bersama insan kesehatan di Pati melakukan ziarah ke makam RAA Soewondo, tokoh yang dianggap sebagai pionir dalam bidang pelayanan kesehatan di Bumi Mina Tani. Ziarah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa-jasa beliau dalam membangun layanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Pati. Aviani […]

  • Tampil di Peparprov Kontingen Pati Bidik Tiga Medali

    Tampil di Peparprov Kontingen Pati Bidik Tiga Medali

    • calendar_month Sel, 13 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 258
    • 0Komentar

    PATI– Kontingen Kabupaten Pati yang bakal berlaga di Pekan Olahraga Paralympic Provinsi (Peparprov) Jawa Tengah di Surakarta, dilepas oleh Wakil Bupati Saiful Arifin di Ruang Joyokusumo. Total ada 22 peserta yang terdiri dari 9 atlet, 4 official, 4 pelatih, dan 4 pengurus kontingen yang berangkat menuju Surakarta untuk mengikuti kejuaraan olahraga bagi para penyandang disabilitas […]

  • Lestari Moerdijat: Keragaman Pulau dan Suku Bukan Kelemahan, Tapi Kekuatan Indonesia

    Lestari Moerdijat: Keragaman Pulau dan Suku Bukan Kelemahan, Tapi Kekuatan Indonesia

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.134
    • 0Komentar

    KUDUS – Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat (yang akrab disapa Rerie), menekankan pentingnya merawat kebhinekaan sebagai modal sosial terbesar bangsa Indonesia dalam menghadapi krisis multidimensi. Pesan ini disampaikannya saat memberikan sosialisasi Empat Pilar MPR RI secara virtual kepada ratusan anggota Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK). Acara yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan DPRD Kabupaten Kudus […]

expand_less