Breaking News
light_mode

Literasi Sastra di Pati Masih Sepi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 6 Mei 2018
  • visibility 299

PATI – Dunia sastra di Kabupaten Pati mendapat sorotan.
Bagus Dwi Hananto, novelis asal Kudus ini melihat potensi dunia sastra di Pati
sebenarnya cukup baik. Namun ruang sastra di Pati hanya berfokus pada aksi-aksi
panggung saja.
Hal itu diungkapkannya saat
peluncuran sekaligus bedah buku Ikan-ikan Terbang di Aula Arpusda Kabupaten
Pati Sabtu (5/5/2018) lalu. ”Sastra di Pati bagus. Namun sebatas aksi-aksi panggung.
Untuk tulisnya masih kurang,” kata penulis novel Elegi Sendok dan Garpu ini.
Untuk itu Bagus menilai, dengan
lahirnya buku Ikan-ikan Terbang ini, geliat sastra di Bumi Mina Tani bisa lebih
meningkat. Potensi kepenulisan sastra di wilayah pantura ini menurut Bagus,
layak untuk diangkat.
”Potret tentang desa-desa, dan
sosial kemasyarakatannya tentu menarik,” kata Bagus. Seperti yang dituliskan di
buku Ikan-ikan Terbang besutan Al Mahfud penulis asal Kayen, Pati. Lanjut
Bagus, sebagian cerita dalam buku tersebut juga mengulas tentang kehidupan dan
juga kritik sosial di lingkungan si penulis.
”Ada tentang anak yang tinggal di
lingkungan desa yang kesulitan membayangkan berlibur ke pantai, karena lingkungannya
yang hanya ada sawah juga hutan belantara. Itu menarik,” terang Bagus.
Sementara itu, Sekretaris Dinas
Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Pati, Agus Maryono mengaku gairah dan
geliat dunia sastra maupun pustaka di Kabupaten Pati masih kurang.
”Namun, kedepan kami akan berupaya
menggandeng berbagai komunitas-komunitas pecinta sastra maupun pustaka untuk
bersama meramaikan geliat literasi sastra di Pati. Banyak nama-nama sastrawan
bagus di Pati seperti Najib Kertapati dan lainnya,” imbuh Agus.
Arpusda, bahkan siap menggelar
berbagai macam lomba soal tulis menulis. Tak hanya untuk anak SMA ke atas.
Bahkan untuk anak-anak usia dini. ”Kami coba akan membudayakan menulis sejak
dini. Menulis apa saja,” papar Agus.
Sementara itu, Al Mahfud penulis
buku Ikan-ikan Terbang mengaku senang atas dukungan-dukungan yang telah
diberikan. Penulis asal Kayen ini mengaku niat awal menerbitkan buku ini
sebagai pancingan berkarya untuk teman dan juga adik-adik tingkat di
komunitasnya.
”Paling tidak untuk mendorong
teman-teman supaya berani memunculkan karyanya,” kata alumnus Fakultas Tarbiyah
IAIN Kudus ini. (lil)
 
   

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemdes Bakaran Wetan Meriahkan Hari Batik dengan Pemeran Virtual

    Pemdes Bakaran Wetan Meriahkan Hari Batik dengan Pemeran Virtual

    • calendar_month Sen, 4 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Pameran batik tulis Bakaran secara virtual disiarkan langsung via YouTube. PATI – Di aula balai desa Bakaran Wetan itu sejumlah muda-mudi tampak anggun, mengenakan setelan batik tulis Bakaran. Mereka mengenakan batik motif klasik berwarna coklat gelap.  Muda-mudi itu sedang show virtual yang disiarkan secara langsung melalui YouTube, Minggu (3/10/2021). Tahun ini Pemerintah Desa Bakaran Wetan, […]

  • Sungai Silugonggo Disulap Jadi Wisata Bestari, DPRD Pati Beri Apresiasi

    Sungai Silugonggo Disulap Jadi Wisata Bestari, DPRD Pati Beri Apresiasi

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 282
    • 0Komentar

    PATI – Desa-desa di Kabupaten Pati yang memiliki potensi wisata didorong untuk semakin aktif dalam pengembangannya. Hal ini seiring dengan munculnya kreativitas warga dalam memanfaatkan potensi desa menjadi destinasi wisata yang menarik. Salah satu contohnya adalah Desa Sugiharjo, Kecamatan Pati Kota, yang berhasil menyulap bantaran Sungai Silugonggo atau Sungai Juwana menjadi tempat wisata bernama “Wisata […]

  • Tiga Dinas Dukung Kemajuan Kuliner Pati

    Tiga Dinas Dukung Kemajuan Kuliner Pati

    • calendar_month Rab, 4 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Beberapa pengunjung menyicipi aneka masakan di Plaza Pragolo PATI – Jagat kuliner Kabupaten Pati mendapat angin segar. Hal itu dapat dilihat dari dukungan yang disampaikan tiga dinas untuk paguyuban kuliner. Tiga dinas itu adalah Disporapar, Disdagprin, dan Dinas Koperasi dan UMKM. Mereka mendukung untuk Pati menjadi kota wisata kuliner.    Ketua Paguyuban Kuliner Kabupaten Pati (PKKP), […]

  • Pentingnya Generasi Muda NU Paham Aswaja Ala Nahdliyah

    Pentingnya Generasi Muda NU Paham Aswaja Ala Nahdliyah

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 526
    • 0Komentar

    DOKUMEN PRIBADI Belakangan ini, banyak kelompok Islam mengatasnamakan diri ahlussunah. Namun praktiknya yang terjadi jauh dari kehidupan waljamaah. Kelompok ini beranggapan bahwa untuk memahami ajaran agama serta mempraktikkan dalam kehidupan sehari-hari cukup dikembalikan pada Al Qur’an dan Sunnah (Hadist). Di sinilah, generasi muda NU perlu cerdas. Generasi muda NU mesti paham mengenai ajaran-ajaran yang dilestarikan […]

  • Stadion Sriwedari Solo kandang alternatif Persiku Kudus.

    Selama Bulan Ramadan Kandang Persiku Kudus Pindah ke Stadion Sriwedari Solo, Ini Alasannya

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.480
    • 0Komentar

    SOLO – Stadion Stadion Sriwedari Solo resmi ditunjuk sebagai markas sementara Persiku Kudus selama bulan Ramadan, dalam mengarungi putaran ketiga Championship Liga 2. Hal ini seperti dikutip dari akun kampiun.id, pemilihan stadion di Kota Solo tersebut dilakukan karena stadion milik Persiku Kudus belum memenuhi standar untuk menggelar pertandingan pada malam hari. Persiku Kudus bakal menjamu […]

  • Apa sih keistimewaan Muhammad? Refleksi Maulid Nabi SAW

    Apa sih keistimewaan Muhammad? Refleksi Maulid Nabi SAW

    • calendar_month Sab, 22 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Dokumen Pribadi Seperti seorang ratu dalam film Snow White (Putri Salju) yang bertanya ke cermin ajaib siapa yang paling cantik, sejarah peradaban manusia pun bertanya-tanya siapakah yang paling rupawan atau tampan. Tidak hanya kisah kanak-kanak, bahkan seorang filosof seperti Nietzsche pun menulis Thus Spoke Zarathustra yang bicara mengenai konsep ‘manusia unggul’ (Übermensch) yang lebih dari […]

expand_less