Breaking News
light_mode

Bacakan Dongeng, Jalin Kedekatan dengan Anak

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 6 Mei 2018
  • visibility 181

PATI – Istri Bupati Haryanto, Musus Indarnani
dikerubungi puluhan anak-anak kecil. Mereka antusias mendengarkan sebuah
dongeng yang dibacakan Musus pada acara Gebyar PAUD 2018 dan pencanangan
gerakan bacakan buku nasional di Alun-alun Simpang 5 pagi kemarin.
Puluhan anak-anak yang masih duduk
di bangku PAUD ini, nampak mendengarkan dengan seksama sebuah dongeng berjudul
“Kue Keberuntungan”. Dongeng tersebut kata Musus, mempunyai pesan yang
mendalam.
”Anak hendaknya patuh dan taat
kepada orang tua, karena mereka sudah merawat dan mendidik sedari kecil. Serta
pesan untuk bersyukur kepada Tuhan,” kata Musus.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Kabupaten Pati, Suwarno menuturkan, gerakan nasional membacakan buku
kepada anak ini memang penting. Khususnya anak yang masih di usia dini.
”Kegiatan membacakan buku ini amat penting. Tentunya untuk menyambungkan hubungan
emosional orang tua kepada anak supaya makin erat,” papar Suwarno.
Gerakan ini, lanjut Suwarno menjadi
gerakan serentak yang dihelat di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan karena
faktor kurangnya perhatian orang tua kepada anak dalam hal pendidikan. ”Di
zaman modern ini, tentu juga dipicu oleh faktor kesibukan orang tua dalam
aktivitas bekerja. Ini harus seimbang,” imbuhnya.
Sementara itu, senada dengan
Suwarno, Bupati Haryanto menuturkan, kegiatan membacakan buku kepada anak
memang perlu diperhatikan oleh orang tua. ”Ini dilakukan supaya orang tua punya
peran juga dalam mendidik anaknya,” kata Bupati Haryanto.
Menurut orang nomor satu di
Kabupaten Pati ini, dengan berperan serta mendidik anaknya melalui kegiatan
membacakan buku ini, orang tua punya pijakan dalam mendidik anaknya.
Acara Gebyar PAUD ini berlangsung
cukup meriah. Berbagai hiburan ditampilkan seperti tari-tarian, dan juga
berbagai lomba turut dipertandingkan. Seperti lomba geguritan, dan juga lomba
gerak kreatif anak.
Tak kurang, sekitar 330 peserta
dari 21 kecamatan di Kabupaten Pati turut memeriahkan kegiatan yang berlangsung
hingga sore kemarin. (hus)
    

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Tingkatkan Pendapatan Sektor Pajak Daerah

    DPRD Pati Dorong Pemkab Tingkatkan Pendapatan Sektor Pajak Daerah

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 199
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Hardi, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Sementara, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk mengoptimalkan sektor pajak daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Hardi, potensi pajak daerah yang belum sepenuhnya tergali dapat menjadi sumber pendapatan yang signifikan. “Saya mendorong Pemkab untuk mengoptimalkan sektor pajak daerah,” tegasnya. “Pajak […]

  • DPRD Pati Dukung Penuh Program TPS 3R di Pasar-Pasar Tradisional

    DPRD Pati Dukung Penuh Program TPS 3R di Pasar-Pasar Tradisional

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 183
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah, khususnya di lingkungan pasar. Hal ini bertujuan agar sampah tidak hanya berakhir menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, menekankan pentingnya pemilahan sampah sebelum dibuang. “Perlu pengelolaan masalah sampah ini. Harus dipilah-pilah […]

  • Anggota DPRD Pati Muntamah Ungkap Keunggulan Pendidikan Pesantren

    Anggota DPRD Pati Muntamah Ungkap Keunggulan Pendidikan Pesantren

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 188
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, menekankan pentingnya peran pondok pesantren dalam mencetak generasi muda berakhlak mulia dan berwawasan religius. Ia menilai kualitas pendidikan di pesantren tak kalah dengan pendidikan umum. “Pondok pesantren di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) kini telah berkembang pesat, tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga di bidang IT, olahraga, […]

  • DPRD Pati Dukung Penuh Pembangunan Daerah dalam RKPD 2026 dan RPJMD 2025-2029

    DPRD Pati Dukung Penuh Pembangunan Daerah dalam RKPD 2026 dan RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 158
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pati, Hardi, menyatakan komitmen penuh lembaga legislatif dalam mendukung program pembangunan daerah. Hal ini disampaikan terkait pokok-pokok pikiran yang akan menjadi prioritas dalam rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029. Beberapa sektor pembangunan yang menjadi fokus antara lain: […]

  • Literasi Sastra di Pati Masih Sepi

    Literasi Sastra di Pati Masih Sepi

    • calendar_month Ming, 6 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 158
    • 0Komentar

    PATI – Dunia sastra di Kabupaten Pati mendapat sorotan. Bagus Dwi Hananto, novelis asal Kudus ini melihat potensi dunia sastra di Pati sebenarnya cukup baik. Namun ruang sastra di Pati hanya berfokus pada aksi-aksi panggung saja. Hal itu diungkapkannya saat peluncuran sekaligus bedah buku Ikan-ikan Terbang di Aula Arpusda Kabupaten Pati Sabtu (5/5/2018) lalu. ”Sastra […]

  • Petani Lesu, Cabai Merah Cuma 5 Ribu

    Petani Lesu, Cabai Merah Cuma 5 Ribu

    • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 188
    • 0Komentar

      Salah seorang petani cabai dari Desa Sidoarjo Kecamatan Wedarijaksa, Pati. PATI – Harga cabai anjlok di tingkat petani. Dari yang pernah 30 ribu perkilogram menjadi 5 ribu. Hal ini seperti yang dialami petani cabai di Desa Sidoarjo Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati. Salah seorang petabi cabai, Wario mengatakan, petani merugi pada masa panen kali ini. […]

expand_less