Breaking News
light_mode

Legenda Kayu Naga Muria dalam Pentas Seni Tutur

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 3 Feb 2021
  • visibility 266

Suasana pementasan seni tutur Legenda Kayu Muria


Sebuah
panggung berdiri. Bentuknya menyerupai masjid. Lengkap dengan menara dan
kubahnya. Di kubah tertera logo NU. Di bawahnya bertuliskan Seni Tutut
Tsummakala. Pentas dibuka dengan dalang yang mengucapkan salam untuk seluruh
makhluk Allah di muka bumi.  

KUDUS
– Kolaborasi apik dilakukan tim Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW) dengan Lesbumi
Kudus. Senin (1/1/2021) malam sebuah pentas seni tutur digelar dengan cerita Kayu
Naga Muria.

Pentas
dilakukan secara virtual dalam siaran youtube. Acara yang termasuk langka ini digelar untuk
menyemarakkan hari lahir ke-95 Nahdlatul Ulama.

Ketua
KBPW Muchammad Zaini mengatakan, seni tutur ini menggunakan media wayang
sebagai pengantar dongengnya. Hanya saja, musik dan gendingnya menggunakan
aliran kontemporer yang dipadukan dengan salawat.

“Melalui
seni tutur ini kami ingin agar masyarakat, khususnya generasi muda semakin
familiar dengan cerita rakyat dan salawat,” ujarnya.

Zaini
menamai program seni tuturnya dengan sebutan “Tsummakala”. Pada
kesempatan tersebut, ia menceritakan bahwa Kayu Naga Muria adalah mitos
masyarakat Muria tentang Pohon Pakis Haji.

“Pohon
itu dipercaya bisa menjadi pengusir hama tikus dan dikenalkan pertama kali oleh
Sunan Muria,” ujar Wakil Ketua Lesbumi NU Kudus ini.

Cerita-cerita
folklore seperti ini, imbuh Zaini, penting sekali dikenalkan kepada publik
sebagai khazanah yang menarik bagi pemajuan kebudayaan lokal. Utamanya bagi
kaum Nahdliyin yang gerakan dakwahnya mengarus pada kultur masyarakat pada
umumnya.

“Banyak
sekali bahan folklor yang bisa digarap oleh seniman Nahdliyin untuk digaungkan
kembali ke kencah global,” sebutnya. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laskar Lereng Muria Bersama Relawan dan Forkopimcam Undaan Hijaukan Bukit Sendoyo dengan 200 Bibit Pohon

    Laskar Lereng Muria Bersama Relawan dan Forkopimcam Undaan Hijaukan Bukit Sendoyo dengan 200 Bibit Pohon

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.328
    • 0Komentar

    KUDUS – Semangat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, aparat keamanan, dan swasta terlihat dalam kegiatan penghijauan di Bukit Sendoyo, Pegunungan Kendeng, Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Selasa (17/2/2026). Kegiatan ini diinisiasi Laskar Lereng Muria bersama Relawan Kencana Undaan dengan melibatkan Camat Undaan, TNI, dan Polri. Sebanyak 200 bibit pohon buah ditanam, terdiri dari sukun, alpukat, pete, jambu, […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati : 12 Poin Sudah Dibahas dengan Keterangan Lengkap

    Pansus Hak Angket DPRD Pati : 12 Poin Sudah Dibahas dengan Keterangan Lengkap

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 347
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan bahwa pihaknya telah membahas 12 poin penting terkait isu yang sedang diselidiki. Ia juga mengklaim bahwa keterangan yang diperoleh dari berbagai pihak, termasuk Bupati Pati, sudah lengkap. “Saya yakin keterangan-keterangan dari yang kita undang sudah lengkap, tetapi sudah juga dikonfirmasi ke Pak Bupati,” […]

  • Sudewo Optimis Persipa Pati Akan Kembali Berjaya dengan Sinergi yang Kuat

    Sudewo Optimis Persipa Pati Akan Kembali Berjaya dengan Sinergi yang Kuat

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 277
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, baru saja menerima kunjungan dari manajemen Persipa Pati di Kantor Bupati, Kamis (16/10/2025). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terhadap kebangkitan klub sepak bola kebanggaan masyarakat Pati. Sudewo menyampaikan komitmennya untuk membawa Persipa Pati naik kelas. “Kami bertekad untuk Persipa Kabupaten […]

  • DPRD Pati Awasi Ketat Proyek Infrastruktur: Kualitas Harus Sesuai Standar dan Tepat Waktu

    DPRD Pati Awasi Ketat Proyek Infrastruktur: Kualitas Harus Sesuai Standar dan Tepat Waktu

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.148
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Karmijan, menegaskan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah memegang peran sangat vital dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah. Hal ini dijalankan melalui tiga fungsi utama yakni penganggaran, pengawasan, dan pembentukan peraturan daerah. Menurut Karmijan, ketiga fungsi tersebut menjadi landasan utama bagi DPRD untuk menjamin setiap program pembangunan […]

  • Dewan Pati Dorong Kerja Sama Pemerintah dan Masyarakat untuk Pariwisata

    Dewan Pati Dorong Kerja Sama Pemerintah dan Masyarakat untuk Pariwisata

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 262
    • 0Komentar

    PATI – Politisi Partai Gerindra, Hardi, mendesak Pemerintah Kabupaten Pati untuk meningkatkan infrastruktur pendukung di sektor pariwisata. Menurutnya, akses jalan menuju destinasi wisata dan fasilitas umum perlu mendapatkan perhatian serius. “Kualitas layanan dan kenyamanan pengunjung harus menjadi prioritas agar wisatawan betah dan berpotensi kembali ke Pati,” tegas Hardi. Permintaan ini muncul setelah terungkapnya kondisi sejumlah […]

  • Di Bawah “Kanopi Persaudaraan”, Gereja dan Masjid di Winong Pati Gelar Sarasehan Paseduluran

    Di Bawah “Kanopi Persaudaraan”, Gereja dan Masjid di Winong Pati Gelar Sarasehan Paseduluran

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.440
    • 0Komentar

    PATI – Di Jalan Kolonel Sunandar Gang 6, Desa Winong, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, dua bangunan tempat ibadah — Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Winong dan Masjid Al-Muqorrobin — berdiri tegak saling berhadapan. Bukan sekadar bertetangga, sebuah kanopi permanen selebar kurang lebih lima meter membentang di atas jalan, menghubungkan atap keduanya seolah menjadi simbol tangan […]

expand_less