Breaking News
light_mode

KSH Sukses GelarTeknik Operasi Katarak Fakoemulsifikasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 2 Apr 2018
  • visibility 324

Lingkar Muria, PATI – Rumah
Sakit Keluarga Sehat (KSH) terus melakukan inovasi pelayanan kepada pasiennya.
Seperti dalam penanganan pasien katarak. Kini RS KSH telah menerapkan teknik
operasi katarak yang paing mutakhir, yaitu Teknik Fakoemulsifikasi.
Baru-baru ini sebanyak delapan pasein berhasil dilakukan operasi katarak
menggunakan Metode Fakoemulsifikasi.
Direktur RS KSH, Kelvin Kurniawan menuturkan, teknik canggih tersebut
sering dikenal dengan operasi katarak laser. Hasil operasinya lebih baik
dibanding metode operasi lainnya.
”Tiga hari pasca operasi, tajam penglihatan pasien menjadi jauh lebih baik
dibanding sebelum operasi. Hal itu karena lensa yang digunakan untuk operasi
katarak sudah diukur dengan pasti sesuai kebutuhan pasien,” papar Kelvin.
Lanjut Kelvin, Klinik KSH juga sudah memiliki USG mata, yang juga telah
dilengkapi dengan biometri untuk mengukur panjang sumbu bola mata. Dengan
seperti itu, sebelum menjalani operasi katarak, pasien diukur terlebih dahulu
kelengkungan korneanya. Sehingga ukuran lensa yag akan digunakan sesuai
kebutuhan pasien.
”Teknologi dari Metode Fakoemulsifikasi menggunaan energi ultrasound, yang
berguna untuk memecah lensa yang telah keruh menjadi bagian-bagian yang kecil
dan luna. Lensa yang telah lunak tersebut kemudian diaspirasi (Red, disedot)
dengan menggunaka alat pacho. Penderita
katarak tak perlu khawatir. Karena dengan teknik yang canggih  ini operasi katarak bisa lebih mudah. Hanya
menimbulkan sayatan yang sangat kecil pada mata, sehingga proses penyembuhannya
menjadi lebih cepat, resiko infeksi sangat minimal, serta tak membutuhkan
jahitan untuk menutup luka,” imbuh Kelvin.
Sementara itu, RS KSH selau berkomitmen dalam memberikan layanan pada
pasiennya. Semua pasien BPJS dapat menjalani operasi katarak dengan teknologi
canggih ini. Selain itu, pasien operasi katarak dengan metode Fakoemulsifikasi
dapat menjalani One Day Care Surgery, atau pelayanan bedah sehari.
Pasien hanya memerlukan pengawasan sesaat setelah operasi, dan diperbolehkan pulang setelah kondisi pasien stabil dan tanpa komplikasi. “Pasien operasi dalam kondisi sadar, hanya diberikan bius local pada mata yang akan dioperasi, proses
operasi
kurang lebih 30 menit dan pasien dapat diperbolehkan pulang sesaat setelah operasi selesai,” ungkap dokter spesialis mata RS Keluarga Sehat, Hapsari. (has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantuan Ekonomi Produktif Baznas Pati untuk Warga Kurang Mampu

    Bantuan Ekonomi Produktif Baznas Pati untuk Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Kam, 31 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto memberikan bantuan ekonomi produktif PATI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pati, memberikan bantuan ekonomi produktif bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Margorejo, bersama Bupati Pati Haryanto Kamis (31/1/2019) di Masjid Al Falah Kecamatan Margorejo Pati. Imam Zarkasi Ketua Baznas mengatakan, program pemberdayaan ekonomi produktif bagi masyarakat merupakan program terbaru dari Baznas Pati. […]

  • Suasana bedah buku kumpulan cerpen Antawacana di SUnyi Kurusetra karya Achiar M Permana.

    Kritik Kang Putu untuk Kumcer Antawacana di Sunyi Kurusetra

    • calendar_month Sab, 30 Sep 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 460
    • 0Komentar

    Bedah buku kumpulan cerpen Antawacana di Sunyi Kurusetra karya Achiar M Permana. Kang Putu sebagai pembedah mengkritik masih terlalu monoton cerita yang disajikan.

  • Manfaat Jahe untuk Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

    Manfaat Jahe untuk Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

    • calendar_month Kam, 2 Jan 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 282
    • 0Komentar

      KULINER – Bulan Januari biasanya ditandai dengan hujan yang terus mengguyur berbagai wilayah di Indonesia. Dalam kondisi ini, tubuh lebih rentan terhadap penyakit seperti flu. Oleh karena itu, diperlukan suplemen alami untuk memperkuat daya tahan tubuh, salah satunya adalah jahe. Jahe telah lama dikenal sebagai tanaman herbal dengan berbagai manfaat kesehatan, terutama di musim […]

  • Ekspresikan Kelembutan Hati Dengan Menari

    Ekspresikan Kelembutan Hati Dengan Menari

    • calendar_month Sen, 27 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Almayda Fyandani Gadis kelahiran Pati 22 Oktober 2000 ini mengatakan, menari bukan hanya sebuah budaya dan kesenian belaka. Almayda menganggap, tari adalah sebuah penggambaran karakter seseorang. Menari baginya, dapat memunculkan ekspresi kelembutan hati. Kelembutan hati ini sangat cocok dengan karakter seorang perempuan. Terlebih dalam tarian Jawa yang punya gerakan halus yang sangat memikat. Almayda mulai […]

  • Anggota DPRD Pati Pertanyakan Efektivitas Kopdes Merah Putih dalam Mendukung Ketahanan Pangan

    Anggota DPRD Pati Pertanyakan Efektivitas Kopdes Merah Putih dalam Mendukung Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 351
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi B DPRD Pati, Warsiti, mempertanyakan efektivitas Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dalam menopang ketahanan pangan di Kabupaten Pati. Ia mengungkapkan keraguan masyarakat terkait kemampuan Kopdes Merah Putih dalam memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kemandirian pangan di tingkat desa. “Apakah Koperasi Merah Putih bisa menopang ketahanan pangan? Ini pertanyaan yang sering muncul […]

  • Legenda Kayu Naga Muria dalam Pentas Seni Tutur

    Legenda Kayu Naga Muria dalam Pentas Seni Tutur

    • calendar_month Rab, 3 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Suasana pementasan seni tutur Legenda Kayu Muria Sebuah panggung berdiri. Bentuknya menyerupai masjid. Lengkap dengan menara dan kubahnya. Di kubah tertera logo NU. Di bawahnya bertuliskan Seni Tutut Tsummakala. Pentas dibuka dengan dalang yang mengucapkan salam untuk seluruh makhluk Allah di muka bumi.   KUDUS – Kolaborasi apik dilakukan tim Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW) […]

expand_less