Breaking News
light_mode

KSH Sukses GelarTeknik Operasi Katarak Fakoemulsifikasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 2 Apr 2018
  • visibility 215

Lingkar Muria, PATI – Rumah
Sakit Keluarga Sehat (KSH) terus melakukan inovasi pelayanan kepada pasiennya.
Seperti dalam penanganan pasien katarak. Kini RS KSH telah menerapkan teknik
operasi katarak yang paing mutakhir, yaitu Teknik Fakoemulsifikasi.
Baru-baru ini sebanyak delapan pasein berhasil dilakukan operasi katarak
menggunakan Metode Fakoemulsifikasi.
Direktur RS KSH, Kelvin Kurniawan menuturkan, teknik canggih tersebut
sering dikenal dengan operasi katarak laser. Hasil operasinya lebih baik
dibanding metode operasi lainnya.
”Tiga hari pasca operasi, tajam penglihatan pasien menjadi jauh lebih baik
dibanding sebelum operasi. Hal itu karena lensa yang digunakan untuk operasi
katarak sudah diukur dengan pasti sesuai kebutuhan pasien,” papar Kelvin.
Lanjut Kelvin, Klinik KSH juga sudah memiliki USG mata, yang juga telah
dilengkapi dengan biometri untuk mengukur panjang sumbu bola mata. Dengan
seperti itu, sebelum menjalani operasi katarak, pasien diukur terlebih dahulu
kelengkungan korneanya. Sehingga ukuran lensa yag akan digunakan sesuai
kebutuhan pasien.
”Teknologi dari Metode Fakoemulsifikasi menggunaan energi ultrasound, yang
berguna untuk memecah lensa yang telah keruh menjadi bagian-bagian yang kecil
dan luna. Lensa yang telah lunak tersebut kemudian diaspirasi (Red, disedot)
dengan menggunaka alat pacho. Penderita
katarak tak perlu khawatir. Karena dengan teknik yang canggih  ini operasi katarak bisa lebih mudah. Hanya
menimbulkan sayatan yang sangat kecil pada mata, sehingga proses penyembuhannya
menjadi lebih cepat, resiko infeksi sangat minimal, serta tak membutuhkan
jahitan untuk menutup luka,” imbuh Kelvin.
Sementara itu, RS KSH selau berkomitmen dalam memberikan layanan pada
pasiennya. Semua pasien BPJS dapat menjalani operasi katarak dengan teknologi
canggih ini. Selain itu, pasien operasi katarak dengan metode Fakoemulsifikasi
dapat menjalani One Day Care Surgery, atau pelayanan bedah sehari.
Pasien hanya memerlukan pengawasan sesaat setelah operasi, dan diperbolehkan pulang setelah kondisi pasien stabil dan tanpa komplikasi. “Pasien operasi dalam kondisi sadar, hanya diberikan bius local pada mata yang akan dioperasi, proses
operasi
kurang lebih 30 menit dan pasien dapat diperbolehkan pulang sesaat setelah operasi selesai,” ungkap dokter spesialis mata RS Keluarga Sehat, Hapsari. (has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Mus Bicara Pendidikan

    Gus Mus Bicara Pendidikan

    • calendar_month Ming, 21 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 284
    • 0Komentar

      ISTIMEWA : GUS MUS Namanya KH Ahmad Mustofa Bisri, orang akrab menyebutnya Gus Mus. Kiai yang juga budayawan ini tak sepakat dengan konsep pendidikan nasional, Ia menyebut pendidikan nasional yang merupakan warisan kolonial Belanda masih sebatas pengajaran, belum melaksanakan pendidikan. Menurutnya, mendidik atau melakukan pendidikan, masih terbatas dilakukan atau setidaknya dijumpai di Raudlatul Athfal […]

  • Bupati Haryanto Jajal Truk Tangki Air Baru

    Bupati Haryanto Jajal Truk Tangki Air Baru

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 231
    • 0Komentar

      PATI – PMI Kabupaten Pati menerima bantuan satu unit truk tangki air. Bantuan ini merupakan CSR dari Bank Jateng Cabang Pati. Bupati Haryanto yang menerima bantuan itu langsung menjajal performa truk tersebut. Bupati tak canggung mengemudikannya. “Iso nyetir truk aku. Dikiro ora iso (Saya bisa mengemudikan truk. Dikira tidak bisa),” kata Bupati Haryanto, santai […]

  • Kontingen Dari Sekolahan Ramaikan Karnaval Budaya Ngembalrejo

    Kontingen Dari Sekolahan Ramaikan Karnaval Budaya Ngembalrejo

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Kemeriahan Kirab Budaya LAILA/LINGKAR MURIA Lingkar Muria, KUDUS – Karnaval budaya kembali digelar Pemerintah Desa Ngembalrejo, dengan mengambil start dari lapangan belakang balai desa (29/8/2017) lalu. Sekitar seribu peserta turut andil dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72 Republik Indonesia ini. Hampir semua elemen masyarakat terlibat dalam karnaval, mulai dari warga hingga lembaga pendidikan di […]

  • Komisi D DPRD Pati Akan Investigasi Dugaan Keracunan MBG di Pati Kota

    Komisi D DPRD Pati Akan Investigasi Dugaan Keracunan MBG di Pati Kota

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 192
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati akan melakukan investigasi terkait dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Pati Kota. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan akan mengajak anggota Komisi D, Ketua DPRD Pati, dan media untuk meninjau langsung dapur penyedia MBG tersebut. “Kalau di Pati kota ada, nanti saya akan mengajak […]

  • Melihat Perbukitan Hijau di Camp Ground Tutupan, Desa Bageng

    Melihat Perbukitan Hijau di Camp Ground Tutupan, Desa Bageng

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Suasana di Camp Ground Tutupan Desa Bageng, Gembong, Pati PATI – Kawasan Pegunungan Muria menambah pilihan wisata berkemah. Di penghujung 2019 lalu, Pemerintah Desa Bageng Kecamatan Gembong meresmikan Camp Ground Tutupan. Lokasinya berada pada ketinggian 800 Mdpl. Udara sejuk menyambut para pengunjung yang datang. Serta pemandangan bukit-bukit dengan rimbun pepohonan yang menyegarkan mata. Tempat ini […]

  • DPRD Pati Belajar Pengelolaan Sampah di Cirebon, Bidik Pupuk Organik sebagai Solusi

    DPRD Pati Belajar Pengelolaan Sampah di Cirebon, Bidik Pupuk Organik sebagai Solusi

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 199
    • 0Komentar

    PATI – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Cirebon, Jawa Barat, Rabu (23/4/2025), untuk mempelajari pengelolaan sampah. Kunker ini difokuskan pada pengolahan sampah menjadi pupuk organik, sebuah metode yang dinilai potensial untuk mengatasi masalah sampah di Kabupaten Pati. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi, menjelaskan tujuan […]

expand_less