Breaking News
light_mode

Refleksi Indonesia yang Ini

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 2 Apr 2018
  • visibility 146

Habib Anis Sholeh Ba’asyin membuka Suluk Maleman
Sabtu (18/3/2018) malam lalu dengan sebuah pertanyaan soal pemahaman tema ngaji
budaya malam itu. Tiga jamaah dipersilahkannya berbicara sesuai pandangan
masing-masing soal tema “Bukan Indonesia yang Ini” beserta ilustrasi gambar jangkrik
yang berhadap-hadapan.
Beberapa yang mengemukakan,
menganggap potret Indonesia sekarang atau Indonesia yang ini tak sesuai yang
dicita-citakan pendiri. Harapan-harapan yang disemai para pendiri, para
pendahulu sangat berbeda dengan Indonesia yang ini.
”Gambar jangkrik yang
berhadap-hadapan itu adalah adu jangkrik. Kenyataan sekarang yang terjadi pada
bangsa ini,” kata pengasuh ngaji budaya Suluk Maleman Anis Sholeh Ba’asyin.
Oleh karena itu, Anis melanjutkan,
hari ini mestinya kita semua benar-benar cerdas. Cerdas dalam memilah-milah
informasi. ”Sebab debu dajjali atau hoaks, sudah menyebar kemana-mana begitu
derasnya,” imbuh Anis.
Hal yang sama juga dituturkan KH.
Agus Sunyoto, pria yang melahirkan karya monumental Atlas Walisongo ini
menyebutkan, di sosial media, bangsa Indonesia begitu mudahnya di adu domba.
”Mestinya kita harus cermat betul dalam menanggapi sesuatu,” kata pria yang
aktif di PP Lesbumi ini.
Bangsa Indonesia, kata Agus, itu
kaya raya, namun saat ini begitu miskin. Karena mudah diadu domba. Seperti
mengadu cangkrik. ”China itu sekarang menjadi negara adidaya, kuncinya hanya
satu. Pemimpin mereka mampu mempersatukan elemen bangsa Cina,” jelas Agus.
Menilik sejarah lampau, para
pendiri sebenarnya telah menanamkan persatuan bangsa. Negeri sepenggal surga
ini merdeka atas nama persatuan bangsa. ”Indonesia itu kaya raya. Di dalam
perut buminya tersimpan minyak, intan, emas, uranium yang berlimpah. Di atas
bumimnya ada rempah-rempah yang juga melimpah. Maka perlu persatuan bangsa,
supaya tidak terjadi Indonesia yang ini,” jelas pria yang juga pernah menjadi
wartawan di sebuah surat kabar terbitan Jawa Timur itu. (lil) 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Promosikan Potensi Pati, Mahasiswa Ipmafa Ciptakan Maket Wisata Alam

    Promosikan Potensi Pati, Mahasiswa Ipmafa Ciptakan Maket Wisata Alam

    • calendar_month Sab, 26 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Salah satu karya maket wisata alam PATI – Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Pesantren mathaliul Falah (Ipmafa) Pati berlomba membuat maket wisata-wisata yang ada di Pati dan daerah sekitarnya. Melalui maket wisata itu, anak-anak muda ini mencoba ikut mempromosikan potensi yang ada di Bumi Mina Tani ini. Terhitung ada lima maket miniatur kawasan obyek […]

  • Berbagi Kebahagiaan Hari Pers Nasional, Wartawan Pati Santuni Anak Yatim

    Berbagi Kebahagiaan Hari Pers Nasional, Wartawan Pati Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 130
    • 0Komentar

    PATI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pati merayakan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 dengan cara yang istimewa. Senin (10/2/2025), mereka menggelar acara santunan anak yatim di Panggung Suara Pati. Sekitar 10 anak yatim piatu tampak gembira menerima santunan uang tunai yang diberikan langsung oleh Ketua PWI Pati, Noor Effendy. Acara tersebut dihadiri oleh pejabat […]

  • Pandemi dan Alarm Kemanusiaan dari Tuhan Yang Maha Kuasa

    Pandemi dan Alarm Kemanusiaan dari Tuhan Yang Maha Kuasa

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 187
    • 0Komentar

      Gus Mus mengingatkan tentang hikmah di balik pandemi yang melanda negeri ini. Sudah seharusnya saat ini umat muslim justru berterimakasih atas kondisi yang tengah terjadi. Ini menjadi bentuk teguran dari Allah. Kita harus berterimakasih karena Allah masih ngeman, kita masih ditegur. Salah satu caranya ingatlah jika kita semua ini masih bersaudara.  PATI – KH. […]

  • Jampisawan Gelar Bersih-Bersih Sungai Juwana, Tingkatkan Kesadaran Lingkungan

    Jampisawan Gelar Bersih-Bersih Sungai Juwana, Tingkatkan Kesadaran Lingkungan

    • calendar_month Jum, 26 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 186
    • 0Komentar

    PATI – Aksi bersih-bersih Sungai Juwana dilakukan oleh beberapa pegiat lingkungan. Hal ini dilakukan karena masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai. Aksi bersih-bersih diikutu puluhan peserta, mulai dari anak sekolah, aktivitas lingkungan hingga pihak pemerintahan. Di Sungai Juwana yang juga dikenal dengan Silugonggo ini masih kerap menjadi tempat membuang sampah bagi […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai

    Siswa MA Salafiyah Kajen Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 194
    • 0Komentar

    PATI – Menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini, siswa MA Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, berkolaborasi dengan TNI, PT Misaja Mitra, dan Dinas Kehutanan, berhasil menanam 2.000 bibit mangrove di pesisir Pantai Desa Pangkalan, Kecamatan Margoyoso, Rabu (14/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema “Hidup Berkelanjutan”. “Penanaman mangrove ini sangat penting […]

  • 80 Titik Jalan Rusak di Kabupaten Pati Akan Dibenahi Tahun 2026, 15 Diantaranya Jadi Prioritas Utama

    80 Titik Jalan Rusak di Kabupaten Pati Akan Dibenahi Tahun 2026, 15 Diantaranya Jadi Prioritas Utama

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.179
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 80 titik jalan rusak di Kabupaten Pati akan mendapatkan perbaikan pada tahun anggaran 2026 mendatang. Pekerjaan ini akan ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Bidang Bina Marga. Sebanyak 15 titik di antara total jalan yang akan diperbaiki ditetapkan sebagai prioritas utama. Hal ini dikarenakan jalan-jalan tersebut merupakan akses vital […]

expand_less