Breaking News
light_mode

Kostum Garuda Jepara Raih The Best di Malang Culture Carnival

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 14 Mei 2019
  • visibility 208




JEPARA – Bayu
Supriyono, lelaki asal Jepara yang juga seniman kondang berhasil menjuarai
kontes kostum etnik dalam gelaran Malang Culture Carnival akhir pekan lalu.
Gelaran busana carnival tersebut merupakan even nasional yang memang menjadi
sarana untuk memunculkan seniman-seniman kostum etnik.

Dalam
gelaran tersebut, Bayu dengan Luna Art Carnival-nya mengikutsertakan lima
busana carnival bertemakan nusantara. Kostum tersebut, kostum Dewa Ruci, Dewi
Sri, garuda, naga emas dan Papua.

Bayu
menjelaskan, ada tiga kategori yang dilombakan. Mulai dari festival kostum
karakter, festival busana mantenan, serta festival fashion show. Dia sendiri
ambil bagian di festival kostum karakter.

Salah
satu kostumnya, kostum Garuda meraih penghargaan the best costum. Busana
carnival itu, diperagakan oleh talent Sanggar Dua Sisi M Rifan Jawahirul
mahasiswa dari Unnes Semarang. ”Secara umum semua kostum kami mendapatkan
apresiasi dari para juri,” urainya.

Bayu
mengatakan, kostum garuda buatannya itu memiliki berat hingga 8 kilogram.
Sebelumnya kostum tersebut sudah ada, namun khusus untuk lomba di Malang
Culture Carnival dia merombak semuanya. Mulai dari warna secara keseluruhan
hingga bagian sayapnya.

Disinggung
mengenai keunikan busana itu, Bayu menjelaskan, cukup ringan dari bagian sayap
dan mahkotanya. ”Setiap talent yang mengenakan sayap itu bilang terasa ringan.
Padahal inti berat kostum itu di bagian sayap. Itu lah keunikan dari kostum
garuda nusantara ini,” tuturnya.

Sementara
itu, mengenai perolehan penghargaan the best costum, Bayu mengaku bangga bisa
mendapatkan yang terbaik dan membawa nama carnival Jepara di ajang nasional.
”Tak pernah bermimimpi mendapatkan penghargaan ini. Dengan modal nekad, tak ada
dana sponsor dari manapun,” ungkapnya.

Bayu
menambahkan, pihaknya bangga bisa memperkenalkan nama Jepara di Malang. Sebab,
pada kenyataannya jarang sekali mereka tahu bahwa Jepara punya potensi carnival
yang besar. ”Terima kasih untuk semua pihak yang sudah bergabung di Luna Art
Carnival,” imbuhnya. (fmh)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecelakaan Kapal di Perairan Banyutowo, Satpolairud Polresta Pati Lakukan Pencarian Korban

    Kecelakaan Kapal di Perairan Banyutowo, Satpolairud Polresta Pati Lakukan Pencarian Korban

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 143
    • 0Komentar

      PATI – Satpolairud Polresta Pati tengah menangani kecelakaan laut yang terjadi di perairan Banyutowo, sekitar 800 meter dari alur Sungai Alas Dowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Kamis siang (27/3/2025). Insiden tersebut melibatkan dua kapal nelayan tradisional, yakni KM Mas Biru GT 3 dan Kapal Garut Bukur. Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol […]

  • Sembilan Kali Bumi Kartini Raih Opini WTP

    Sembilan Kali Bumi Kartini Raih Opini WTP

    • calendar_month Ming, 2 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualiaan (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Tengah. Penghargaan ini diterima Plt Bupati Dian Kristiandi, Selasa (28/5/2019), di Kantor BPK RI Jateng. Penghargaan itu sekaligus menandai kali kesembilan Kota Ukir dianugerahi WTP. Bersama Ketua DPRD Jepara Junarso, Sekda Jepara Edy Sujatmiko, […]

  • Kades Tlogomojo-Batangan Bantah Tuduhan Penyelewengan Pembangunan Embung

    Kades Tlogomojo-Batangan Bantah Tuduhan Penyelewengan Pembangunan Embung

    • calendar_month Kam, 14 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Kepala Desa Tlogomojo menunjukkan data-data tentang pembangunan embung desa  Lingkar Muria, PATI – Kepala Desa Tologomojo Sunoto membantah tuduhan atas dugaan penyelewengan pembangunan embung desa, yang telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Pati. Soal tanah kerukan yang diduga dijual, Sunoto mengaku hasil penjualan itu untuk operasional pembangunan embung. ”Tanah hasil kerukan memang dijual. Akan tetapi hasil […]

  • Protes Biaya Wisata Rp1,8 Juta, Komisi D DPRD Pati Panggil Kepala Sekolah dan Komite SMPN 1 Tayu

    Protes Biaya Wisata Rp1,8 Juta, Komisi D DPRD Pati Panggil Kepala Sekolah dan Komite SMPN 1 Tayu

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.365
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menindaklanjuti keluhan orang tua siswa terkait rencana kegiatan wisata di SMP Negeri 1 Tayu yang dinilai memberatkan. Pihak sekolah dan perwakilan Komite dipanggil untuk mengikuti audiensi di Ruang Komisi D, Kamis (16/4/2026). Kasus ini bermula dari keberatan wali murid atas rencana perjalanan wisata ke […]

  • Hebat, SMAN 2 Pati Juarai Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional 2018

    Hebat, SMAN 2 Pati Juarai Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional 2018

    • calendar_month Sab, 3 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Anggota tim musikalisasi puisi SMAN 2 Pati usai menjuarai lomba tingkat nasional Prestasi membanggakan datang lagi dari Kota Nasi Gandul. Masih dari pelajar SMA, kali ini giliran SMAN 2 Pati yang membikin harum nama kota pinggiran ini, melalui prestasinya di lomba musikalilasai puisi tingkat nasional 2018, yang diselenggarakan balai bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.  Di […]

  • Ingin Hijrah Puluhan Orang Hapus Tato di Masjid Djauharotul Imamah Pati

    Ingin Hijrah Puluhan Orang Hapus Tato di Masjid Djauharotul Imamah Pati

    • calendar_month Ming, 9 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 190
    • 0Komentar

      Dengan menghapus tato, orang-orang ini seakan keluar dari masa jahiliah menuju hijrah kembali ke jalan Allah menjadi pribadi yang lebih baik. PATI – Puluhan orang memenuhi Masjid Djauharotul Imamah, Kaborongan, Kelurahan Pati Lor, Kecamatan Pati, Sabtu (8/1/2022). Mereka ingin menghapus tatonya. Kebetulan hari itu sedang dilangsungkan kegiatan hapus tato gratis. Kegiatan kolaborasi sejumlah organisasi […]

expand_less