Breaking News
light_mode

Kostum Garuda Jepara Raih The Best di Malang Culture Carnival

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 14 Mei 2019
  • visibility 245




JEPARA – Bayu
Supriyono, lelaki asal Jepara yang juga seniman kondang berhasil menjuarai
kontes kostum etnik dalam gelaran Malang Culture Carnival akhir pekan lalu.
Gelaran busana carnival tersebut merupakan even nasional yang memang menjadi
sarana untuk memunculkan seniman-seniman kostum etnik.

Dalam
gelaran tersebut, Bayu dengan Luna Art Carnival-nya mengikutsertakan lima
busana carnival bertemakan nusantara. Kostum tersebut, kostum Dewa Ruci, Dewi
Sri, garuda, naga emas dan Papua.

Bayu
menjelaskan, ada tiga kategori yang dilombakan. Mulai dari festival kostum
karakter, festival busana mantenan, serta festival fashion show. Dia sendiri
ambil bagian di festival kostum karakter.

Salah
satu kostumnya, kostum Garuda meraih penghargaan the best costum. Busana
carnival itu, diperagakan oleh talent Sanggar Dua Sisi M Rifan Jawahirul
mahasiswa dari Unnes Semarang. ”Secara umum semua kostum kami mendapatkan
apresiasi dari para juri,” urainya.

Bayu
mengatakan, kostum garuda buatannya itu memiliki berat hingga 8 kilogram.
Sebelumnya kostum tersebut sudah ada, namun khusus untuk lomba di Malang
Culture Carnival dia merombak semuanya. Mulai dari warna secara keseluruhan
hingga bagian sayapnya.

Disinggung
mengenai keunikan busana itu, Bayu menjelaskan, cukup ringan dari bagian sayap
dan mahkotanya. ”Setiap talent yang mengenakan sayap itu bilang terasa ringan.
Padahal inti berat kostum itu di bagian sayap. Itu lah keunikan dari kostum
garuda nusantara ini,” tuturnya.

Sementara
itu, mengenai perolehan penghargaan the best costum, Bayu mengaku bangga bisa
mendapatkan yang terbaik dan membawa nama carnival Jepara di ajang nasional.
”Tak pernah bermimimpi mendapatkan penghargaan ini. Dengan modal nekad, tak ada
dana sponsor dari manapun,” ungkapnya.

Bayu
menambahkan, pihaknya bangga bisa memperkenalkan nama Jepara di Malang. Sebab,
pada kenyataannya jarang sekali mereka tahu bahwa Jepara punya potensi carnival
yang besar. ”Terima kasih untuk semua pihak yang sudah bergabung di Luna Art
Carnival,” imbuhnya. (fmh)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Pati Siapkan Pengamanan Maksimal, Antisipasi Aksi Unjuk Rasa

    Polresta Pati Siapkan Pengamanan Maksimal, Antisipasi Aksi Unjuk Rasa

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 239
    • 0Komentar

    PATI – Polemik kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen serta perubahan jam operasional sekolah akhirnya mencapai titik temu. Bupati Pati, H. Sudewo, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan koordinator lapangan (korlap) aksi unjuk rasa menggelar rembug bareng yang menghasilkan kesepakatan pembatalan kenaikan PBB-P2 dan pengembalian jam sekolah menjadi […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati Undang Ribuan Jamaah dalam Haul dan Sholawatan Bersama Habib Syech

    Wakil Ketua DPRD Pati Undang Ribuan Jamaah dalam Haul dan Sholawatan Bersama Habib Syech

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 194
    • 0Komentar

    PATI – Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati acara haul dan sholawatan yang digelar di kediaman Wakil Ketua I DPRD Pati, H. Suwito. Acara yang berlangsung meriah ini menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf sebagai pengisi utama. Lantunan sholawat menggema sepanjang acara, menciptakan suasana damai dan menyejukkan hati. Para jamaah tampak khusyuk mengikuti setiap […]

  • Kemendes PDT Apresiasi Liga Desa Kudus Sebagai Bagian Rangkaian Hari Desa 2026

    Kemendes PDT Apresiasi Liga Desa Kudus Sebagai Bagian Rangkaian Hari Desa 2026

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.240
    • 0Komentar

    KUDUS – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Liga Desa di Kabupaten Kudus. Sebagai bagian dari rangkaian Hari Desa, kegiatan olahraga antar desa ini dinilai berhasil, penuh sportivitas, dan memiliki potensi untuk pelaksanaan berkelanjutan di tahun mendatang. Direktur Pembangunan Sarana dan Prasarana Desa dan Perdesaan Ditjen Pembangunan Desa dan […]

  • Muhammad Ulin Nuha, Peraih Juara Lomba Matematika Internasional di Singapura

    Muhammad Ulin Nuha, Peraih Juara Lomba Matematika Internasional di Singapura

    • calendar_month Sen, 23 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Atasi Soal Sulit, Anggap Semua Soal Itu Unik Matematika memang sulit, namun Muhammad Ulin Nuha punya cara mengatasinya. Dia menganggap soal-soal itu memiliki keunikan. Itulah kunci, hingga dia moncer di bidang matematika dan menjuarai berbagai kejuaraan Dari kejauhan, siapa sangka dia anak jenius. Seperti diketahui, jenius dalam lakon film-film digambarkan berkaca mata tebal, dan berpakaian […]

  • Mahasiswa UIN Sunan Kudus Sosialisasikan Pengenalan dan Penanganan Halusinasi di Panti Jalma Sehat Kudus

    Mahasiswa UIN Sunan Kudus Sosialisasikan Pengenalan dan Penanganan Halusinasi di Panti Jalma Sehat Kudus

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 230
    • 0Komentar

    KUDUS – Mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI) UIN Sunan Kudus menggelar Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) terintegrasi dengan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Panti Jalma Sehat Kudus. Rabu (16/7/2025), mereka menyelenggarakan sosialisasi bertema “Bagaimana Cara Mengenali dan Mengatasi Halusinasi pada Pasien Psikosis” bagi pasien yang kondisinya telah pulih 80%. Sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi […]

  • Puisi Tidak Hanya Sebaris Kata-kata Indah

    Puisi Tidak Hanya Sebaris Kata-kata Indah

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Mukti Sutarman Espe saat hadir di FASBuK Bagaimana menulis puisi. Bagaimana menulis puisi yang indah. Bagaimana menulis puisi yang bernyawa. Bagaimana menulis puisi yang membawa pesan moral. Bagaimana menulis puisi sebagai kritik sosial. Bagaimana… Pertanyaan demi pertanyaan, membuat riuh sesi diskusi Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuk), Selasa (29/10/2019) di auditorium Universitas Muria Kudus. […]

expand_less