Breaking News
light_mode

Kirab Satu Negeri di Jepara, Napak Tilasi Tempat Bersejarah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
  • visibility 233





Lapangan RS dr Rehatta Desa Kelet Kecamatan Keling
mendadak ramai Rabu (17/10/2018). Ratusan kader Nahdlatul Ulama’ mulai dari GP
Ansor, IPNU, IPPNU, Muslimat, dan Fatayat berkumpul menyambut rombongan Kirab
Satu Negeri (KSN). Pagi itu dilakukan serah terima pasukan pembawa pataka merah
putih dari GP Ansor Pati kepada GP Ansor Jepara.

Usai serah terima, sebanyak 17
pataka merah putih dikirab menyusuri jalan raya sepanjang 60 kilometer. Dimulai
dari Kecamatan Keling hingga finish di Kecamatan Mayong. Dalam kirab ini
pasukan pembawa pataka GP Ansor terbagi menjadi dua tim.
Tim pertama bertugas membawa
merah putih dari Lapangan RS dr Rehatta Kelet Jepara menuju Pendapa Kabupaten
Jepara. Setelah sampai di pendapa, romobongan KSN diterima Bupati Jepara Ahmad
Marzuqi dan Ketua PCNU Jepara KH. Hayatun Nufus Abdullah Hadziq.
Kader IPPNU Keling sedang menunggu serah terima pasukan pembawa pataka merah putih dari GP Ansor Pati


Pasukan KSN 1 kemudian
menyerahkan bendera kepada Pasukan KSN 2. Selanjutnya dikirab menuju Makam
Sultan Hadlirin dan Ratu Kalinyamat Mantingan. Memeriahkan kirab, tampil
Marching Band Banser, yang diikuti 17 mobil bouble
cabin,
dan 100 mobil dari tujuh kecamatan. Sesampainya di Mantingan,
Pasukan KSN yang juga dikirab ratusan kader Ansor Banser ziarah di makam wali
Kota Ukir tersebut. 
Setelah selesai perjalanan
dilanjutkan menuju pendapa Kecamatan Mayong. Sempat diguyur hujan, pasukan
sampai di  Pendapa Kecamatan Mayong sore hari.
Pasukan dan bendera diinapkan di Mayong. 
Dilanjutkan salawatan dan malam budaya. 
Hari ini Kamis (18/10/2018) pasukan akan menyerahkan bendera kepada tim
KSN Kudus untuk dilanjutkan.
Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor
Kabupaten Jepara Syamsul Anwar mengatakan, kegiatan kirab ini merupakan
kegiatan nasional yang bertujuan untuk tetap bersatu dalam wadah kebhinekaan.
Tidak ada yang saling menjatuhkan, apapun suku dan asal daerahnya. “Ketika kita
sudah menginjak di Indonesia adalah satu kesatuan,” ujarnya.
Prosesi kirab diberhentikan di
Makam Sultan Hadlirin dan Ratu Kalinyamat, Mantingan untuk melakukan doa
bersama. Dengan wasilah wali dan penguasa Jepara terdahulu dipanjatkan doa
untuk keselamatan Kota Ukir dan Indonesia secara umum. “Kami juga menginap di tempat
kelahiran RA. Kartini. GP  Ansor
mengingatkan kembali perjuangan para pendahulu bangsa dengan menapak tilasi
tempat-tempat bersejarah,” katanya. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkeu Beri Angin Segar, Cukai Rokok Industri Besar Tidak Akan Dinaikkan

    Kemenkeu Beri Angin Segar, Cukai Rokok Industri Besar Tidak Akan Dinaikkan

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 235
    • 0Komentar

    KUDUS – Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, telah mengumumkan bahwa tarif cukai rokok untuk industri besar tidak akan mengalami kenaikan pada tahun mendatang. Keputusan ini disampaikan saat kunjungan kerja di Kudus pada Jumat (3/10/2025). Namun, kebijakan untuk industri kecil, seperti Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di Kudus, masih akan dievaluasi untuk memastikan persaingan […]

  • Fraksi PPP Pati Tekankan Pentingnya Pengembangan SDM Holistik Berbasis Nilai Lokal

    Fraksi PPP Pati Tekankan Pentingnya Pengembangan SDM Holistik Berbasis Nilai Lokal

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 240
    • 0Komentar

    PATI – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kabupaten Pati menekankan pentingnya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, adaptif, dan merata. Ketua Fraksi PPP, M. Dyan Aulia Burhanuddin, menjelaskan bahwa pendekatan holistik yang mengintegrasikan pendidikan, pelatihan, pengembangan karakter, dan pemberdayaan masyarakat sangat diperlukan. Menurut ia, sektor pendidikan harus relevan dengan kebutuhan zaman dan nilai-nilai […]

  • Dewan Pati Ajak Pemdes Optimalkan Bumdes untuk Tingkatkan Ekonomi Desa

    Dewan Pati Ajak Pemdes Optimalkan Bumdes untuk Tingkatkan Ekonomi Desa

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 231
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, mendorong pemerintah desa (Pemdes) untuk memberdayakan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebagai strategi utama dalam meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Bandang yakin Bumdes memiliki potensi besar untuk menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan warga jika dikelola secara maksimal. “Bumdes memiliki peluang besar untuk meningkatkan ekonomi lokal,” ujarnya. […]

  • Tirakat Puasa 3 Hari, Dukungan Spiritual Kader PDIP Pati untuk Pilkada 2024

    Tirakat Puasa 3 Hari, Dukungan Spiritual Kader PDIP Pati untuk Pilkada 2024

    • calendar_month Ming, 24 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 267
    • 0Komentar

    PATI – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Pati dari PDI Perjuangan, Wahyu – Suharyono, beserta para kader partai menjalani tirakat selama tiga hari, Minggu hingga Selasa (24-26 November 2024), sebagai bentuk ikhtiar memenangkan Pilkada Pati 2024. Tirakat berupa puasa ini dilakukan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing kader. Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Pati, […]

  • Diecaster, Bukan Sembarang Pecinta Mobil-mobilan

    Diecaster, Bukan Sembarang Pecinta Mobil-mobilan

    • calendar_month Sab, 3 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Tak sedikit yang mencibir para kolektor dan pecinta mobil-mobilan. Sudah dewasa masih saja bergumul dengan mainan anak-anak. Begitu biasanya, orang-orang yang belum paham soal hobi mengoleksi mainan mobil-mobilan yang rintisannya muncul pada abad ke 20 itu. Ketua Komunitas Diecaster Pati, Whido Danang Kesumo membenarkan. Bagi mereka yang belum paham dengan hobi yang satu ini, sudah […]

  • Ketika DPRD Pati Kecolongan Ada Lahan Produktif jadi Kawasan Industri

    Ketika DPRD Pati Kecolongan Ada Lahan Produktif jadi Kawasan Industri

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 262
    • 0Komentar

      Anggota DPRD Pati Teguh Bandang Waluyo Lahan produktif seluas 1.036 hektare di Kecamatan Trangkil yang diperuntukkan sebagai kawasan peruntukan industri (KPI) mengagetkan anggota DPRD Pati. Hal ini mencuat di tengah wacana pembangunan pabrik besar di Kecamatan Trangkil itu. PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati merasa kecolongan, sebab adanya kawasan peruntukan industri (KPI) seluas seribu […]

expand_less