Breaking News
light_mode

Kiai Soleh Darat, Al Ghazali Kecil dari Semarang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 16 Mar 2022
  • visibility 204
Foto Kiai Soleh Darat/Istimewa

Ketika kita membaca kitab-kitab karya Kiai Sholeh Darat al-Samarani, maka nuansa tasawuf sering kita temui, dalam setiap pembahasan, baik itu kitab yang berkaitan dengan tafsir, fiqih, apalagi yang bertemakan tasawuf. Oleh sebab itu, maka tidak berlebihan jika Syaikh Yasin al-Fadani menyemati gelar  al-Samarani  sebagai al-Ghazali al-Shaghîr. Hal tidak lain karena kapakarannya dalam menguasai kitab-kitab karya al-Ghazali, Hujjatul Islam, bapak ilmu Tasawuf dalam sejarah perkembangan Islam, terlebih sesudah tahun 500 Hijriah. Al-Samarani mengatakan, “Tidak ada ulama akhir zaman setelah tahun 500 (Hijriah) yang seperti Imam al-Ghazali, ia adalah bunganya zaman yang menghidupkan Kitabullah dan Hadits Rasulillah shallâllahu alaihi wasallam.”

Ketika ada sebagian ulama yang mengkritik isi kitab al-Ghazali, terlebih kitab Ihya Ulûm al-Dîn, maka Kiai Sholeh Darat al-Samarani dengan getol membelanya. Ia mengatakan “Tidak ada orang yang menghina kitab Ihya Ulûm al-Dîn kecuali dia akan mati dalam kesesatan dan celaka.”

Keilmuan al-Ghazali yang terpancar dalam diri Kiai Sholeh Darat al-samarani kemudian diwariskan kepada beberapa muridnya, salah satunya yang paling menonjol adalah Kiai Idris al-Jamsari, seorang mursyid tarekat Syadziliyah. Kajian kitab Ihya Ulûm al-Dîn dan al-Hikam karya as-Sakandari mendarah daging dalam dirinya, sehingga pesantren al-Jamsari dikenal sebagai pesantren suluk. Rata-rata santri yang mengaji kepada al-Jamsari adalah santri senior, sudah pernah mondok sebelumnya, salah satunya adalah Kiai Baidlowi al-Lasemi, yang merupakan salah satu khalifah al-Jamsari dalam bidang bidang tarekat.

Kiai Baidlowi al-Lasemi dikenal khusuk, ahli tasawuf. Kitab Ihya Ulûm al-Dîn dan al-Hikam mendarah daging dalam dirinya sebagaimana gurunya, yang kemudian diwarisi oleh beberapa santrinya, salah satunya adalah Kiai Maimoen Zubair. Ia mempunyai kajian kitab Ihya Ulûm al-Dîn setiap hari usai shalat shubuh (selain hari Selasa dan Jumat). Setiap khatam, maka akan ditikrar, diulang kembali dari awal, hingga khatam beberapa kali. 

Ilmu Tasawuf yang diajarkan Kiai Sholeh Darat al-Samarani bersambung dengan empunya, pengarang kitab, dalam hal ini adalah Imam al-Ghazali. Al-Samarani meriwayatkan karya Imam al-Ghazali dari Syaikh Ahmad Zaini Dahlan yang meriwayatkan dari Syaikh Utsman ibn Hasan al-Dimyathi yang meriwayatkan dari Syaikh Abdullah asy-Syarqawi  yang meriwayatkan dari Ustadz Muhammad ibn Salim al-Hifni yang meriwayatkan dari Syaikh al-Budairi yang meriwayatkan dari al-Mula Ibrahim al-Kurani yang meriwayatkan dari Syaikh Muhammad ibn Syarief yang meriwayatkan dari al-Faqih Ali ibn Muhammad al-Hukmi yang meriwayatkan dari al-Syihab Ahmad ibn Hajar al-Haitami yang meriwayatkan dari al-Qadhi Zakaria yang meriwayatkan dari al-Hafidz Ibnu Hajar yang meriwayatkan dari Ibnu Ishaq at-Tanukhi yang meriwayatkan dari al-Taqi Sulaiman ibn Hamzah yang meriwayatkan dari Umar ibn Karam al-Dainuri  yang meriwayatkan dari al-Hafidz Abil Faraj Abdul Khalik ibn Ahmad ibn Yusuf al-Baghdadi yang meriwayatkan dari al-Imam Hujjatul Islam Abi Hamid Muhammad ibn Muhammad ib Muhammad al-Ghazali. 


Amirul Ulum, Khadim Ulama Nusantara Center. Tulisan ini sebelumnya telah dibagikan di status facebook pribadi penulis. 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Didin Dorong Ada Kolaborasi Tingkatkan Pendidikan Karakter, Ini Contohnya

    Anggota DPRD Pati Didin Dorong Ada Kolaborasi Tingkatkan Pendidikan Karakter, Ini Contohnya

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 243
    • 0Komentar

    PATI – Didin Syafruddin, anggota DPRD Kabupaten Pati, menekankan pentingnya peningkatan komitmen pemerintah daerah dalam bidang pendidikan. Ia menyatakan bahwa penanaman karakter harus dilakukan secara intensif, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. “Keterlibatan dunia sekolah perlu dikolaborasikan dengan lembaga non formal untuk mendorong anak muda mengembangkan potensi mereka,” ujarnya. Menurutnya, langkah ini dapat […]

  • Patung ikonik di halaman Pendopo Kabupaten Pati.

    DPRD Pati Harapkan Pemahaman Sejarah Lokal Meningkat Lewat Digitalisasi Naskah Kuno

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.839
    • 0Komentar

    PATI – Semakin tingginya pemahaman masyarakat terhadap sejarah lokal diharapkan dapat memperkuat jati diri dan identitas Kabupaten Pati. Hal ini disampaikan Ketua Komisi A DPRD Pati, Narso, saat menanggapi langkah proaktif yang diambil oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah dalam mendigitalisasi berbagai naskah kuno yang dimiliki daerah. Narso menyatakan dukungannya penuh dan mendorong agar program […]

  • Hasil Sidak DPRD Pati: Perangkat Desa Jembangan Akan Dievaluasi

    Hasil Sidak DPRD Pati: Perangkat Desa Jembangan Akan Dievaluasi

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 240
    • 0Komentar

    PATI – Komisi A DPRD Kabupaten Pati melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Balai Desa Jembangan, Kecamatan Batangan, Senin (26/5/2025). Hasilnya mengejutkan. Kantor desa tampak sepi, hanya Kaur Kesra yang sedang piket. Kondisi ini mendapat kecaman dari Wakil Ketua Komisi A, H. Suwarno. “Tidak punya alasan pekerjaan untuk tidak piket meski balai desa sedang direnovasi,” tegas […]

  • Pelanggar Ketertiban di Pati Bakal Dilirik Satpol PP Cantik

    Pelanggar Ketertiban di Pati Bakal Dilirik Satpol PP Cantik

    • calendar_month Jum, 4 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Anggota Satpoltik mengingatkan bapak-bapak agar tak parkir sembarangan PATI – Potret petugas Satpol PP yang kurang ramah dan humanis, dalam menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat, coba dikikis. Satpol PP Kabupaten Pati belakangan bikin gebrakan melalui pembentukan regu bertajuk Satpoltik. Satpoltik ini kepanjangannya adalah Satpol PP Simpatik. Namun diplesetkan menjadi Satpol PP cantik. Sebab, isinya memang […]

  • Aly Ndom bek Persijap Jepara.

    Bek Persijap Jepara Aly Ndom Siap Berikan yang Terbaik

    • calendar_month Ming, 5 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 4.139
    • 0Komentar

    JEPARA – Bek tengah Persijap Jepara Aly Ndom siap memberikan yang terbaik saat laga melawan tuan rumah Persik Kediri (6/4/2026) di Stadion Brawijaya dalam laga pekan ke-26 Super League. Pemain berkebangsaan Prancis ini menilai Persik Kediri adalah lawan yang sulit. Terlebih mereka bermain di kandang sendiri, Persik juga tampil full team. Namun pemain 29 tahun […]

  • Komisi D Nilai Potensi Wisata Besar, tapi Kontribusi PAD Belum Maksimal

    Komisi D Nilai Potensi Wisata Besar, tapi Kontribusi PAD Belum Maksimal

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.477
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Adhi Pamungkas, menyoroti masih rendahnya kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, potensi wisata di daerah ini sebenarnya sangat besar, namun belum mampu digarap secara maksimal hingga menghasilkan pendapatan yang optimal. Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini menilai, salah satu kendala utama dalam pengembangan pariwisata […]

expand_less