Breaking News
light_mode

Kiai Soleh Darat, Al Ghazali Kecil dari Semarang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 16 Mar 2022
  • visibility 245
Foto Kiai Soleh Darat/Istimewa

Ketika kita membaca kitab-kitab karya Kiai Sholeh Darat al-Samarani, maka nuansa tasawuf sering kita temui, dalam setiap pembahasan, baik itu kitab yang berkaitan dengan tafsir, fiqih, apalagi yang bertemakan tasawuf. Oleh sebab itu, maka tidak berlebihan jika Syaikh Yasin al-Fadani menyemati gelar  al-Samarani  sebagai al-Ghazali al-Shaghîr. Hal tidak lain karena kapakarannya dalam menguasai kitab-kitab karya al-Ghazali, Hujjatul Islam, bapak ilmu Tasawuf dalam sejarah perkembangan Islam, terlebih sesudah tahun 500 Hijriah. Al-Samarani mengatakan, “Tidak ada ulama akhir zaman setelah tahun 500 (Hijriah) yang seperti Imam al-Ghazali, ia adalah bunganya zaman yang menghidupkan Kitabullah dan Hadits Rasulillah shallâllahu alaihi wasallam.”

Ketika ada sebagian ulama yang mengkritik isi kitab al-Ghazali, terlebih kitab Ihya Ulûm al-Dîn, maka Kiai Sholeh Darat al-Samarani dengan getol membelanya. Ia mengatakan “Tidak ada orang yang menghina kitab Ihya Ulûm al-Dîn kecuali dia akan mati dalam kesesatan dan celaka.”

Keilmuan al-Ghazali yang terpancar dalam diri Kiai Sholeh Darat al-samarani kemudian diwariskan kepada beberapa muridnya, salah satunya yang paling menonjol adalah Kiai Idris al-Jamsari, seorang mursyid tarekat Syadziliyah. Kajian kitab Ihya Ulûm al-Dîn dan al-Hikam karya as-Sakandari mendarah daging dalam dirinya, sehingga pesantren al-Jamsari dikenal sebagai pesantren suluk. Rata-rata santri yang mengaji kepada al-Jamsari adalah santri senior, sudah pernah mondok sebelumnya, salah satunya adalah Kiai Baidlowi al-Lasemi, yang merupakan salah satu khalifah al-Jamsari dalam bidang bidang tarekat.

Kiai Baidlowi al-Lasemi dikenal khusuk, ahli tasawuf. Kitab Ihya Ulûm al-Dîn dan al-Hikam mendarah daging dalam dirinya sebagaimana gurunya, yang kemudian diwarisi oleh beberapa santrinya, salah satunya adalah Kiai Maimoen Zubair. Ia mempunyai kajian kitab Ihya Ulûm al-Dîn setiap hari usai shalat shubuh (selain hari Selasa dan Jumat). Setiap khatam, maka akan ditikrar, diulang kembali dari awal, hingga khatam beberapa kali. 

Ilmu Tasawuf yang diajarkan Kiai Sholeh Darat al-Samarani bersambung dengan empunya, pengarang kitab, dalam hal ini adalah Imam al-Ghazali. Al-Samarani meriwayatkan karya Imam al-Ghazali dari Syaikh Ahmad Zaini Dahlan yang meriwayatkan dari Syaikh Utsman ibn Hasan al-Dimyathi yang meriwayatkan dari Syaikh Abdullah asy-Syarqawi  yang meriwayatkan dari Ustadz Muhammad ibn Salim al-Hifni yang meriwayatkan dari Syaikh al-Budairi yang meriwayatkan dari al-Mula Ibrahim al-Kurani yang meriwayatkan dari Syaikh Muhammad ibn Syarief yang meriwayatkan dari al-Faqih Ali ibn Muhammad al-Hukmi yang meriwayatkan dari al-Syihab Ahmad ibn Hajar al-Haitami yang meriwayatkan dari al-Qadhi Zakaria yang meriwayatkan dari al-Hafidz Ibnu Hajar yang meriwayatkan dari Ibnu Ishaq at-Tanukhi yang meriwayatkan dari al-Taqi Sulaiman ibn Hamzah yang meriwayatkan dari Umar ibn Karam al-Dainuri  yang meriwayatkan dari al-Hafidz Abil Faraj Abdul Khalik ibn Ahmad ibn Yusuf al-Baghdadi yang meriwayatkan dari al-Imam Hujjatul Islam Abi Hamid Muhammad ibn Muhammad ib Muhammad al-Ghazali. 


Amirul Ulum, Khadim Ulama Nusantara Center. Tulisan ini sebelumnya telah dibagikan di status facebook pribadi penulis. 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyantap Pecok Cambah dan Docang Pe, Hidangan Lezat Khas Pesisir Pati Utara

    Menyantap Pecok Cambah dan Docang Pe, Hidangan Lezat Khas Pesisir Pati Utara

    • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 393
    • 0Komentar

    PATI – Wilayah pesisir di Pati Utara menyimpan kekayaan kuliner khas yang menggugah selera. Di antaranya adalah pecok cambah dan docang pe, dua sajian tradisional yang unik dan jarang ditemukan di daerah lain. Kedua hidangan ini menawarkan cita rasa yang berbeda dari masakan khas Lebaran seperti opor atau semur yang biasanya berbahan santan. Pecok cambah […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Ungkap Ketidaksesuaian Data PBB-P2 dengan Klaim Bupati

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Ungkap Ketidaksesuaian Data PBB-P2 dengan Klaim Bupati

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 305
    • 0Komentar

    PATI – Sidang Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati terkait pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, kembali menghadirkan fakta baru yang signifikan. Sorotan kali ini tertuju pada klaim Bupati Sudewo yang menyatakan bahwa Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tidak mengalami kenaikan selama 14 tahun. Klaim tersebut terbantahkan dalam rapat Pansus Hak Angket […]

  • Tips Gaya Hidup Sehat untuk Anak Muda

    Tips Gaya Hidup Sehat untuk Anak Muda

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Ilustrasi buah segar/ @freshfruits01 Gaya hidup sehat adalah kunci untuk hidup yang panjang dan bahagia. Namun, seringkali kita mengabaikan aspek-aspek penting dalam kesehatan dan akhirnya menderita sakit atau bahkan penyakit. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas tips-tips gaya hidup sehat yang dapat membantu Anda mempertahankan kesehatan tubuh dan pikiran Anda. 1. Makan sehat Makanan […]

  • Stadion Sriwedari Solo kandang alternatif Persiku Kudus.

    Selama Bulan Ramadan Kandang Persiku Kudus Pindah ke Stadion Sriwedari Solo, Ini Alasannya

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.422
    • 0Komentar

    SOLO – Stadion Stadion Sriwedari Solo resmi ditunjuk sebagai markas sementara Persiku Kudus selama bulan Ramadan, dalam mengarungi putaran ketiga Championship Liga 2. Hal ini seperti dikutip dari akun kampiun.id, pemilihan stadion di Kota Solo tersebut dilakukan karena stadion milik Persiku Kudus belum memenuhi standar untuk menggelar pertandingan pada malam hari. Persiku Kudus bakal menjamu […]

  • DPRD Pati Minta Program Keluarga Berdaya Dijalankan Nyata dan Tersosialisasi Luas

    DPRD Pati Minta Program Keluarga Berdaya Dijalankan Nyata dan Tersosialisasi Luas

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.403
    • 0Komentar

    PATI – Dalam upaya memperkokoh ketahanan pangan di daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati mendorong agar Program Keluarga Berdaya dijalankan secara optimal dan menyentuh langsung ke masyarakat. Program ini memiliki peran strategis untuk mewujudkan kemandirian dalam pemenuhan kebutuhan pangan. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menegaskan pentingnya penyebaran informasi dan pemahaman terkait program […]

  • UIN Sunan Kudus Jalin Kemitraan dengan LIBA untuk Perluas Jaringan Internasional

    UIN Sunan Kudus Jalin Kemitraan dengan LIBA untuk Perluas Jaringan Internasional

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 408
    • 0Komentar

    KUDUS – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Libyan Indonesian Business Association (LIBA) pada hari Selasa, 21 Oktober 2025. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan ekonomi berbasis syariah. Penandatanganan MoU berlangsung di Ruang Transit Rektorat dan dihadiri oleh […]

expand_less