Breaking News
light_mode

Kiai Soleh Darat, Al Ghazali Kecil dari Semarang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 16 Mar 2022
  • visibility 177
Foto Kiai Soleh Darat/Istimewa

Ketika kita membaca kitab-kitab karya Kiai Sholeh Darat al-Samarani, maka nuansa tasawuf sering kita temui, dalam setiap pembahasan, baik itu kitab yang berkaitan dengan tafsir, fiqih, apalagi yang bertemakan tasawuf. Oleh sebab itu, maka tidak berlebihan jika Syaikh Yasin al-Fadani menyemati gelar  al-Samarani  sebagai al-Ghazali al-Shaghîr. Hal tidak lain karena kapakarannya dalam menguasai kitab-kitab karya al-Ghazali, Hujjatul Islam, bapak ilmu Tasawuf dalam sejarah perkembangan Islam, terlebih sesudah tahun 500 Hijriah. Al-Samarani mengatakan, “Tidak ada ulama akhir zaman setelah tahun 500 (Hijriah) yang seperti Imam al-Ghazali, ia adalah bunganya zaman yang menghidupkan Kitabullah dan Hadits Rasulillah shallâllahu alaihi wasallam.”

Ketika ada sebagian ulama yang mengkritik isi kitab al-Ghazali, terlebih kitab Ihya Ulûm al-Dîn, maka Kiai Sholeh Darat al-Samarani dengan getol membelanya. Ia mengatakan “Tidak ada orang yang menghina kitab Ihya Ulûm al-Dîn kecuali dia akan mati dalam kesesatan dan celaka.”

Keilmuan al-Ghazali yang terpancar dalam diri Kiai Sholeh Darat al-samarani kemudian diwariskan kepada beberapa muridnya, salah satunya yang paling menonjol adalah Kiai Idris al-Jamsari, seorang mursyid tarekat Syadziliyah. Kajian kitab Ihya Ulûm al-Dîn dan al-Hikam karya as-Sakandari mendarah daging dalam dirinya, sehingga pesantren al-Jamsari dikenal sebagai pesantren suluk. Rata-rata santri yang mengaji kepada al-Jamsari adalah santri senior, sudah pernah mondok sebelumnya, salah satunya adalah Kiai Baidlowi al-Lasemi, yang merupakan salah satu khalifah al-Jamsari dalam bidang bidang tarekat.

Kiai Baidlowi al-Lasemi dikenal khusuk, ahli tasawuf. Kitab Ihya Ulûm al-Dîn dan al-Hikam mendarah daging dalam dirinya sebagaimana gurunya, yang kemudian diwarisi oleh beberapa santrinya, salah satunya adalah Kiai Maimoen Zubair. Ia mempunyai kajian kitab Ihya Ulûm al-Dîn setiap hari usai shalat shubuh (selain hari Selasa dan Jumat). Setiap khatam, maka akan ditikrar, diulang kembali dari awal, hingga khatam beberapa kali. 

Ilmu Tasawuf yang diajarkan Kiai Sholeh Darat al-Samarani bersambung dengan empunya, pengarang kitab, dalam hal ini adalah Imam al-Ghazali. Al-Samarani meriwayatkan karya Imam al-Ghazali dari Syaikh Ahmad Zaini Dahlan yang meriwayatkan dari Syaikh Utsman ibn Hasan al-Dimyathi yang meriwayatkan dari Syaikh Abdullah asy-Syarqawi  yang meriwayatkan dari Ustadz Muhammad ibn Salim al-Hifni yang meriwayatkan dari Syaikh al-Budairi yang meriwayatkan dari al-Mula Ibrahim al-Kurani yang meriwayatkan dari Syaikh Muhammad ibn Syarief yang meriwayatkan dari al-Faqih Ali ibn Muhammad al-Hukmi yang meriwayatkan dari al-Syihab Ahmad ibn Hajar al-Haitami yang meriwayatkan dari al-Qadhi Zakaria yang meriwayatkan dari al-Hafidz Ibnu Hajar yang meriwayatkan dari Ibnu Ishaq at-Tanukhi yang meriwayatkan dari al-Taqi Sulaiman ibn Hamzah yang meriwayatkan dari Umar ibn Karam al-Dainuri  yang meriwayatkan dari al-Hafidz Abil Faraj Abdul Khalik ibn Ahmad ibn Yusuf al-Baghdadi yang meriwayatkan dari al-Imam Hujjatul Islam Abi Hamid Muhammad ibn Muhammad ib Muhammad al-Ghazali. 


Amirul Ulum, Khadim Ulama Nusantara Center. Tulisan ini sebelumnya telah dibagikan di status facebook pribadi penulis. 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Dinas Dukung Kemajuan Kuliner Pati

    Tiga Dinas Dukung Kemajuan Kuliner Pati

    • calendar_month Rab, 4 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Beberapa pengunjung menyicipi aneka masakan di Plaza Pragolo PATI – Jagat kuliner Kabupaten Pati mendapat angin segar. Hal itu dapat dilihat dari dukungan yang disampaikan tiga dinas untuk paguyuban kuliner. Tiga dinas itu adalah Disporapar, Disdagprin, dan Dinas Koperasi dan UMKM. Mereka mendukung untuk Pati menjadi kota wisata kuliner.    Ketua Paguyuban Kuliner Kabupaten Pati (PKKP), […]

  • DPRD Pati Targetkan Pembangunan Optimal dengan APBD Rp2,5 Triliun di 2026

    DPRD Pati Targetkan Pembangunan Optimal dengan APBD Rp2,5 Triliun di 2026

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 229
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menggelar Rapat Paripurna pada Selasa (5/8/2025) siang, membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026. Rapat ini menyoroti proyeksi APBD Kabupaten Pati yang diperkirakan mencapai Rp2,5 triliun. Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, dalam kesempatan tersebut menyampaikan prioritas […]

  • Edy Wuryanto Soroti Ketimpangan Upah Minimum dengan KHL yang Melebar

    Edy Wuryanto Soroti Ketimpangan Upah Minimum dengan KHL yang Melebar

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.702
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketimpangan yang semakin lebar antara upah minimum dan kebutuhan hidup layak (KHL) menjadi perhatian serius Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto. Hal tersebut dikemukakannya dalam rapat kerja bersama Menteri Ketenagakerjaan, di mana ia menyoroti urgensi penanganan masalah ini. Menurut Edy, negara memiliki kewajiban berdasarkan konstitusi untuk menjamin kesejahteraan pekerja seluruh Indonesia. Ia […]

  • Momentum Hardiknas, DPRD Pati Tekankan Pentingnya Akses Pendidikan Berkualitas

    Momentum Hardiknas, DPRD Pati Tekankan Pentingnya Akses Pendidikan Berkualitas

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.213
    • 0Komentar

    PATI – Setiap tanggal 2 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas. Bidang pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan dan kehidupan bernegara, sehingga keberlangsungan serta kualitasnya wajib mendapatkan perhatian dan dukungan secara berkelanjutan. Peringatan ini ditetapkan bertepatan dengan tanggal lahir Ki Hadjar Dewantara, yakni 2 Mei 1889. Tokoh yang dikenal sebagai […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Jadwalkan Konsultasi dengan Mahfud MD

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Jadwalkan Konsultasi dengan Mahfud MD

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 226
    • 0Komentar

    PATI – Pansus hak angket DPRD Kabupaten Pati terus berupaya merampungkan risalah kesimpulan terkait penyelidikan yang telah dilakukan. Anggota Pansus, Danu Ikhsan Harischandra, mengungkapkan bahwa rapat internal telah dilakukan untuk membahas kesimpulan tersebut. “Hari ini tadi ada rapat Pansus, yaitu rapat internal untuk membahas kesimpulan Pansus. Namun, di dalam kesimpulan itu ada risalah-risalah yang harus […]

  • Nyamuk Merebak di Desa Dadirejo, Warga Sindir Desanya sebagai Wisata Nyamuk

    Nyamuk Merebak di Desa Dadirejo, Warga Sindir Desanya sebagai Wisata Nyamuk

    • calendar_month Sab, 28 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 192
    • 0Komentar

     Spanduk bertuliskan wisata sejuta nyamuk terpasang di Desa Dadirejo Kecamatan Margorejo kemarin. PATI – Warga Desa Dadirejo Kecamatan Margorejo geram. Hal itu lantaran desanya yang diserbu nyamuk akibat limbah di sungai yang menumpuk. Wargapun menyindir dengan memasang spanduk bertuliskan “Desa Wisata Sejuta Nyamuk”. Ada beberapa sudut yang dipasang spanduk desa wisata nyamuk. Seperti di gapura […]

expand_less