Breaking News
light_mode

Kepergian Mbah Moen dan Warisannya untuk Kita

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
  • visibility 199

Medcom.id
Seperti para nabi dan para wali. KH
Maimoen Zubair tak mewariskan harta benda. Tapi ajaran hidup. Agar menjadi mulia.

Selasa pagi. Pukul 08.56. Saya
sedang sarapan nasi dengan sayur lodeh tewel di seberang Keluarga Sehat Hospital
(KSH) Pati. Dering hape saling menyahut. Membikin bising. Tung ting tung ting….. Sambil terus menyendok nasi saya buka
hape. Penasaran.

Pesan WhatsApp lumayan banyak. Saya buka pesan paling atas. Sebuah grup
percakapan rasan-rasan. Seorang teman dari Jepara melempar informasi. Sekaligus
bertanya kepada member grup. Isinya
pesan singkat. Mengabarkan KH Maimoen Zubair meninggal di Makkah. Kabar
tersebut katanya dari Gus Rozin. Kajen. Ketua Umum RMI PBNU.

Sedikit kaget. Saya iseng membalas
sekenanya. Sambil terus menyendok nasi yang hampir tandas. Saya buka grup lain.
Sudah banyak foto-foto tersebar. Ucapan duka cita sekaligus rasa kehilangan
mendalam terpancar dari percakapan dan meme-meme. Informasi meninggalnya mustasyar PBNU tersebut deras mengalir.

KH Maimoen Zubair, saya menyebutnya
Mbah Moen memang menjadi tokoh sentral saat ini. Apalagi di saat musim
pemilihan umum lalu. Suasana pemilu yang panas mendidih, menjadi damai salah
satunya karena karisma pribadi Mbah Moen.

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil
Siradj memberi kesaksian itu. Mbah Moen disebutnya sebagai ulama yang dalam,
bijak, dan luas hatinya. Di samping ilmu. Mbah Moen kaya akan kebijaksanaan.

Beberapa warisan ajaran hidup dari
kiai yang pernah menjadi anggota DPRD Rembang pada 1971-1978 ini diantaranya
adalah tentang benar dan pintar. “Tidak
semua orang pintar itu benar. Tidak semua orang benar itu pintar. Banyak orang
yang pintar tapi tidak benar. Dan banyak orang benar meskipun tidak pintar.

Dari
pada jadi orang pintar tapi tidak benar, lebih baik jadi orang benar meskipun
tidak pintar. Ada yang lebih bijak, yaitu orang pintar yang senantiasa berbuat
benar. Memintarkan orang yang benar itu lebih mudah daripada membenarkan orang
yang pintar. Membuat benar orang yang pintar itu membutuhkan beningnya hati dan
lapangnya dada
 

Tutur  katanya efektif. Nasihatnya diikuti orang.
Sikapnya berwibawa. Tindakannya tepat. Kepergian tokoh PPP itu, kata Kiai Said
seperti membuat umat terguncang. Karena kehilangan keseimbangan. ”Saya percaya
beliau itu termasuk waliyyul autad. Yang menjadi pasak di muka bumi. Patok
pemersatu ukhuwah,” kata Kiai Said seperti ditulis di Jawa Pos (7/8/2019).

Pada akhirnya harus menerima. Mbah
Moen, sesepuh bangsa saat ini telah pergi. Kita tak bisa menangisi terus
menerus. Mbah Moen telah bahagia. Keinginannya meninggal di hari Selasa telah
terkabulkan. Meninggal di Mekkah di tengah-tengah suasana ibadah haji.

Seperti yang dituliskan KH Mustofa
Bisri (Gus Mus). “Tokoh pendamai yang menyukai perdamaian itu kini telah damai
di sisi Zat Yang Maha Damai. Meninggalkan kita yang masih belum selesai dengan
urusan dunia ini, dengan membawa segudang ilmu, akhlak, dan kearifannya,” kata
Gus Mus. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Tambaharjo Keberatan KDMP Memakan Area Lapangan Sepakbola

    Warga Tambaharjo Keberatan KDMP Memakan Area Lapangan Sepakbola

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.450
    • 0Komentar

    PATI – Perselisihan seputar pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Tambaharjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, terus berkembang. Warga mengemukakan keberatan karena pembangunan dinilai menempati sebagian area Lapangan Sepakbola Tambaharjo dan berdampak pada toko serta ruko di sekitar lokasi. Abdul Jabar, Pembina Pemuda Tambaharjo sekaligus pengguna lapangan, menyatakan bahwa warga pada dasarnya tidak menolak […]

  • Patung ikonik di halaman Pendopo Kabupaten Pati.

    DPRD Pati Harapkan Pemahaman Sejarah Lokal Meningkat Lewat Digitalisasi Naskah Kuno

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.802
    • 0Komentar

    PATI – Semakin tingginya pemahaman masyarakat terhadap sejarah lokal diharapkan dapat memperkuat jati diri dan identitas Kabupaten Pati. Hal ini disampaikan Ketua Komisi A DPRD Pati, Narso, saat menanggapi langkah proaktif yang diambil oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah dalam mendigitalisasi berbagai naskah kuno yang dimiliki daerah. Narso menyatakan dukungannya penuh dan mendorong agar program […]

  • Di Pati Stok Pupuk Bersubsidi Dipastikan Aman

    Di Pati Stok Pupuk Bersubsidi Dipastikan Aman

    • calendar_month Sel, 1 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 179
    • 0Komentar

    PATI – Petani di Kabupaten Pati diminta tak risau mengenai pupuk. Kelangkaan pupuk dipastikan tidak akan terjadi di Kabupaten Pati. Pasalnya, kini ketersediaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Pati mencapai 5000 ton yang akan didistribusikan ke petani. Hal itu diungkapkan, Manajer Penjualan Public Service Obligation (PSO) Wilayah II PT Pusri Palembang Arif Satya Kusuma saat berkunjung ke […]

  • DPRD Pati Ungkap Pentingnya Pemerataan Akses Pendidikan

    DPRD Pati Ungkap Pentingnya Pemerataan Akses Pendidikan

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 220
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Hj. Muntamah, mendesak pemerintah daerah untuk mengambil langkah strategis dalam mewujudkan pemerataan pendidikan berkualitas di Kabupaten Pati. Hj. Muntamah menekankan pentingnya akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak, tanpa terkecuali, agar mereka dapat memperoleh pendidikan yang layak. “Kita harus memastikan bahwa tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan berkualitas, […]

  • Cipayung Plus Desak Rekrutmen Perangkat Desa di Pati Diundur Usai Pilkada

    Cipayung Plus Desak Rekrutmen Perangkat Desa di Pati Diundur Usai Pilkada

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 182
    • 0Komentar

    PATI – Cipayung Plus, gabungan beberapa organisasi seperti HMI, GMNI, dan IPNU, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk menunda rekrutmen perangkat desa hingga setelah Pilkada selesai. Hal ini disampaikan dalam audiensi terbuka dengan Pemkab Pati di Pendopo Pemkab Pati pada Senin (28/10/2024). Audiensi tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten […]

  • DPRD Pati Kembali Gelar Rapat Pansus Hak Angket, Soroti Kenaikan PBB-P2

    DPRD Pati Kembali Gelar Rapat Pansus Hak Angket, Soroti Kenaikan PBB-P2

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 175
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati kembali menggelar Rapat Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket pada Selasa (19/8/2025), setelah jeda libur perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia. Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Teguh Bandang Waluyo, ini menyoroti isu kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen. Kenaikan PBB-P2 […]

expand_less