Breaking News
light_mode

Sowan Pertama dan Terakhir ke Mbah Moen

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 8 Agu 2019
  • visibility 195


Momen menyejarah

Seorang wartawan koran, mengisahkan pengalamannya bertemu Mbah Moen di ndalemnya. Berjabat tangan erat selama 15 detik. Dan merasakan aura positif yang merambati ke tubuhnya. Adem. Damai di tahun politik yang panas mendidih.    


Ditempatkan di Rembang sejak awal
September 2018, setidaknya saya sudah empat kali bersua dengan kiai kharismatik
Maimoen Zubair. Dari sekian kesempatan itu, hanya sekali saya berhasil sowan
langsung dan bersalaman untuk kemudian berfoto.

Kesempatan pertama saya dapatkan
pada hari kedua bertugas di Rembang, 4 September 2018. Saat itu, K.H. Ma’ruf
Amin yang berstatus sebagai calon wakil presiden yang mendampingi presiden
petahana Joko Widodo akan sowan ke ndalem
Mbah Moen.

Masih ingat benar, saat itu saya
bersama seorang wartawan senior Rembang, Habib Hasan Yahya-wartawan Tajam TV,
dan seorang rekannya, wartawan seputarmuria.com. Kami bertiga dari Kecamatan
Kota Rembang menuju Ponpes Al Anwar, Sarang dengan mobil milik Habib.  Berangkat pagi sekitar pukul 10.00, kami
sampai di kediaman Habib, Desa Kalipang, Sarang menjelang Dhuhur.

Usai Dhuhur, kami beranjak ke
Ponpes Al Anwar Sarang. Setelah menunggu beberapa jenak, rombongan KH. Ma’ruf
Amin pun tiba. Di situlah, untuk pertama kalinya,  saya melihat dengan jarak kurang dari tiga
meter. Saya bersama rekan-rekan media saat itu berada tepat di depan panggung
untuk mengabadikan setiap momen Mbah Moen dengan K.H. Ma’ruf Amin.

Kesempatan kedua yakni ketika
seorang yang saat itu juga menjadi calon presiden, Letjend (Purn) Prabowo
Subianto, sowan juga ke kediaman Mbah Moen, kompleks Ponpes Al Anwar, Sarang
pada 29 September 2018. Sedangkan kesempatan ketiga, yakni ketika Panglima TNI
Marsekal Hadi Tjahyanto sowan ke Mbah Moen pada  30 Desember 2018.

Dari tiga kali bersua itu,
sebenarnya pada kesempatan pertama saya sempat masuk ke ndalem tempat beliau biasa menerima tamu. Namun, karena kondisi tak
memungkinkan, tentu saja saya tak bisa sowan-sebagaimana teman-teman media
lain.

Kesempatan untuk bisa benar-benar
sowan akhirnya bisa saya dapatkan, bahkan berfoto, yakni saat meliput Mbah Moen
menggunakan hak suaranya pada 17 April 2019 lalu. Ya, saat Pemilu. (Tentu saja
saya sendiri golput. Karena TPS saya di Gubug, Grobogan, dan saya tak mengurus
pindah TPS.)

Ceritanya, usai meliput prosesi
coblosan Mbah Moen yang saat itu juga didampingi Wagub Jateng Gus Yasin-putra
Mbah Moen, saya bersama beberapa kawan media saat itu dipersilakan sowan.
Alangkah bahagia hati saya kala itu.

Selain saya, ada Didin wartawan
detik.com, Mega jurnalis Kompas TV, dan dua orang humas Pemprov Jateng-
perempuan dan laki-laki.  Kami berlima
dipersilakan masuk untuk sowan oleh santri yang biasa menjadi pendamping Mbah
Moen, Kang Asrofi.

Rasanya benar-benar adem. Saya
merasa ada aura yang lain, suatu aura positif yang merambat ke sendi-sendi
darah saya. Setelah menyalami tamu-tamu lain-saat itu ada Kapolsek Sarang dan
beberapa jajaran serta Camat Sarang beserta istri, saya kemudian juga
bersalaman dengan Mbah Moen.

Kami, para pewarta awalnya berada
di depan pintu, pekewuh. Tapi oleh
Kang Asrofi kami diminta duduk bagian ruang tamu utama, tetapi di sudut timur.
Kami berlima pun berjajaran. Seorang santri kemudian mengedarkan makanan
ringan, kami mengambil satu-satu. Saya lupa makanan ringan apa yang diedarkan.

Setelah itu, kalau saya tak salah
ingat, Mbah Moen diminta mendoakan oleh Pak Camat-orang yang duduk paling dekat
dengan Mbah Moen-kepada seluruh tamu yang hadir. Kami pun aminn-aminn…

Sesi doa selesai, saya bisik-bisik
ke Didin dan Mega untuk meminta berfoto bersama Mbah Moen. Mereka setuju dan
akan menunggu momen yang tepat. Lalu sebelum pamit, Pak Camat beserta istri
meminta foto dengan Mbah Moen. Kebetulan saya yang diminta memotretkan.

Lalu tibalah kesempatan kami, atau
saya. Pertama yang bersalaman dan berfoto adalah Didin, saya yang memotretkan.
Ada tiga frame kalau tidak salah. Pakai kamera Didin, karena kami anggap yang
paling simpel.

Lalu giliran saya. Sebelum berfoto,
saya lebih dulu menciumi tangan Mbah Moen. Dan saya pun berbisik sedikit, “Foto
nggih, Mbah.” Di luar dugaan, Mbah Moen menggenggam tangan saya cukup erat,
selama sekitar 15 detik. Sebab, Mega tak juga memberi kode sudah selesai
memotret.

Terakhir, giliran Mega, dipotret
Didin. Oke. Setelah selesai, Kang Asrof memberi kode kepada kami untuk segera
meninggalkan ruang tamu. Karena sudah saatnya Mbah Moen beristirahat. Kami pun
keluar dengan gembira. Ya: berhasil mengabadikan gambar dengan kiai yang sangat
dihormati di Tanah Air, bahkan dunia.

Sekitar dua minggu setelah hari
yang bersejarah itu, saya mencetak gambar saya saat bersalaman dengan Mbah
Moen, 10 R. Saya beri figura dan saya pajang di dinding rumah. Kalau
teman-teman mampir ke rumah saya, Dukuh Gayas, Desa Ringinharjo, Gubug,
Grobogan, di salah satu sisinya akan ada foto berbingkai saya dengan Mbah Moen.

Saya sudah tahu itu akan menjadi
momen langka, karena saya tahu usia beliau sudah sepuh. Ya, 90 tahun lebih.
Karena beliau lahir pada 28 Oktober 1928.

Hari itu pun tiba, 6 Agustus 2019.
Mbah Moen wafat di tanah suci Mekah, dalam agenda berhaji. Tiga setengah bulan
setelah saya berhasil mengabadikan gambar bersamanya. Sungguh beruntung bagi
saya, punya kenang-kenangan berfoto bersama kiai yang sangat dihormati itu. 
Khusnul Khotimah, Mbah Moen!!!  
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Soroti Pengelolaan Sampah Desa, Minimnya Kesadaran Masyarakat Jadi Kendala

    DPRD Pati Soroti Pengelolaan Sampah Desa, Minimnya Kesadaran Masyarakat Jadi Kendala

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 253
    • 0Komentar

    PATI – Persoalan pengelolaan sampah di desa-desa Kabupaten Pati mendapat sorotan tajam dari Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto. Ia menyoroti masih banyaknya masyarakat yang membuang sampah sembarangan di tepi jalan dan aliran sungai. Joni mendorong desa-desa untuk mengelola bank sampah secara maksimal, tanpa sekadar pencitraan. “Sampah yang jelas hanya sekedar retorika atau […]

  • Safin Luncurkan Aplikasi Tata Naskah Dinas Elektronik

    Safin Luncurkan Aplikasi Tata Naskah Dinas Elektronik

    • calendar_month Rab, 22 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 242
    • 0Komentar

    PATI – Aplikasi tata naskah dinas elektronik (TDNE) akhirnya diluncurkan pagi kemarin. peluncuran aplikasi tersebut dibarengi dengan kegiatan focus group discussion (FGD) dewan smart city, di Ruang Pragolo Setda Pati (21/5/2019). Wakil Bupati Saiful Arifin mengungkapkan, berbagai aplikasi yang saat ini sudah ada tida lain untuk menunjang pelayanan terhadap masyarakat. Di sisi lain juga untuk menunjang […]

  • Adam Aditya Putra Jepara di Skuad Laskar Kalinyamat Musim 2021

    Adam Aditya Putra Jepara di Skuad Laskar Kalinyamat Musim 2021

    • calendar_month Sel, 22 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 215
    • 0Komentar

      Adam Aditya ikut mengantarkan Persijap juara Liga 3 2019 sekaligus mengunci tiket promosi ke Liga 2 JEPARA, Kota – Satu pemain lokal Jepara dipastikan kembali memperkuat Persijap Jepara di Liga 2 musim 2021 ini. Pemain itu adalah Adam Aditya. Local pride dari Desa Kecapi ini telah berkostum Laskar Kalinyamat sejak 2017. Adam Aditya memulai […]

  • Bupati Pati Resmi Berangkatkan Jeruk Pamelo untuk Diperkenalkan ke Para Kepala Daerah Se-Jawa Tengah

    Bupati Pati Resmi Berangkatkan Jeruk Pamelo untuk Diperkenalkan ke Para Kepala Daerah Se-Jawa Tengah

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.239
    • 0Komentar

    PATI — Bupati Pati, Sudewo, telah secara resmi melaksanakan peluncuran distribusi Jeruk Pamelo dari Pendopo Kabupaten Pati. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Pemerintah Kabupaten Pati untuk memperkenalkan produk unggulan daerah ke berbagai wilayah, khususnya kepada para kepala daerah di Jawa Tengah, sekaligus sebagai upaya untuk memperluas pasar komoditas pertanian Pati hingga tingkat nasional dan […]

  • Geger! Kenaikan PBB Pati 250%, HMI Pati Angkat Bicara

    Geger! Kenaikan PBB Pati 250%, HMI Pati Angkat Bicara

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 211
    • 0Komentar

    PATI – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Persiapan Pati menyatakan sikap resmi terkait kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250% di Kabupaten Pati. Meskipun menyetujui kenaikan tersebut, HMI Pati mengajukan beberapa catatan penting demi transparansi dan efektivitas penerapannya. Pernyataan sikap ini tertuang dalam surat nomor 008/Sek.Pan/HMI-PATI/V/1446 yang ditandatangani Ketua HMI Cabang […]

  • IDI Pati 2025-2028 Resmi Dilantik, PMI Dorong Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan

    IDI Pati 2025-2028 Resmi Dilantik, PMI Dorong Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 261
    • 0Komentar

    PATI – Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Pati periode 2025-2028 resmi dilantik dalam sebuah acara yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati, Sabtu (5/7). Pelantikan ini dihadiri oleh para dokter anggota IDI serta perwakilan dari berbagai organisasi, termasuk Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati. Ketua PMI Pati, Atik Sudewo, menyampaikan dukungannya kepada kepengurusan baru IDI. […]

expand_less